Bacaterus / Jajanan / 10 Jajanan Pasar Legendaris Indonesia yang Menggugah Selera

10 Jajanan Pasar Legendaris Indonesia yang Menggugah Selera

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Desember 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Indonesia sudah dikenal sebagai negeri yang memiliki sangat banyak warisan kuliner. Di setiap wilayah, kamu bisa menemukan kuliner-kuliner khas dengan cita rasa yang lezat. Salah satu kuliner legendaris Indonesia yang bisa cukup mudah kamu temui di berbagai tempat misalnya adalah aneka kuliner jajanan pasar.

Aneka kuliner ini disebut jajanan pasar karena umumnya dijual oleh para pedagang di pasar tradisional ketika pagi hari. Kuliner jajanan pasar ini biasanya merupakan semacam kue basah atau makanan-makanan dengan porsi kecil dengan penampilannya yang menarik dan cita rasa yang khas. Inilah 10 jajanan pasar khas Indonesia yang harus kamu coba saat berwisata kuliner.

1. Kue Apem

Kue Apem

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=qxS0G5vuZvU

Kue apem merupakan kue yang terbuat bahan utama tepung beras. Tepung beras tersebut akan didiamkan selama satu malam, kemudian dicampur dengan telur, gula, santan, dan tape. Konon, kata apem berasal dari Bahasa Arab “affan” yang bermakna ampunan. Apem menjadi sajian khas pada acara selamatan jelang Ramadhan untuk memohon ampunan.

Kue Apem sangat terkenal di daerah Jawa. Kue ini juga selalu hadir dalam setiap upacara tradisional di wilayah Jawa dan keraton. Kue apem memiliki tampilan seperti mangkok kecil dengan warna yang beragam.

2. Onde-Onde

Onde-Onde

* sumber: selerasa.com

Onde-onde merupakan sejenis kue dengan bentuk bulat dan permukaannya dipenuhi dengan butiran wijen. Kue ini terbuat dari bahan utama tepung terigu atau tepung ketan yang kemudian digoreng lalu ditaburi wijen. Ada banyak varian isi onde-onde, namun yang paling sering ditemui adalah onde-onde isi kacang hijau.

Konon jajanan pasar ini sudah ada sejak masa kerajaan Majapahit dan begitu terkenal di wilayah Mojokerto. Namun rupanya asal mula kue ini adalah dari Tiongkok dan berasal dari kekuasaan Dinasti Zhou. Onde-onde kemudian dibawa masuk ke Indonesia pada tahun 1500 masehi oleh Laksamana Cheng Ho dari Dinasti Ming.

3. Klepon

Klepon

* sumber: www.masakapahariini.com

Jajanan pasar yang disebut klepon ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk menjadi bola-bola kecil dan diisi dengan gula merah kemudian direbus dalam air mendidih. Setelah matang,  klepon kemudian akan digelindingkan di atas parutan kelapa sehingga permukaan klepon akan dipenuhi taburan kelapa.

Klepon biasanya berwarna putih atau hijau yang berasal dari daun suji atau daun pandan. Saat digigit, gula merah di dalam klepon akan lumer di mulut dan memberikan cita rasa yang manis. Kue ini sudah ada sejak tahun 1500-an dan popularitasnya kala itu bahkan sampai ke negeri Belanda.

4. Lemper

Lemper

* sumber: id.wikipedia.org

Lemper adalah jajanan pasar yang berbentuk seperti lontong dan dibungkus menggunakan daun pisang. Lemper terbuat dari bahan dasar beras ketan yang didalamnya diberi isian berupa abon atau daging cincang. Beras ketan yang dibuat menjadi lemper juga dicampur dengan santan sehingga memberi cita rasa yang gurih.

Bagi masyarakat Jawa, lemper memiliki filosofi yang mendalam. Lemper diyakini sebagai singkatan dari “yen dilem atimu, ojo memper” yang berarti jangan merasa sombong saat dipuji dan tetaplah rendah hati. Selain dijajakan oleh para pedagang di pasar, lemper juga biasa disajikan pada acara syukuran atau perkumpulan warga.

5. Kue Putu

Kue Putu

* sumber: bisnisukm.com

Cara penjual kue putu dalam berdagang sangatlah khas, yaitu seperti suara peluit yang melengking tinggi. Suara ini merupakan suara uap yang keluar dari tabung bambu tempat memasak kue putu. Jajanan pasar ini terbuat dari tepung beras yang berupa butiran kasar dan dicampurkan parutan kelapa lalu diberi isian gula Jawa.

Kue putu diolah dengan cara dikukus dalam tabung bambu yang mengeluarkan suara khas tersebut. Kue ini berasal dari Tiongkok dan sudah ada sejak zaman dinasti Ming. Dalam kebudayaan Indonesia, kue putu juga tertulis dalam naskah Serat Centhini yang ditulis pada tahun 1814 pada masa kerajaan Mataram.

Baca juga: 10 Jajanan Pasar dari Tepung Beras yang Sangat Lezat

6. Putu Ayu

Putu Ayu

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=cgT3b8c0zKQ

Kue putu ayu merupakan kue jajanan pasar yang sangat populer terutama di daerah jawa Tengah. Kata “ayu” dalam Bahasa Jawa memiliki arti cantik, sesuai dengan tampilan kue ini yang terlihat cantik dan menarik. Kue putu ayu memiliki warna hijau terang dengan warna putih di bagian atasnya yang merupakan parutan kelapa muda.

Putu ayu dicetak dengan cetakan berbentuk bunga dan dimasak dengan cara dikukus. Kue ini memiliki paduan cita rasa gurih dan manis. Konon, putu ayu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pada zaman tersebut, kue ini juga menjadi status pembeda kelas, dimana putu ayu untuk orang Belanda dibuat dengan bahan yang lebih mahal dan premium.

7. Nagasari

Nagasari

* sumber: review.bukalapak.com

Nagasari atau dalam Bahasa Jawa disebut Nogosari adalah merupakan kue basah yang terbuat dari tepung beras, tepug sagu, santan, dan gula yang diberi isian pisang di bagian dalamnya. Pisang yang digunakan untuk membuat nagasari umumnya adalah pisang raja. Nagasari kemudian akan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus hingga matang.

Nagasari umumnya berwarna putih, namun ada juga nagasari yang dibuat berwarna merah, hijau, atau biru. Warna ini berasal dari gula merah, bunga telang, atau daun suji. Mulanya, nagasari muncul karena produksi beras masyarakat Indonesia yang berlimpah. Orang-orang kemudian mengolah beras tersebut menjadi tepung dan membuat kue basah ini.

8. Serabi

Serabi

* sumber: m.solopos.com

Kata serabi berasal dari Bahasa sunda “sura” yang berarti kasar. Jajanan pasar ini sudah ada sejak tahun 1923 silam. Kue serabi terbuat dari tepung beras atau tepung terigu yang dimasak menggunakan tungku dan cetakan yang terbuat dari tanah liat. Bentuk serabi sedikit menyerupai pancake dengan pori-pori di bagian permukaannya.

Ada dua jenis serabi yang umum ditemui, yaitu serabi manis yang diberi siraman saus gula merah atau kinca dan serabi asin yang biasa ditambahkan topping seperti kacang, oncom, atau telur. Kue ini seringkali menjadi pilihan untuk sarapan pagi. Proses pembakarannya yang menggunakan tungku dan kayu bakar juga membuatnya memiliki aroma yang khas.

9. Kue Cucur

Kue Cucur

* sumber: gencil.news

Jajanan pasar ini terbuat dari tepung beras dan gula aren yang digoreng sehingga memberikan cita rasa yang manis. Tampilan kue cucur berbentuk bulat dengan bagian tengahnya yang menggembung seperti gunung dan pinggirannya yang tipis. Konon, nama cucur berasal dari kata “ngocor” atau “ngucur”.

Istilah ngucur ini berasal dari proses pembuatan kue cucur dimana si penjual akan meneteskan adonan dalam jumlah banyak ke dalam loyang. Selain menjadi jajanan pasar yang legendaris, kue cucur juga selalu menjadi sajian ketika digelar upacara adat atau kegiatan tradisi.

10. Getuk

Getuk

* sumber: nyaribisnis.com

Getuk adalah jajanan pasar yang terbuat dari bahan utama ketela pohon atau singkong. Makanan ini berasal dari daerah Jawa. Getuk berasal dari singkong yang direbus kemudian ditumbuk atau digiling dan diberi pemanis gula serta pewarna. Getuk biasa disajikan dengan parutan kelapa sehingga memberi paduan cita rasa manis dan gurih.

Getuk sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. Kala itu, beras merupakan bahan pokok yang sulit didapatkan. Masyarakat kemudian beralih mengolah singkong menjadi makanan pokok, salah satunya adalah dengan membuatnya menjadi getuk. Ada dua varian getuk yang paling populer dan mudah ditemui di pasar, yaitu getuk singkong dan getuk lindri.

Itulah 10 aneka jajanan pasar legendaris khas Indonesia. Selain jajanan tadi, masih banyak sekali jajanan pasar lainnya tak tidak kalah lezat dan menggugah selera. Jajanan pasar manakah yang menjadi favoritmu dan selalu membuatmu rindu akan cita rasa khas Indonesia? Ceritakan di kolom komentar ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *