Bacaterus / Belanja Online / Sering Kirim Paket? Kenali Berbagai Istilah dalam JNE Ini

Sering Kirim Paket? Kenali Berbagai Istilah dalam JNE Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sebagai salah satu jasa pengiriman dan logistik yang terbesar di Indonesia, JNE berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi setiap pelanggannya. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya cabang JNE yang tersebar di kota-kota besar sampai di pedesaan. Selain itu, JNE juga memberikan fasilitas tracking pengiriman kita melalui website resminya.

Nah, bagi Anda yang sering mengirim paket menggunakan JNE, pernahkah Anda menyadari bahwa ada beberapa istilah dalam JNE yang memiliki arti tersendiri dan mungkin tidak dimengerti oleh orang awam? Bacaterus akan berbagi informasi mengenai istilah dalam JNE, mulai dari proses pengiriman, resi, sampai kode-kode yang muncul ketika tracking.

Istilah Saat Mengirim Paket JNE

Istilah Saat Mengirim Paket JNE

Baik dokumen maupun barang bisa dikirim melalui JNE ke mana pun tujuannya. Kehadiran JNE memang sangat memudahkan kita untuk mengirim paket ke luar kota atau luar negeri. Ketika mengirim paket melalui JNE, Anda akan menemukan berbagai istilah dalam JNE yang mungkin tidak Anda ketahui artinya. Kali ini, kami akan membahas seputar istilah yang dipakai pada proses pengiriman paket melalui JNE:

  • Super Speed (SS): Ini merupakan jenis layanan antar paket atau dokumen peka waktu yang harus diberangkatkan sesegera mungkin di luar jadwal rutin dari JNE.
  • YES (Yakin Esok Sampai): Layanan pengantaran paket atau dokumen dengan jaminan sampai di tempat tujuan pada esok hari (meskipun hari minggu dan hari libur nasional).
  • REG (Reguler): Layanan antar paket atau dokumen ke seluruh wilayah di Indonesia dengan estimasi sampai 1-7 hari kerja, tergantung zona daerah yang menjadi tujuan pengiriman.
  • OKE (Ongkos Kirim Ekonomis): Layanan antar paket atau dokumen ke seluruh wilayah di Indonesia dengan tarif yang sangat terjangkau. Akan tetapi, estimasi sampainya lebih lama dari layanan REG.
  • International Service: Layanan kirim paket dan dokumen ke berbagai negara di luar Indonesia.
  • Money Remittance: Layanan pengiriman uang dengan bekerjasama dengan perusahaan internasional yang bergerak dalam jasa pengiriman uang, Western Union.
  • JNE PickUp Point (JNE Pipo): Layanan alternatif bagi pelanggan dalam proses penerimaan kiriman.
  • JNE Online Payment (JOP): Fitur layanan terbaru dari JNE untuk pemesanan dan pembelian tiket kereta api atau pembayaran tagihan PLN, Telkom, dan Speedy. JOP sudah tersedia di beberapa cabang JNE di Indonesia.
  • JNE Online Booking (JOB): Layanan pengisian resi pengiriman dan melakukan pembayaran secara online. Setelah selesai, Anda hanya perlu menunjukkan kode booking kepada petugas counter JNE tanpa perlu mengantri lagi.

Istilah dalam Resi JNE

Istilah dalam Resi JNE

Setelah proses pengiriman paket atau dokumen selesai, Anda akan mendapatkan resi dari counter JNE. Resi ini merupakan tanda bukti pengiriman yang sah dari JNE. Pengirim paket atau dokumen sangat wajib menyimpan resi JNE ini sebagai bukti yang dapat ditunjukkan kepada penerima. Berikut adalah beberapa istilah dalam JNE yang meliputi resi pengiriman:

  • Resi (e-Consignment Note): Tanda bukti pengiriman yang sah dari JNE. Resi berisi keterangan pengirim, keterangan penerima, biaya yang harus dibayar oleh pengirim, dan nomor resi.
  • Nomor resi (No. e-connote): Nomor resi adalah sejumlah angka yang bisa dipakai untuk tracking posisi kiriman melalui situs resmi JNE.
  • Jenis Kiriman: Keterangan barang yang dikirim, biasanya DOC untuk dokumen dan PARCEL untuk pengiriman barang jenis apapun.
  • Layanan: Jenis layanan JNE yang dipilih oleh pengirim, seperti OKE, REG, atau YES.

Pada umumnya, pemilik online shop akan memberikan nomor resi kepada pembelinya agar kiriman dapat dilacak. JNE adalah salah satu jasa pengiriman yang memberikan keterangan detail mengenai posisi paket. Jadi, resi dan nomornya adalah hal yang penting saat mengirim paket atau dokumen melalui JNE.

Istilah dalam Status Pengiriman JNE

Istilah dalam jne Status Pengiriman JNE

Nomor resi bisa digunakan untuk melacak posisi pengiriman. JNE adalah perusahaan jasa pengiriman yang selalu meng-update posisi setiap kiriman. Namun, beberapa dari kita masih belum mengetahui istilah dalam JNE ketika proses pengirimannya. Berikut adalah informasi mengenai istilah atau kode status pengiriman paket yang biasa tertera ketika Anda melakukan pelacakan dengan menggunakan nomor resi:

  • Manifested: Barang sudah diterima JNE dan menunggu proses pengiriman selanjutnya.
  • On Process: Barang sudah dalam proses pengiriman.
  • On Transit: Barang yang dikirim sedang transit di kota lain dan sedang menunggu jadwal pengiriman ke kota atau daerah tujuan.
  • Received on Destination: Barang berada dalam kota atau daerah tujuan, tapi belum diantar oleh kurir ke tempat penerima.
  • With Delivery Courier: Barang sudah dibawa oleh kurir dan akan diantar ke tempat penerima dalam waktu 1-2 hari.
  • Delivered: Barang sudah diterima oleh penerima. Biasanya tertulis juga nama penerima paket saat Anda melakukan pelacakan di situs resmi JNE.
  • AU (Antar Ulang): Barang telah dibawa oleh kurir, tapi belum sempat diantar pada hari sebelumnya. Jadi, pengantaran barang akan dilakukan kembali pada hari ini.
  • BA (Bad Address): Alamat pengiriman tidak jelas dan meliputi kesalahan dalam menulis nama jalan, nomor RT/RW, nomor jalan, kode pos, dll.
  • MR (Misroute): Pengiriman salah menggunakan jalur atau tujuan yang salah. JNE akan berusaha membetulkan jalur pengiriman paket yang digunakan.
  • CC (Criss cross): Paket tertukar dengan paket lainnya.
  • Redelivery: Barang dijadwalkan untuk diantar ulang karena sebelumnya tidak ada penerima di alamat yang dituju.
  • CODA (Closed Once Deliver Attempt): Barang sudah diantar kurir ke alamat penerima yang tertera, tetapi alamat penerima salah atau kosong. Apabila muncul status ini saat tracking, sebaiknya pengirim/penerima segera menghubungi call center JNE.
  • Cnee unknown: Nama penerima paket tidak dikenali di tujuan pengiriman atau orang yang seharusnya menerima paket tidak tinggal di alamat tersebut.
  • NTH (Not at home): Saat paket diantar ke alamat tujuan, tidak ada orang yang menerima di tempat tersebut.
  • Box Delay: Barang ada di gudang JNE, tidak dikirimkan karena alamat salah atau tidak lengkap. Sebaiknya penerima mengambil barangnya langsung di gudang dengan menyebutkan nomor resi dan membawa KTP.
  • Invalid Bag: Status yang menunjukkan bahwa paket berada di tas yang salah sehingga mengikuti pengiriman di jalur yang salah.
  • LBA (Luar Batas Antar): Lokasi tujuan di luar zona pengiriman JNE, kasus ini terjadi ketika alamat pengantaran berada di daerah yang terpencil. Jika muncul status ini, disarankan penerima langsung menghubungi JNE untuk mengambil paketnya langsung di JNE.
  • AU to OPS: Barang yang sebelumnya tidak sampai ke penerima sudah diserahkan kembali ke operasional JNE untuk dikirim ulang.
  • Hand over: Barang telah diserahkan ke pihak lain untuk diteruskan pengirimannya, biasanya JNE pusat akan menyerahkan ke agen JNE lain yang lebih dekat dengan alamat pengiriman.
  • Pending undel: Paket tidak dikirm atau ditunda, sebaiknya penerima langsung mengambil paketnya di JNE pusat.

Beberapa istilah dalam JNE ini mungkin tidak diketahui oleh orang awam. Namun, dengan informasi ini, pengguna jasa layanan JNE jadi mengetahui istilah-istilah penting yang biasa muncul saat proses pengiriman, penerimaan resi, dan pelacakan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

2 Responses

  1. Kenapa paket saya belum sampai?
    Mohon penjelasannya.

  2. Klo yang JTR / JTR 250 itu apa ya?…
    Bisa di jelaskan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *