Bacaterus / Minyak Zaitun / Inilah Perbedaan Minyak Zaitun untuk Memasak dan Kecantikan

Inilah Perbedaan Minyak Zaitun untuk Memasak dan Kecantikan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Semua orang nampaknya menggembar-gemborkan betapa bermanfaatnya minyak zaitun bagi kesehatan, makanya kita harus selalu menyediakannya di dapur. Soalnya, memang sudah ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa minyak zaitun dapat mencegah berbagai macam penyakit seperti jantung, diabetes dll.

Selain itu, minyak zaitun juga memiliki manfaat untuk kecantikan karena dapat membantu melembapkan rambut, memberantas ketombe, serta melindungi kulit.

Bagaimanapun, minyak zaitun adalah sumber asam lemak omega-3, vitamin E dan antioksidan yang sangat kaya. Namun, tidak banyak orang yang menyadari ada berbagai jenis minyak zaitun yang tersedia di pasaran, dan jenis apa yang harus digunakan untuk memasak atau untuk kulit dan rambut Anda.

Sebelum Anda berinvestasi dalam minyak zaitun dan menggunakannya, penting untuk mengetahui berbagai jenis minyak zaitun dan untuk apa mereka digunakan. Harga minyak zaitun itu cukup mahal, bisa 2-3 kali lebih mahal dari minyak goreng biasa.

Jadi, jika tidak digunakan dengan benar, itu tidak akan memiliki efek menguntungkan. Minyak zaitun dinilai berdasarkan metode produksi, kadar keasaman, dan rasa. International Olive Oil Council (IOOC) menetapkan standar kualitas yang digunakan oleh kebanyakan negara penghasil minyak zaitun.

Ada tiga kelas dasar minyak zaitun yang dapat dimakan, yang sebenarnya bisa dibagi lagi jadi beberapa jenis dalam setiap kelas tersebut, seperti Minyak Zaitun Extra Virgin bisa dibagi lagi menjadi Extra Virgin Premium dan Extra Virgin saja.

Untuk Minyak Zaitun Virgin ada Fine Virgin, Virgin dan Semifine Virgin. Terakhir, untuk Olive Oil atau Minyak Zaitun biasa juga bisa dibagi lagi menjadi Pure Olive Oil dan Refined Oil.

Kiranya semua ini adalah empat jenis minyak zaitun yang paling umum ditemukan di pasaran. Nah, sekarang Anda perlu mengetahui minyak zaitun yang mana saja yang bisa digunakan untuk dikonsumsi dan mana saja yang untuk pemakaian luar.

Minyak Zaitun untuk Dikonsumsi

Minyak zaitun untuk memasak memiliki karakteristik tahan panas karena kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan senyawa fenoliknya. Kandungan-kandungan ini jauh lebih baik daripada minyak nabati lainnya, terutama minyak kelapa yang biasa orang Indonesia gunakan untuk menggoreng.

1. Extra Virgin Olive Oil

Pompeian Extra Virgin Olive Oil

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Extra Virgin Olive Oil adalah jenis minyak zaitun kelas satu, yang terbaik diantara yang terbaik. Ini adalah minyak yang bagus untuk dimakan, baik dalam rasa maupun kesehatan. Pokoknya minyak ini tidak boleh Anda lewatkan.

Ini adalah jenis minyak zaitun yang paling mahal, karena memang berkualitas tinggi. Minyak zaitun extra virgin sama sekali tidak dimurnikan dan memiliki tingkat keasaman terendah dibandingkan dengan jenis minyak zaitun lainnya. Ini juga sangat kaya akan antioksidan dan memiliki jumlah mineral dan vitamin tertinggi yang ditemukan dalam zaitun.

Tapi, gunakan minyak yang mahal ini hanya untuk salad dan pelengkap MPASI bayi, ya. Karena, memiliki titik merokok smoking point minyak ini sangat rendah dibandingkan dengan minyak lainnya, jadi tidak bisa dipakai memasak seperti menumis apalagi menggoreng deep fry.

Dan, bahkan jika minyak zaitun extra virgin dimasak pada suhu yang sangat rendah, itu bisa terbakar. Gunakan minyak zaitun extra virgin untuk membuat dressing salad, tuang di atas makanan dingin, atau bahkan selai roti dan cocolan makanan lainnya.

Minyak yang berwarna hijau keemasan ini akan menambahkan rasa juga untuk masakan Anda. Intinya jangan dipakai untuk memasak, tapi tuang pada masakan yang sudah jadi (dan sudah tidak panas). Kalau Anda memaksa pun, mau masak pakai minyak ini, maka vitaminnya bisa hancur.

2. Virgin Olive Oil

Extra virgin olive oil

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Setelah minyak zaitun extra virgin, minyak zaitun virgin adalah olive oil yang terbaik berikutnya. Ini juga merupakan jenis minyak zaitun yang tidak dimurnikan, yang berarti tidak ada bahan kimia atau panas yang digunakan saat mengekstraksi minyak. Satu-satunya perbedaan antara minyak zaitun extra virgin dan minyak zaitun virgin adalah tingkat keasaman oleat yang sedikit lebih tinggi pada jenis olive oil ini.

Perbedaan yang paling mencolok adalah, virgin olive oil atau minyak zaitun murni dapat digunakan untuk menumis sayuran dan juga untuk memasak. Bahkan Anda bisa memakainya untuk memanggang. Tapi, hindarilah menggunakan minyak zaitun virgin untuk menggoreng makanan, karena minyak ini memiliki titik asap atau smoking point yang rendah.

3. Refined Olive Oil

Minyak Zaitun yang Dimurnikan / Refined Olive Oil

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Menurut International Olive Oil Council, refined olive oil (minyak zaitun olahan) adalah minyak zaitun yang diperoleh dari minyak zaitun murni dengan metode penyulingan yang tidak menyebabkan perubahan pada struktur gliserid awal. Minyak olahan umumnya tidak berasa, tidak berbau dan tidak berwarna.

Minyak zaitun olahan umumnya lebih mudah ditemukan di toko-toko bahan makanan. Harganya juga lebih murah daripada minyak zaitun virgin. Namun, memang ada harga ada kualitas. Dibandingkan minyak zaitun extra virgin atau virgin biasa, minyak zaitun refined lebih rendah dalam hal vitamin, nutrisi dan bahkan rasa dan aroma.

Karena tidak mengandung antioksidan dan sifat anti inflamasi penting dari minyak zaitun, Anda juga tidak akan merasakan kepahitan yang biasanya terasa sedikit pada minyak zaitun lainnya. Jadi, refined olive oil ini cocok untuk keperluan memasak, bahkan menggoreng juga karena smoke point-nya mencapai 199-243°C. Tapi, minyak ini tidak cocok untuk topping/dressing.

Minyak Zaitun untuk Kecantikan

Minyak Zaitun untuk Kecantikan

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Pure olive oil alias minyak zaitun murni adalah campuran dari minyak zaitun extra virgin dan refined. Pure olive oil lebih rendah nilai gizinya dibandingkan dengan minyak zaitun murni. Makanya, minyak ini direkomendasikan penggunaannya sebagai minyak rambut dan kulit daripada untuk keperluan memasak.

Kenapa? Karena ketika minyak zaitun murni dipanaskan untuk keperluan memasak, akan keluar bau yang kurang sedap, sehingga akan mengganggu selera makan. Memang, semua benda itu punya manfaatnya masing-masing.

Nah, pure olive oil ini bagusnya dipakai ke kulit kepala, rambut dan kulit Anda. Minyak zaitun memiliki khasiat tersembunyi untuk menghilangkan ketombe, rambut keriting yang susah diatur dan juga kulit wajah, tangan, kaki atau area lainnya yang kering.

Ya, itulah perbedaan minyak zaitun untuk memasak dan kecantikan versi Bacaterus. Jadi, jangan salah beli dan salah pakai lagi. Paling mudahnya, sih, minyak zaitun untuk penggunaan luar biasanya ada tambahan aromanya, terus disimpannya juga di aisle/rak kecantikan atau dekat minyak urut kalau di swalayan.

Oh iya, kalau Anda ingin tahu banyak soal minyak zaitun maka Anda bisa membaca beberapa artikel dari Bacaterus, yakni Cara Mengonsumsi Minyak Zaitun dan Jenis Minyak Zaitun berikut ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *