Bacaterus / Buah / 10 Jenis Buah Anggur yang Banyak Dibudidayakan di Dunia

10 Jenis Buah Anggur yang Banyak Dibudidayakan di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 November 2019

Buah anggur sudah lama dibudidayakan di Indonesia. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian, sebanyak 70 persen anggur ditanam untuk dijadikan minuman anggur. Dari sekitar 10.000 jenis anggur yang termasuk ke dalam famili Vitaceae, yang digunakan dalam pembuatan minuman anggur hanya sekitar 1.300. Selain untuk minuman, buah ini juga menjadi pilihan camilan lezat dan sehat.

Jenis anggur dikelompokkan kedalam beberapa cara yang berbeda termasuk anggur merah atau hijau (atau juga putih), anggur minuman (wine) atau anggur makanan (table grape), biji dan tak berbiji, dan beberapa perbedaan lainnya. Mungkin kamu masih bingung jenis anggur mana yang bisa dikonsumsi langsung dengan anggur yang digunakan untuk wine. Kalau begitu, simak ulasannya berikut.

1. Moon Drops

Moon Drops (Copy)

Baru di tahun 2018 anggur berkulit ungu dengan bentuk memanjang ini dijual di pasaran. Orang yang berjasa atas varietas ini adalah Dr. David Cain. Dia seorang pengembang tanaman dan ilmuwan yang bekerja untuk perusahaan anggur Grapery. Perusahaan ini mengembangkan varietas baru. David Cain telah mengembangkan moon drops selama sekitar 15 tahun dari sample anggur Timur Tengah.

Buah anggur ini bukan hasil rekayasa genetik melainkan hasil pengembangan biasa maka tak heran butuh waktu lama untuk menjadi jenis baru. Bentuk anggur ini seperti jari dengan warna ungu tua dan kulitnya hampir berwarna hitam. Dagingnya mengkal juga renyah dan bertahan di lemari es selama berhari-hari. Rasanya manis, tapi tidak terlalu manis dan agak seperti anggur jeli.

2. Flame Seedless

Flame Seedless (Copy)

Anggur ini merupakan hasil persilangan antara Thompson Seedless dengan Cardinal, dan varietas lainnya. Varietas ini memiliki penampilan seperti kebanyakan buah beri tanpa biji, berukuran sedang, berbentuk bulat dan berwarna merah tua. Tandannya berukuran sedang hingga besar. Buah ini memiliki kulit yang renyah dengan daging yang mengkal, renyah tetapi berair dan rasanya manis-asam.

Flame seedless biasanya dikonsumsi langsung atau dikeringkan menjadi kismis. Umumnya, anggur ini matang lebih awal, sebelum Thompson Seedless. Varietas awal anggur ini dikembangkan oleh program pembudidayaan USDA dan merupakan varietas utama di Australia.

3. Red Globe

Red Globe (Copy)

Anggur Red Globe dikembangkan dari varietas kaisar yang dilakukan pada tahun 1980. Red globe sangat populer di pasar Asia. Tandannya besar, berbentuk kerucut juga terisi penuh. Anggur red globe ini memiliki ukuran besar, berwarna merah muda, merah, dan bentuknya sangat besar dan bulat. Anggur ini tak memiliki biji besar. Buahnya renyah dan rasanya cukup lembut dan dagingnya cukup tebal.

4. Kyoho

Kyoho (Copy)

Anggur kyoho memiliki ukuran sebesar buah plum. Jenis anggur ini adalah anggur terbesar yang bisa ditemukan di pasaran. Nama “Kyoho” diterjemahkan dari bahasa Jepang menjadi “anggur gunung-raksasa,” nama anggur yang berasal dari Gunung Fuji. Anggur hitam ini dibiakkan secara khusus pada 1930-an dan merupakan hasil persilangan antara anggur Ishiharawase dan Centennial.

Di Jepang, anggur ini disajikan sebagai pencuci mulut atau dijus. Bisa juga dicampur menjadi koktail chuhai tradisional. Anggur hitam-ungu besar dan gelap ini memiliki biji besar yang tidak bisa dimakan dan kulitnya tebal dan rasanya pahit. Untuk memakannya, harus dikupas dulu bagian luarnya agar bisa menikmati buah manis di dalamnya. Rasa anggur ini memiliki rasa yang mirip dengan anggur Concord.

5. Delaware

Delaware (Copy)

Nama anggur jenis ini sesuai dengan kota tempat pembudidayaannya, yaitu kota Delaware, Ohio. Anggur ini dibudidayakan pada akhir 1840-an. Jenis anggur ini awalnya dibudidayakan untuk menjadi anggur minuman tetapi dengan cepat berubah menjadi anggur meja karena memiliki rasa yang enak dan kurang memiliki nilai jika dibuat menjadi wine.

Saat ini, anggur Delaware lebih populer di Jepang dan Korea Selatan dibandingkan di negara asalnya. Delaware memiliki ukuran yang relatif kecil, biasanya berbentuk oval dengan warna kulit merah pucat, memiliki daging berwana hijau yang transparan dan berair dengan biji yang sedikit. Rasa anggur Delaware manis ringan dan biasanya dimakan langsung atau disajikan dingin dengan hidangan gurih.

Di Jepang, anggur ini merupakan salah satu anggur dengan harga tertinggi, dan sering diberikan sebagai hadiah yang sangat berharga untuk teman dan anggota keluarga.

6. French Mosaic

French Mosaic (Copy)

French Mosaic adalah salah satu anggur paling mahal di dunia. Mungkin anggur ini berasal dari abad ke-12 dan berasal dari Prancis barat daya. Anggur meja khusus ini memiliki kulit berwarna mulai dari hijau muda hingga keemasan, seringkali memiliki bitnik-bintik berwarna biru atau ungu. Daging anggur ini berwarna hijau transparan dan rasa buahnya sangat manis seperti madu.

Jenis anggur ini sebagian besar ditanam di Perancis dan dikonsumsi di seluruh Eropa Barat. French Mosaic Mosaik biasanya dimakan langsung atau bisa juga digunakan sebagai topping untuk hidangan penutup.

7. Sultana

Sultana (Copy)

Hampir sama seperti Thompson Seedless di Amerika dan Kanada, anggur Sultana adalah salah satu anggur yang paling banyak dibudidayakan secara komersial di dunia. Biasanya anggur ini dikonsumsi sebagai anggur meja. Kemungkinan besar sultana berasal dari Timur Tengah dan diperdagangkan di seluruh Kekaisaran Ottoman selama ratusan tahun.

Adalah kekaisaran Ottoman yang memperkenalkan sultana ke Eropa Barat. William Thompson, ahli Hortikultura, yang namanya digunakan pada anggur Thompson Seedless, pada tahun 1870-an membawa Sultana ke California untuk pertama kali. Sultana memiliki ukuran sedang dan berwarna hijau pucat tanpa biji. Rasa anggurnya manis dan daging hampir bening dan cukup mengkal.

Sultana bisa dimakan langsung, dicampur sebagai bahan makanan, dibuat wine juga dibuat kismis. Anggur sultana adalah tanaman yang cukup kuat dan mudah beradaptasi dan tumbuh paling baik di daerah beriklim hangat. Sultana sekarang ini banyak dibudidayakan di Amerika Serikat dan sebagian Kanada, sebagian Cina, Turki, Chili, Australia, dan Eropa Barat.

8. Calmeria

Calmeria (Copy)

Anggur berwarna hijau pucat dan berbentuk lonjong ini memiliki beberapa biji kecil dengan kulit yang relatif tebal. Varietas anggur juga disebut dengan nama “ladyfinger” karena buahnya berbentuk memanjang atau lonjong. Rasa anggur ini ringan dan tajam. Varietas akhir ini diproduksi di wilayah Greater Sunraysia, Australia, dan merupakan jenis anggur yang menjadi ekspor utama ke Asia.

9. Sweet Jubilee

Sweet Jubilee (Copy)

Anggur yang berasal dari seri Grapery’s Flavour Promise ini, pada tahun 2012 sempat menjadi perhatian. Sweet Jubilee adalah salah satu varietas unggulan yang ditanam oleh Grapery. Butiran buah anggur ini sangat besar sehingga dapat dipotong seperti sebuah apel. Anggur ini dapat dimakan mentah, disatukan dalam sandwich selai kacang atau panggang ringan untuk memberikan salad buah sensasi smoky.

Anggur ini berwarna hitam dan berbentuk oval besar dengan tandan yang terisi banyak. Rasa anggur sweet jubilee manis dengan daging yang  mengkal. Anggur ini tumbuh di California tengah.

10. Champagne

Champagne (Copy)

Anggur ini bukan anggur yang dibuat sebagai minuman bersoda oleh orang Perancis meskipun mungkin sebagian orang berpikir seperti itu. Sebenarnya nama resmi anggur berukuran mungil ini adalah Zante Currant meskipun secara teknis ini bukan kismis. Terkadang juga disebut dengan nama Black Corinth. Champagne diperkirakan berasal dari Asia dan/atau Yunani.

Saat ini sebagian besar champagne tumbuh di Eropa dan Amerika Serikat. Anggur ini juga populer di kalangan koki. Champagne juga dapat ditemukan dalam ukuran kira-kira sebesar kacang polong sehingg pas jika dibuat untuk hiasan di piring. Selain itu, champagne bisa juga dimakan sebagai camilan atau sebagai kudapan untuk anak-anak. Rasanya manis dan lembut dan renyah.

Anggur memiliki jenis yang sangat beragam dan tentunya tiap-tiap varietas ini memiliki karakteristik yang berbeda. Selain untuk makanan dan minuman, anggur juga ternyata dapat mencegah kanker, memperlambat pertumbuhan sel tumor dan memerangi radikal bebas karena anggur mengandung antioksidan resveratrol. Apakah kamu sudah mengkonsumsi anggur hari ini?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar