Bacaterus / Nangka / 10 Jenis Nangka yang Berbuah Manis dan Harumnya Menggoda

10 Jenis Nangka yang Berbuah Manis dan Harumnya Menggoda

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Buah beraroma harum menggoda dengan rasa legit, siapa yang tak suka dengan nangka? Meski kulitnya berduri dan menyulitkan saat diambil buahnya karena penuh getah, nangka tetap idola. Entah langsung disantap atau dicampur dalam berbagai olahan kue atau minuman, buah ini enak-enak saja dan dapat menambah cita rasa.

Berbeda dengan mayoritas buah-buahan lain, nangka tidak kenal musim. Berbagai jenis-jenis nangka  dapat tumbuh sepanjang tahun. Nangka diketahui berasal dari kawasan India, tepatnya bagian barat Ghats. Pohon nangka kemudian menyebar ke banyak wilayah di area tropis seperti Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Pohon nangka mudah dikenali sebab bentuknya yang tinggi hampir 20-30 meter. Batang pohon terlihat kokoh dengan daun bertulang tegas. Jika berbuah, pohon nangka bisa menghasilkan beberapa buah nangka sekaligus. Bentuk buah nangka yang banyak ditemukan adalah lonjong memanjang dengan berbagai ukuran.

Saat sudah matang, buahnya akan mengeluarkan aroma harum yang khas. Dagingnya berwarna kuning cerah dan kadang mengeluarkan cairan semacam madu yang rasanya manis sekali. Walaupun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa jenis-jenis nangka yang tumbuh di Indonesia atau wilayah tropis lain punya keunikan tersendiri.

Selama ini kita pasti mengira bahwa jenis nangka hanya satu. Ternyata tidak. Ada beberapa jenis nangka berbeda lengkap dengan keunggulan yang dimilikinya. Secara garis besar dan sifat, jenis nangka dibedakan menjadi dua: nangka bubur dan nangka salak.

Varian nangka bubur memiliki daging buah yang tipis, berserat, lunak seperti bubur, rasanya manis asam dan memiliki aroma wangi yang tajam. Sedangkan nangka salak mudah dikenali dari daging buah yang tebal, renyah seperti salak, rasanya manis sedikit pahit dan aromanya tidak terlalu tajam.

Penasaran apa saja jenis-jenis dari buah nangka? Kalau kamu pencinta buah nangka, mesti baca daftar 10 jenis buah nangka berikut ini nih. Simak ulasannya ya!

1. Nangka Kunir

Nangka Kunir

Jenis nangka kunir termasuk salah satu nangka unggulan. Tampilannya mudah dikenali dari bentuk buah nangka yang bulat; tidak lonjong memanjang seperti buah nangka kebanyakan. Selain itu, duri pada bagian kulit cenderung jarang-jarang atau berjarak dan tidak terlalu tajam.

Jika sudah matang, nangka kunir berwarna kuning agak keemasan. Sementara buahnya berwarna kuning cerah dengan rasa yang manis. Aromanya pun kuat tetapi buahnya cenderung kering atau tidak terlalu banyak mengandung air. Satu lagi, biji (beton) buah nangka kunir lebih kecil dibandingkan nangka lain.

2. Nangka Dulang

Nangka Dulang

Berdasarkan karakteristik, nangka dulang termasuk varian nangka salak. Sebab tekstur daging buah lebih renyah juga tebal. Rasa manisnya pas dan tidak terlalu mengandung banyak air. Ia pun merupakan salah satu jenis nangka unggulan yang banyak dibudidayakan.

Buah nangka dulang memiliki ukuran yang besar. Daging buahnya berwarna kuning cerah sangat menggiurkan. Dari sifat-sifatnya, daging buah nangka dulang cocok untuk dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai kudapan seperti keripik nangka.

3. Nangka Merah

Nangka Merah

Selama ini, nangka yang banyak dikonsumsi memiliki warna daging buah yang kuning cerah. Tetapi jangan tutup mata karena ternyata ada varian nangka yang memiliki daging buah berwarna merah. Namanya nangka merah.

Dilihat dari luar, tidak ada perbedaan mencolok antara nangka merah dan nangka jenis lain. Akan tetapi, begitu Anda membelahnya, perbedaan tersebut akan jelas terlihat. Meski cenderung aneh, daging buah nangka merah lembut, manis dan harum.

Pohon nangka merah dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga tinggi, suhu panas atau dingin. Menurut informasi, nangka merah berasal dari daerah Kalimantan Timur.

4. Nangka Kandel

Nangka Kandel

Jenis nangka kandel memiliki karakteristik sesuai namanya, yakni kandel atau tebal dalam bahasa Indonesia. Sebab, daging buah nangka kandel memang tebal. Ketebalannya berada antara 0,60-0.75 cm. Ketebalan tersebut jauh melebihi ketebalan daging nangka jenis lain.

Daging buah nangka kandel tampak menggiurkan. Rasa yang manis membuat nangka ini enak dimakan langsung atau dijadikan berbagai kudapan lezat. Ia juga bisa dicampur ke berbagai adonan kue untuk menambah aroma dan tekstur.

5. Nangka Cempedak

Nangka Cempedak

Nangka cempedak berbentuk lonjong namun biasanya tidak terlalu panjang dan besar. Dilihat dari karakteristiknya, nangka cempedak masuk dalam kategori nangka bubur. Pasalnya, ia bertekstur lembek hampir menyerupai durian dengan aroma yang tajam.

Buah ini sebenarnya cukup kontroversial. Banyak yang menyampaikan bahwa nangka dan campedak atau cempedak adalah dua buah yang berbeda. Namun, tidak sedikit juga yang menilai bahwa campedak merupakan salah satu jenis nangka. Bagaimana menurut Anda?

Campedak sendiri biasanya diolah menjadi berbagai makanan ringan. Cara yang paling gampang adalah menggorengnya menggunakan tepung.

6. Nangka Nangkadak

Nangka Nangkadak

Dari namanya Anda mungkin sudah bisa menebak bahwa buah ini merupakan varietas baru yang berbuah akibat perkawinan silang antara cempedak jantan dan nangka betina. Pohon nangkadak memiliki produktivitas lebih tinggi jika dibandingkan dengan nangka biasa.

Masa berbuah atau panen nangkadak hanya sekitar dua tahun dari masa penanaman. Sementara nangka biasa membutuhkan waktu hingga enam tahun untuk berbuah. Sayang, varian nangka ini masih belum terlalu familiar.

Nangkadak memiliki kulit yang lembek, sehingga mengupasnya pun lebih mudah. Warna buahnya kuning cerah dan rasanya manis. Yang terbaru, muncul varian nangkadak orange yang lebih unggul dari nangkadak sebelumnya. Anda pasti penasaran, kan?

7. Nangka Celeng

Nangka Celeng

Nangka pada umumnya berbuah di atas pohon. Tetapi tidak dengan jenis nangka yang satu ini. namanya nangka celeng. Karena nangka jenis ini justru tumbuh di bagian bawah pohon; menyentuh tanah.

Nangka celeng berasal dari Tegal akan tetapi banyak tumbuh di Pulau Mandalika yang terletak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Menariknya, pohon nangka celeng tidak berbuah sepanjang tahun, melainkan setiap 8-9 bulan sekali.

Daging buahnya cukup tebal dengan rasa yang manis. Warna daging buahnya kuning cerah dan beraroma khas nangka yang wangi. Keunggulan lain yang dimiliki nangka celeng adalah tahan berada di ruangan terbuka (setelah dikupas) selama empat hari tanpa perlu dimasukkan ke lemari pendingin.

Selain di Pulau Mandalika, nangka celeng juga banyak tumbuh di daerah Banyuwangi dan Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Masyarakat di daerah sana menyebutnya dengan nama nangka bilulang.

8. Nangka Sri Bajong

Nangka Sri Bajong

Jika ada rajanya nangka, ia adalah nangka sri bajong. Jenis nangka yang satu ini merupakan hasil riset yang dikembangkan di Thailand. Sebagai negara tropis dengan angka konsumsi nangka tinggi, Thailand melakukan riset untuk mendapat varietas nangka terbaik. Kini, nangka terbaik tersebut sudah ada di Indonesia.

Buah nangka sri bajong benar-benar unggul. Ukuran buahnya besar, daging buahnya tebal nyaris tanpa biji. Soal rasa, jangan diragukan. Anda akan ketagihan berkat kelegitannya.

9. Nangka Mini

Nangka Mini

Jenis nangka selanjutnya yang tidak kalah unik adalah nangka mini. Dilihat dari tampilan dan bentuknya, nangka yang satu ini tidak terlalu menggiurkan. Ukurannya kecil dan tampak seperti tidak akan menghasilkan buah yang baik.

Sebelum menilai buruk terlalu jauh, ketahuilah beberapa keunggulannya terlebih dahulu. Nangka mini merupakan varietas nangka jenis baru. Keunggulan utamanya jelas ada pada ukurannya yang kecil sehingga tidak membutuhkan tanah luas untuk tumbuh dan berbuah.

Nangka mini juga terhitung cepat berbuah, yaitu hanya membutuhkan waktu sekitar 9 bulan dari masa penanaman. Dalam satu kali berbuah, nangka mini bisa menghasilkan sekitar 40 buah/pohon. Rasa daging buahnya tidak kalah manis dibandingkan dengan nangka berukuran besar. Selain itu, perawatannya juga mudah. Bagaimana? Mulai penasaran?

10. Nangka Madu

Nangka Madu

Sesuai namanya, nangka madu memiliki rasa legit seperti madu. Daging buahnya lembut dan tebal. Aromanya pun tajam dan menggoda. Saat matang, ukuran buah nangka jenis madu bisa mencapai berat 25 Kg. Selain itu, warnanya pun cantik dengan kuning keemasan.

Nangka madu merupakan salah satu jenis nangka unggulan. Ia berasal dari Malaysia. Jika Anda tertarik untuk menanamnya, nangka madu dapat tumbuh di dataran rendah atau tinggi. Pastikan ia mendapat cahaya matahari yang cukup. Setelah 2-4 tahun dari masa penanaman, Anda dapat memanen hasilnya.

Jenis-jenis nangka yang sudah dijabarkan di atas memberi gambaran bahwa buah ini ternyata banyak macamnya. Masing-masing menawarkan keunggulan, dari mulai dagingnya yang tebal hingga masa panen yang sebentar. Tertarik untuk mulai membudidayakannya? Kira-kira jenis nangka mana yang paling menguntungkan?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *