Bacaterus / Tanaman Hias / Inilah 9 Cara Merawat Kaktus Mini yang Baik dan Benar

Inilah 9 Cara Merawat Kaktus Mini yang Baik dan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 Desember 2018

Kaktus adalah tumbuhan yang biasa hidup di gurun karena habitatnya memang daerah kering dan panas. Tapi, bukan berarti Anda tidak bisa memeliharanya di Indonesia yang kadang panas dan kadang hujan, loh. Bahkan Anda bisa merawat kaktus sebagai tanaman indoor juga. Kaktus yang biasa diperlihara di dalam rumah adalah kaktus berukuran kecil alias kaktus mini.

Kaktus tidak memerlukan pemeliharaan yang merepotkan, makanya banyak orang yang memilih kaktus sebagai tanaman indoor di rumah atau di kantor mereka. Jika Anda tipe orang yang tidak terlalu handal dalam berkebun, tidak perlu takut untuk mencoba memiliki kaktus mini di rumah. Ingin tahu cara merawat kaktus mini dengan benar? Bacaterus akan membahasnya sekarang.

9 Cara Merawat Kaktus Mini

1. Jadwal Menyiram

Cara Merawat Kaktus Mini

* sumber: www.craftaholicsanonymous.net

Rahasia untuk memiliki kaktus indoor yang sehat dan tahan lama adalah jadwal menyiram. Anda pasti tahu kalau kaktus merupakan tumbuhan yang tidak memerlukan banyak air, kan? Siram kaktus seminggu sekali dalam musim tanam.

Penyiraman air yang berlebihan dapat membunuh kaktus. Tapi, ketika dalam masa pertumbuhan, kaktus membutuhkan air selama satu minggu sekali. Fase pertumbuhan biasanya terjadi pada musim yang agak sejuk, berarti saat musim hujan.

Tapi, jika tanah di pot kaktus terasa kering saat disentuh, siram lah hingga tanahnya jadi basah (tapi tidak perlu berlebihan juga). Dan, jangan menyiram kaktus jika tanahnya masih terasa lembab, ya, karena hal ini dapat membuat kaktus busuk dan mati.

2. Beri Sinar Matahari

Beri Sinar Matahari cara merawat kaktus mini

* sumber: www.planthunting.com

Walaupun bisa dipelihara di dalam rumah, bukan berarti kaktus tidak membutuhkan sinar matahari sama sekali. Pindahkan pot kaktus ke tempat yang terkena sinar matahari. Karena, sebagian besar spesies kaktus membutuhkan beberapa jam sinar matahari langsung setiap harinya.

Kalau kaktus Anda terlihat jadi lebih kurus, berarti kaktus tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup. Kaktus adalah tumbuhan yang pintar, dia bisa mencari sendiri arah sinar matahari. Jika kondisinya sedang kurus (kurang sehat), maka kaktus akan tumbuh mengikuti arah sinar matahari. Hal ini akan mendorong pertumbuhan kaktus yang tidak seimbang.

Beberapa spesies kaktus lebih bagus jika mendapatkan sinar matahari langsung (disimpan di luar selama beberapa jam) daripada sinar matahari tak langsung (disimpan di dekat jendela di dalam rumah). Jadi, cari tahu terlebih dahulu perawatan terbaik untuk kaktus yang Anda pelihara seperti apa.

Namun, jika kaktus mulai terlihat menguning, memutih, atau mengoranye, kemungkinan besar kaktus Anda mendapatkan sinar matahari yang terlalu banyak. Jika hal itu terjadi, pindahkan kaktus ke tempat yang tidak terkena sinar matahari dan tidak perlu dijemur selama beberapa hari atau sampai warna kaktus kembali seperti semula.

3. Sirkulasi Udara harus Baik

Cara Merawat Kaktus Mini

* sumber: www.craftaholicsanonymous.net

Cara merawat kaktus mini yang selanjutnya adalah dengan memerhatikan sirkulasi udara di sekitar. Walaupun kaktus tidak terlalu menyukai semilir angin yang dingin, mereka tumbuh di daerah yang mendapatkan banyak udara segar. Karena, pada dasarnya semua tanaman pasti membutuhkan udara.

Jadi, Anda sebaiknya menyimpan kaktus mini di tempat yang ada ventilasi, jendela yang bisa dibuka, atau kipas anginnya. Penyimpanan kaktus di jendela kamar mandi atau dapur merupakan spot yang bagus, karena kaktus dapat menyerap kelembaban udara sebanyak yang mereka butuhkan.

4. Putar Pot

Cara Merawat Kaktus Mini

* sumber: www.craftaholicsanonymous.net

Setiap sebulan sekali, putar pot (ubah posisi) kaktus Anda. Kaktus akan tumbuh mengikuti arah sinar matahari, makanya jika Anda tidak pernah mengubah posisi kaktus, maka kaktus akan tumbuh secara tidak merata. Jadi, berikan sinar matahari yang sama untuk setiap sisi kaktus agar mereka dapat tumbuh dengan baik.

5. Beri Pupuk

Beri Pupuk

* sumber: www.gardeningknowhow.com

Sama seperti tanaman-tanaman lainnya, kaktus mini juga membutuhkan pupuk. Beri “makan” kaktus Anda seminggu sekali selama musim pertumbuhan (saat udara sejuk). Tapi, saat musim kemarau kaktus juga tetap membutuhkan pupuk. Dan, jangan beri pupuk kalau udara sangat dingin (musim hujan yang terjadi selama terus menerus).

6. Waspada Dormansi

Waspada Dormansi kaktus

* sumber: gardening.stackexchange.com

Dormansi adalah keadaan di mana tanaman atau sebagian tubuh dari tanaman berhenti tumbuh akibat keadaan sekitar yang tidak mendukung tanaman itu tumbuh dengan baik. Biasanya dormansi terjadi pada hari-hari sangat dingin (musim hujan yang lama) atau ketika udara sekitar lembab terus menerus.

Walaupun begitu, dormansi diperlukan oleh sebagian besar tanaman untuk me-recharge energi mereka, agar mereka dapat tumbuh dengan baik setelah masa dormansi. Ibaratnya seperti beruang yang berhibernasi pada musim dingin.

Siapkan kaktus Anda agar dapat melalui masa dormansi dengan cara mengurangi jumlah air (waktu penyiraman kaktus diubah menjadi 1 kali sebulan), tidak memberi pupuk sama sekali, dan memindahkan kaktus ke tempat yang lebih sejuk (dengan suhu ideal 7°C – 13°C).

7. Berantas Hama

Berantas Hama kaktus

* sumber: fishermansheadquarters.com

Iya, kaktus indoor juga bisa kena hama, loh! Apalagi jika Anda menyiram air pada kaktus terlalu banyak, maka akar kaktus dapat membusuk dan mengundang organisme yang dapat membuat kaktus mati. Beberapa hama yang paling sering menyerang kaktus adalah kutu putih, sisik, agas jamur, dan tungau laba-laba.

Untuk memberantas hama, siapkanlah pengusir hama yang bisa Anda beli di toko tanaman. Sebaiknya gunakan pengusir hama khusus untuk kaktus. Sebelum menyemprotkan anti hama, pertama-tama bersihkan terlebih dahulu hama dari kaktus sebisa Anda menggunakan air atau kain basah. Setelah itu baru semprotkan anti hama sesuai dengan petunjuk pada kemasan.

8. Ganti Pot

Cara Merawat Kaktus Mini

* sumber: www.craftaholicsanonymous.net

Cara merawat kaktus mini yang selanjutnya adalah dengan mengganti pot setiap setahun sekali. Pilih pot yang memiliki sistem keluar air yang baik yang ukurannya lebih besar dari pot yang sebelumnya. Isi pot dengan tanah campuran khusus untuk kaktus (Anda bisa mendapatkannya di toko tanaman).

Untuk memindahkan kaktus ke pot baru, pertama-tama pegang pangkal tanaman dengan kuat, lalu putar pot untuk mengeluarkan kaktus. Kedua, tepuk akar kaktus dengan lembut untuk menghilangkan tanah yang lama, buang akar yang kering (mati). Ketiga, masukkan tanah ke pot baru, tekan-tekan dengan jari Anda agar tanah jadi padat. Terakhir, letakkan kaktus di pot baru dan beri tanah di sekitarnya hingga akar kaktus tertutupi.

Selama dua minggu pertama pergantian pot baru, jangan siram kaktus Anda. Simpanlah kaktus di tempat yang terkena banyak sinar matahari (tapi bukan sinar matahari langsung). Setelahnya, Anda baru bisa menyiram kaktus seperlunya.

9. Mengembangbiakkan Kaktus Baru

Mengembangbiakkan Kaktus Baru

* sumber: besthomedecorideas.com

Cara merawat kaktus mini yang terakhir adalah tentang mengembangbiakkan kaktus. Kaktus yang dirawat dengan baik dapat tumbuh lebat dan menciptakan “bibit” yang bisa Anda pindahkan. Bibit kaktus ini bisa tumbuh menjadi kaktus baru jika Anda memindahkannya ke pot lain.

Pilih bibit kaktus yang gemuk, tidak cacat, dan sehat. Potong bibit dengan hati-hati agar tidak merusak induk maupun bibit. Setelah dipotong, jangan langsung menanam bibit tersebut, ya. Biarkan “luka” potongannya sembuh terlebih dulu dengan cara menyimpan bibit dengan posisi tidur selama 2 hari hingga luka mengering. Jika Anda langsung menanam bibit yang baru dipotong, yang ada bibit itu akan membusuk.

Jika luka kaktus udah mengering, siapkan pot baru. Isi pot dengan tanah khusus untuk menanam kaktus indoor jika ada. Ciri-ciri tanah yang tepat buat kaktus adalah yang tanahnya dapat mengalirkan air dengan cepat (tidak menahan air). Untuk hasil drainase air yang lebih maksimal, campurkan tanah dengan kerikil dengan perbandingan 2:1.

Semprot tanah hingga lembab/basah, tapi jangan sampai terlalu basah, ya. Baru, deh, letakkan potongan bibit kaktus di pot tersebut. Biarkan hingga akar tumbuh dengan sendirinya pada bibit. Hanya siram kaktus jika tanahnya terasa kering, ya.

Nah, itu dia langkah-langkah cara merawat kaktus mini dengan tepat dari Bacaterus. Sebenarnya merawat kaktus mini tidak sulit, asal mendapatkan sinar matahari dan air yang cukup, serta menggunakan tanah yang bagus, kaktus dapat tumbuh dengan baik.

Oh, iya, kalau menyiram kaktus sebaiknya menggunakan semprotan, ya. Bukannya meneteskan air apalagi menyiramnya dengan air hingga tanahnya banjir. Dan, yang perlu diperhatikan adalah Anda menyemprotkan air pada tanah, bukan pada kaktus. Bagaimana, mudah bukan merawat kaktus mini?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar