Bacaterus / Food and Recipe / Makanan dan Minuman / 10 Ikan yang Mengandung Merkuri dan Bahaya Mengonsumsinya

10 Ikan yang Mengandung Merkuri dan Bahaya Mengonsumsinya

Ditulis oleh

Makan ikan sangat baik untuk—dan malah sangat dibutuhkan—tubuh. Akan tetapi, ikan yang mana dulu? Ada jutaan jenis ikan di dunia ini, mulai dari ikan air tawar hingga yang ada di lautan. Namun, ada beberapa ikan yang kurang bagus dikonsumsi karena memiliki kandungan yang berbahaya seperti metil merkuri yang sering disingkat jadi merkuri.

Merkuri merupakan salah satu dari sepuluh bahan kimia paling parah yang bisa merusak kesehatan tubuh. Walaupun berupa bahan kimia, merkuri “lahir” secara alami dari tanah, udara, dan air. Semua polusi yang berawal dari tanah (daratan) bisa berakhir ke udara dan ke laut juga melalui proses hujan. Polusi itulah yang meracuni laut dan membuat ikan jadi mengandung merkuri.

Sebelum Bacaterus membahas daftar ikan yang mengandung merkuri, mari ketahui terlebih dahulu bahaya dari memakan ikan, kerang, dan hewan air lainnya yang mengandung merkuri. Berikut penjelasannya.

Bahaya Mengonsumsi Ikan yang Mengandung Merkuri

ikan yang mengandung merkuri

Ketika kita mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri, maka sistem kekebalan tubuh dan organ penting dalam tubuh Anda bisa berada dalam bahaya. Sebut saja jantung, paru-paru, ginjal, dan otak.

Belum lagi jika Anda sedang mengandung, atau Anda memberikan ikan yang terkontaminasi merkuri pada balita dan anak-anak, maka ada hal lain yang bisa terjadi. Kandungan methylmercury pada ikan yang terpapar zat tersebut dapat menyerang sistem saraf sehingga menurunkan kemampuan berpikir dan belajar anak. Untuk janin di dalam kandungan bisa tidak berkembang dengan baik dan menuntun pada keguguran.

Merkuri mudah sekali terserap oleh tubuh. Setiap merkuri yang tertimbun di organ dalam Anda semuanya akan berakumulasi ke otak. Jika kandungan merkuri dalam tubuh sudah sangat tinggi, Anda bisa jadi cacat hingga terserang penyakit mematikan seperti kanker.

Tidak semua ikan mengandung merkuri yang tinggi, tentunya. Semua tergantung pada jenis ikan, posisinya dalam rantai makanan (ikan pemburu cenderung mengandung merkuri yang lebih tinggi), usia ikan, tempat tinggal ikan, hingga apa yang ikan tersebut makan. Berikut adalah 10 ikan yang mengandung merkuri dari yang paling tinggi sampai yang paling rendah.

10 Ikan yang Mengandung Merkuri

1. King Mackerel

King mackerel diterjemahkan sebagai tenggiri Amerika dalam bahasa kita. Ikan tenggiri Amerika merupakan spesies ikan dari keluarga Scombridae. Ikan ini dapat tumbuh hingga bobotnya seberat 5 – 14 kg. Dalam kasus tertentu, ada ikan king mackerel yang mampu tumbuh hingga seberat 40 kg juga.

Ikan tenggiri Amerika hidup di daerah subtropis Pantai Atlantik Amerika, banyak dari mereka yang hidup di pesisir Carolina Utara hingga Brasil. Ikan ini hidup di kedalaman laut 12 – 45 m dengan suhu air 20 – 29 °C.

2. Marlin & Swordfish

Ikan yang punya kandungan merkuri selanjutnya adalah marlin. Ikan ini merupakan keluarga Istiophoridae. Ciri-ciri ikan ini adalah memiliki tubuh yang panjang, moncong yang menyerupai tombak, dan sirip dorsal (sirip atas) yang panjang di bagian depan. Beberapa contoh ikan marlin adalah Atlantic blue marlin yang dapat tumbuh hingga seberat 818 kg dan black marlin yang bisa mencapai berat 670 kg.

Ikan lainnya yang memiliki moncong tombak adalah swordfish (ikan todak). Ikan ini moncongnya jauh lebih panjang dari ikan marlin, makanya sering disebut sebagai ikan pedang. Ikan todak bisa tumbuh hingga 2 – 4.6 m dengan berat 650 kg.

3. Tilefish

Tilefish biasanya ditemukan di daerah berpasir dekat terumbu karang. Ikan tilefish ada yang sangat kecil (suka dijadikan ikan hias karena warnanya yang terang) hingga yang sangat besar. Nah, ikan tilefish yang biasa dikonsumsi adalah yang besar.

Tilefish besar tinggal di kedalaman laut 50 – 200 m di perairan tropis seperti Samudra Atlantik, Pasifik, dan India. Walaupun ikan ini penting di pasaran ikan laut karena tubuhnya yang besar dan dagingnya yang banyak, seluruh pakar kesehatan dunia sepakat kalau tilefish sangat dilarang untuk ibu hamil dan menyusui karena tingkat merkuri yang tinggi pada ikan ini.

4. Hiu

Hiu ikan yang mengandung merkuri

Hiu merupakan ikan yang punya kandungan merkuri tinggi. Ikan yang identik dengan hal-hal seram (efek banyaknya film yang menceritakan keganasan hiu) ini cukup sering dikonsumsi oleh manusia. Sayangnya, ikan hiu memiliki kadar merkuri yang tinggi.

Hiu sendiri ada bermacam-macam jenisnya. Hiu yang paling kecil adalah hiu pigmi yang panjangnya hanya 22 cm saja. Sedangkan hiu terbesar adalah hiu paus yang bisa mencapai 12 m. Bagian dari hiu yang paling banyak dicari orang adalah siripnya.

Walaupun di beberapa negara ada juga yang suka mengawetkan daging hiu sebagai stok makanan pada musim dingin. Ketika para nelayan nakal “memanen” sirip hiu, mereka hanya memotong siripnya saja dan mengembalikan hiu ke lautan. Hal ini menyulitkan hiu dalam berenang dan mencari makan, makannya banyak hiu yang mati tanpa sirip. Jadi, Anda tega membunuh hiu?

5. Bigeye Tuna

Tuna mata besar merupakan ikan yang punya kandungan merkuri yang tertinggi selanjutnya. Ikan ini sering dikonsumsi manusia. Selain itu, ikan ini mudah ditemukan di hampir semua perairan terbuka samudera tropis dengan iklim sedang (termasuk Indonesia), makanya ikan ini mudah ditemukan di pasaran.

Seperti kebanyakan ikan tinggi merkuri lainnya, ikan tuna mata besar merupakan golongan ikan buas (pemangsa, karnivora, predator). Makanan ikan tuna ini adalah ikan-ikan kecil, cumi-cumi, dan lain-lain. Jika Anda penggemar berat tuna tapi tidak mau mengambil risiko, ada kok yang kandungan merkurinya sedang, yaitu semua jenis tuna kecuali si bigeye ini dan tuna skipjack.

6. Kerapu

Di atas tadi merupakan ikan-ikan dengan merkuri tinggi. Sekarang kami akan membahas ikan dengan tingkat merkuri sedang. Ya, grouper atau kerapu termasuk ikan yang punya kandungan merkuri sedang. Padahal ikan ini cukup populer di tempat makan seafood, ya?

7. Kakap

Jika kerapu merupakan ikan yang biasanya laris manis di tempat makan seafood, kakap lebih juara lagi karena ikan ini ada di berbagai macam restoran, mulai dari restoran khas Sunda hingga restoran Western. Ciri-ciri ikan kakap adalah bentuk tubuhnya pipih dengan sirip memanjang di sepanjang punggungnya.

Kakap yang paling banyak ditemukan di Indonesia adalah kakap merah. Tapi, ada juga kakap lainnya yang berwarna kuning, hitam, dan lain-lain. Kakap paling sedap digoreng krispi terus disiram saus asam manis pedas. Tapi, karena kakap mengandung merkuri sedang, jangan terlalu sering mengonsumsinya, ya!

8. Lobster

Udang karang, atau lebih akrab disapa lobster, merupakan jenis ikan yang punya kandungan merkuri sedang. Kaget? Sama, dong! Walaupun lobster mengandung banyak nutrisi baik, rendah lemak, tinggi protein dan kalsium, lobster ternyata mengandung tingkat merkuri yang lumayan banyak juga. Jadi, kalau Anda makan lobster jangan terlalu sering sampai setiap hari, ya.

9. Skate

Ikan skate merupakan ikat bertulang rawan dalam keluarga Rajidae. Istilah “skate” sendiri sebenarnya sangat luas, menyangkup seluruh Rajiformes order (keluarga ikan pari). Namun, ikan skate cenderung lebih mungil dan memiliki ukuran “sayap” yang tidak lebih lebar daripada tubuhnya. Berbeda dengan ikan pari yang biasa kita lihat di Seaworld, kartun, atau pun acara wisata televisi, ya?

10. Cod

Cod

Cod alias ikan kod merupakan ikan yang mengandung merkuri sedang yang terakhir kita bahas. Ikan kod merupakan jenis ikan genus Gadus. Kod sendiri memiliki banyak jenis, jadi jangan kaget ketika melihat banyak varian ikan kod di pasaran, ya.

Ikan kod sudah mulai diperdagangkan sejak masa bangsa Viking berjaya, loh! Soalnya stok ikan kod di lautan tidak akan pernah habis, karena ikan kod mudah berkembang biak. Sekali bertelur, ikan kod bisa menghasilkan jutaan telur.

Ikan kod juga cukup banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia. Biasanya ikan kod dijadikan bahan dasar fish and chips. Selain dimakan langsung, hati ikan kod biasanya diambil minyaknya untuk dijadikan suplemen.

Nah, itu dia daftar ikan yang mengandung merkuri tinggi hingga sedang yang telah Bacaterus rangkum untuk Anda. Supaya amannya, jangan terlalu sering makan ikan yang mengandung merkuri tinggi, ya. Ganti dengan ikan dengan merkuri rendah seperti cumi-cumi, salmon, kepiting, tiram, kerang, udang, trout, scallop, herring, dan sarden.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Syuri
Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment