Bacaterus / Sepeda / 9 Jenis Sepeda Gunung untuk Kamu yang Gemar Bersepeda

9 Jenis Sepeda Gunung untuk Kamu yang Gemar Bersepeda

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 September 2019

Bersepeda merupakan suatu hal yang menyenangkan. Selain menyehatkan tubuh karena gerak yang ditimbulkan dari aktivitas ini, dengan bersepeda juga dapat menenangkan pikiran serta dapat membangkitkan suasana hati agar lebih bahagia sehingga tak heran jika bersepeda menjadi salah satu kegiatan yang banyak digandrungi orang-orang saat ini.

Tak sedikit orang-orang menjadikan kegiatan bersepeda ini sebagai hobi dan aktivitas rutin. Bahkan banyak di antaranya membentuk sebuah komunitas bersepeda dengan berbagai tujuan yang positif. Salah satu jenis sepeda yang banyak diminati orang-orang sejak dulu hingga saat ini adalah sepeda gunung.

Sepeda gunung sendiri merupakan sepeda olahraga yang dapat digunakan dalam berbagai medan baik di jalanan perkotaan hingga medan berbatu khas pegunungan. Sepeda gunung sendiri memiliki beberapa jenis tergantung spesifikasi yang dimilikinya. Penasaran kan apa saja sih jenis dari sepeda gunung tersebut? Yuk, simak pembahasan dari Bacaterus ini.

1. Downhill

Downhill

Jenis sepeda gunung yang pertama ada “Downhill” yang mana sepeda ini memiliki bentuk fisik dengan roda gigi yang dibuat khusus berukuran agak besar guna memudahkan para penggunanya saat mengayuh dengan cepat.

Sebagaimana namanya, Sepeda Gunung Downhill ini dirancang khusus untuk area terjal dan curam seperti bukit atau gunung berbatu. Downhill sangat cocok digunakan saat menuruni bukit karena tampilan dan beberapa spesifikasi khususnya cocok untuk track menurun.

Sepeda Gunung Downhill juga memiliki rem yang sangat cakram agar para penggunanya tetap safety saat menuruni bukit dan area terjal lainnya. Harga dari Sepeda Gunung jenis ini terbilang cukup mahal karena spesifikasinya yang sangat baik dan istimewa.

2. MTB Trail

MTB Trail

Selanjutnya ada jenis sepeda gunung “MTB Trail” yang tak kalah populer dari jenis sepeda gunung lainnya. Sepeda gunung jenis ini merupakan sepeda gunung yang cocok digunakan pada track ekstrim seperti jalanan berbatu hingga jalanan berlumpur.

MTB Trail ini banyak digunakan oleh para atlet karena kualitas sepedanya yang tak lagi diragukan baik dari segi kekuatan hingga kecepatan saat berjalan.

Umumnya MTB Trail didesain secara full suspension meskipun terdapat beberapa sepeda berjenis sama tetapi menggunakan frame hard trail. Sepeda gunung jenis MTB trail ini didesain dengan beragam suspensi akan tetapi kebanyakan menggunakan suspensi di bagian depan dengan ukuran 120-140 mm.

3. MTB XC

MTB XC Bike

 

MTB XC (Cross Country) merupakan sepeda gunung yang dibuat khusus untuk track yang tidak terlalu ekstrim. Sepeda ini memiliki kecepatan serta kegesitan yang ekstra untuk menyalip dengan body ringan yang memberikan keleluasaan bagi para penggunanya dalam bergerak cepat.

Karena didesain khusus untuk track off atau track ringan saja, sepeda ini tidak direkomendasikan untuk digunakan di area terjal berbatu dan tidak disarankan untuk melakukan lompatan karena dapat merusak sepeda terutama pada bagian frame-nya.

4. MTB Enduro

MTB Enduro

Secara sekilas, Sepeda Gunung MTB Enduro ini terlihat mirip dengan sepeda gunung jenis MTB XC. Akan tetapi, MTB Enduro memiliki kerangka yang lebih kuat dengan roda yang lebih besar untuk memperkuat cengkeraman.

Sepeda gunung jenis ini cocok digunakan pada track ringan hingga sedikit curam dengan body yang ringan sehingga mempercepat gerakan. Meskipun demikian, dari ketinggian sepeda MTB Enduro ini  kalah cepat jika dibandingkan dengan sepeda gunung berjenis Downhill.

Kebanyakan sepeda gunung jenis MTB Enduro ini didesain secara full suspension dengan ukuran 150-160 mm.

5. MTB AM

MTB AM

Sepeda gunung MTB AM (All Mountain) merupakan jenis sepeda gunung yang didesain untuk segala track dan rintangan baik track berbatu khas pegunungan hingga turunan yang cukup terjal karena dibuat dengan beberapa spesifikasi khusus yang dapat digunakan secara multi fungsi di berbagai track.

Beberapa spesifikasi khusus yang dimiliki sepeda ini adalah suspensinya yang berukuran 140-160 mm. Hal ini menjadi poin lebih bagi sepeda gunung berjenis MTB AM untuk melalui track berbatu dan terjal.

6. Dirt Jump

Dirt Jump

Bagi kamu pencinta olahraga ekstrim, sepeda gunung jenis Dirt Jump ini sangat cocok kamu miliki karena sepeda gunung jenis ini merupakan sepeda yang cocok digunakan untuk melakukan atraksi udara seperti melompat dengan ketinggian yang terjal.

Sepeda gunung Dirt Jump merupakan perpaduan antara jenis sepeda Freeride dan BMX dengan desain trendi dan keren. Biasanya sepeda ini memiliki setang besar dengan jok rendah agar memudahkan para penggunanya dalam melakukan aksi udara.

Pada umumnya Dirt Jump memiliki suspensi di bagian depannya saja. Sepeda gunung jenis ini sangat cocok bagi kamu para penantang adrenalin seperti jumping. Tak heran, Dirt Jump banyak digandrungi orang-orang khususnya remaja.

7. Hard Tail

Hard Tail

Next, ada jenis sepeda gunung Hard Tail yang mana sepeda jenis ini tidak memiliki suspensi di dalam kerangkanya akan tetapi hanya memiliki satu suspensi yaitu di bagian fork depannya saja. Sepeda gunung jenis ini cocok digunakan pada track ringan maupun berbatu.

Suspensi di bagian depan sepeda ini berfungsi sebagai penahan cengkeraman pada setang dan memudahkan para penggunanya saat mengemudi di area terjal dan berbatu.

8. Soft Tail

Soft Tail

Soft Tail atau full suspension merupakan jenis sepeda gunung yang memiliki suspensi di dalam frame yang tentunya berbeda dengan suspensi pada jenis sepeda gunung Hard Tail. Jenis sepeda gunung ini cocok digunakan pada area offroad menengah hingga ekstrim.

Sepeda gunung soft tail ini juga kerap disebut sebagai sepeda fulsus atau singkatan dari full suspension. Sepeda gunung jenis ini hanya kurang cocok digunakan di jalan yang halus seperti jalanan perkotaan.

Suspensinya yang terletak di bagian dalam frame menjadikan sepeda fulsus ini memiliki bobot yang agak berat dan mempengaruhi kecepatan gowes. Alhasil, kecepatannya menjadi kurang maksimal sehingga sepeda ini hanya cocok digunakan untuk kegiatan offroad saja.

9. Rigid

Rigid

Jenis sepeda gunung yang terakhir adalah sepeda gunung rigid yang mana sepeda jenis ini tidak memiliki suspensi sama sekali. Secara fisik, sepeda gunung jenis rigid terlihat lebih klasik dan kuno. Meskipun demikian, sepeda gunung jenis ini memiliki frame ringan sehingga mempercepat gerakannya.

Itu dia beberapa jenis sepeda gunung yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan dan selera. Jenis sepeda gunung tersebut dibedakan berdasarkan spesifikasi serta perbedaan track yang dapat dilalui. Tentu saja perbedaan dari jenis sepeda gunung ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing sehingga harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum membeli agar tidak salah pilih.

Semoga informasi mengenai “Jenis-jenis Sepeda Gunung” sebagaimana yang telah kami paparkan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua sebagai penambah wawasan serta pengetahuan juga dapat dijadikan referensi dan pertimbangan bagi kamu yang hendak membeli sepeda gunung. Baca juga artikel cara memilih sepeda gunung ini untuk menambah wawasanmu seputar sepeda.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Satu pemikiran pada “9 Jenis Sepeda Gunung untuk Kamu yang Gemar Bersepeda”

  1. mau mempunyai tambahan hasil yang besar ?? mari merapat bersama kami sekarang juga !! Hubungin Kami Di Sini : SKYPE : PELANGIQQ LINE : PELANGIQQ FACEBOOK : PokerPelangiReborn PIN BB : E37271BF WhatssApp : 6281231804952 Salam Sukses & Hoki

Tinggalkan komentar