Bacaterus / Cokelat / 9 Jenis Coklat yang Enak Dimakan & Dijadikan Bahan Makanan

9 Jenis Coklat yang Enak Dimakan & Dijadikan Bahan Makanan

9 Jenis Coklat yang Enak Dimakan & Dijadikan Bahan Makanan

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 April 2019

Cokelat adalah jenis makanan yang berasal dari cocoa atau kakao. Biasanya dibuat dengan cara dicampur dengan lemak, seperti cocoa butter, dan gula bubuk halus untuk menghasilkan produk confectionery atau permen/gula-gula yang padat. Terdapat beberapa jenis cokelat yang diklasifikasikan menurut proporsi kakao yang digunakan dalam formulasi tertentu.

Bentuk dan rasa coklat yang diproduksi bergantung pada variasi jumlah bahan yang berbeda-beda. Untuk mendapatkan rasa lain bisa diperoleh dengan memvariasikan waktu dan suhu saat memanggang biji coklat. Berikut Bacaterus akan memperkenalkan beberapa jenis coklat berdasarkan persentase bahan yang digunakan

1. Susu Coklat

Susu Coklat

* sumber: comfortablydomestic.com

Seperti namanya coklat susu, coklat ini mengandung setidaknya 12% susu dan harus mengandung minimal 10% coklat liquor atau cocoa liquor, yaitu coklat murni dalam bentuk cair yang mengandung cocoa butter dan cocoa powder), walaupun coklat susu berkualitas tinggi sering mengandung kakao sebanyak 30 -40%.

Sisanya bahan lainnya terdiri dari gula dan kadang-kadang vanila atau pengemulsi. Dibandingkan dengan coklat yang lebih hitam, coklat susu memiliki tekstur yang lebih lembut dan lebih mudah meleleh karena tambahan susu. Selain itu, rasa coklat susu biasanya lebih manis dan tidak terlalu pahit. Karena cepat meleleh, rasanya coklat susu enak seperti makan coklat.

Coklat susu juga bisa digunakan Ini juga bisa digunakan untuk membuat makanan yang dipanggang, tetapi manisnya terkadang bisa membuat makanan penutup yang sudah terlalu manis menjadi terlalu manis sekali.

2. Coklat Hitam

Coklat Hitam

* sumber: www.usatoday.com

Umumnya cokelat hitam dibedakan menjadi dua kategori: pahit dan semi manis. Semi-manis adalah coklat yang mengandung paling sedikit 35% coklat cair atau pahit, dan pelabelan diserahkan kepada produsen. Walaupun kadang-kadang cokelat semi-manis memiliki lebih banyak gula daripada coklat pahit, tetapi secara teknis tidak ada perbedaan.

Cokelat yang sangat hitam jumlah kakaonya bisa mencapai 80%, tetapi jumlah sebanyak itu bisa membuat coklat menjadi sangat pahit dan rapuh sehingga orang berpendapat coklat itu tidak enak untuk dimakan. Beberapa hitam terasa sekali seperti buah sedangkan coklat lain lembut dan halus. Namun ini lebih dikarenakan sumber dan pemrosesan biji coklat dibanding jumlah coklatnya.

3. Coklat Putih

Coklat Putih

* sumber: sweets.seriouseats.com

Terdapat perselisihan pendapat mengenai apakah coklat putih benar-benar dapat dianggap coklat karena coklat putih tidak mengandung cocoa solids yang memberikan cokelat susu dan cokelat hitam rona coklat dan rasa coklat yang kaya dan khas.

Alih-alih menggunakan cocoa solids, coklat putih dibuat dari cocoa butter, susu padat dan gula, yang membuatnya tampak seperti susu putih manis, tetapi juga cukup ringan untuk dipadankan dengan buah-buahan, kacang-kacangan, dan bahkan jenis cokelat lainnya.

4. Dutch Process

Dutch Process

* sumber: www.seriouseats.com

Seperti halnya dalam cokelat batangan, coklat bubuk juga memiliki berbagai jenis. Coklat bubuk adalah inti dari rasa coklat sebelum ditambahkan lemak, gula, atau susu tambahan untuk mengubah rasa atau tekstur dan terdapat dua dua jenis coklat bubuk, yaitu natural dan Dutch process.

Jika bubuk kakao alami memiliki keasaman yang merupakan sifat bawaannya, bubuk kakao Dutch process atau disebut juga sebagai alkalized atau gaya Eropa, dicuci dengan larutan kalium karbonat yang memberikan rasa lebih halus, lebih lembut.

5. Coklat Couverture

Coklat Couverture

* sumber: www.pati-versand.de

Couverture adalah jenis coklat berkualitas tinggi dengan persentase tinggi cocoa butter dan coklat cair dalam jumlah yang rendah. Coklat couverture perlu dilelehkan dahulu oleh karena itu coklat ini membutuhkan perhatian yang lebih baik selama persiapannya.

Jika coklat tidak dilelehkan dengan baik, coklatnya tidak akan matang dengan baik. Ketika proses pelelehan dilakukan dengan sempurna, coklat dapat memancarkan kilau mengkilap dan benar-benar dapat meleleh di mulut saat dimakan. Proses pelelehan idealnya menaikkan dan menurunkan suhu, sambil terus diaduk.

Choco fudge menggunakan coklat couverture dan karenanya sangat ideal jadi bahan pencelupan, pelapisan, dan untuk hiasan.

6. Coklat Gianduja

Coklat Gianduja

* sumber: order.royceconfectusa.com

Coklat gianduja adalah manisan atau gula-gula halus yang kaya rasa yang dibuat dari campuran hazelnut yang diubah menjadi pasta kemudian dicampur dengan kakao, gula dan cocoa butter. Tekstur coklat gianduja seperti krim semi-solid dan dapat dipotong dengan mudah sesuai bentuk yang Anda suka.

Coklat ini sebagian besar digunakan sebagai olesan seperti pengganti selai pada roti. Anda tahu Nutella? Nutella hanya nama merek untuk pasta coklat-hazelnut. Gianduja juga bisa dibuat dari kacang almond.

7. Coklat Liquor

Coklat Liquor

* sumber: www.haighschocolates.com.au

Coklat liquor, terkadang disebut juga sebagai coklat tanpa pemanis, adalah bahan dasar dari semua jenis coklat. Pasta tebal berwarna coklat tua ini dibuat dari biji kakao, bagian dalam biji kakao. Biji kakao digiling halus hingga teksturnya menjadi lembut. Saat dipanaskan, pasta ini berubah menjadi cairan yang dapat dibentuk menjadi batangan atau kepingan.

Kandungan coklat liquor 100% kakao, tanpa bahan tambahan. Di bawah tekanan tinggi, pasta ini terpisah menjadi cocoa butter dan bubuk coklat atau disebut juga cocoa solids. Meskipun namanya, coklat liquor, kata liquor tersebut bukan mengacu pada minuman keras yang mengandung alkohol melainkan pada liquid atau cairan.

8. Cokelat Pahit/Coklat Bittersweet

Coklat Bittersweet

* sumber: meltingmug.blogspot.com

Baru-baru ini coklat pahit atau bittersweet telah mendapatkan mendapatkan banyak perhatian karena orang mulai belajar lebih banyak tentang persentase kakao dan cocoa. Cokelat yang terkadang disebut juga sebagai cokelat ekstra-hitam ini mulai populer ketika orang-orang mulai mengklaim bahwa Anda harus makan coklat hitam dengan kandungan kakao 70% atau lebih.

Klaim ini berdasarkan fakta bahwa coklat hitam memiliki manfaat kesehatan paling banyak. Kenaikan baru-baru ini membuat coklat bean-to-bar (coklat yang diproduksi sendiri dari mulai pemilihan biji coklat hingga hasil akhir) dan craft chocolate (sama dengan bean-to-bar, tetapi lebih fokus seni dan kelezatan), meningkatkan popularitas cokelat hitam yang memiliki kandungan coklat lebih banyak.

Jenis coklat semi-manis dan pahit (semisweet dan bittersweet) harus mengandung lebih dari 35% coklat liquor, walaupun biasanya mengandung setidaknya 50% coklat liquor. Coklat pahit atau bittersweet biasanya mengandung 66% atau lebih kakao (gula yang ditambahkan biasanya kurang dari sepertiga dari total konten).

Coklat pahit, seperti namanya, seringkali sedikit lebih pahit daripada coklat pekat semisweet. Profil rasa coklat dapat sangat bervariasi, bergantung di mana kakao ditanam – beberapa dapat memiliki rasa buah atau memiliki rasa tanah, sementara yang lain dapat memiliki rasa seperti brownies panggang.

Coklat pahit dan semi-manis dapat dipertukarkan saat dipanggang, bergantung pada resep dan preferensi selera pribadi. Mengganti cokelat pahit akan memberi resep Anda rasa cokelat yang lebih dalam dan kurang manis. Anda bisa mencobanya dalam pembuatan cookie chip coklat atau kue coklat cair. Cokelat ekstra-gelap, bila disimpan dengan benar, memiliki masa simpan sekitar 20 bulan.

9. Coklat Tanpa Pemanis/Coklat Unsweetened

Coklat Unsweetened

* sumber: www.hermodernkitchen.com

Cokelat jenis ini biasanya digunakan untuk membuat kue dan dibuat dari biji kakao bubuk. Coklat tanpa pemanis dibuat dari bubuk coklat dan cocoa butter, dengan persentase biji kakao sekitar 55%. Kandungan gulanya 0%. Bubuk cokelat tanpa pemanis sebagian besar digunakan dalam kue basah dan kering.

Coklat tanpa pemanis dikenal untuk meningkatkan kekuatan otak dan juga meningkatkan kesehatan arteri. Jadi, jika Anda takut merasa bersalah karena makan coklat berlebihan, coklat tanpa pemanis adalah pilihan yang tepat. Coklat ini tidak layak untuk dikonsumsi langsung, tetapi ketika dicampur dengan gula, dapat digunakan untuk makanan yang dipanggang.

Selain itu, coklat tanpa pemanis memberikan rasa yang kaya dan mendalam untuk makanan yang dipanggang seperti kue basah, kue kering, cookies, dan lain sebagainya. Unsweetened coklat digunakan sebagai bahan dasar untuk semua jenis coklat kecuali coklat putih.

Nah, itu adalah sebagian dari jenis-jenis coklat yang biasa dikonsumsi maupun digunakan dalam pembuatan makanan. Apakah kamu sudah familiar dengan nama-nama coklat yang disebutkan tadi? Usai membaca artikel ini jadi ingin makan coklat? Yuk, baca artikel merk coklat yang enak untuk cemilan agar kamu mendapatkan referensi merk coklat yang harus dibeli.

[sharethis-inline-buttons]

Tinggalkan komentar