bacaterus web banner retina

Inilah 10 Ilmuwan Paling Terkenal dari Zaman Yunani Kuno

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 1 Agustus 2021

Ilmuwan pada zaman Yunani kuno merupakan ilmuwan yang cukup berkembang pesat dan menjadi yang terbaik. Pemikiran-pemikiran mereka sangat berpengaruh hingga masa kini dan juga masih dipergunakan. Ilmu matematika, astronomi dan geografi merupakan ilmu yang paling sering dipelajari.

Semua hal itu berhubungan dengan cara para ilmuwan tersebut memahami dunia disekitar mereka. Walaupun tentunya ada saja pemikiran mereka yang sudah tidak digunakan lagi. Berikut ini adalah beberapa Ilmuwan Yunani kuno yang berperan besar pada kemajuan ilmu pengetahuan yang telah Bacaterus rangkum.

1. Pythagoras of Samos (570 – 495 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Pythagoras of SamosSumber: flickr.com

Pythagoras merupakan seorang ahli matematika yang terkenal dengan teori Pythagoras-nya. Pythagoras lahir di sebuah pulau bernama Samos. Sayangnya, tak begitu banyak dokumentasi tentang kehidupan masa kecil dari Pythagoras selain dikatakan bahwa ayahnya adalah seorang pedagang.

Dimasa mudanya Pythagoras diperkirakan pernah menghadiri sebuah kuliah yang dilakukan oleh murid dari Thales yaitu Anaximander. Pengajaran Anaximander yang memiliki pengetahuan tentang geometri dan kosmologi memberikan pengaruh pada Pythagoras di masa mudanya.

Kontribusi  besarnya pada matematika tentunya adalah teori pythagoras yang masih digunakan hingga kini. Pythagoras mengajarkan bahwa semua hal berasal dari angka.  Dia melihat matematika, alam, seni dan juga musik semuanya memiliki hubungan, saling berkaitan satu sama lain.

2. Archimedes of Syracuse (287 – 212 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Archimedes of SyracuseSumber: flickr.com

Nama Archimedes tentunya sudah dikenal sebagai sebagai ahli matematika, ahli fisika, astronomi, dan juga penemu. Archimedes semasa hidupnya telah banyak menemukan mesin sederhana yang dibuatnya, diantaranya adalah pompa sekrup, katrol majemuk dan juga persenjataan saat perang.

Penemuan Archimedes banyak dikenal sejak zaman dahulu, tentu saja penemuan yang paling terkenal adalah hukum Archimedes. Hukum yang menyatakan tentang gaya apung, bahwa benda yang dicelupkan ke air akan memperoleh gaya apung sebesar zat cair yang dipindahkan.

Hukum tersebut tercetus disaat Archimedes diberikan tugas oleh raja untuk mengetahui apakah mahkotanya berbahan emas murni atau campuran. Archimedes berpikir keras hingga dia menemukan hukum tersebut saat akan berendam di bak mandi dengan melihat air yang tumpah keluar dari bak.

3. Euclid of Alexandria (325 – 265 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Euclid of AlexandriaSumber: flickr.com

Euclid merupakan seorang ahli matematika besar zaman Yunani kuno, yang sering dijuluki sebagai ‘Bapak Geometri’. Euclid diperkirakan hidup tahun 365 – 300 SM. Tak begitu banyak yang dapat diketahui  tentang masa kecilnya, hanya fakta bahwa ia pernah belajar hingga ke Alexandria Mesir.

Karya terbesarnya adalah buku yang berjudul Elemen, yang berisikan tentang  teori-teori bilangan dan juga geometri, serta dianggap sebagai karya yang paling berpengaruh dalam sejarah ilmu matematika. Elemen sendiri merupakan sebuah karya yang terdiri dari 13 buah buku.

Hingga saat ini terdapat lima buah karya Euclid yang masih ada. Kelima karya tersebut adalah data, divisi angka, fenomena, optik, dan katoprik. Selain dari kelima karya ini juga ada karyanya yang hilang yaitu  Conics, Porisms, Pseudaria dan Surface Loc,’ serta beberapa tentang mekanika.

4. Eratosthenes of Cyrene (267 – 194 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Eratosthenes of CyreneSumber: flickr.com

Eratosthenes merupakan seorang ahli matematika, geografi, astronomi yang lahir di Cyrene.  Penemuannya yang paling terkenal adalah perhitungan tentang keliling bumi. Dia juga merupakan orang pertama yang menghitung kemiringan dari sumbu bumi dengan sangat akurat.

Eratothenes merupakan seorang ilmuwan dengan banyak talenta yang menghantarkannya menjadi kepala dari perpustakaan Alexandria yang terkenal. Selama masa kepemimpinannya, perpustakaan Alexandria menjadi perpustakaan yang terbesar di dunia sebelum dihancurkan oleh api.

Dia juga mendapat julukan sebagai seorang Bapak ilmu geografi. Dia menulis buku Geographika yang terdiri dari tiga jilid berisikan tentang dasar-dasar ilmu geografi. Dia juga membuat peta bumi serta konsep zona iklim. Tak hanya itu, dia juga membuat algoritma sederhana untuk mencari bilangan prima.

5. Anaximander of Miletus (611 – 547 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Anaximander of MiletusSumber: ancient.eu

Anaximander lahir di Miletus, atau saat ini disebut dengan Turki sekitar tahun 610 – 546 sebelum masehi. Tak begitu banyak kisah masa kecil dari Anaximander. Dia dipercaya merupakan murid dari seorang filsuf bernama Thales dari Miletus, yang belajar di sebuah sekolah yang bernama Milesian.

Anaximander dikenal karena tulisan filsafatnya yang berjudul On Nature yang ditulis dengan bentuk prosa. Selain itu, dia juga dia dikenal karena kontribusinya pada perkembangan ilmu geografi serta kartografi, disamping merancang peta pertama yang dibuat untuk diterbitkan.

Selain kedua hal tadi, Anaximander juga menulis cara memahami struktur dan susunan dari dunia, yang berkontribusi pada pembuatan peta nantinya. Lalu ada juga Gnomon yang merupakan jam matahari sederhana berdasarkan pengetahuannya tentang geometri.

6. Aristotle of Stagira (384 – 322 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Aristotle of StagiraSumber: flickr.com

Aristotle merupakan ahli filsafat dan juga ilmuwan yang paling dikenal luas serta sangat berpengaruh. Aristotle lahir di Stagira, disekitar tahun 384 sebelum masehi. Pada usia 17 tahun dia belajar di akademi yang didirikan oleh murid dari Socrates yaitu Plato, hingga dia menjadi pengajar di sana.

Setelah kematian Plato, dia berhenti dari akademi tersebut setelah 20 tahun mengajar. Setelahnya Aristotle menjadi pengajar bagi Alexander yang agung, yang memungkinkannya membuat akademi sendiri setelah Alexander menjadi penguasa. Akademi yang dia dirikan bernama Lyceum di Athena.

Aristotle merupakan seorang ilmuwan yang menguasai banyak hal, tetapi karyanya yang paling terkenal dan dianggap paling penting yaitu yang berhubungan dengan logika. Selain itu dia juga banyak membuat karya dalam beragam bidang seperti fisika, ilmu alam, politik, dan lain-lain.

7. Democritus of Abdera (460 – 370 SM)

Demokritus merupakan ilmuwan yang lahir di Abdera di sekitar tahun 460 sebelum Masehi. Dia menghabiskan masa mudanya dengan bepergian ke negara-negara di bagian timur. Dia mampu melakukan hal itu karena terlahir dari keluarga yang terbilang kaya raya.

Dia terkenal akan teori atomnya, tentang sebuah unsur-unsur yang tidak dapat dibagi lagi sehingga diberi nama atom yang berasal dari kata atomos, a untuk kata tidak dan tomos berarti terbagi. Teori Atom ini merupakan pengembangan dari pemikiran guru Democritus yaitu Leukippos.

8. Hippocrates of Cos (460 – 377 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Hippocrates of CosSumber: flickr.com

Hipokrates merupakan seorang ilmuwan yang lahir di sebuah pulau bernama Cos di Yunani sekitar tahun 460 sebelum masehi. Hippocrates terkenal sebagai seorang dokter yang hebat. Dia berasal dari keluarga bangsawan yang terkenal sebagai praktisi dalam dunia kesehatan.

Hippocrates melatih ilmu kedokterannya dengan menjelajahi seluruh Yunani untuk menemukan alasan secara ilmiah tentang sebuah penyakit. Dia terkenal dengan julukan sebagai bapak kedokteran oleh masyarakat saat ini dan terkenal dengan sumpah Hippocrates-nya dalam dunia kedokteran.

Dia memiliki banyak kontribusi kepada dunia kedokteran saat ini selain dari sumpah kedokterannya. Pada zaman kuno, dia berhasil mendirikan sebuah sekolah dokter yang terbesar. Dia juga bersama dengan pengikutnya banyak membuat tulisan-tulisan yang berkaitan dengan dunia kedokteran. 

9. Thales of Miletus (620 – 546 SM)

ilmuwan zaman yunani kuno_Thales of MiletusSumber: euston96.com

Thales merupakan seorang ilmuwan yang lahir di Kota Miletus disekitar tahun 620 sebelum masehi. Thales adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi dan filsafat. Selain itu pada peradaban barat, Thales dianggap sebagai orang pertama yang dikenal dalam filsafat ilmiahnya.

Thales dikenal karena penjelasan tentang segala hal di dunia ini dengan berdasarkan pada pemikiran yang rasional, bukan pada hal yang berbau mitos. Cara berpikirnya ini akhirnya diikuti oleh banyak  filsuf era pra Socrates. Pemikiran Thales banyak diketahui melalui tulisan-tulisan dari Aristotle.

Thales diketahui dapat memprediksi gerhana matahari pada tanggal 28 Mei 585 sebelum masehi. Selain itu dia juga berpendapat bahwa air menjadi sumber dari segala hal yang ada di alam semesta ini. Teorema Thales adalah satu sumbangsih dalam ilmu matematika terutama geometri.

10. Anaxagoras of Clazomenae (499 SM)

Anaxagoras dilahirkan di kota Clazomenae sekitar tahun 500 sebelum masehi pada saat daerah Asia minor dalam kekuasaan Kerajaan Persia. Dia menetap di Athena setelah meninggalkan kotanya. Dalam waktu yang cukup lama, dia tinggal di kota tersebut hingga sekitar 50 tahun lamanya.

Athena merupakan tempat yang menjadi pertama Anaxagoras berkarya. Satu diantara pemikiran Anaxoras adalah bahwa alam semesta ini disusun dari banyak unsur bahkan hingga tak terhingga jumlahnya. Selain itu dia juga mempercayai bahwa matahari dan bula bukanlah para dewa.

Itulah beberapa ilmuwan dari zaman Yunani kuno. Pemikiran mereka berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan di dunia, dari mulai ilmu matematika, astronomi, ilmu kedokteran, dan masih banyak cabang ilmu yang lainnya yang hingga saat ini masih digunakan.

Para ilmuwan ini rata-rata menguasai lebih dari satu cabang ilmu. Mereka juga biasanya berguru pada fillsuf ataupun ilmuwan yang telah ternama. Tentu saja pemikiran mereka juga ada yang tidak selaras dengan yang dapat dikritisi oleh ilmuwan masa kini agar tak berakhir menjadi dogma.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram