Bacaterus / Jambu / 10 Jenis Jambu Biji di Indonesia, Salah Satunya Tanpa Biji!

10 Jenis Jambu Biji di Indonesia, Salah Satunya Tanpa Biji!

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mengonsumsi buah-buahan dalam jumlah yang tepat dapat memberi manfaat baik bagi tubuh. Berbagai kandungan nutrisinya berguna bagi sel-sel tubuh untuk terus sehat dan bekerja dengan baik. Salah satunya adalah buah jambu biji.

Buah jambu biji memiliki kandungan vitamin C dan A, kalium, antioksidan, zat besi, serat, folat, magnesium dan protein. Bermodalkan kandungan nutrisi tersebut, jambu biji dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, meningkatkan sistem imun tubuh, melancarkan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol serta tekanan darah.

Bukan hanya itu, buah yang khas dengan bijinya ini juga bermanfaat baik bagi ibu hamil. Di antaranya dapat menurunkan risiko anemia, mencegah infeksi, mengendurkan otot dan saraf hingga mencegah diabetes gestasional yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah.

Jambu biji yang selama ini kerap menjadi pilihan kedua, ternyata punya manfaat yang istimewa, bukan? Tetapi, tahukah kamu jika jambu biji juga banyak jenisnya? Jenis jambu biji di Indonesia cukup beragam. Penasaran jenis jambu biji apa saja yang bisa kamu temui? Simak ulasannya berikut ini ya!

1. Jambu Biji Kristal

Jambu Biji Kristal

Varian jambu biji kristal berasal dari Taiwan, dibawa ke Indonesia pada 1991 lalu. Jambu biji kristal memiliki daging buah yang tebal. Teksturnya renyah dan mengandung cukup banyak air namun tidak lembek.

Bentuk jambu biji kristal bulat dengan gelombang atau benjolan yang tidak merata. Ukurannya cenderung lebih besar dibanding jenis jambu biji lain. Warnanya hijau kekuningan. Menariknya, jambu biji yang satu ini justru memiliki biji yang sedikit yaitu tidak lebih dari 3% dari seluruh bagian buah.

Bagaimana dengan rasanya? Kamu akan ketagihan sebab jambu biji ini punya rasa yang manis, cenderung tidak memiliki rasa sepat seperti jambu biji pada umumnya.

2. Jambu Biji Sukun Merah

Jambu Biji Sukun Merah

Pernah mendengar namanya? Dibanding jambu biji kristal, jambu biji sukun merah sepertinya lebih asing di telinga. Tetapi, jika sudah mengenalnya, kamu dijamin akan jatuh cinta. Sebab, jenis jambu biji yang satu ini punya rasa yang enak dan aroma yang sedap.

Teksturnya cukup keras dengan daging buah berwarna merah muda. Sama seperti jambu biji kristal, sukun merah juga tidak terlalu banyak memiliki biji. Kisarannya hanya 3% dari seluruh bagian jambu.

Varian jambu biji ini merupakan khas dari Majalengka. Ia merupakan hasil persilangan antara jambu biji getas merah dan sukun putih. Penasaran untuk mencobanya?

3. Jambu Biji Bangkok

Jambu Biji Bangkok

Sebutan bangkok di Indonesia umumnya mengacu pada sesuatu yang besar. Tidak terkecuali pada jambu biji. Jambu biji bangkok memang terkenal dengan ukurannya yang jumbo. Berat satu buahnya bahkan bisa mencapai 500 gram – 1,2 kilogram.

Jambu biji bangkok memiliki daging yang cukup tebal. Rasanya manis dengan kandungan air yang sedikit. Meski teksturnya cenderung keras, buah ini cukup jadi salah satu favorit masyarakat Indonesia. Dengan ukurannya yang raksasa, satu buah jambu biji bangkok bisa dikonsumsi ramai-ramai bersama teman atau keluarga.

4. Jambu Biji Getas Merah

Jambu Biji Getas Merah

Jenis jambu biji selanjutnya yang bisa kamu coba konsumsi adalah jambu biji getas merah. Jika melihat dari foto, jambu ini pastilah bukan jenis jambu biji yang asing dan biasa dikenali dengan nama jambu biji merah.


Varian jambu biji getas merah berukuran sedang hingga besar. Daging buah lumayan tebal dengan biji berwarna merah dan sedikit daging bertekstur lembek. Kandungan air pada jenis jambu biji yang satu ini lumayan banyak. Dengan rasa yang cukup manis serta aroma yang wangi, getas merah termasuk favorit.

Selain itu, jambu biji jenis ini juga dipercaya mampu membuat tubuh menjadi lebih sehat, terutama bagi para penderita demam berdarah.

5. Jambu Biji Tukan

Jambu Biji Tukan

Dibandingkan dengan sebagian jenis jambu biji yang sudah dibahas di atas, jambu biji tukan bisa jadi yang paling asing, baik nama atau bentuknya. Oleh karena itu, mari kita berkenalan. Jambu biji tukan memiliki ukuran yang hampir sama besar dengan jambu bangkok. Bedanya, daging jambu biji tukan berwarna putih agak kekuningan.

Selain itu, dagingnya juga cukup tebal dan manis. Ajaibnya, jambu ini lebih enak saat belum terlalu matang. Sebab, ketika terlalu matang, rasa manis pada jambu tukan menjadi berkurang dan berubah sepat. Wah, Menarik ya!

6. Jambu Sukun

Jambu Sukun

Apakah namanya mengingatkan kamu pada buah sukun? Kebetulan saja namanya sama, tetapi jenisnya tentu saja berbeda. Sukun yang satu ini rasanya manis. Tetapi, walau merupakan salah satu jenis jambu biji, jambu biji sukun tidak memiliki biji.

Dilihat sekilas, jambu sukun memiliki bentuk yang hampir sama dengan jambu kristal. Hanya, warna jambu biji sukun lebih hijau dan cenderung putih saat sudah matang. Teksturnya sama-sama renyah dengan rasa daging yang manis dan sedikit asam. Segar!

7. Jambu Biji Australia

Jambu Biji Australia

Sesuai namanya, jenis jambu biji yang satu ini berasal dari Australia. Dibandingkan dengan yang lain, ia cukup unik dengan warna kulit yang agak merah keunguan. Daging buah hingga bijinya pun punya warna senada. Jambu biji Australia berbentuk bulat dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Jika belum matang, rasa jambu biji Australia sangat tawar. Tetapi, ketika sudah matang, ia boleh diadu dengan jambu biji bangkok. Meski demikian, jambu ini cenderung lebih banyak dijadikan tanaman hias, bukan tanaman yang dipetik buahnya.

8. Jambu Biji Siu Mik Pa La

Jambu Biji Siu Mik Pa La

Jambu biji jenis Siu Mak Pa La diklaim sudah banyak ditanam di perkebunan Taiwan. Ia digadang-gadang sebagai pengganti jambu biji kristal. Siu Mik Pa La atau jambu biji air madu memiliki rasa yang manis dengan tekstur yang renyah dan berair. Meski merupakan varian jambu biji, jambu ini tanpa biji.

9. Jambu Biji Pasar Minggu

Jambu Biji Pasar Minggu

Jambu biji pasar minggu dibedakan menjadi dua jenis; berdaging dan berbiji merah serta putih. Keduanya punya rasa yang manis, bertekstur lembut dan aromanya yang segar. Kulit jambu pasar minggu cenderung mulus dengan warna hijau kekuningan saat telah matang.

Daging buah jambu biji pasar minggu cukup tebal. Di kalangan masyarakat, jambu pasar minggu berdaging putih lebih disukai daripada jambu berdaging merah. Namun, keduanya sama-sama bisa dikonsumsi.

10. Jambu Biji Susu

Jambu Biji Susu

Seperti namanya, jenis jambu biji yang satu ini berwarna putih seperti susu, terutama pada bagian dagingnya. Bentuk jambu susu bulat dan tidak terlalu besar. Bobotnya sekitar 300 gram/buah. Sayang, buah ini cenderung kurang manis. Selain itu bijinya juga cukup banyak, tidak seperti kristal atau sukun yang tanpa biji.

Jenis jambu biji yang mayoritas mudah ditemukan di Indonesia ini memiliki citarasa yang berbeda-beda. Meski demikian, rasanya tetap menyegarkan. Jika tidak suka mengonsumsinya secara langsung, sebagian jenis jambu biji juga enak diolah menjadi jus. Jadi, mana jambu biji favorit kamu?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *