Bacaterus / Fakta Ikan / Inilah 7 Jenis Ikan Aligator yang Paling Populer di Dunia

Inilah 7 Jenis Ikan Aligator yang Paling Populer di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 Oktober 2019

Ikan aligator adalah sejenis ikan air tawar yang hanya ditemukan di kawasan Amerika Utara dan sebagian Amerika Tengah. Seperti namanya, ikan ini memiliki bentuk yang mirip dengan aligator. Tubuh mereka panjang dengan moncong yang besar dan umumnya memanjang serta kulit yang dilapisi sisik yang keras.

Ikan ini juga bisa tumbuh panjang hingga 3 meter dan berat mencapai 136 kilogram. Sebagai ikan predator, mulut besar ikan aligator penuh dengan gigi yang tajam. Mangsa utama mereka adalah ikan-ikan lain yang hidup di perairan yang mereka diami.

Karena sifatnya yang agresif, ikan aligator resmi dilarang beredar di Indonesia. Pemerintah khawatir kalau ikan ini ada di perairan Indonesia, mereka bisa merusak ekosistem ikan lokal dan pada akhirnya merugikan masyarakat Indonesia karena jumlah ikan akan terus berkurang.

Selain merusak, ikan aligator juga secara ekonomi kurang menguntungkan. Meskipun dapat dimakan, daging ikan aligator ini sangat bertulang, sehingga mereka jarang dikonsumsi. Selain itu, telur ikan aligator juga sangat beracun bagi manusia dan sejumlah hewan-hewan lainnya, kecuali ikan!

Saat ini ada tujuh spesies ikan aligator yang dikenal di dunia dan semuanya berasal dari benua Amerika. Berikut adalah ketujuh jenis ikan aligator tersebut.

1. Ikan Aligator Spatula

Ikan Aligator Spatula

* sumber: commons.wikimedia.org

Ikan aligator spatula (Atractosteus spatula) merupakan salah satu jenis ikan aligator terbesar di dunia. Ikan ini dapat tumbuh besar hingga mencapai panjang 2,7 meter dan berat lebih dari 130 kg! Ikan ini banyak ditemukan hidup di kawasan selatan negara Amerika Serikat, seperti di waduk dan danau, di daerah aliran sungai di dataran rendah, serta di perairan payau muara dan teluk.

Ikan yang menakutkan ini harus mengalami sejarah panjang yang menyedihkan, baik karena perusakan habitat, pemusnahan karena dianggap merusak habitat ikan lain, hingga panen yang tidak dibatasi. Untungnya, upaya restorasi ikan aligator gar telah dilakukan di beberapa negara bagian Amerika Serikat hingga statusnya menjadi ikan yang dilindungi.

2. Ikan Aligator Longnose

Ikan Aligator Longnose

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/ideonexus/

Seperti namanya, ikan aligator longnose (Lepisosteus osseus) memiliki bentuk moncong yang panjangnya hampir dua kali panjang kepalanya. Selain itu, moncong tersebut juga diisi dengan deretan gigi yang tajam. Ikan yang dapat tumbuh hingga lebih dari 2 meter ini juga memiliki sisik yang tebal, yang membuatnya menjadi predator yang tangguh di alam.

Ikan aligator yang satu ini ditemukan hidup di kawasan Amerika Utara, mulai Florida Tengah hingga Pesisir Timur, dan sejumlah daerah lain di kawasan tersebut. Habitat utama ikan longnose gar adalah sungai-sungai, danau, bayou, dan estuari dengan perairan yang bergerak lambat hingga arus bergerak.

3. Ikan Aligator Berbintik

Ikan Aligator Berbintik

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/nostri-imago/

Ikan aligator dengan tubuh berbintik ini (Lepisosteus oculatus) dapat tumbuh hingga panjang hampir 1 meter dan berat 3,6 kilogram. Bagian atas tubuh ikan ini berwarna coklat hingga zaitun dan bagian sisi yang berwarna perak-putih. Kepala, tubuh, dan sirip ikan spotted gar memiliki bintik-bintik berwarna zaitun hingga coklat yang membantu kamuflase ikan tersebut.

Habitat utama ikan aligator yang satu ini adalah perairan yang jernih, tenang, dan bervegetasi, rawa dan danau. Sebaran ikan aligator berbintik ini sangat luas di Amerika Utara. Mereka dapat ditemukan hidup di negara bagian Texas dan Florida. Wilayah mereka juga membentang ke utara melalui drainase Sungai Mississippi ke Illinois, Sungai Ohio bagian bawah, dan drainase Danau Erie.

4. Ikan Aligator Shortnose

Ikan Aligator Shortnose

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/nostri-imago/

Aligator shortnose atau Lepisosteus platostomus ini adalah jenis ikan aligator yang mudah dibedakan dari spesies lainnya. Aligator shortnose tidak memiliki deretan gigi ganda di rahang atas seperti ikan aligator gar, tidak bermoncong panjang seperti aligator longnose, serta tidak memiliki bintik-bintik seperti aligator berbintik.

Ikan aligator jenis ini biasanya mendiami sungai-sungai besar dan backwater-nya (bagian sungai yang memiliki sedikit arus atau tidak ada sama sekali), danau oxbow atau danau tapal kuda dan kolam besar. Mereka dikenal lebih toleran terhadap kondisi perairan yang keruh. Distribusi ikan ini adalah di drainase Sungai Mississippi dan Sungai Ohio. Di Texas, ikan shortnose gar dapat ditemukan di lembah Sungai Merah di bawah Danau Texoma.

5. Ikan Aligator Florida

Ikan Aligator Florida

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/bensutherland/

Ini adalah salah satu ikan aligator paling kecil dengan panjang rata-rata sekitar 86 cm. Ciri-ciri ikan aligator florida adalah memiliki sirip kecil yang terletak jauh di belakang, tubuh yang berbentuk torpedo memanjang, moncong yang runcing, bergigi, dan sirip ekor yang tidak beraturan.

Seperti namanya, Florida merupakan tempat sebaran utama dari ikan aligator ini. Mereka umumnya mendiami aliran sungai dataran rendah serta danau dengan dasar berlumpur atau berpasir dan memiliki banyak vegetasi bawahnya. Ikan ini sering terlihat di akuarium-akuarium publik, namun tidak cocok untuk akuarium rumahan karena membutuhkan tangki yang cukup besar.

6. Ikan Aligator Tropis

Ikan Aligator Tropis

* sumber: en.m.wikipedia.org

Seperti namanya, ikan aligator yang satu ini umumnya berasal dari kawasan tropis di Amerika Tengah, mulai dari drainase Karibia dan Pasifik di selatan Meksiko melalui Belize, Guatemala, Honduras dan Nikaragua, hingga ke Kosta Rika. Habitat utama ikan aligator tropis adalah backwater dan bagian aliran sungai dan danau yang bergerak lambat.

Ciri-ciri utama ikan aligator tropis adalah memiliki moncong pendek dan lebar dengan lubang hidung di bagian depan moncong, gigi seperti taring yang panjang, rahang atas memiliki dua baris gigi dan di bagian bawah, sirip punggung dan sirip dubur yang hampir saling berhadapan, ekor bulat dan sedikit miring, serta sisik yang halus dan berkilau.

7. Ikan Aligator Kuba

Ikan Aligator Kuba

* sumber: commons.wikimedia.org

Jenis ikan aligator ini hanya bisa ditemukan (endemik) di Kuba dengan nama lokal manjuari. Mereka dapat ditemukan di seluruh bagian barat pulau plus Isla de la Juventud (Isle of Youth, sebelumnya dikenal sebagai Isle of Pines). Ikan aligator kuba sudah masuk tahap konservasi karena di alam bebas mereka disebutkan sudah hampir punah.

Habitat utama ikan aligator kuba adalah danau dan sungai besar hingga anak sungai yang lamban, backwater dan kolam. Ikan ini disebutkan dapat bertahan hidup di perairan segar dan payau. Bahkan daya tahan ikan aligator kuba sangat baik, sehingga mampu hidup selama beberapa dekade jika dipelihara dengan baik.

Nah, itulah jenis-jenis ikan aligator yang ada di dunia saat ini. Kemungkinan masih ada lagi jenis ikan aligator yang belum terdeteksi di luar sana. Meski saat ini hanya hidup di kawasan Amerika Utara saja, fosil ikan aligator disebutkan telah ditemukan di berbagai tempat lain di dunia, seperti Amerika Selatan dan Asia Selatan.

Sekali lagi, karena sudah secara resmi dilarang oleh pemerintah untuk alasan yang bagus dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, sebaiknya Anda yang masih memiliki ikan ini segera menyerahkannya kepada pemerintah setempat untuk selanjutnya dikarantina atau dimusnahkan (demi kepentingan bersama).

Oh iya, jika Anda masih bingung membedakan antara aligator dengan buaya, sebaiknya baca dulu artikel 8 Perbedaan Buaya dan Aligator ini, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar