Bacaterus / Listrik / 10 Jenis Kabel yang Biasa Digunakan dalam Instalasi Listrik

10 Jenis Kabel yang Biasa Digunakan dalam Instalasi Listrik

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Listrik merupakan salah satu kebutuhan mendasar manusia yang keberadaannya sangat penting dalam kehidupan. Selain memudahkan manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, kehadiran listrik juga dapat membantu jalannya perekonomian suatu daerah.

Walaupun kehadirannya sangat penting, namun listrik juga dapat membawa bencana bila tidak dipasang sesuai dengan yang seharusnya. Oleh karena itu, dalam membangun instalasi listrik di sebuah gedung atau sebuah bangunan memerlukan ketelitian yang cukup baik.

Salah satunya adalah dengan memperhatikan media kabel yang akan digunakan dalam instalasi listrik. Nah, biar kamu tahu lebih dalam mengenai hal tersebut, mari kita simak 10 jenis kabel yang biasa digunakan dalam instalasi listrik. Berikut adalah ulasannya.

1. Kabel NYA

Kabel NYA

Kabel NYA merupakan jenis kabel yang biasa digunakan untuk keperluan rumah tangga. Kabel NYA sendiri merupakan kabel tembaga tunggal yang dilapisi isolator berbahan PVC. Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk instalasi di komplek perumahan atau pun untuk instalasi kabel udara.

Instalasi kabel NYA sendiri terbilang cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Meskipun begitu, karena hanya memiliki satu pelapis, jenis kabel yang satu ini pun sangat rentan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, untuk menjaga keamanan pengguna, biasanya kabel ini harus dilapisi kembali oleh pipa pelindung tambahan serta dijauhkan dari jangkauan.

2. Kabel NYAF

Kabel NYAF

Jenis kabel lain yang juga sering digunakan dalam instalasi listrik adalah kabel NYAF. Kabel ini memiliki inti tembaga yang berbentuk serabut serta dilapisi dengan bahan isolator PVC sebanyak satu lapis.

Meskipun kabel jenis ini tak sebaik kabel yang memiliki inti tunggal dalam menghantarkan listrik, namun kabel jenis ini memiliki keunggulan lain, yaitu memiliki fleksibilitas yang cukup baik. Sehingga kabel NYAF cocok digunakan untuk menjajaki tempat-tempat atau tikungan yang sulit untuk dijangkau oleh jenis kabel lain.

Kabel ini juga biasanya sering dibuat dalam sambungan kabel listrik serta digunakan di area dalam rumah karena mudah sekali rusak oleh perubahan cuaca.

3. Kabel NYM

Kabel NYM

Kabel NYM merupakan jenis kabel yang biasa digunakan dalam instalasi listrik di sebuah gedung. Kabel NYM merupakan sebutan untuk jenis kabel yang terdiri dari beberapa konduktor tembaga yang dilindungi oleh pelapis PVC (polivinil klorida) berwarna untuk memudahkan pengguna dalam mengidentifikasi aliran listrik.

Lapisan pelindung yang digunakan dalam kabel ini sendiri terdiri dari 3 lapisan yang berfungsi untuk melindungi kebocoran listrik yang dapat membahayakan. Kabel jenis ini dikenal memiliki tingkat keamanan yang sangat baik sehingga dapat digunakan di berbagai kondisi tempat seperti daerah kering maupun basah.

4. Kabel NYMHY

Kabel NYMHY

Kabel NYMHY merupakan kabel yang cukup efektif digunakan di dalam rumah yang bersifat tidak permanen. Kabel ini sendiri sangat mudah untuk digunakan karena inti tembangnya sendiri berbentuk serabut yang fleksibel.

Kabel ini terdiri lebih dari satu inti tembaga yang dilapisi oleh isolasi berbahan PVC serta selubung luar untuk melindungi kebocoran listrik. Kabel jenis ini sangat baik digunakan untuk instalasi listrik rumah tangga dengan kapasitas watt tidak terlalu besar. Untuk menghindari segala bentuk kerusakan, para pengguna disarankan untuk menjauhkan kabel jenis ini dari jangkauan.

5. Kabel NYY

Kabel NYY

Selanjutnya ada jenis kabel NYY. Jenis kabel ini diketahui memiliki konduktor tembaga yang dilapisi oleh PVC yang lebih kaku dan kuat. Jenis kabel ini biasa ditanam di dalam tanah karena memiliki pelapis dengan konstruksi yang sangat kuat serta memiliki ketahanan yang sangat baik.

Selain cocok untuk ditanam di dalam tanah, jenis kabel ini memang sangat cocok untuk instalasi listrik tetap atau untuk ruang terbuka. NYY sendiri dilengkapi dengan bahan yang cukup resisten terhadap gigitan binatang pengerat seperti tikus, sehingga sangat aman digunakan.

6. Kabel NYYHY

Kabel NYYHY

Selanjutnya ada kabel NYYHY. Kabel ini biasa digunakan di rumah-rumah. kabel NYYHY memiliki beberapa inti tembaga berserabut dengan lapisan isolator berbagai warna berbahan PVC serta memiliki lapisan selubung luar untuk menjaga keamanan aliran listrik. Kabel jenis ini lebih fleksibel sehingga dapat menjamah tempat-tempat yang sulit untuk dijangkau.

Umumnya kabel jenis ini digunakan untuk pemakaian di dalam rumah dengan instalasi listrik yang jauh dari jangkauan untuk menghindari kerusakan akibat beberapa hal, seperti gigitan tikus atau karena perubahan cuaca yang dapat membuat lapisan pelindung cepat rusak.

7. Kabel ACSR

Kabel ACSR

Selanjutnya ada kabel ACSR. Kabel ini terbuat dari aluminium yang dikombinasikan dengan inti kawat baja. Kabel jenis ini biasa digunakan untuk instalasi listrik berskala besar seperti yang sering kita lihat pada perusahaan listrik, PLN.

Kabel ini biasa digunakan untuk menghantarkan listrik bertegangan ekstra tinggi antar menara distribusi listrik yang kita kenal dengan saluran udara tegangan tinggi atau sutet.

Kabel jenis ini tidak dilapisi dengan isolator pelapis agar inti kabel utama dapat segera menurunkan suhunya ketika proses menghantarkan arus listrik yang berlangsung. Keberadaan sutet sendiri biasanya berada jauh dari jangkauan manusia karena sangat berbahaya.

8. Kabel NYMHYO

Kabel NYMHYO

Kabel NYMHYO merupakan jenis kabel yang memiliki lebih dari satu inti tembaga berbentuk serabut yang dilapisi oleh isolator berbahan PVC serta selubung luar. Kabel jenis ini sering digunakan untuk aliran listrik bertegangan kecil, seperti pada peralatan audio, radio atau sound system, kabel dalam rangkaian elektronik dan lain-lain.

Kabel jenis ini biasa digunakan di dalam ruangan karena sangat rentan mengalami kerusakan bila dipakai untuk di ruang terbuka. Hal itu karena bahannya sendiri memang tidak dibuat tahan terhadap perubahan cuaca.

9. Kabel NYRGBY

Kabel NYRGBY

Kabel lainnya yang juga sering digunakan untuk instalasi listrik adalah NYRGBY. Kabel ini memiliki satu inti tembaga atau lebih yang dilapisi isolator berbahan PVC. Selain itu kabel ini juga memiliki pelindung kawat yang terbuat dari baja berbentuk bulat, lilitan plat baja, dan juga memiliki isolasi berbahan PVC pada bagian luar.

Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk instalasi listrik yang ditanam di dalam tanah. Kabel jenis ini tak memerlukan tambahan pelindung karena memiliki ketahanan yang cukup kuat.

Meskipun demikian, untuk tetap menjaga keamanan biasanya kabel ini juga dilapisi kembali oleh pipa pelindung berbahan PVC. Jenis kabel NYRGBY merupakan jenis kabel yang paling baik dari segi kekuatan serta dalam menghantarkan listrik dibanding dengan jenis kabel lainnya.

10. Kabel BC

Kabel BC

Kabel yang juga sering ditemukan dalam instalasi listrik adalah kabel BC. Kabel jenis ini biasa digunakan untuk penangkal petir yang bisanya akan disambungkan ke grounding. Kabel BC sendiri merupakan kabel yang tidak memiliki lapisan isolator atau pelindung. Oleh karena itu, pemasangannya pun memang tidak dilakukan sembarangan dan harus memperhatikan tempat yang sesuai.

Kabel BC sendiri terbuat dari bahan aluminium dan magnesium sehingga tahan terhadap karat. Selain itu, kekuatan dalam menghantarkan listrik dari kabel jenis ini pun cukup baik.

Nah, itulah 10 jenis kabel yang biasa digunakan dalam instalasi listrik. Semoga informasi yang telah kami rangkum di atas bisa menambah pengetahuan kita tentang dunia kelistrikan. Jika kamu suka traveling, ketahui juga 14 jenis colokan listrik yang digunakan di seluruh dunia.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *