Bacaterus / Buah Naga / Inilah Jenis-jenis Buah Naga yang Terpopuler dan Terenak

Inilah Jenis-jenis Buah Naga yang Terpopuler dan Terenak

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 November 2019

Buah naga dikatakan pertama kali ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, tapi sekarang sudah tumbuh secara komersial di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Sejauh ini ada tiga spesies buah naga yang berbeda, tetapi sejumlah besar hibrida dari ketiga spesies itu tidak terbatas. Jadi, bisa disimpulkan kalau “induk”nya hanya ada tiga macam, tapi banyak sekali buah hybrid atau “peranakan” hasil kawin silang diantara ketiga buah itu.

Secara umum, akan lebih mudah jika kita membagi varietas buah naga berdasarkan warnanya, yaitu daging putih kulit merah muda, daging merah muda atau merah dengan warna kulit yang sama, serta daging putih kulit kuning. Yuk, kenalan lebih dalam dengan jenis-jenis buah naga bersama Bacaterus.

Buah Naga Non-Persilangan

Pertama-tama, mari membahas buah induknya dulu alias buah naga yang alami, tidak dibuat-buat. Sejauh ini baru ditemukan tiga macam buah naga, dan mereka semua sudah dikomersilkan alias memang ditanam untuk diperjual belikan.

1. Buah Naga Putih

Ini adalah buah naga yang paling umum diketahui. Kita menyebutnya buah naga putih. Ciri-cirinya adalah dagingnya berwarna putih dan kulitnya berwarna pink alias merah muda. Ini adalah varietas buah naga yang paling umum. Jenis ini disebut Hylocereus undatus. Daging buah naga putih ini tidak semanis (malah cenderung hambar) dibandingkan buah naga dengan daging merah atau merah muda.

Buah naga ini memiliki banyak hybrid, mereka dapat dijual dengan nama Alice, Cosmic Charlie, David Bowe, Guyute, Harpua, L.A Woman, Neitzel, Seoul Kitchen, Thompson dan Jaina Vietnam. Kalau Anda melihat nama-nama berikut, itu berarti buah naga putih, jadi Anda tak perlu bingung lagi, ya.

2. Buah Naga Merah

* sumber: realtropicals.com

Red dragon fruit alias buah naga merah adalah varietas lainnya yang umum diketahui selain buah naga putih. Buah naga yang memiliki kulit merah muda, atau kulit dan daging yang bukan berwarna putih, disebut Hylocereus polyrhizus.

Buah naga merah tumbuh sebagai tanaman kaktus yang panjang, tipis, dan merambat. Karenanya, tumbuhan buah naga merah ini sering terlihat menempel di pohon, pagar atau dinding.

Dari luar, buah naga merah terlihat hampir identik dengan varietas buah naga berdaging putih. Tapi, buah naga merah ada yang memiliki kulit berwarna merah muda hingga magenta. Daging magenta cerah dari buah naga merah merupakan hasil dari senyawa yang disebut betacyanin, yaitu pigmen yang sama yang ada dalam bit dan buah prickly pear.

Variasi buah naga ini rasanya lebih manis (dan ada sedikit rasa asam) dari pada yang berdaging putih, dan seringkali berukuran lebih besar juga (bahkan ada yang pernah menemukan red dragon fruit seberat 4,5 kg!). Sama seperti buah naga putih, varietas ini juga sangat banyak dikawin silangkan, dan menghasilkan buah naga bernama Bloody Mary, Red Jania, Voodoo Child dan Zamorano.

Buah naga merah mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi dan memiliki kandungan serat yang tinggi. Mereka juga merupakan sumber kalium dan fosfor yang baik, serta mineral dan vitamin B kompleks lainnya.

Buah naga merah kaya akan protein, antioksidan (dari betacyanins), likopen dan karoten. Tapi, makan terlalu banyak buah naga merah dapat menyebabkan efek pencahar. Jadi, kalau tidak mau mules-mules, makannya yang sewajarnya saja, ya. Hihi.

3. Buah Naga Kuning

Hylocereus megalanthus, alias yellow dragon fruit adalah varietas terakhir yang asli dari buah naga. Ini adalah spesies kaktus dalam genus Hylocereus. Kaktus ini merupakan tanaman asli Amerika Selatan bagian utara, dan buahnya yang berwarna kuning ini bisa dikonsumsi.

Fun fact: buah naga kuning adalah satu-satunya buah naga yang berduri! Ketika dipasarkan, tentu duri-durinya dibuang terlebih dahulu. Buah naga kuning juga memiliki waktu panen berbeda. Mereka matang dari bulan November akhir hingga Februari. Buah naga ini juga tidak bisa dibantu apalago dipaksa untuk berbuah, karena mereka menyerbuki dirinya sendiri untuk berbuah (self pollinating).

Ciri-ciri buah naga kuning, dan yang paling mencolok, adalah kulitnya yang berwarna kuning cerah. Sedangkan daging buahnya putih (tapi cenderung transparan) seperti varietas white dragon fruit. Terus, sangat kontras kalau buah naga ini memiliki ukuran yang kecil! Ukuran buah ini paling tidak cuma 1/2 dari buah naga putih.

Buah naga kuning memang memiliki ukuran yang paling kecil (buahnya yang paling besar hanya mencapai 340 gr) diantara varietas yang lain, tapi dagingnya termasuk yang paling manis! Sayangnya, buah naga kuning tidak diproduksi dalam skala massal seperti varietas lain. Ini dijual hanya sebagai buah naga kuning juga, belum ada hasil hybrid-nya, atau mungkin memang tidak bisa dikawin silang.

Sayangnya, buah naga ini sangat jarang dibudidayakan di negara kita. Dan, kalau pun ada, harganya sangat fantastis. Jika buah naga putih dan merah dijual sekitar Rp 15 – 30 ribu per kg, buah naga kuning bisa dijual Rp 200 ribu per kg!

Buah Naga Persilangan

Persilangan (bahasa inggris: hybridization atau crossing) dalam istilah biologi adalah perkawinan antar individu ataupun populasi yang berbeda secara genetik, untuk menghasilkan gabungan sifat dari tetua (induknya) ataupun rekombinasi gen-gen pada keturunannya.

Nah, karena varietas asli buah naga hanya ada tiga, banyak sekali orang yang bereksperimen menciptakan buah naga lainnya, dan mereka berhasil! Ada puluhan macam buah naga di dunia ini, beberapa diantaranya akan Bacaterus bahas di sini.

1. Buah Naga Delight

Buah Naga Delight

* sumber: www.houstonbamboonursery.com

Buah naga delight, atau pink delight, merupakan hasil kawin silang Hylocereus polyrhizus dan Hylocereus undatus, alias buah naga merah dan putih. Delight ditanam dari pilihan bibit oleh California Rare Fruit Growers. Hasilnya adalah buah berukuran sedang hingga besar dengan berat maksimal 450 gr.

Buah naga delight memiliki daging yang manis dengan tekstur halus, dan yang paling menarik adalah warna merah muda pucatnya yang unik. Sama seperti buah naga kuning, buah naga ini melalui penyerbukan sendiri, sehingga mereka akan menghasilkan buah tanpa penyerbukan tangan.

2. Buah Naga Zamorano

* sumber: toptropicals.com

Zamorano dragon fruit cactus (Hylocereus polyrhizus) memiliki ciri-ciri warna merah marun dengan ujung berwarna merah. Dagingnya juga berwarna merah marun, rasanya tajam dan lezat. Zamorano juga merupakan varietas buah naga yang melakukan penyerbukan sendiri.

Hasil buahnya berukuran sedang dengan berat sekitar 220-450 gr. Cita rasa zamorano itu sederhana, tapi manis. Anda bisa memakannya langsung, dijus, ataupun dijadikan garnish.

Para petani menyukai jenis ini karena tanamannya mudah disesuaikan dengan berbagai kondisi pertumbuhan dan tanah. Kaktusnya mekar pada malam hari, mempertontonkan bunga bulat dan besar sekitar 25-40 cm yang sangat harum dan indah. Kaktus ini menghasilkan buah terbaik bila dibiarkan “memanjat” di atas goni yang dibungkus totem, terali, atau bahkan pohon.

Ya, itulah beberapa macam buah naga yang ada, dan yang mungkin Anda temukan, di pasaran. Kalau favorit Anda buah naga yang mana, nih? Jangan lupa lihat artikel Bacaterus lainnya seperti Manfaat Buah Naga dan Resep Buah Naga, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *