Bacaterus / Mie Instan / Bahaya! Inilah 10 Tips agar Tidak Kecanduan Mie Instan

Bahaya! Inilah 10 Tips agar Tidak Kecanduan Mie Instan

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Semua orang pasti pernah mengalami fase ketagihan mie instan, mulai dari anak kecil, ibu rumah tangga, anak kuliahan yang ngekost, orang kantoran, bahkan orang kaya yang biasa makan mewah pun bisa tergila-gila dengan mie instan kalau sudah mencobanya. Memang, mie instan itu enak banget. Lebih dari 100 miliar porsi mie instan dikonsumsi di seluruh dunia setiap tahunnya.

Mie instan dimulai dari Jepang. Pada mulanya, mie instan hadir sebagai makanan yang diciptakan untuk membantu menopang ratusan juta orang miskin di negara-negara dunia ketiga. Tapi, hingga kini mie instan masih menjadi makanan yang sangat laris manis, biarpun ada banyak makanan lainnya yang lebih sehat dan “layak” untuk dimakan. Berikut adalah beberapa dampak negatif mie instan bagi tubuh.

Bahaya Mie Instan

1. Kerusakan Jaringan Otak

Kerusakan Jaringan Otak

Mie instan memang enak, tapi, efeknya sama sekali tidak enak. Salah satu bahaya mengonsumsi mie instan adalah kerusakan pada brain tissue (jaringan otak). Zat kimia berbahaya yang ada di dalam mie instan akan menumpuk di dalam tubuh, dan lama kelamaan akan merusak sel jaringan otak Anda.

Efeknya memang tidak langsung terasa, mulai dari penururan transmisi sinyal otak, yang berpengaruh pada konsentrasi dan daya ingat Anda. Lalu, jika sudah parah sekali, Anda bisa juga mengalami stroke dan kelumpuhan.

2. Kerusakan Organ

Kerusakan Organ tips agar tidak kecanduan mie instan

Tak hanya jaringan otak, organ dalam Anda juga dapat mengalami masalah jika Anda tidak berhenti mengonsumsi mie instan. Jantung, otak, hati, dan ginjal, adalah beberapa organ penting yang berpotensi paling besar terkena penyakit akibat mie instan.

Mie instan mengandung propilen glikol, senyawa organik sintetis dengan rumus kimia C₃H₈O₂. Senyawa kimia ini merupakan bahan anti-beku yang mencegah mie dari pengeringan dengan mempertahankan kelembabannya. Memang, zat ini dibutuhkan mie instan agar kondisinya tetap prima, tapi tidak oleh tubuh Anda.

Sayangnya, tubuh akan menyerap zat kimia tersebut dan semuanya menumpuk di hati, ginjal, serta jantung Anda. Selain melemahkan sistem kekebalan tubuh, zat kimia ini akan merusak organ dalam penting Anda.

3. Kanker

Kanker tips agar tidak kecanduan mie instan

Sepertinya sudah bukan rahasia lagi kalau mie instan dapat menimbulkan kanker. Mie instan mengandung lilin, dan tubuh kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat mencerna lilin tersebut, yaitu sekitar 3 – 7 hari. Dan, jika zat lilin ini menumpuk di dalam tubuh, maka resiko kanker pun bakal jadi semakin tinggi. Kanker darah (leukemia), kanker hati, kanker usus, semua itu bisa hinggap di tubuh Anda.

4. Obesitas

Obesitas

Bahaya mie instan yang paling mudah menyerang semua orang adalah obesitas. Walaupun bungkusannya kecil dan tidak terlalu mengenyangkan, sejumlah besar karbohidrat, lemak, dan natrium menyelimuti setiap porsi mie instan. Dengan mengonsumsi begitu banyak zat tersebut, bobot tubuh Anda dapat naik dengan cepat.

5. Candu

Candu

* sumber: worldkings.org

Kecanduan mie instan mirip dengan Chinese restaurant syndrome, di mana orang merasa pusing, berkeringat, dan kulit memerah setelah memakan masakan Cina. Hal ini dikarenakan kandungan MSG yang kuat di dalam setiap masakan Cina.

MSG memang membuat semua masakan jadi terasa enak, tapi, rasa enak ini bisa membunuh Anda. Memang, Anda tidak akan langsung merasakan efeknya, kecuali Anda memiliki tubuh yang benar-benar sensitif. Tapi, setidaknya ada satu gejala yang ditimbulkan MSG yang pasti dialami semua orang, yaitu kecanduan.

Seperti masakan Cina, mie instan juga menggunakan MSG pada bumbunya. Nah, inilah yang membuat orang-orang jadi addict sama mie instan, rasanya kangen dan ingin makan terus. Berikut adalah ciri-ciri Anda sudah kecanduan mie instan:

  • Sedang lapar atau pun tidak, Anda sering ingin makan mie.
  • Ketika pusing mau makan apa, Anda selalu lari ke mie.
  • Makan mie instan lebih dari satu porsi karena merasa kurang puas.
  • Mencari-cari alasan untuk terus makan mie.
  • Merasa bersalah setelah makan mie, tapi tetap akan makan lagi kalau ada kesempatan.
  • Tidak bisa mengendalikan diri untuk mengurangi mie instan.
  • Denial alias menyangkal dan menutup-nutupi ketika ditanya orang-orang kalau Anda sudah kecanduan mie.

Jika Anda mengalami beberapa tanda kecanduan di atas, mungkin Anda sudah akut. Anda harus segera berhenti mengonsumsi mie instan kalau tidak mau ada banyak penyakit hinggap di tubuh Anda. Berikut telah Bacaterus rangkum tips agar tidak kecanduan mie instan.

Tips Agar Tidak Kecanduan Mie Instan

1. Berkala

Berkala

* sumber: www.thehealthsite.com

Sama seperti berhenti merokok, berhenti makan mie instan juga perlu dilakukan secara berkala. Anda tidak akan mampu berhenti mendadak secara total. Parahnya, jika Anda melakukan ini, nanti Anda bisa mengalami yang namanya efek yoyo. Karena Anda sudah lama tidak makan mie, jadi Anda merasa bebas bisa makan mie instan sebanyak yang Anda inginkan.

Jadi, mulailah dengan mengurangi konsumsi mie instan secara berkala. Jika dulu Anda makan mie setiap hari, kurangi jadi tiga kali seminggu. Jika biasanya Anda sekali makan 2 bungkus mie, kurangi jadi 1 bungkus saja, tapi tambah telur dan sayur supaya rasa kenyangnya tetap sama.

Dari sana terus bertahap kurangi, kurangi, dan kurangi konsumsi mie instan. Misalnya jadi dua minggu sekali, lalu sebulan sekali, lalu jadi kadang-kadang saja dalam kurun waktu bulanan, dan mungkin akhirnya Anda bisa berhenti secara total tidak makan mie instan sama sekali.

2. Jangan Stok

Jangan Stok

Tips agar tidak kecanduan mie instan yang selanjutnya adalah, jangan stok mie di rumah. Kalau Anda punya stok, Anda pasti tergoda untuk memasak mie kapan pun Anda inginkan. Apalagi jika Anda stoknya kardusan. Nanti yang ada Anda sedikit-sedikit rebus mie daripada masak makanan lain.

Kalau misalnya Anda mendadak ngidam ingin makan mie, pergilah ke warung atau mini market yang sangat jauh dari lokasi Anda berada. Perginya juga jalan kaki saja, biar Anda jadi capek. Nanti kalau sudah sampai warung, Anda jadi keburu haus dan akhirnya jadi beli minum. Mungkin rasa ingin makan mie pun jadi hilang karena sudah keburu kenyang oleh air. Dan, Anda juga jadi sekalian olahraga, kanHihi.

3. Tambahkan Topping Sehat

Tambahkan Topping Sehat

* sumber: www.seriouseats.com

Ada salah satu trik untuk membuat mie instan jadi “agak” sehat, yaitu dengan menambahkan topping yang sehat seperti daging sapi, daging ayam, sayur mayur, minyak ikan/nabati, jamur, wortel, pakcoy, jagung, brokoli, kangkung, bayam, bawang daun, telur, udang, wijen, atau apapun yang Anda inginkan (asal sehat).

Dengan menambahkan topping sehat ini, proses penghancuran mie instan di dalam tubuh jadi lebih mudah. Dan, lidah Anda pun semakin lama akan semakin terbiasa makan makanan yang sehat dengan rasa yang enak. Mudah-mudahan saja nanti Anda bisa makan sayur mayur dan makanan sehat lainnya tanpa mie.

4. Ganti Bumbu dengan Rempah

Ganti Bumbu dengan Rempah

* sumber: www.wideopenspaces.com

Tips agar tidak kecanduan mie instan kali ini upgrade-an dari tips di atas. Jika cara di atas cuma menambahkan topping sehat saja, sekarang Bacaterus mau mengajak Anda mengganti bumbu mie instan yang fenomenal itu dengan rempah-rempah alami.

Anda tinggal di Indonesia, di mana bumbu rempah melimpah, mudah ditemukan, serta harganya murah meriah. Tidak sulit “mereka ulang” bumbu MSG mie instan dengan rempah sungguhan, kok. Anda cukup racik rasa asin, manis, gurih, dan pedas dengan bumbu-bumbu alami.

Ingin asin? Ada garam. Ingin gurih? Ada bawang putih. Ingin pedas? Ada cabai dan ketumbar. Ingin segar? Ada limau dan daun jeruk. Ingin kriuk-kriuk? Goreng bawang merah untuk jadi topping. Gunakanlah bahan-bahan alami ini daripada bumbu bawaan mie instan. Lama kelamaan Anda akan terbiasa dengan rasa rempah alami dan melupakan betapa enaknya MSG.

5. Jangan Penasaran dengan Varian Baru

Jangan Penasaran dengan Varian Baru

Sudah tidak aneh lagi melihat mie instan datang dengan varian baru. Apalagi persaingan pasar semakin ketat. Berbagai macam rasa pun dihadirkan untuk membuat orang-orang yang tadinya tidak berminat jadi mencoba dan orang-orang yang sudah addicted jadi makin kecanduan.

Kalau Anda melihat iklan di televisi rasanya ada saja varian mie instan dengan tema baru, seperti rasa khas setiap daerah misalnya. Di iklan, tentunya visual mie instan itu terlihat sangat menggoda, namanya juga iklan. Tapi, janganlah Anda tergoda untuk mencoba-coba varian baru tersebut.

Kenapa? Karena pada awalnya Anda mungkin hanya penasaran. Setelah mencoba, mungkin saja ternyata mie instan varian baru itu rasa yang “Anda banget”. Nanti semua usaha Anda untuk berhenti makan mie instan jadi gatot alias gagal total, deh.

6. Minta Diingatkan

Minta Diingatkan 

* sumber: es.borges.es

Ceritakan niat Anda pada orang-orang terdekat, seperti orang rumah, teman kantor, atau pacar Anda. Minta diingatkan oleh mereka ketika Anda ingin makan mie. Anda juga harus terbuka dengan mereka, jangan makan mie secara sembunyi-sembunyi. Tiap ada hasrat untuk makan mie, ceritakanlah pada orang terdekat, agar mereka bisa menghalau Anda.

7. Masak Sendiri

Masak Sendiri  tips agar tidak kecanduan mie instan

* sumber: www.spektrum.al

Tips agar tidak kecanduan mie instan yang selanjutnya adalah dengan masak makanan sendiri. Salah satu alasan orang beralih ke mie instan adalah karena rasanya enak, mudah dibuat, dan cepat jadinya. Untuk itu, Anda harus membiasakan diri untuk memasak.

Yang simpel saja dulu, seperti nasi putih dan telur goreng. Nanti meningkat jadi ditambah sayur bayam atau sop. Lalu tumis kangkung, goreng tempe dan tahu, dan semakin lama Anda pun semakin terbiasa memasak masakan yang lebih enak dan rumit.

Dengan memasak sendiri akan mengasah skill Anda, membuat waktu jadi tidak terbuang percuma, dan bahan makanan yang Anda konsumsi bisa dipastikan lebih sehat daripada mie instan.

8. Bekal

Bekal

* sumber: www.livekindly.co

Bawa masakan Anda untuk dijadikan bekal makan siang sekolah/kuliah/kerja. Daripada Anda makan sembarangan saat istirahat siang, lebih baik makan masakan yang Anda buat sendiri, yang sudah Anda seleksi bahan dan cara membuatnya.

Tidak sulit, kok, menyiapkan bekal makan sendiri. Ada banyak sekali resep lunch box di internet yang mudah diikuti. Jika Anda tidak mau memasak atau tidak ada waktu, Anda bisa memilih menggunakan jasa katering sehat (ada banyak di Instagram) yang membantu Anda mendapatkan diet sehat.

9. Siapkan Camilan Sehat

 Siapkan Camilan Sehat

* sumber: www.rd.com

Tak hanya makan siang, untuk snack pun usahakan makan atau minum yang sehat-sehat, ya. Waktu di sela-sela sarapan dan makan siang, lalu makan siang dan makan malam, biasanya mulut “gatal” ingin mengunyah padahal perut tidak terlalu lapar.

Di saat seperti ini, makanlah camilan sehat seperti buah-buahan segar, sayuran rebus, roti (kalau bisa roti gandum supaya lebih kenyang), snack bar, yogurt, susu, keripik dari buah-buahan alami, atau dried fruit. Anda bisa menyiapkan semua ini di rumah atau membelinya di mini market terdekat dari tempat Anda.

10. Minum Air Putih

Minum Air Putih

Akhirnya kita sampai juga di tips agar tidak kecanduan mie instan yang terakhir. Ya, minum air putih! Tidak bosan-bosan Bacaterus merekomendasikan Anda untuk minum air yang cukup di setiap artikel tips kesehatan. Soalnya, air putih memang obat dari segala obat. Dengan rutin minum air putih saja, kondisi tubuh Anda dapat membaik dengan drastis.

Air dapat melancarkan pencernaan dan peredaran darah. Air juga penting untuk kebugaran tubuh dan kecantikan kulit. Selain itu, fungsi air yang berkaitan dengan tips berhenti makan mie instan adalah, dengan minum air yang banyak perut Anda jadi sudah keburu kenyang dan tidak mau makan mie lagi. Hihi.

Tips Agar Tidak Kecanduan Mie Instan (untuk Anak)

Tips tambahan: cara mencegah anak kecanduan mie instan. Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga menyukai makanan dengan cita rasa gurih dan kuat. Jika sudah mengenal enaknya mie instan, mereka pasti menagih lagi dan lagi. Untuk itu, ketika anak Anda penasaran dengan mie instan, buatkan saja, tapi lakukan hal-hal ini.

1. Buat Anak Makan Berat Dulu

Buat Anak Makan Berat Dulu

* sumber: www.newkidscenter.com

Walaupun sejak kecil Anda tidak pernah mengajarkan anak-anak untuk makan mie instan, pasti akan ada masanya mereka mengetahui dan penasaran dengan makanan tersebut. Bisa dari iklan yang mereka lihat di televisi, dari sanak-saudara yang mengonsumsinya, atau pun dari cerita teman-temannya.

Ada tips, kok, bagaimana cara mencegah anak-anak kecanduan mie instan. Pertama, Anda izinkan anak makan mie instan, tapi sebelumnya buat mereka makan makanan berat terlebih dahulu, misalnya nasi atau roti. Nanti mereka akan merasa kenyang, kan? Dan akhirnya mereka jadi tidak bernafsu lagi untuk makan mie instan.

2. Kurangi Bumbu Mie

Kurangi Bumbu Mie

* sumber: www.bustle.com

Tips yang ke-2 adalah dengan mengurangi bumbu mie. Letak kelezatan mie instan adalah di bumbunya yang penuh akan MSG. Untuk itu, ketika Anda membuatkan anak-anak mie, kurangi bumbunya jadi setengah. Atau, Anda bisa juga membuatnya dengan kuah yang sangat banyak sehingga rasanya jadi hambar. Kalau anak-anak Anda mencoba mie yang kurang sedap seperti ini, tentunya mereka tidak akan menagih ingin makan mie instan lagi, kan?

3. Tambahkan Topping yang Tidak Disukai Anak

 Tambahkan Topping yang Tidak Disukai Anak

* sumber: www.theramenrater.com

Anak kecil biasanya punya musuh makanan, kebanyakan berupa sayur mayur. Untuk itu, tambahkanlah makanan-makanan pendamping yang kurang disukai anak Anda ke dalam mie instan. Jika ditanya kenapa mie-nya seperti itu, bilang saja memang dari sananya sudah begitu. Nanti anak Anda pasti bete dan tidak mau makan mie, deh.

4. Jangan Makan Mie di Depan Anak

Jangan Makan Mie di Depan Anak

* sumber: www.freepik.com

Langkah selanjutnya untuk mencegah anak-anak kecanduan mie instan adalah dengan tidak menggoda mereka. Kalau Anda melarang anak-anak makan mie, tapi Anda masih makan (dan dilihat anak) sama saja bohong. Kalau Anda tidak tahan ingin makan mie instan, setidaknya jangan di depan anak Anda atau jangan sampai anak Anda tahu.

5. Buat Perjanjian

Buat Perjanjian

* sumber: jpninfo.com

Tips agar anak tidak kecanduan mie instan yang terakhir adalah dengan membuat perjanjian. Walaupun Anda sudah menjadi orang tua yang tegas, bisa saja suatu saat nanti Anda kecolongan. Ternyata anak Anda pernah mencicipi mie instan di rumah temannya, terus trik-trik di atas yang pernah Anda lakukan untuk membohongi anak tidak mempan lagi.

Berarti, Anda cuma bisa membuat perjanjian. Misalnya Anda membolehkan anak makan mie instan, tapi dibatasi cuma 1x per bulan, atau terserah Anda batas waktunya berapa lama. Tapi, usahakan jangan sampai setiap hari dibolehkan, ya. Seminggu 1x juga sebenarnya sudah buruk untuk kemajuan perkembangan otak dan pertumbuhan anak. Tapi, semua kembali lagi kepada kebijakan Anda selaku orang tua.

Di luar rasanya yang enak dan harganya yang murah, mie instan benar-benar musuh dalam selimut. Anda tidak akan tahu kapan penyakit akibat mie instan akan menyerang, tapi bisa dipastikan mereka pasti datang. Untuk itu, lakukan tips agar tidak kecanduan mie instan dari Bacaterus di atas dan jadilah lebih sehat. Selamat menuju healthy life!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *