Bacaterus / Jambu / 10 Jenis Jambu Air paling Manis yang Tumbuh di Indonesia

10 Jenis Jambu Air paling Manis yang Tumbuh di Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kalau kamu penyuka rujak, pasti kamu sudah akrab dengan buah berair ini. Ya, jambu air adalah salah satu tanaman unggulan yang asalnya dari Asia Tenggara. Tentu kamu pernah membeli jambu air tapi rasanya berbeda-beda, ada yang manis dan ada yang asam. Jika kamu mencari buah jambu air yang manis, kamu harus baca artikel berikut ini, supaya tak salah membelinya di swalayan atau pasar.

1. Jambu Madu Deli Hijau

Jambu Madu Deli Hijau

* sumber: sampung.ponorogo.go.id

Jambu Madu Deli Hijau merupakan jenis jambu air termanis dalam daftar ini. Warna jambu air ini hijau dengan dan rasa manisnya luar biasa. Keunggulan jambu madu deli hijau adalah tidak mempunyai biji serta dagingnya cukup rapuh sehingga ketika dimakan sangat lezat.

Meskipun dibandingkan dengan jambu yang lain, ukuran jambu madu deli hijau jauh lebih kecil, pohon jambu ini bisa menghasilkan buah yang lebih banyak. Jambu madu deli hijau juga memiliki keunggulan yang lain yaitu cepat berbuah.

Di awal pencangkokan kalau bibit yang ditanam umurnya sekitar 3 – 4 bulan, maka pohonnya akan tumbuh hingga sekitar 60 – 70 cm. Pohon ini kemudian akan berbuah ketika berumur 8 – 9 bulan jika mendapatkan perawatan yang standar.

2. Jambu Madu Kesuma Merah

Jambu Madu Kesuma Merah

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=gmMhLtRMts0

Jenis jambu air termanis kedua dalam daftar ini yaitu Jambu Kesuma Merah. Mempunyai warna merah, jambu air madu kesuma merah merupakan salah satu jambu madu air unggulan. Tak hanya manis, jambu air ini juga mempunyai daging yang tebal.

Ketebalan dagingnya bahkan membuat lubang biji sampai hampir tak nampak. Dagingnya juga padan dan rapuh sekali. Jambu air kesuma merah juga memiliki keunggulan lain, yaitu tingkat kerapuhannya yang tinggi sekali hingga membuatnya sulit untuk dipecahkan saat akan dimakan.

Jenis jambu ini waktu berbuahnya cukup lama. Ini karena ukuran pohonnya lebih besar jika dibandingkan dengan pohon jambu madu deli hijau. Pohon ini umumnya berbuah ketika mencapai usia 13 sampai 15 bulan.

3. Jambu Madu Super Green

Jambu Madu Super Green

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=-dEvTCJIvBg

Salah satu varietas jambu air unggulan  yang berada di nomor tiga adalah jambu madu super green. Keunggulan jenis jambu air ini yaitu mempunyai ukuran buah yang sangat besar. Jambu air ini besarnya bisa mencapai hingga ukuran minuman gelas kemasan.

Pada usia 1-2 tahun sejak penanaman jambu super green akan mulai  berbuah. Buah dari pohon jambu super green besar-besar meski hasilnya tidak sebanyak jambu madu deli hijau. Namun karena ukuran pohonnya lumayan lebih besar, pohon jambunya pun bisa menghasilkan buah yang cukup banyak.

Ukuran berat jambu ini jika ditimbang, 1 kilogram bisa berisi 4 buah jambu air. Walaupun ukurannya besar, kalau berbicara tentang rasa jambu  madu super green rasanya super manis. Rasa manisnya boleh dibilang dari atas sampai ke bagian bawah,  manisnya cukup merata.

4. Jambu Air Citra

Jambu Air Citra

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=mVIbsB-AZiM

Salah satu jambu air unggulan yang ukuran buahnya lumayan besar adalah jambu air citra. Selain itu, jambu jenis ini juga memiliki rasa yang super manis. Pohon jambu air ini berbuahnya bisa hingga tiga kali. Keunggulan lainnya yaitu gampang untuk dibudidayakan dan waktu panennya tidak terlalu lama.

Pada usia 2 tahun ke atas jambu air citra bisa mulai berbuah. Kalau panen di saat musim hujan, rasa manis jambunya akan sedikit luntur. Ini karena struktur gabus pada jambu terlalu banyak menyerap air. Untuk menanam jenis jambu ini di bisa dilakukan di mana saja.

Jika ditanam pada musim kemarau, jambu air citra pertumbuhannya akan bagus. Sebagai tandanya yaitu rasa yang lebih manis dibandingkan saat musim hujan. Jadi semakin lama musim kemarau, maka jambu air citra akan memiliki rasa yang semakin manis.


Mencangkok si indukan pohon merupakan metode penanaman yang paling tepat. Namun harus dipastikan terlebih dahulu kondisi si indukan. Pastikan indukan tidak mempunyai bercak putih dan penampilan batangnya mulus dan kuat.

5. Jambu Bol Jamaika

Jambu Bol Jamaika

Nama latin jambu air ini adalah Syzygium malaccense. Jambu air jamaika mempunyai beberapa sebutan, seperti  jambu bol, jambu mallay apple dan jambu darsana. Daging buah jambu bol jamaika terasa lembut dan lebih padat ketimbang buah jambu air jenis lainnya.

Cabang pohon jambu bol jamaika rendah serta tajuknya rimbun. Jambu ini mempunyai daun tunggal yang berhadap-hadapan pada tiap cabang dan rantingnya. Tekstur helaian daunnya kaku dan tebal, sedangkan bentuknya lonjong serta panjangnya sekitar 15-38 cm dengan lebar sekitar 7-20 cm.

Jambu bol jamaika memiliki tangkai yang pendek antara  1-1,5 cm. Warna daunnya hijau dan tangkal daunnya saat masih muda berwarna kemerahan. Buah ini bisa dimakan langsung atau dibuat menjadi rujak dengan dicampur buah-buahan lain, atau dibuat setup buah atau asinan.

Baca juga: 10 Jenis Jambu Biji di Indonesia, Salah Satunya Tanpa Biji!

6. Jambu Air Bajang Leang

Jambu Air Bajang Leang

* sumber: higaragro.com

Jambu air yang berada di urutan enam ini merupakan varietas baru asal Thailand. Bajang leang merupakan nama untuk jambu air ini di Indonesia. Jambu air jenis baru ini populer karena memiliki ukuran yang jumbo serta wa campuran warna yang menarik.

Jambu air bajang leang memiliki rasa yang manis serta tekstur dagingnya lebih padat dan lembut. Penanaman serta perawatan jambu air ini tak beda jauh dengan jambu air lainnya, cukup mudah.  Namun karena memiliki ukuran buah yang besar, ada hal yang harus diperhatikan ketika merawatnya.

Jika ingin menanam jambu air bajang leang di rumah, kamu tak harus memiliki lahan yang luas. Ini karena pohon jambu ini tidak tumbuh terlalu besar. Kamu bisa menanam jambu air ini di pekarangan bahkan juga di dalam pot.

7. Jambu Air King Rose

Jambu Air King Rose

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Ue_v-AKoEpk

Nama latin dari buah jambu air king rose adalah Eugeina aqueum. Jambu air ini mempunyai daging buah yang tebal, tidak berbiji serta kadar air yang tinggi. Jambu air king rose adalah salah satu jenis jambu air yang tidak sulit untuk dibudidayakan. Bisa ditanam di dataran tinggi ataupun rendah.

Ukuran buah jambu air ini lumayan besar, hampir menyamai ukuran gelas air mineral dengan kapasitas 250 ml. Adapun bobot per buahnya bisa mencapai sekitar 350 gram. Warna buahnya hijau kemerahan dan berbentuk segitiga sama sisi.

Buah ini mempunyai beragam kandungan nutrisi di dalamnya. Vitamin yang terkandung di dalamnya, seperti Kalsium, vitamin A, vitamin C, thiamin, kalium, niacin, zat besi dan  serat. Jambu juga memiliki senyawa organik, di antaranya  asam batulinic dan jambosine, dan lakton Friedel.

8. Jambu Air Camplong

Jambu Air Camplong

Jambu air camplong berasal dari Jawa Timur, tepatnya Sampang, Madura dan warna yang mendominasi buah jambu ini adalah warna putih. Jambu air ini memiliki daging yang tebal serta tak mempunyai biji. Sementara tiap buahnya memiliki berat sekitar antara 80-100 gram.

Sayangnya jambu air Camplong bersifat musiman. Biasanya waktu panen jambu air Camplong adalah pada antara bulan Juli sampai Agustus. Meski terkenal manis, jambu air ini belum bisa masuk di pasar swalayan. Kendalanya ada di penanganan setelah panen sehingga jambu cepat membusuk.

9. Jambu Air Cincalo Merah

Jambu Air Cincalo Merah

Satu lagi jenis jambu air yang masuk dalam varietas unggulan. Ini dikarenakan buah jambu air Cincalo merah memiliki daging yang tebal serta padat. Jambu air ini juga memiliki rasa yang manis dan menyegarkan. Keunikan lain jambu ini yaitu bentuknya yang mirip lonceng.

Jambu cincalo merah merupakan salah satu varietas jambu air unggulan dengan daging buah yang cenderung tebal dan padat. Varietas jambu ini merupakan hasil persilangan antara jambu air dari Taiwan dan Thailand. Jambu air ini bisa tumbuh pada ketinggian 0-1000 mdpl.

10. Jambu Air Delima

Jambu Air Delima

* sumber: jatengdaily.com

Penghasil jambu air delima yang memiliki nama latin Syzygium aqueum adalah kota Demak. Di Eropa jambu ini dikenal dengan nama water apple dan sudah lama dibudidayakan di benua tersebut. Jambu air delima masuk dalam keluarga myrtaceae atau jambu-jambuan.

Asal jambu delima awalnya adalah dari daerah selatan India juga Malaysia Timur. Kemudian buah ini menyebar hingga ke Indonesia, Philipina, Hawai, juga Trinidad dan Tobago. Dalam berbagai literatur disebutkan kalau jambu delima ini tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian sekitar 100-600 mdpl.

Seperti namanya, buah ini memiliki warna yang mirip dengan buah delima yaitu berwarna merah dan rasanya manis juga menyegarkan. Kandungan airnya juga banyak. Satu kilogram jambu air delima mengandung kadar gula sebanyak 7,2 brik, vitamin C 117 mg dan 84% air.

Ternyata jambu air yang biasa kita konsumsi memiliki beberapa jenis, ada yang berwarna hijau ada juga yang merah. Bentuknya dan rasanya pun beragam. Jika kamu suka buah yang rasanya manis, kamu bisa memilih salah satu dari jenis jambu air di atas tadi.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *