Bacaterus / Udang / 6 Jenis Udang Air Tawar yang Enak untuk Dimakan

6 Jenis Udang Air Tawar yang Enak untuk Dimakan

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Penggemar seafood pasti suka sekali makan udang. Tapi, tahukah Anda kalau udang tak selalu hidup di laut? Pasalnya, ada banyak juga udang yang hidup di air tawar. Walaupun kebanyakan digunakan sebagai hewan peliharaan karena warnanya yang cantik, tapi ada juga udang air tawar yang bisa dikonsumsi. Inilah jenis-jenis udang air tawar yang enak versi Bacaterus.

Jenis-jenis Udang Air Tawar

Anda penggemar udang air tawar? Sebelum memakannya, sebaiknya kenali juga beberaa jenis udang air tawar yang paling enak untuk dimakan ini.

1. Udang Galah

* sumber: www.bukalapak.com

Ini bukan lobster, loh, ya! Ini adalah giant freshwater prawn alias udang galah. Ada juga yang meyebutnya udang peci, Ciri-ciri udang ini adalah ukurannya besar dan ada capit yang panjang berwarna biru, lalu bentukannya bengkok seperti udang pada umumnya. Udang galah hidup di daerah perairan sungai yang dangkal.

Kenapa udang galah dibahas pertama? Karena udang ini merupakan udang air tawar yang paling populer di Indonesia. Selain bisa dibeli di pasar atau supermarket, Anda bisa juga memancingnya sendiri karena udang ini banyak dijumpai di sungai. Harga udang galah untuk konsumsi taun 2019 adalah Rp 85.000 sampai Rp 120.000 per kg.

2. Udang Windu

Giant tiger prawn, Penaeus monodon, disebut sebagai udang windu di Indonesia. Sayangnya, perkembangan udang windu mengalami penurunan karena udang ini mudah terserang berbagai macam penyakit ganas seperti white spot (virus bintik putih). Saat ini hanya udang windu di perairan Selat Malaka, Aceh dan juga di Timika, Papua sajalah yang memenuhi kualitas baik.

3. Udang Api-api

* sumber: himasper.lk.ipb.ac.id

Udang api-api tidak tinggal di dekat gunung berlava, kok, tapi di estuari, yaitu air di wilayah pesisir dengan satu sungai atau lebih yang mengalir dan terhubung bebas dengan laut terbuka.

Udang dengan nama Latin Metapenaeus monoceros dan Fabricius 1798 ini memiliki warna cokelat muda tembus pandang dengan bintik merah. Kaki udang ini berwarna kemerahan kecuali dua kaki depannya yang berwarna putih. Ukuran udang ini bisa mencapai panjang 18 cm.

Akan tetapi, udang api-api jantan biasanya berwarna lebih gelap dan kakinya bergaris putih. Panjang tubuh maksimum udang api-api jantan sekitar 40 cm. Pada umumnya di dunia per-udang-an yang jantan memang biasanya lebih besar dari betina.

Speckled shrimp, atau endeavor prawn, atau udang api-api ini merupakan udang komersil yang sangat populer di Indonesia. Selain udang api-api, sebutannya ada banyak, yaitu udang dogol/dugul, udang kasap, udang kayu, udang laki, udang werus, udang kader dan masih banyak lagi.

4. Udang Banana

* sumber: www.tokopedia.com

Jadi, banana atau udang? Hihi. Ini adalah udang putih, dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai white prawn, tapi ada juga yang menyebutnya banana prawn. Ciri-ciri udang putih adalah tubuhnya berbuku-buku. Body-nya langsing, memanjang, dengan pangkal yang berbentuk segitiga. Warna kulit udangnya transparan sedangkan dagingnya putih kekuningan, makannya ada yang mengatakan ini udang pisang!

Udang ini memiliki aktivitas moulting (berganti kulit luar), loh! Udang ini mengalami perubahan dalam tubuhnya untuk kelangsungan hidupnya seperti untuk bergerak, makan, hingga burrowing alias membenamkan diri ke dalam lumpur. Udang ini juga punya organ sensor dari antena dan antenula-nya. Ukuran udang ini cukup besar, yaitu bisa mencapai 23 cm.

5. Udang Batu

Metapenaeus ensis alias udang batu adalah salah satu udang air tawar yang sangat diminati. Ciri-ciri utama udang batu adalah rostrum bagian atasnya bergerigi. Anda bisa membedakannya juga dari kulitnya yang berwarna kemerahan, lalu coba raba kulitnya, pasti terasa kasar dibandingkan udang jenis lainnya.

Udang ini berukuran kecil, paling besar hanya bisa mencapai 13 cm saja. Jadi, bisa dibilang udang batu merupakan udang air tawar untuk konsumsi yang paling kecil. Habitat udang batu adalah di muara sungai, tapi ada juga yang hidup di perairan pantai.

6. Udang Sentadu

* sumber: www.bukalapak.com

Mantis shrimp, di Indonesia dikenal sebagai udang sentadu, udang ketak, atau udang kucing. Udang ini memiliki bentuk yang paling unik dibandingkan udang air tawar lainnya. Dari namanya mungkin sudah bisa Anda tebak, mantis, yang berarti belalang sembah dalam Bahasa Indonesia. Bentuknya gepeng dan lebar, ukurannya juga cukup besar. Udang sentadu dewasa bisa berukuran 30 cm.

Udang ini tergolong mahal, karena selain bergizi tinggi, rasa udang ini sangat lezat. Udang mantis mengandung omega 3, vitamin B12, niacin, zinc, tembaga, zat besi, asam amino, asam gulamat, arganine, dan masih banyak lagi. Tips ketika memasak udang mantis jangan menggunakan api besar karena nanti dagingnya meleleh jadi air!

Resep Udang Air Tawar

Ya, itu adalah beberapa jenis udang air tawar yang ada di Indonesia dan rasanya juara. Kalau Anda mau memasak udang air tawar, coba resep di bawah ini, yuk!

1. Udang Windu Bakar Madu

* sumber: resepkoki.id

Udang memang paling enak dibakar, setuju? Apalagi kalau ditambah madu, nyesss rasanya makin manis + gurih pastinya. Supaya rasanya lebih meresap, marinasi udang dengan bumbu sebelum dibakar. Karena waktu membakar udang tidak lama, kalau Anda membumbui saat membakar saja, bumbu pada udangnya tidak akan terlalu terasa.

Siapkan:

  • 500 gr udang windu sedang
  • 3 sdm saus tiram
  • 2 sdm kecap manis
  • 5 sdm madu
  • 2 sdm margarin, lelehkan
  • 2 sdm air

Bumbu halus:

Cara membuatnya, cuci bersih udang dan buang kotorannya. Dalam mangkuk, campur semua bumbu halus dengan bahan-bahan yang tadi sudah disiapkan. Aduk rata. Setelah itu, masukkan udang dan campur rata agar bumbunya meresap ke setiap bagian udang.

Simpan mangkuk ke dalam lemari es selama 15 menit. Sambil menunggu, siapkan alat pembakaran. Panggang udang di atas api sedang hingga matang. Resep selengkapnya bisa Anda lihat di artikel ini.

2. Udang Mantis Goreng Kriuk

*

Udang mantis atau udang lipan memiliki tekstur daging yang mudah hancur, jadi cara teraman memasaknya memang digoreng. Bumbu yang dibutuhkan tidak macam-macam, kok. Cukup garam, lada, butter, dan untuk kriuk-kriuknya cuma pakai bawang putih dan cereal. Intip resep + langkah membuatnya di sini!

3. Shrimp Cocktail

* sumber: theperfectportion.com

Salad udang, atau lebih beken dengan nama shrimp cocktail, merupakan sajian mewah. Apalagi jika Anda menyajikannya seperti di restoran berkelas, yaitu menggunakan gelas dengan gagang sedang (gelas cocktail).

Rasa udang yang simpel sangat cocok ketika dicocol dengan saus yang segar. Cara membuatnya sangat mudah. Cukup rebus udang selama 3 menit, lalu sajikan dengan campuran saus tomat + mayo. Artikel ini memiliki keseluruhan resepnya, silakan di klik, ya.

4. Soy Sauce Marinated Shrimp

Anda yang suka menonton acara mukbang di YouTube mungkin sudah familiar dengan ganjang gejang, sajian kepiting mentah yang difermentasi menggunakan soy sauce. Sebenarnya olahan ini bisa dibuat dari apa saja, selepas itu hewan air! Jadi, kepiting, kerang, maupun udang bisa dibuat menjadi gejang. Resepnya bisa Anda ikuti di video di atas, ya.

Ya, selesai sudah pembahasan soal udang air tawar. Nah, dari semua jenis udang air tawar tadi, kira-kira jenis udang mana yang paling menggugah selera Anda? Tahu jenis udang lainnya? Bagikan di kolom komentar!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *