Bacaterus / Bunga / 10 Jenis Bunga Sedap Malam yang Dibudayakan di Dunia

10 Jenis Bunga Sedap Malam yang Dibudayakan di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Desember 2019

Siapa yang tidak kenal dengan bunga sedap malam, bunga yang sering di asosiasikan dengan hal-hal yang bersifat mistis. Selain dekat dengan hal-hal yang berbau mistis, sedap malam juga sering digunakan untuk upacara-upacara keagamaan di Indonesia. Biasanya dimanfaatkan juga sebagai dekorasi pada upacara pernikahan.

Berikut ini ada beberapa jenis bunga sedap malam yang mungkin saja belum kita tahu. Jenis-jenis yang biasa digunakan sebagai rangkaian bunga atau jenis yang dapat diekstrak dan dijadikan minyak esensial atau mungkin yang bisa kita jadikan sebagai bunga potong. Jenis apa saja? Mari kita lihat tapi sebelumnya kita kenali dulu asal dan sejarahnya.

Asal dan Sejarah

Asal dan Sejarah

Sedap malam adalah tanaman endemik dari Amerika tengah dan selatan Mexico dan selama abad ke-16 tanaman sedap malam menyebar ke berbagai belahan bumi. Sedap malam adalah tanaman pertama kali yang dibudidayakan oleh Suku Aztec. Mereka telah menanam tanaman ini sekitar 600 tahun yang lalu.

Suku Aztec menyebut bunga ini dengan sebutan omixochiti yang berarti “bunga tulang”. Sedang di beberapa negara bunga sedap malam memiliki sebutan yang berbeda. Di India bagian timur disebut dengan ratkirani yang bermakna “ratu malam”. Jauh sebelum adanya sistem penamaan botani Tuberosa polianthes, dulu kira-kira tahun 1601 dinamakan Hyacinthus indicus tuberosa radice.

Bangsa Spanyol menemukan bahwa suku Aztec telah menanamnya di tahun 1519, dan mereka membawanya ke Eropa. Bunga ini juga sampai ke Perancis dibawa oleh seorang misionaris yang pulang dari Hindia. Saat ini sedap malam banyak dibudidayakan di Maroko, Komoro, India dan China dan digunakan untuk industri parfum.

Mitos tentang Sedap malam

Mitos tentang Sedap malam

Sedap malam sering dianggap sebagai tanaman bunga yang memiliki kemistisan dan keajaiban. Bahkan menurut mitos, madu dari bunga sedap malam memiliki kekuatan yang istimewa, serta aroma dari bunga sedap malam dapat menyihir siapa saja yang menjumpainya.

Satu kisah di zaman renaissance di Itali, seorang gadis yang belum menikah dilarang untuk berjalan melewati taman di tempat bunga sedap malam ditanam agar para wanita tidak terpapar oleh kekuatannya yang memabukan dan pria tidak tergila-gila oleh aromanya bunganya. Para gadis yang belum menikah itu dapat terpapar oleh wangi bunga sedap malam yang memabukkan.

Jika wanita yang memancarkan wangi bunga melati dapat memperlihatkan kegembiraan pada orang yang mencium aromanya, sebaliknya bunga sedap malam dianggap dapat merangsang berahi pada wanita yang memancarkan aromanya. Sedangkan di Indonesia jika kita mencium wangi bunga sedap malam di malam hari dianggap ada mahluk halus yang lewat ditempat wangi bunga itu tercium.

Jenis-Jenis Sedap Malam

Diperkirakan ada sekitar lima belas spesies dengan genus Poliantes, menurut laporan dua belas spesies berasal dari Mexico dan Amerika tengah. Dari jumlah tadi, sembilan spesies memiliki bunga putih, satu berwarna putih dengan merah dan dua berwarna merah. Kecuali Polianthes tuberosa L., semuanya ditemukan tumbuh di alam liar.

Ada empat tipe sedap malam yang dinamakan berdasarkan jumlah kelopak yang dimiliki setiap bunga, yaitu bunga dengan hanya satu baris mahkota bunga atau disebut single. Lalu ada yang dinamakan dengan semi-double, double dan yang variegata.

Jenis Single

Bunga jenis ini memiliki mahkota bunga yang jumlahnya hanya satu baris. Sedap malam jenis ini aromanya sangat kuat dan banyak diambil bunganya dijadikan minyak esensial, atau diambil ekstraknya. Tipe bunga ini memiliki aroma yang kuat dibandingkan dengan yang memiliki dua mahkota.

Bunganya biasanya digunakan untuk hiasan, dan yang digunakan biasanya adalah yang hijau keputih-putihan. Berikut ini yang termasuk jenis sedap malam dengan mahkota single yaitu, Mexican Single, Kalyani Single, Shrinagar, Prajwal, arka Nirantara, Rajat Rekha, Hyderabad Single, Calcutta Single, Phule Rajani, Kahikuchi Single, dan Pune Single. Ada beberapa jenis yang popular, di antaranya:

1. Shringar

Shringar

Sedap malam jenis ini memiliki aroma yang kuat dan solid, agak menyengat. Kuncup bunganya memiliki warna sedikit merah muda, biasanya digunakan untuk hiasan dalam bentuk untaian. Bunga jenis ini sangat mudah rusak, sehingga harus di tangani dengan hati-hati.  Sedap malam jenis Shrigar ini sangat disukai petani dan industri parfum.

2. Prajwal

Prajwal

Sedap malam jenis ini adalah sedap malam hibrida, menghasilkan jenis bunga tunggal dengan batang yang kaku dan tinggi. Jenis ini merupakan persilangan dari Shrigar dan Single Mexico. Hibrida ini dirilis oleh Lembaga Penelitian Holtikultura India (IIHR). Kuncup bunga memiliki warna agak merah muda, sedangkan bunganya berwarna putih. Kuncupnyalebih besar dibandingkan dengan single lokal. 

3. Single Mexican

Single Mexican

Sedap malam  Meksiko Single adalah jenis yang paling populer dan banyak digunakan sebagai bunga potong dan sebagai parfum. Sedap malam Mexico berwarna putih, bunga tumbuh dengan jarak yang renggang di setiap batangnya yang dapat tumbuh tinggi  3 sampai dengan  4 kaki. Daunnya berwarna hijau tua dan terlihat seperti rumput.

Jenis Semi-Double

Sedap malam jenis ini memiliki dua sampai  tiga baris mahkota bunga dengan batang yang lurus. Bunganya berwarna putih, biasa digunakan untuk bunga potong selain itu juga dapat diambil ekstraknya. Indonesia berhasil mengembangbiakan jenis Semi-double yang dinamakan dengan Roro Anteng.

Roro Anteng

Roro Anteng

Jenis Roro Anteng memiliki karakter yang spesial dengan warna kemerahan diujung bunga, wangi yang semerbak, batang yang kekar dan tidak mudah patah serta tidak mudah layu. Tangkai bunganya lebih panjang dengan jumlah bunga lebih banyak.

Roro Anteng memiliki bunga yang lebih kokoh, lebar dan berlapis dua. Kuncup bunganya berdiameter yang lebar disaat mekar, serta memiliki aroma yang kuat.

Jenis Double

Bunga jenis ini memiliki lebih dari tiga baris mahkota bunga dalam tangkai yang lurus. Bunganya berwarna putih dan juga ada yang kemerahan. Kebanyakan jenis ini dikembangkan di India sedang di Indonesia kita memiliki satu jenis ini dengan nama Dian Arum. Berikut ini beberapa jenis bunga sedap malam dari jenis Double.

1. Suvasini

Suvasini

Jenis ini adalah  bunga dengan rangkap kelopak bunga yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Holtikultura India (IIHR) di Banglore. Bunga ini adalah hasil persilangan antara single dan double. Jenis ini menghasilkan lebih banyak bunga setiap tangkainya. Tangkainya sangat bagus untuk bunga potong. Sedap malam ini punya kelopak yang rangkap melingkar, tebal, besar, dan wangi yang murni.

2. Vaibhav

Vaibhav

Sedap malam ini adalah jenis hibrida memiliki bunga ganda di tangkai yang berukuran sedang. Bunga ini merupakan persilangan antara Mexican single dengan IIHR-2 Kuncup bunganya kehijauan kontras dengan kuncup Suvasini yang kemerahan, dan lokal Double. Bunganya berwarna putih. Tangkainya tumbuh 50 persen lebih tinggi dari pada Suvasini, sangat direkomendasikan untuk bunga potong. 

3. Pearl Double

Pearl Double

Bunga jenis inimemiliki bunga yang putih dan aroma yang manis, dikalangan tukang kebun jenis ini menjadi pilihan yang populer. Pearl adalah sedap malam dengan bunga ganda, dan memiliki banyak bunga yang tumbuh pada setiap batangnya yang seperti duri. Sedap malam ini memiliki daun yang panjang seperti pisau dan memiliki warna hijau sedang sampai dengan hijau gelap.

Jenis bunga ini banyak digunakan untuk  bunga potong dan karangan bunga, juga digunakan untuk menjadi minyak esensial. Sedap malam ini bisa ditanam di kebun ataupun di dalam pot, dan biasanya mekar di sekitar bulan Juli hingga Oktober.

4. Dian Arum

Dian Arum

Dian Arum adalah jenis sedap malam yang dikembangbiakan di Indonesia. Jenis ini punya batang dengan panjang lebih dari 75 cm. Diameternya tidak terlalu besar tetapi kekar. Jenis ini cocok dibuat menjadi karangan bunga dengan vas besar ataupun kecil. Diameter kuncupnya tidak besar tapi di saat mekar diameternya lebih besar dari 5 cm dengan warna kehijauan dan kemerahan di ujung.

Dian Arum memiliki banyak kelopak dan cukup tebal, sehingga mengesankan lebih padat. Kelopak yang  yang tebal memiliki kesegaran lebih lama. Jumlah kelopaknya menjadi karakter yang membedakan Roro Anteng dengan Dian Arum yang berasal dari Pasuruan Jawa Timur.

Jenis Variegata

Jenis yang berikut ini memiliki ragam bentuk daun yang bergaris, lebih dikenal dengan sebutan “Variegata”. Pada jenis ini pada daunnya terlihat garis yang keperakan atau kuning keemasan. Lembaga Penelitan Botani Nasional, Lucknow telah mengembangkan dua jenis baru dengan nama Rajat Rekha dan Swarna Rekha dengan cara irradiasi gamma.

1. Rajat Rekha

Rajat Rekha

Jenis Rajat Rekha adalah bunga hasil mutasi dengan menggunakan sinar gamma, dengan cara menyinari umbi bunga tunggal. Jenis ini adalah varietas bunga tunggal yang dirilis oleh National Botanical Research Institute (NBRI) Lucknow. Bunganya memiliki garis-garis putih keperakan di sepanjang tengah daun.

2. Swarna Rekha

Swarna Rekha

Bunga ini aadalah varietas bunga ganda yang dirilis oleh NBRI, Lucknow. Bunganya  ganda dengan tangkai berwarna kuning keemasan di sepanjang tepi daun. Jenis ini adalah hasil mutasi dengan cara diinduksi sinar gamma, yang mengakibatkan terjadi sintesis klorofil yang mengakibatkan warna daun berubah.

Sayangnya pengembangbiakan sedap malam di Indonesia masih sedikit. Diharapkan dimasa depan Indonesia juga dapat mengembangkan lebih banyak jenis bunga sedap malam karena Sedap malam adalah bunga yang menjadi bagian penting dalam upacara keagamaan di Indonesia.  Apakah kamu kenal dengan jenis-jenis bunga sedap malam yang diulas di atas?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *