Bacaterus / Fakta Ikan / Aneh, Inilah 8 Jenis Ikan yang Dapat Hidup di Darat

Aneh, Inilah 8 Jenis Ikan yang Dapat Hidup di Darat

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Kita semua tahu kalau ikan adalah binatang yang hidup di dalam air, baik air tawar atau air laut. Mereka dapat dengan mudah ditemukan di berbagai perairan di seluruh dunia, seperti di kolam, danau, sungai, hingga lautan lepas. Ukuran mereka bermacam-macam, mulai dari sentimeter hingga puluhan meter. Bahkan binatang terbesar di dunia berasal dari keluarga ikan, yaitu ikan paus biru.

Walaupun mayoritas ikan tidak dapat dipisahkan dari air, namun ada beberapa jenis ikan yang mampu bertahan hidup di darat dalam beberapa waktu lamanya. Disebut sebagai ikan Amfibi, ikan-ikan jenis ini juga ada yang memiliki kaki agar dapat berjalan di permukaan tanah. Berikut adalah daftar beberapa ikan yang dapat hidup di darat.

1. Tembakul

Mudskippers

* sumber: pixabay.com

Ini adalah jenis ikan yang senang melompat-lompat ke daratan terutama di area berlumpur dan berair dangkal di sekitar hutan bakau. Dalam bahasa Inggris tembakul dikenal dengan nama Mudskippers. Tembakul lebih banyak menghabiskan waktu mereka di darat daripada di dalam air.

Ikan yang dapat ditemukan di pantai-pantai beriklim tropis dan subtropis di wilayah Indo-Pasifik hingga ke pantai Atlantik, benua Afrika ini bahkan dapat memanjat pohon. Mereka memiliki sejenis pengisap pada sirip untuk membantu mereka memanjat.

Tembakul bernafas melalui kulit mereka dan juga dengan insang yang selalu tetap basah dengan air yang disimpan dalam sebuah organ khusus. Mereka akan kembali ke dalam air untuk menjaga agar insangnya tetap basah. Ikan ini sering memangsa hewan lain untuk dijadikan makanan seperti udang, ikan, kerang, cumi-cumi, hingga binatang darat seperti semut rangrang dan lalat.

2. Anabantidae

Climbing perch

* sumber: opencage.info

Ikan ini dikenal juga dengan nama gurami panjat (climbing gouramies atau climbing perches). Ikan jenis ini dapat ditemukan di beberapa wilayah di Asia dan Afrika.

Agar mampu bertahan hidup di air yang miskin kandungan oksigen, anabantidae memiliki sebuah organ yang disebut dengan organ labirin. Itu adalah sebuah struktur di dalam kepala ikan yang memungkinkannya untuk dapat menghirup oksigen atmosfer.

Karena anugerah tersebut anabantidae dapat bergerak (menggunakan sirip dan ekornya) dalam jarak kecil di daratan. Mereka akan bertahan hidup di daratan untuk mencari tempat berair yang baru.

3. Rivulus Bakau

Kryptolebias marmoratus

* sumber: commons.wikimedia.org

Rivulus bakau atau killifish bakau adalah jenis ikan lainnya yang dapat hidup di darat. Mereka mampu berada di luar air selama berbulan-bulan sekaligus menghirup udara melalui kulitnya. Rivulus bakau umumnya tinggal di rawa-rawa hutan bakau berair payau atau laut yang sewaktu-waktu bisa mengering.

Saat kekeringan terjadi ikan ini akan mencari tempat-tempat lembab dan terlindung seperti batang pohon berlubang dan serasah dedaunan untuk dijadikan tempat tinggal hingga kondisi membaik. Salah satu ciri khas dari ikan ini adalah dapat berkembang biak dengan pemupukan sendiri.

4. Belut Eropa dan Amerika

Anguilla rostrata

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/dad_and_clint/

Belut amerika (Anguilla rostrata) dan belut eropa (Anguilla anguilla) adalah ikan dengan tubuh seperti ular yang panjangnya bisa lebih dari 1 meter. Ikan menghabiskan sebagian besar hidupnya di air tawar dan bermigrasi ke laut untuk berkembang biak.

Mereka umumnya ditemukan hidup di sungai, danau dan kolam di Amerika Utara bagian timur dan Eropa. Makanan mereka adalah invertebrata, ikan, serangga, dan bangkai. Belut Eropa dan Amerika akan berada di daratan jika diperlukan saat mereka melakukan migrasi. Saat di luar air, hewan ini akan bernafas dengan kulit mereka.

5. Lele Jawa

walking catfish

* sumber: id.wikipedia.org

Dalam bahasa Inggris lele jawa disebut dengan nama walking catfish. Hal itu karena ikan ini memiliki kemampuan berjalan di daratan, terutama untuk berpindah mencari tempat yang lebih banyak airnya. Mereka melakukan hal itu dengan menggunakan sirip dada yang kaku sebagai egrang.

Lele jawa memiliki alat pernapasan udara khusus di insang mereka. Dalam kondisi lembab, mereka dapat bertahan hidup selama berjam-jam di luar air. Ikan yang dapat tumbuh hingga panjang 0,5 meter dan berat 1,2 kg ini adalah ikan asli dari Asia Tenggara, khususnya Pulau Jawa di Indonesia.

6. Lungfish

Lungfish

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/[email protected]/

Lungfish adalah jenis ikan lainnya yang dapat hidup di darat. Ikan ini bernafas melalui paru-paru seperti manusia dan karenanya mampu bertahan hidup di air payau (lungfish adalah ikan air tawar) dengan kandungan oksigen yang rendah. Saat ini hanya ada enam spesies lungfish yang dikenal dan mereka hanya hidup di Afrika, Amerika Selatan dan Australia.

Saat air benar-benar mengering, lungfish akan ‘dormant’ atau tidak aktif sementara dan tinggal di liang-liang selama bertahun-tahun. Dan saat air kembali mengalir, mereka akan bangun dari tidur panjangnya. Video-video tentang ikan lungfish yang bertahan di dalam tanah dapat kamu saksikan di YouTube.

7. Blue Dwarf Snakehead

Blue Dwarf Snakehead

* sumber: commons.wikimedia.org

Blue dwarf snakehead dan sejenisnya adalah ikan air tawar yang ditemukan hidup di wilayah Asia Selatan, Asia Tenggara, hingga China bagian selatan. Ikan blue dwarf snakehead ini memiliki insang, tetapi dapat juga secara langsung menghirup udara dan bertahan hidup di darat selama kurang lebih 4 hari.

8. Ikan-Ikan Paleozoikum

ichthyostega

* sumber: commons.wikimedia.org

Menurut Wikipedia, paleozoikum yang berarti “kehidupan purba” adalah awal dari tiga era geologi pada zaman Fanerozoikum, mulai dari 541 sampai 252,17 juta tahun yang lalu. Itu adalah masa dimana perubahan geologi, iklim, dan evolusi sangatlah dramatis.

Beberapa ikan di masa Paleozoikum juga dikenal memiliki kemampuan bertahan hidup di darat. Sebut saja ichthyostega dan tiktaalik. Kedua hewan yang sudah punah tersebut disebutkan dapat beradaptasi di air maupun di darat karena memiliki organ-organ khusus di dalam tubuhnya.

Nah, itulah beberapa ikan yang dapat di darat untuk sementara. Beberapa jenis ikan di atas bertahan hidup di luar air adalah karena kondisi tempat tinggal yang mengering. Tapi beberapa lainnya memang tercipta sebagai ikan yang dapat hidup di dua alam, yaitu air dan darat.

Di antara semua ikan di atas, yang paling menarik untuk kamu saksikan videonya adalah ikan lungfish. Di YouTube telah beredar beberapa video yang menampilkan beberapa orang sedang memanen ikan lungfish di area yang sudah sangat kering. Mereka menggunakan cangkul untuk ‘menangkap’ ikan lungfish yang sedang ‘dormant’ di dalam tanah.

Saat ditemukan, ikan-ikan lungfish tersebut sedang bertahan hidup di dalam sarang-sarang yang melindungi diri mereka. Saat kontak dengan manusia mereka langsung bangun dari tidurnya panjangnya.

Di sekitar kita, lele jawa adalah ikan yang mampu bertahan hidup di darat untuk sementara yang dapat kita saksikan. Tapi jika kita pergi ke hutan bakau di pinggir-pinggir pantai, kita mungkin akan melihat ikan yang dapat hidup di darat lainnya seperti tembakul dan rivulus bakau.

Perlu diingat kembali bahwa tidak semua ikan di atas adalah hewan yang hidup di dua alam. Akan tetapi, sebagian dari mereka harus bertahan hidup di daratan untuk sementara waktu hingga mereka menemukan tempat berair lagi.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar