Bacaterus / Sayuran / 10 Jenis Selada yang Paling Banyak Dpakai untuk Masakan

10 Jenis Selada yang Paling Banyak Dpakai untuk Masakan

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Desember 2019

Salah satu gaya hidup sehat bisa dimulai dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Salah satu makanan sehat yang paling populer adalah salad. Makanan sehat tersebut terdiri dari beragam jenis sayuran termasuk selada. Selada dikelompokkan sebagai bagian dari “Salad hijau.” Sayuran ini paling sering disajikan mentah, atau sebagai alas untuk bahan salad lainnya.

Mengonsumsinya secara mentah atau dimasak, berbagai jenis selada dapat menambah sedikit tekstur dan rasa pada hidangan apa pun. Selada atau memiliki nama ilmiah Lactuca Sativa ini adalah sayuran berdaun populer yang memiliki warna dari kuning ke hijau tua tetapi juga sebagian memiliki warna kemerahan.

Selada tidak hanya merupakan bahan utama dalam salad tetapi juga sering ditambahkan ke berbagai hidangan, seperti pembungkus taco, sup, tumisan dan roti sandwich. Nah, bagi kamu yang senang mengonsumsi makanan sehat, kamu perlu tahu bahwa terdapat beragam jenis selada yang bisa kamu pilih supaya tidak membosankan.

1. Selada Daun

Selada Daun

* sumber: www.specialtyproduce.com

Ada dua jenis selada daun yang umum di pasaran yaitu warna merah dan hijau. Sesuai dengan namanya selada jenis hanya terdiri dari lembaran daun dan tidak memiliki bagian kepala. Karena itu selada daun umumnya lebih tahan lama daripada varietas selada yang memiliki kepala. Selada Daun merah memiliki warna merah anggur dan rasa yang ringan, mirip dengan selada daun hijau.

Selada daun hijau cenderung memiliki lebih banyak vitamin C, sedangkan selada daun merah memiliki lebih banyak vitamin K. Tetapi kedua jenis ini kaya akan vitamin A, beta karoten, lutein, dan zeaxanthin, yang semuanya mendukung kesehatan mata dan kulit.

Namun, daun selada merah mengandung kadar senyawa fenolik yang jauh lebih tinggi. Secara khusus, anthocyanin dan quercetin bertindak sebagai antioksidan kuat yang melindungi tubuh kamu dari kerusakan akibat radikal bebas. Rasa selada daun yang renyah dan lembut cocok untuk salad dan sandwich. Selain itu, dapat digunakan dalam membungkus dan taco.

2. Selada Endive

Selada Endive

* sumber: www.thespruceeats.com

Selada Endive memiliki nama lain mulai dari Endive Belgia, Endive Prancis, Witloof, Witloof Chicory, dan Belgium Chicory. Bentuk selada yang satu ini memiliki karakteristik bentuk oval yang unik, teksturnya lembut, dan sedikit pahit. Selada ini memiliki bentuk seperti sendok yang membuatnya cocok untuk makanan pembuka kecil.

Karena selada Endives memiliki daun berbentuk sendok, hal itu membuatnya terlihat bersinar ketika dipanggang dengan minyak zaitun dan sedikit cuka balsamic.

3. Selada Romaine

Selada Romaine

* sumber: komonews.com

Selada Romaine adalah jenis selada lain yang cukup populer. Selada ini berwarna hijau, daunnya renyah dengan urat besar. Terkadang sebagian daun berwarna merah.  Selada Romaine Ini adalah sumber folat ,vitamin K dan vitamin A yang sangat baik. Nutrisi ini bertindak sebagai antioksidan kuat dan sangat penting untuk kesehatan kulit, mata, dan kekebalan tubuh.

Selain itu, selada ini adalah sumber senyawa fenolik yang baik, terutama asam caffeic dan asam chlorogenic. Antioksidan ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, peradangan, dan kanker tertentu yang lebih rendah.

Terlebih lagi, Romaine merah memiliki tingkat anthocyanin yang tinggi, yang memberikan warna ungu kemerahan pada sayuran dan buah-buahan tertentu. Pigmen-pigmen ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan penurunan kognitif yang lebih rendah.

4. Selada Butterhead

Selada Butterhead

* sumber: www.sandiegoseedcompany.com

Selada Butterhead atau disebut selada Butter memiliki bagian kepala yang renyah yang di mana daunnya membentuk kepala yang kompak saat tumbuh. Meskipun kepalanya jauh lebih kecil dari selada gunung es. Selada Butter memiliki tekstur yang lembut dan daun besar yang menangkup. Tekstur selada ini memang halus seperti mentega sesuai dengan namanya.

Ada dua jenis selada Butterhead yaitu Boston dan Bibb. Variasi Boston memiliki kepala kecil, bundar, dan berbentuk longgar dengan daun lembut dan lentur yang mudah layu. Ini lebih besar dan lebih empuk daripada Bibb, tetapi kedua jenis selada ini dapat menjadi wadah yang sempurna untuk ayam atau udang giling.

5. Selada Arugula

Selada Arugula

* sumber: foodhallonline.com

Selada Arugula atau disebut juga sebagai Roket ini memiliki karakteristik varietas salad hijau yang paling terkenal, karena selada Arugula digunakan sebagai dasar pada banyak salad. Selada ini berasal dari Mediterania, rasanya lebih pedas daripada pahit dan terutama dikaitkan dengan hidangan Italia seperti pesto.

Selada Arugula memiliki daun berwarna hijau gelap dan ada rasa pedasnya. Daunnya bisa panjang dan berduri atau lebih pendek dan lebih bulat, tetapi semuanya memiliki warna hijau tua. Arugula juga merupakan cara yang enak untuk menambahkan rasa yang lezat ke hidangan seperti ayam dengan salad roti dan arugula.

6. Selada Mizuna

Selada Mizuna

* sumber: www.specialtyproduce.com

Selada Mizuna atau disebut sayuran Jepang ini memiliki rasa yang relatif kuat dibanding dengan jenis sayuran salad lainnya. Selada yang satu ini memiliki nama lainnya yaitu Xue Cai, Kyona, Potherb Mustard, dan California Peppergrass. Karakteristik dari selada Jepang ini biasanya dijual sebagai bagian dari campuran salad.

Tetapi dapat dibeli juga dalam bentuk saladnya saja di pasar petani atau toko khusus. Bentuk tepi dari saun selada Mizuna bergerigi kecil yang membuatnya terlihat seperti miniatur daun ek yang menambah banyak tekstur.

Kamu bisa mencoba mencicipi selada Mizuna dengan saus biji wijen. Ini juga merupakan tambahan yang lezat dalam sup mochi Jepang yang sering dimakan saat Tahun Baru.

7. Selada Radicchio

Selada Radicchio

* sumber: www.thespruceeats.com

Radicchio terkenal karena daunnya yang berwarna merah. Selada ini memiliki rasa yang pedas dan pahit. Selada Radicchio populer dalam masakan Italia yang di mana disajikan dalam salad, dipanggang, atau dicampur menjadi hidangan pasta.

Ada juga warna selada Radicchio yang berbintik-bintik dan terlihat lebih menarik.  Selain itu, rasanya lebih lembut, lebih pahit, daripada selada radicchio yang lebih merah

8. Selada Frisee

Selada Frisee

* sumber: www.indiamart.com

Selada Frisée termasuk dalam keluarga Radicchio, Endive , atau Chicory, tetapi jenis yang akan kamu temukan di toko bahan makanan biasanya memiliki daun yang sangat hijau, bentuknya keriting yang menarik.  Selada ini memiliki rasa pahit dan kerenyahan yang lezat.

Lebih tepatnya selada Friseé adalah varietas selada Endive yang dibudidayakan yang dikenal karena rasanya pahit dan daunnya yang ikal. Popularitas selada  Friseé telah booming selama beberapa dekade terakhir, dan kamu dapat menemukannya di pasar petani dan toko bahan makanan.

9. Selada Air

Selada air

* sumber: latour-marliac.com

Selada air mendapatkan namanya dari sifatnya yang semi-aquatik dan dianggap sebagai obat herbal dan salah satu jenis sayuran hijau. Selada ini memiliki rasa pedas, dapat disajikan segar atau layu, dan digunakan untuk melengkapi sup, sandwich, dan salad.

Selada air biasanya tumbuh liar di sungai-sungai di Amerika Utara dan Eropa tetapi mudah dibudidayakan dengan irigasi yang tepat. Selada air yang banyak dibudidayakan sebenarnya adalah selada taman.

Semakin tua umur selada ini, maka akan semakin tajam rasanya. Sebaiknya Gunakan selada air saat masih segar, singkirkan daun yang sudah menguning atau layu. Tangkai dan akar yang lembut bisa dimakan juga bersama dengan daunnya yang cenderung berwarna hijau gelap.

10. Selada Gunung Es

Selada Gunung Es

* sumber: www.specialtyproduce.com

Selada Gunung Es memiliki rasa yang renyah dan kuat, tetapi tidak beraroma seperti selada lainnya. Saat dicuci dan disimpan dalam kantong plastik di lemari es, kamu dapat menyimpannya hingga dua minggu atau dua kali lebih lama dari kebanyakan jenis selada lainnya.

Saat membeli selada ini sebaiknya cari kepala selada Gunung Es yang padat dan yang berat untuk ukurannya. Cobalah memotong selada Gunung Es menjadi irisan dan menyajikannya dengan cara steak klasik dan sedikit saus. Berkat kandungan airnya yang tinggi, selada ini tidak banyak mengandung kalori, tetapi juga tidak terlalu tinggi nutrisi lainnya.

Selada adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki banyak jenis. Umumnya selada mengandung beberapa nutrisi penting seperti serat, potassium, mangan, vitamin A dan vitamin C. Jika kamu ingin membuat selada menjadi menu dietmu, kamu bisa memilih salah satu jenis selada sesuai selera.

Jadi jenis selada apa yang menjadi selada favoritmu? Bagi kamu yang tahu tentang jenis selada lainnya silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar. Baca juga artikel jenis sayuran yang cocok untuk salad ini, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *