Bacaterus / Binatang / 10 Jenis Burung Hantu yang Tersebar di Seluruh Dunia

10 Jenis Burung Hantu yang Tersebar di Seluruh Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Desember 2018

Burung hantu, siapa yang tidak kenal dengan hewan yang satu ini. Makhluk yang sering berburu di malam hari ini memiliki berbagai keunikan yang membuat kita berdecak kagum. Mata yang tajam, leher yang dapat berputar hingga 2700, kuku yang tajam, dan bulu bulunya yang didesain untuk terbang tanpa suara membuatnya menjadi salah satu pemburu hebat di alam liar.

Burung hantu dapat ditemui di berbagai belahan dunia, kecuali di kutub dan beberapa pulau terpencil. Hewan yang memiliki 200 spesies ini kebanyakan hidup sendiri dan termasuk kedalam jenis hewan nokturnal. Dalam artikel ini Bacaterus akan membahas mengenai beberapa jenis burung hantu yang cukup mudah ditemui di seluruh dunia.

10 Jenis Burung Hantu

1. Telinga Panjang (Long-eared Owl)

Long-eared Owl

* sumber: ebird.org

Habitat burung hantu ini tersebar di Amerika Utara, Asia, dan Eropa. Burung dengan nama latin Asio otus ini tinggal di hutan yang berdampingan dengan kawasan terbuka. Burung hantu telinga panjang seringkali juga ditemukan di bangunan-bangunan yang sudah tidak berpenghuni.

Biasanya burung hantu ini tinggal di sarang yang ditinggalkan oleh burung lain, seperti gagak. Di sarangnya, burung hantu telinga panjang akan bertelur 4-5 butir. Hewan yang biasa diburu oleh burung ini antara lain tikus dan burung.

2. Serak Jawa (Barn Owl)

Barn Owl

* sumber: www.contractecology.co.uk

Burung Hantu Serak Jawa merupakan jenis yang paling banyak tersebar di dunia. Habitatnya meliputi Asia (sebelah Utara Himalaya), Indonesia, dan pulau-pulau di Samudera Pasifik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hewan ini juga ditemukan di Eropa, Afrika Barat, dan bahkan hingga Amerika.

Serak Jawa termasuk kedalam jenis hewan teritorial. Biasanya spesies ini akan berburu di wilayahnya sendiri. Hewan yang sering diburunya adalah mamalia kecil. Jika Anda tertarik untuk memeliharanya, Anda bisa memberi makan anak ayam.

3. Kacamata (Spectacled Owl)

Spectacled Owl

* sumber: commons.wikimedia.org

Namanya mungkin diambil dari bentuk pola yang dimiliki di sekitar matanya. Burung hantu ini termasuk ke dalam jenis burung hantu dengan ukuran menengah. Anda bisa menemukan burung bernama latin Pulsatrix perspicillata ini di Meksiko, Amerika Tengah, Brasil, hingga Argentina.

Burung hantu kacamata biasa tinggal di area hutan hujan. Dengan ukurannya yang cukup besar, burung ini pada dasarnya akan memakan hewan mamalia apapun yang aktif di malam hari. Bahkan, burung ini dapat memangsa sloth yang berukuran lebih besar.

4. Serak Bukit (Oriental Bay Owl)

Oriental Bay Owl

* sumber: www.earth.com

Burung hantu ini seringkali dikategorikan sebagai Serak Jawa. Sebagai hewan nokturnal, burung ini dapat ditemukan di seluruh wilayah Asia Tenggara. Keunikannya terletak pada wajahnya yang berbentuk hati dengan bagian telinga yang sedikit memanjang keatas.

Burung Hantu Serak Bukit biasanya memangsa hewan kecil seperti tikus, kelelawar, burung, ular, kodok, kadal, kumbang, belalang, dan laba-laba. Sayangnya, populasi burung ini di Pulau Samar, Filipina mulai terancam punah di abad ke-20.

5. Eastern Screech Owl

Eastern Screech Owl

* sumber: birdsna.org

Burung bernama latin Megascops asio ini adalah jenis burung hantu berukuran kecil yang dapat ditemukan di Amerika Utara dan wilayah diantara Meksiko dan kanada. Burung ini biasanya tinggal di lingkungan dengan banyak pohon.

Uniknya, Eastern Screech Owl terbiasa tinggal di lingkungan dengan banyak manusia. Hanya saja, karena burung ini termasuk hewan nokturnal, biasanya mereka akan menghindari pertemuannya dengan manusia. Karena hal ini, burung hantu Eastern Screech lebih sering didengar daripada dilihat.

6. Salju (Snowy Owl)

Snowy Owl

* sumber: www.elmwoodparkzoo.org

Apakah Anda pernah memperhatikan burung hantu dalam film Harry Potter, Hedwig? Burung hantu dalam film tersebut adalah Snowy Owl. Tampilan antara jantan dan betina dari burung hantu ini sedikit berbeda. Burung jantan cenderung memiliki warna yang hampir putih seluruhnya. Sedangkan yang betina berwarna putih dengan bintik hitam.

Walaupun burung ini seringkali ditemukan di area tundra di Arktik, Amerika Utara, Eropa, dan Asia, mereka terkadang ditemukan juga di pesisir timur Amerika. Snowy Owl juga tercatat sebagai salah satu spesies burung hantu terbesar dan terberat.

Snowy Owl memangsa hampir segala jenis hewan seperti marmut, tupai, tikus, bahkan burung hantu lainnya. Setiap burung hantu jenis ini harus memangsa 7 hingga 12 ekor tikus per hari untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

7. Elang Eurasia (Eurasian Eagle Owl)

Eurasian Eagle Owl

* sumber: phoochan.com

Burung Hantu Elang Eurasia merupakan salah satu spesies burung hantu terbesar, selain Snowy Owl. Betinanya dapat tumbuh hingga panjang 75 cm, dengan rentang sayap 188 cm. Berbeda dengan jantannya yang berukuran lebih kecil.

Burung hantu ini juga memiliki penyebaran terbesar dan habitatnya dapat ditemukan di sekitar pegunungan dan wilayah terpencil. Hewan ini juga termasuk predator nokturnal yang memangsa berbagai jenis hewan seperti mamalia kecil, burung, reptil, ikan, hewan amfibi, dan berbagai jenis serangga.

8. Cokelat (Tawny Owl)

Tawny Owl

* sumber: www.youtube.com

Burung hantu berukuran sedang ini banyak ditemukan di daerah pepohonan di Eurasia. Sarangnya biasa berada lubang pohon untuk melindungi telur dan anak anaknya dari predator. Burung ini juga termasuk hewan teritorial dan tidak bermigrasi. Karenanya banyak burung yang masih muda kelaparan jika mereka tidak menemukan tempat tinggal yang kosong.

Burung nokturnal ini biasanya hanya berburu tikus saja. Biasanya mereka akan menangkap mangsanya dengan terbang dari batang pohon dan memakan langsung mangsanya sekali telan. Tawny Owl mampu menangkap burung hantu lainnya yang berukuran lebih kecil, namun burung ini sangat rentan terhadap serangan Burung Hantu Elang Eurasia dan Northern Goshawk.

Walau banyak yang menyangka hewan ini memiliki pandangan malam yang tajam, retinanya ternyata tidak lebih peka dari mata manusia. Telinganya yang asimetris merupakan kunci untuk menentukan posisi mangsanya.

9. Kelabu (Great Gray Owl)

Great Gray Owl

* sumber: explore.org

Bernama latin Strix nebulosa, Burung Hantu Kelabu tercatat sebagai burung hantu terbesar yang pernah didokumentasikan manusia. Burung hantu ini tersebar di seluruh belahan bumi utara, namun hanya jenis Strix saja yang hanya ditemukan di belahan bumi timur dan barat.

Great Gray Owl tidak membuat sarangnya sendiri. Mereka biasanya tinggal di bekas sarang burung besar lainnya seperti raptor. Terkadang mereka tinggal di puncak pohon yang patah atau lubang pohon yang besar. Bahkan, di timur laut Oregon, burung ini sudah menggunakan sarang buatan manusia sejak 1980-an.

10. Northern Pygmy Owl

Northern Pygmy Owl

* sumber: birdsna.org

Sesuai namanya, hewan ini termasuk burung hantu berukuran kecil yang habitatnya berada di sebelah barat Amerika Utara. Burung hantu dewasa hanya memiliki ukuran 15 – 17 cm saja dengan warna bulu abu atau coklat keabuan.

Northern Pygmy Owl biasanya berburu serangga, burung dan mamalia kecil. Burung ini dapat berburu mangsa dengan ukuran yang sama bahkan lebih besar darinya. Akan tetapi, biasanya mereka hanya berburu mangsa yang lebih kecil.

Burung hantu mana yang menarik untuk dipelihara? Apabila Anda sudah memelihara burung hantu, ceritakan juga pengalaman Anda memelihara burung hantu dengan menuliskannya di kolom komentar di bawah ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar