bacaterus web banner retina
Bacaterus / Makanan / 12 Jenis Kebab dari Berbagai Negara yang Terlihat Lezat

12 Jenis Kebab dari Berbagai Negara yang Terlihat Lezat

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 18 Februari 2021

Ketika menyebutkan kata kebab, kita langsung ingat Turki. Ya, negara ini memang sudah terkenal dengan kebabnya yang sudah mendunia. Tapi jangan salah, beberapa negara lain pun punya versi kebabnya sendiri. Berikut ini jenis-jenis kebab dari berbagai negara.

1. Souvlaki, Yunani

* sumber: www.marilenaskitchen.com

Jenis kebab ini berasal dari Yunani. Souvlaki merupakan salah satu hidangan Yunani paling terkenal. Seperti kebab, kata souvlaki berarti "daging dengan tusuk sate". Souvlaki yang pertama kali muncul di Yunani Kuno, ketika itu disebut kandaulos, terdiri dari daging panggang, roti pita, keju, dan adas.

Nama hidangan ini adalah kata diminutif dari kata Yunani souvla, yang berarti meludah. Souvlaki biasanya dihidangkan dengan dibungkus roti pita. Roti hangat diisi dengan daging panggang yang direndam sempurna dan diatapi saus tzatziki ditambah tomat, bawang, yogurt, dan keripik.

2. Shami Kebab, India

* sumber: www.rasoimenu.com

Shami kebab diyakini telah diperkenalkan ke India pada era Mughal. Jenis kebab ini dibuat di dapur kerajaan oleh juru masak dari Timur Tengah. Shami populer disantap sebagai makanan pembuka atau makanan ringan.

Jenis kebab ini merupakan ragam kebab yang dibuat dengan menggabungkan daging domba cincang, daging kambing, atau daging sapi dengan buncis, cabai, bawang bombay, bawang putih, jahe, dan berbagai bumbu dan rempah seperti jintan, garam masala, bubuk cabai merah, dan daun mint.

Kemudian campuran daging tadi dibumbui dengan garam dan merica dan dibentuk menjadi roti bulat, yang kemudian dilapisi dengan telur kocok dan digoreng sampai bagian luarnya menjadi renyah, tetapi bagian dalam tetap lembut.

Biasanya jenis kebab ini dinikmati di India, Pakistan, dan Afghanistan, dan dibuat untuk camilan, hidangan pembuka, atau pelengkap hidangan utama yang sangat baik.

Dipercaya asalnya dari Lucknow, kebab shami cocok dengan bawang bombay, roti atau naan, irisan jeruk nipis atau lemon, dan dibarengi berbagai chutney.

3. Sosatie, Afrika Selatan

* sumber: maisontravers.wordpress.com

Di Afrika Selatan mereka mengenal 'braai' yang dalam bahasa Afrika artinya barbekyu atau panggang. Jenis kebab asal Afrika ini dikenal sebagai 'sosatie'. Daging tusuk sate ini berupa sate domba, kambing, sapi, babi atau ayam ini, diselingi oleh dengan aprikot kering, paprika, dan bawang bombai.

Daging serta bahan lainnya direndam dengan rempah-rempah dan dipanggang dengan api sampai berwarna keemasan dan hangus. Hidangan ini berakar dari masakan Melayu sejak rempah-rempah yang digunakan diperkenalkan ke pantai Afrika Selatan.

Dulu tahanan Indonesia dibawa oleh para pemukim Belanda ke Afrika Selatan. Resep bervariasi dalam rasio bumbu, ada yang banyak menggunakan jinten, yang lain lebih suka aprikot yang lebih manis dan bubuk kari.

4. Sheftalia, Siprus

* sumber: www.cookeatblog.com

Sosis tradisional dari Siprus ini dibuat menggunakan campuran daging babi dan domba cincang, peterseli, dan bawang merah cincang yang dibungkus dengan lemak caul, selaput lemak tipis yang melapisi perut sapi, domba, dan babi.

Ada dua teori mengenai nama makanan ini. Ada yang berasal dari kata Turki şeftali, yang berarti persik, kemungkinan besar mengacu pada teksturnya, atau dari nama pedagang kaki lima yang dianggap sebagai penemu makanan ini.

Campuran daging diberi bumbu berupa merica, garam, dan kayu manis, kemudian dibentuk menjadi sosis kecil kemudian ditusuk dan dibakar. Ketika daging dibakar, lemak caul membuat bagian luar sosis renyah dan karamel juga menjaga daging di bagian dalam tetap empuk dan berair.

Biasanya sheftalia dihidangkan dalam roti pita, diberi topping salad dan tzatziki, saus yang dibuat dengan yogurt, minyak zaitun, dan mentimun.

5. Mtsvadi, Georgia

* sumber: georgiavoyage.ge

Mtsvadi merupakan hidangan tradisional Georgia yang terdiri dari shish kebab yang ditusuk. Pilihan dagingnya bisa daging kambing, daging babi, atau daging sapi muda giling. Daging biasanya direndam dalam campuran jus delima, jus lemon, bawang cincang, tarragon, garam, dan merica.

Dengan direndam dalam campuran tadi, daging bisa tetap empuk dan juicy saat dipanggang. Seringkali mtsvadi disiapkan di luar ruangan di atas api terbuka. Untuk menyajikan hidangan ini direkomendasikan ditambah saus plum tkemali, irisan tomat, onion ring mentah, dan biji delima.

6. Seekh Kabab, Pakistan

* sumber: www.nilouferskitchen.com

Seekh kabab adalah jenis kebab yang berasal dari Pakistan. Rasanya lezat dan berair yang dibuat dari kombinasi daging cincang, yang umumnya berupa domba, bawang bombay, bawang putih, jus lemon, jahe, yogurt, ketumbar, dan garam masala.

Campuran daging ditusuk menggunakan tusukan sate dan kebab kemudian dipanggang di atas bara panas, yang menghasilkan rasa smokey yang enak dalam prosesnya. Namun kebab ini juga bisa disiapkan dalam oven tandoor.

Umumnya Seekh kebab disajikan panas dengan salad, bawang, kentang goreng, chutney mint, atau roti pipih. Kebab ini bisa dihidangkan sebagai hidangan pembuka ataupun hidangan utama.

7. Kabab Koobideh, Iran

* sumber: irancuisinetours.com

Kabab koobideh merupakan istilah Iran untuk berbagai kebab daging cincang yang biasanya dibuat menggunakan bahan berupa bawang bombay dan daging domba, sapi, atau ayam yang digiling halus. Dagingnya diberi berbagai bumbu dan dibentuk di tusuk sate logam.

Selanjutnya daging dipanggang di atas panggangan arang. Kebab ini bisa dinikmati sebagai makanan cepat saji kaki lima yang disajikan dengan roti lavash atau sebagai makan malam disertai dengan sayuran panggang dan nasi kunyit yang beraroma. Ini adalah hidangan pokok di seluruh Iran.

8. Adana Kebab, Turki

* sumber: www.helengraves.co.uk

Turki sudah sangat dikenal dengan beragam kebabnya. Salah satu jenis kebab itu adalah adana kebab. Hidangan ini berupa daging tusuk yang populer yang namanya berasal dari salah satu kota kebab paling terkenal di negara ini, yaitu Adana.

Kebab ini dibuat dengan menggunakan daging kambing giling dan lemak ekor yang diremas bersama dengan bawang putih, bawang bombay, paprika, dan bubuk cabai merah, yang memberi warna merah dan rasa pedas.

Biasanya seluruh ramuan ditempatkan pada tusuk sate logam besar dan datar, lalu dipanggang. Setelah matang, biasanya daging panggang dihidangkan di atas roti pipih bersama paprika, dan tomat, atau dibungkus roti pita bersama dengan salad yang berupa peterseli dan bawang merah.

Sebelum dibungkus, umumnya daging diberi taburan cabai panggang, garam, jinten, dan sumac. Menyantap adana kebab enaknya dengan ayran, yaitu sejenis minuman dari yogurt atau şalgam yang rasanya sedikit asin, minuman fermentasi non-alkohol yang berasal sayuran dan wortel merah.

9. Lyulya Kebab, Azerbaijan

* sumber: foodieadvice.com

Lyulya kebab merupakan jenis kebab unik yang terkenal di seluruh wilayah Kaukasus. Kebab ini biasanya dibuat dari daging domba yang dikombinasikan dengan bawang cincang halus. Campuran tersebut dibumbui dengan garam dan lada hitam, lalu ditusuk dan dipanggang.

Tak hanya domba, Jenis daging lainnya seperti ikan dan unggas juga dapat digunakan untuk membuat lyulya. Yang membuat varian kebab ini begitu unik yaitu proses menguleni dagingnya dalam waktu lama supaya jadi lebih padat dan tidak hancur berantakan.

Hidangan ini asalnya dari abad ke-2, dan bahkan dipuji oleh sejarawan Romawi terkenal yaitu Pliny the Elder dan ilmuwan Romawi terkenal Ptolemy. Enaknya lyulya disantap dengan sayuran panggang, irisan tipis bawang bombay, lavash, dan sumac.

10. Chopan Kebab, Afghanistan

* sumber: www.afghanfamouskabob.com

Keistimewaan chopan kabob yang merupakan masakan Pashtun ini karena dibuat dengan daging domba yang dipanggang di atas tungku arang tradisional Afghanistan yang disebut mankal. Kebab ini namanya diambil dari penggembala domba, chopan artinya gembala dalam bahasa Pashto.

Mereka biasa memberi bongkahan domba dengan banyak garam, menusuknya menggunakan ranting atau cabang kecil, dan memanggang daging di atas api sambil mengawasi kawanan domba mereka. Sekarang jenis kebab ini bisa ditemui di banyak warung kebab yang disebut dukan-e-kebabi.

Chopan kebab juga sering dibuat menggunakan jijeq, yaitu potongan lemak dari ekor domba yang ditambahkan ke tusuk sate domba untuk menambah rasa, sedangkan daging terkadang direndam sebelumnya. Daging chopan kebab biasanya dibumbui dengan bubuk anggur asam, sumac atau gard-e-ghooreh, dan biasanya dihidangkan dengan roti naan.

11. Halifax Donair, Kanada

* sumber: www.bigoven.com

Halifax donair merupakan makanan pokok sehabis mabuk dari Nova Scotia. Makana ini ditemukan oleh Peter Gamoulakos seorang pria Yunani pada tahun 1970-an. Hidangannya terdiri dari roti pita yang diisi dengan daging sapi panggang, bawang bombay, tomat, dan saus donat khas.

Daging sapi dibumbui dengan rempah-rempah rahasia, dan diyakini berupa merica, garam, bawang putih dan bubuk bawang bombay, paprika cabai rawit, dan oregano. Biasanya roti pita dicelupkan ke dalam air dan dipanggang sebelum dihidangkan.

Yang membuat hidangan ini unik adalah saus donair manis, yaitu ramuan yang dibuat dengan kombinasi bawang putih, gula, cuka, dan susu kental. Umumnya donair halifax dibungkus aluminium foil sebelum disajikan, dan pada 2015, itu bahkan dinyatakan sebagai makanan resmi Halifax.

12. Boulfaf, Maroko

* sumber: fr.le360.ma

Boulfaf merupakan hidangan sederhana berupa hati domba panggang yang dibuat di Maroko setiap tahun untuk Idul Adha. Seekor domba disembelih, setiap bagian dari hewan itu digunakan atau dimakan.

Jenis kebab ini merupakan hidangan tradisional Maroko biasanya disajikan panas dengan campuran bumbu yang sama dengan yang digunakan untuk melumuri daging. Hidangan ini sangat populer selama Idul Adha di Maroko.

L’faf dalam bahasa Moroccan berarti “membungkus dengan sesuatu di dalam,” yang persis seperti boulfaf. Hati dipotong dadu lalu dibungkus dengan potongan lemak caul. Resepnya sangat sederhana akan selalu ada pada Idul Adha.

Penggemar kebab kayaknya jadi penasaran ingin mencicipi jenis kebab yang ada di daftar. Selain kebab dari Turki yang sudah sering kita jumpai di Indonesia, kebab negara lain juga sepertinya layak untuk dicoba. Bagaimana menurutmu?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram