Bacaterus / Kacang / Yuk, Kenalan dengan 10 Jenis Kacang yang Populer di Indonesia

Yuk, Kenalan dengan 10 Jenis Kacang yang Populer di Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Juli 2019

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan sumber protein nabati yang satu ini, yep, ini adalah Leguminosa keluarga dari kacang-kacangan. Tahukah kamu, kandungan kacang-kacangan atau polongan ini berkisar antara 20 – 40% ,lho. Tak hanya sumber protein ya, kacang-kacangan juga mengandung karbohidrat kompleks, folat, dan besi.

Selain manfaat diatas, kacang-kacangan mempunyai banyak keunggulan dari segi gizi, seperti kaya asam amino lisin, sumber vitamin B yang baik, kacang-kacangan bersifat rendah kalori, rendah lemak, serta rendah garam natrium nih, mengandung juga sejumlah besar serat pangan yang jika terlarut dapat membantu menurunkan  kadar kolesterol.

Kacang-kacangan dapat dikonsumsi sebagai olahan primer atau menjadi produk lain. Lalu bagaimana membedakan berbagai jenis kacang-kacangan ya? Hal tersebut dapat dibedakan  berdasarkan varietas atau jenis namanya, bentuk, warna, hingga karakter fisiknya. Yuk, lihat bersama jenis kacang-kacangan manakah yang sering kamu konsumsi?

1. Kadang Kedelai

Kadang Kedelai

* sumber: www.world-grain.com

Merupakan bahan utama pembuatan tahu dan tempe, menjadikan kacang ini primadona di Indonesia. Memiliki bentuk beragam dari bulat lonjong, bulat, dan bulat agak pipih. Dengan warna putih, krem, kuning, hijau, cokelat, hingga hitam. Warna tersebut adalah warna dari kulit bijinya.

Sedangkan ukurannya ada yang kecil, sedang, dan besar. Kedelai (Glycine max L. Merr), merupakan sumber protein dan lemak, serta sebagai vitamin A, E, K, mineral K, Fe, Zn, dan Fosfor.

Kandungan protein dalam kacang kedelai umumnya mencapai 40%, lho. Namun, kadar protein dalam produk kedelai bervariasi nih, misalnya tepung kedelai dengan kadar 50%, konsetrat protein kedelai 70%, dan isolate protein kedelai 90%.

2. Kacang Tanah

Kacang Tanah

* sumber: putranasa.com

Kacang una, suuk, kacang tanah (Arachis hypogaea) merupakan tanaman polong-polongan terpenting kedua di Indonesia setelah kacang kedelai lho. Kacang tanah kaya akan kandungan lemak, protein yang tinggi, zat besi, vitamin E, vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin K, fosfor, lesitin, dan kolin.

Memiliki bentuk berupa buah polong silinder yang berisi 1-6 biji. Setiap biji diliputi oleh selaput tipis berwarna antara putih, merah, merah muda, ungu, hingga coklat kemerahan. Kacang tanah banyak dimanfaatkan sebagai makanan camilan lho. Karena rasanya yang gurih dan legit, sehingga banyak disukai, harganya pun terbilang murah.

3. Kacang Hijau

Kacang Hijau

* sumber: berashotel.com

Memiliki bentuk dan ukuran yang mirip dengan kacang kedelai, namun berwarna hijau gelap. Dengan polong tersebar atau menggantung, berbentuk silinder dengan panjang hingga 15 cm, biasanya lurus, berbulu, hingga 20 butir jumlah biji.

Kacang hijau (Vigna radiata), memiliki banyak manfaat sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Menempati urutan ketiga sebagai tanaman terpenting setelah kedelai dan kacang tanah, menjadikan setiap olahannya favorit untuk dikonsumsi.

Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia tenggara, dikenal dengan nama tauge ya. Kandungan kalsium dan fosfor kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kamu ingin menghindari konsumsi lemak tinggi? Kacang hijau ini juga rendah lemak lho.

Baca juga artikel cara mengupas kacang hijau ini untuk memudahkanmu yang hendak mengolah kacang hijau.

4. Kacang Merah

Kacang Merah

* sumber: verduragroceries.co.ke

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) memiliki kandungan protein yang berkisar antara 21-27%. Kacang merah atau kacang jogo sebenarnya adalah kacang buncis tipe tegak tidak merambat yang umumnya dipanen polong tua sehingga disebut Bush bean.

Sedangkan kacang buncis umumnya tumbuh merambat (pole beans) dan dipanen polong mudanya saja. Bentuk, ukuran, dan warna bijinya beragam, ada dengan bentuk lupis, belah ketupat, hingga bulat.

Berwarna mulai dari putih, hijau, kuning, coklat, merah, hitam, hingga ungu. Pada umumnya memiliki bentuk lonjong, pipih, berkulit keras bila tua, kadang-kadang melengkung dengan bentuk melengkung pada bagian atasnya, berisi 4-5 biji.

5. Kacang Koro/Jack Beans

Kacang Koro Jack Beans

* sumber: www.healthybuilderz.com

Memiliki nama latin Canavalia Ensiformis, pada dasarnya terbagi menjadi beberapa varian, di Indonesia ada 3 jenis kacang koro yang popular dikonsumsi lho. Varian tersebut adalah kacang koro pedang (Canavalia gladiate), koro benguk (Mucuna prurien), dan koro kecipir (Psophocarpus tetragonolobus).

Masuk kedalam jenis kacang polong dengan bentuk lonjong memita dan melebar pada ujungnya, kadang-kadang melengkung, berisi 8 – 16 biji. Warna bijinya cenderung pink sampai merah kecoklatan.

Kacang koro ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti kedelai dalam pembuatan tahu dan tempe, karena gizinya yang hampir sama. Yang paling poluler adalah kacang koro pedang goreng untuk camilan, karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah.

6. Kacang Mete

Kacang Mete

* sumber: www.honestdocs.id

Jambu monyet memiliki buah sejati berukuran kecil dan keras yang biasa disebut kacang mete. Buah yang selama ini dikenal dengan buah jambu mete sebenarnya adalah buah semu yang terbentuk dari tangkai buah yang mengembung dan berdaging. Nah, buah sejatinya dikenal sebagai biji mete.

Kacang mete ini selain enak dimakan sebagai camilan, aman dikonsumsi juga lho karena mengandung lemak tak jenuh tunggal. Lemak jenis ini diolah dalam tubuh menggantikan lemak jenuh yang membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat.

Cashew nut ini memiliki bentuk sedikit melengkung dengan ukuran sedang berwarna kecoklatan. Teksturnya terbilang renyah dengan rasa yang gurih. Harga kacang mete ini cukup mahal, namun tetap sebanding kok dengan citarasa dan gizinya, ya.

7. Kacang Kapri/Polong/Ercis

Kacang Kapri

* sumber: kiosorganik.id

Buahnya terkadang memiliki selaput dalam yang kuat. Kacang berwarna hijau pipih dengan citarasa  yang segar serta renyah. Biji ercis kaya akan karbohidrat serta protein yang cepat membuat kenyang ketika dimakan. Ada dua jenis kacang polong yang biasa dikonsumsi nih, yaitu snow peas dan garden peas.

Snow peas bisa kita makan utuh dalam bentuk sup atau tumis, sedangkan garden peas harus dikupas kulitnya terlebih dahulu. Karena hanya kacang polongnya yang dikonsumsi, garden peas ini biasa dibekukan atau diawetkan dalam kaleng.

8. Kacang Almond

Kacang Almond

* sumber: www.idealshape.com

Kacang almond berbentuk lonjong dengan warna cokelat tua, memiliki kulit dengan permukaan tampak seperti keriput.rasanya yang gurih namun cenderung manis membuatnya cocok dicampurkan dalam berbagai olahan dessert, lho.

Jenis kacang ini memang tidak dihasilkan di Indonesia, tetapi banyak dijumpai di supermarket. Terdapat dua jenis almond nih, almond manis yang dapat dimakan langsung dan almond pahit yang digunakan untuk minyak almond, minyak almond ini nantinnya digunakan untuk menambah rasa pada makanan.

Mengandung vitamin, mineral, asam lemak esensial dan omega 3, serta kaya serat makanan membuat kacang ini memiliki banyak manfaat. Seperti baik untuk kerja otak, merawat kulit, mengatur kolesterol, mencegah cacat lahir, memperkuat struktur tulang hingga menjadi sumber energi dan sebagainya.

9. Kacang Tolo/Tunggak

Kacang Tolo

* sumber: id.wikipedia.org

Merupakan tanaman semusim yang tumbuh melebar, tegak, dengan tinggi 15-80 cm. Polong bervariasi dalam berbagai ukuran, bentuk, warna,dan tekstur. Warna polong tua antara coklat muda, coklat tua, atau krem hingga kekuningan. Sebagian besar memiliki bentuk daun oval degan warna bunga ungu.

Kacang tolo ini memiliki rasa yang gurih, padat, dan sedikit kenyal, biasa diolah menjadi camilan dan bahan campuran makanan tradisional seperti sayur krecek atau brongkos. Kacang tolo juga baik dikonsumsi ibu hamil karena manfaatnya untuk kesehatan janin, lho.

10. Kacang Kenari/Walnut

Kacang Kenari

* sumber: oleaoil.ca

Berbentuk bulat seperti sebuah batu, isi walnut dilapisi cangkang yang keras. Setelah matang kulit cangkang akan menjadi rapuh dan keriput, sehingga dapat dikupas. Buah kenari berdaging berwarna kuning ketika matang, bijinya berwarna putih sedangkan kulitnya coklat.

Kenari (Cannarium indicum L.) memiliki banyak kandungan asam-asam lemak omega-3, asam fenolik, vitamin, tannin, dan flavonoid. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung, meningkatkan fungsi kognitif, melawan diabetes, mencegah kanker, hingga membantu tidur pulas di malam hari.

Walnut adalah kacang yang popular dan favorit di berbagai belahan dunia, apalagi kalau bukan karena rasanya yang renyah dan gurih.jika dijadikan campuran dalam cake, kerenyahannya akan tetap bertahan dibandingkan kacang mede.

Nah, itulah beberapa jenis kacang-kacangan yang popular di kalangan masyarakat ya, masih banyak jenis kacang lainnya yang dapat dikonsumsi. Selain mudah didapat ternyata kandungan gizi dan manfaatnya banyak juga ya.

Perlu diingat bahwa berdasarkan analisis kandungan zat gizi, tidak ada satu jenis pangan pun yang mengandung zat gizi lengkap yang mampu memenuhi semua zat gizi yang dibutuhkan manusia. Sehingga untuk hidup sehat, orang memerlukan konsumsi pangan yang beragam, termasuk pangan pokoknya ya.

Gimana nih? Apa artikel kali ini cukup menambah wawasan kamu? Terlebih lagi tentang dunia kacang-kacangan hehe.. Kalau kamu punya info menarik lainnya ataupun pertanyaan tentang artikel diatas, jangan ragu menuliskannya di kolom komentar.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar