Bacaterus / Sayuran / Inilah 10 jenis Jamur yang Enak & Bisa Dimakan dengan Aman

Inilah 10 jenis Jamur yang Enak & Bisa Dimakan dengan Aman

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Oktober 2019

Makan bakso pakai jamur, makan burger pakai jamur, bahkan makan mie ayam pun juga bisa dikasih jamur. Popularitas jamur kian meningkat seiring berjalannya waktu. Sudah banyak masyarakat Indonesia yang sangat mengidolakan jamur sebagai makanan. Bahkan, semakin banyak jenis jamur yang bisa diolah menjadi makanan yang lezat.

Bagi Anda yang ingin mengetahui jenis jamur yang bisa dimakan, Bacaterus telah merangkumnya di artikel ini. Kenali jenis-jenis jamur yang aman untuk dikonsumsi agar Anda bisa berhati-hati dan tidak terkecoh memakan jamur yang berbahaya bagi tubuh Anda.

10 Jamur yang Bisa Dimakan

1. Jamur Kuping

Jamur Kuping Jamur yang Bisa Dimakan

Di antara beragam jenis jamur yang bisa dimakan, jamur kuping adalah jenis jamur yang paling familiar. Jamur dengan tesktur yang renyah ini dibagi menjadi tiga macam, yaitu jamur kuping putih, jamur kuping hitam, dan jamur kuping merah. Namun yang paling umum adalah jamur kuping hitam dan jamur kuping putih.

Usut punya usut, jamur kuping ternyata dapat mengatasi panas dalam, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mencegah gumpalan darah yang dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Jamur kuping memang paling enak dimasak dengan kuah yang gurih. Nah, kalau Anda biasa memasak jamur kuping dengan resep apa?

2. Jamur Tiram

Jamur Tiram

Adakah yang suka makan jamur crispy? Jika ya, ternyata sebagian besar pedagang jamur crispy menggunakan jamur tiram sebagai bahan bakunya. Jamur ini memiliki bentuk tudung seperti cangkang kerang dan bagian atasnya memiliki cekungan di tengah. Warna jamur tiram adalah putih sampai dengan cream.

Jamur yang harganya cukup terjangkau ini memiliki manfaat untuk mencegah anemia, meningkatkan sistem imunitas sehingga Anda tidak mudah sakit, dan mencegah kanker. Sangat mudah untuk menemukan jamur tiram di Indonesia karena jamur ini dapat tumbuh dengan mudah di mana-mana. Bahkan, jamur tiram juga sudah dibudidaya oleh para petani jamur di Indonesia.

3. Jamur Enoki

Jamur Enoki

Eits! Yang satu ini bukan kecambah, ya! Ini adalah jamur enoki yang memiliki nama ilmiah Flammulina velutipes. Enoki dikenal sebagai jamur musim dingin karena banyak dijumpai di negara-negara yang memiliki musim salju. Meskipun di Indonesia tidak ada musim salju, tetapi jamur ini sudah banyak dijual di tanah air, lho.

Harga jamur enoki di Indonesia memang sedikit lebih mahal dibanding jamur-jamur lainnya. Akan tetapi, harganya cukup worth dengan rasa jamurnya yang enak. Di negeri tirai bambu, enoki biasa digunakan sebagai resep pengobatan tradisional. Konon, jamur enoki dapat melancarkan buang air besar sehingga Anda tidak mengalami sembelit.

4. Jamur Kancing

Jamur Kancing

Dinamakan jamur kancing karena jamur ini memang berbentuk bulat mirip kancing pakaian. Warna jamur ini bisa putih, cream, sampai dengan cokelat. Jamur yang bisa dimakan ini memiliki tekstur yang gurih dan paling mudah dimasak apa saja.

Manfaat jamur yang memiliki nama ilmiah Agaricus bisporusi antara lain adalah menurunkan kolesterol, menambah jumlah sel darah merah karena mengandung asam folat, dan menangkal radikal bebas. Tak susah untuk menemukan jamur kancing karena saat ini sudah banyak dijual di Indonesia. Namun karena jamur ini juga dijual dalam bentuk kalengan, sebaiknya Anda membeli jamur kancing yang segar agar lebih sehat.

5. Jamur Merang

Jamur Merang

Yang satu ini juga merupakan jamur yang bisa dibudidaya dengan mudah. Ya, jamur merang juga cukup sering dijumpai di Indonesia. Bahkan, jamur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai topping salad atau Chinese food seperti Cap Jay.

Ada sejumlah manfaat yang ditawarkan oleh jamur yang teksturnya lembut dan rasanya manis ini, misalnya mencegah pertumbuhan sel kanker, memperkuat sistem imunitas tubuh, dan mendukung diet sehat bagi penderita diabetes. Kandungan kalori dan lemak yang rendah pada jamur merang membuatnya cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

6. Jamur Shitake

Jamur Shitake

Dari namanya saja Anda pasti sudah bisa menebak bahwa jamur ini sangat terkenal di negeri sakura. Shitake adalah jamur yang bisa dimakan dan banyak dibudidayakan dengan serius di Jepang. Usut punya usut ternyata negara pertama yang membudidayakan jamur ini adalah Tiongkok. Tiongkok membudidayakan jamur shitake sejak 900 tahun yang lalu, pada tahun 1940 barulah Jepang turut membudidaya jamur shitake.

Anda dapat memasak jamur ini sebagai campuran sup miso atau gorengan pendamping tempura. Adapun manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengkonsumsi jamur shitake adalah melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kekuatan tubuh, dan memelihara kesehatan jantung karena memiliki kandungan yang dapat mengontrol kolesterol di dalam darah.

7. Jamur Truffle

Jamur Truffle

Boleh dibilang bahwa jamur truffle merupakan jamur yang paling mahal di antara jamur yang bisa dimakan lainnya. Jamur ini sangat eksklusif dan biasa disajikan di restoran-restoran bintang lima. Truffle tumbuh dengan menempel di akar pohon.

Penyebaran spora jamur ini diperoleh melalui fungivora, hewan yang mengkonsumsi jamur-jamuran. Untuk menemukan jamur truffle biasanya butuh bantuan anjing atau babi betina yang memiliki penciuman tajam. Walaupun rupanya tidak secantik jamur-jamur lain, tetapi rasa jamur truffle sangat lezat. Bahkan, jamur ini bisa dihargai sangat mahal di pasaran.

8. Jamur Matsutake

Jamur Matsutake

Kalau jamur truffle merupakan jamur termahal di dunia, matsutake ini adalah jamur termahal di Jepang. Jamur ini biasa tumbuh di hutan pinus dan hanya bisa dipanen pada saat musim gugur. Di Jepang, jenis jamur ini tergolong makanan yang sangat mewah dan mahal.

Aroma wangi dari jamur ini sangat kuat dan menggugah selera. Bahkan, matsutake bisa dimakan dengan dipanggang sebentar di atas api atau ditanak bersama beras sehingga menjadi nasi matsutake.

9. Jamur Maitake

Jamur Maitake

Jepang memiliki begitu banyak jenis jamur yang terkenal, salah satunya adalah jamur maitake. Jamur yang satu ini bukan sembarang jamur karena harganya juga sangat mahal. Tingginya harga maitake disebabkan karena jamur ini tergolong langka.

Manfaat yang ditawarkan jamur maitake sungguh luar biasa. D-fraction di dalam jamur maitake dapat meningkatkan efektivitas protein sekaligus menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, maitake juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mengontrol kadar kolesterol dalam darah.

10. Jamur Lingzhi

Jamur Lingzhi

Lingzhi adalah jamur yang ditemukan oleh seorang petani bernama Shen Nong. Petani ini mendapat julukan sebagai petani suci karena memiliki kemampuan dalam menilai tanaman yang bisa menjadi obat. Dahulu hanya raja dan bangsawan Cina saja yang dapat mengkonsumsi jamur lingzhi.

Namun sekarang, jamur ini bisa diperoleh dengan mudah walaupun harganya tidak murah. Sifat panas dan pedas dari jamur ini dapat melindungi organ tubuh lain sekaligus mengobati organ tubuh yang bermasalah. Usut punya usut, lingzhi juga bisa menjadi anti-HIV dan anti-alergi alami.

Sejumlah jamur yang bisa dimakan ini sangat aman untuk dikonsumsi. Anda bisa membeli jamur-jamur di atas untuk memasak atau mengolahnya menjadi obat tradisional.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar