Bacaterus / Fakta Ikan / 10 Jenis Ikan Paling Kecil yang Telah Ditemukan di Dunia

10 Jenis Ikan Paling Kecil yang Telah Ditemukan di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 Juni 2019

Di dunia ini terdapat beberapa jenis ikan dengan ukuran yang cukup mungil. Beberapa di antaranya memiliki panjang tubuh di bawah 1 cm dan yang lainnya antara 1 cm hingga 10 cm. Umumnya ikan-ikan ini hidup di lautan luas, tetapi jenis ikan paling kecil di dunia yang baru-baru ini ditemukan hidup di perairan rawa Pulau Sumatera!

Berikut ini adalah daftar beberapa jenis ikan paling kecil di dunia yang telah ditemukan. Ikan-ikan ini kami urutkan berdasarkan panjang standar minimum pada saat mereka dewasa. Kisaran panjang untuk beberapa ikan-ikan ini kemungkinan masih memiliki ketidakpastian, karena hanya beberapa spesimen saja yang telah diukur.

1. Paedocypris Progenetica

* sumber: www.researchgate.net

Ikan yang disebut-sebut memiliki ukuran tubuh terkecil di dunia adalah paedocypris progenetica. Ikan mungil ini ditemukan hidup oleh para peneliti di rawa-rawa hutan di Pulau Sumatera, Indonesia. Ukuran betina dewasa ikan ini diketahui hanya 7,9 milimeter atau kurang dari 1 cm.

Paedocypris progenetica yang disebutkan masih satu keluarga dengan ikan mas ini memiliki tubuh tembus pandang hingga organ bagian dalamnya terlihat dari luar. Para peneliti percaya bahwa jenis ikan kecil ini sangat beragam. Diungkapkan juga bahwa rawa-rawa hutan Sumatera sendiri merupakan rumah bagi banyak spesies unik yang tidak ditemukan di tempat lain.

Hanya saja habitat ini terus terancam kelestariannya karena mengalami kerusakan, baik oleh kebakaran hutan maupun oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan pertanian. Semoga ikan ini dan semua hewan lain yang ada di dunia tetap lestari.

2. Schindleria Brevipinguis

* sumber: divingalmanac.com

Schindleria brevipinguis adalah jenis ikan yang dianggap sebagai spesies ikan laut. Ikan ini berasal dari kawasan perairan Karang Penghalang Besar Australia dan Karang Osprey di Laut Koral. Ikan schindleria brevipinguis berkelamin jantan dapat tumbuh panjang hingga 7,7 mm dan 8,4 cm betinanya. Sementara panjang maksimum ikan ini diketahui mencapai 10 mm.

Nama lain dari ikan ini adalah stout infant fish. Sebelum ditemukannya kodok paedophryne amauensis pada tahun 2012, schindleria brevipinguis memegang rekor untuk hewan vertebrata terkecil yang diketahui.

3. Trimmatom Nanus

* sumber: fishesofaustralia.net.au

Trimmatom nanus atau midget dwarf goby adalah spesies ikan laut yang berasal dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik Barat. Ikan ini masuk daftar salah satu ikan terkecil di dunia yang mampu tumbuh hingga panjang 10 mm.

Ikan ini dapat ditemukan hidup di kedalaman 20 hingga 30 meter dan kadang-kadang di area luar terumbu dan laguna pada kedalaman 5 hingga 35 meter. Sebelum ditemukannya schindleria brevipinguis dan paedocypris progenetica, trimmatom nanus merupakan ikan dan vertebrata terkecil yang diketahui.

4. Dwarf Pygmy Goby

* sumber: en.wikipedia.org

Dwarf pygmy goby atau pandaka pygmaea adalah jenis ikan terkecil lainnya yang telah ditemukan di dunia. Ikan ini hidup di perairan payau dan bakau di kawasan Asia Tenggara, seperti di Filipina dan Indonesia. Ukuran rata-rata jantan dewasa ikan ini diketahui hanya 9 milimeter. Ikan dwarf pygmy goby jantan dapat tumbuh hingga 1,1 cm dan 1,5 cm untuk betinanya.

Ikan ini sudah memiliki nama lokal di Filipina, yaitu bia dan tabios. Awalnya ikan ini dilaporkan hanya dapat ditemukan di Malabon, Filipina, tetapi baru-baru ini telah ditemukan di lokasi lainnya di Asia Tenggara seperti di Pulau Bali, Pulau Sulawesi, Pulau Culion (Filipina), dan Singapura.

Ikan dwarf pygmy goby memiliki tampilan yang mirip dengan ikan paedocypris progenetica, yaitu tidak berwarna dan transparan. Karena habitat awal ditemukannya ikan ini sudah direklamasi, IUCN telah memasukkan ikan kecil ini ke daftar spesies yang sangat terancam. Semoga bisa dilestarikan kembali ya.

5. Neon Goby

* sumber: commons.wikimedia.org

Neon goby atau elacatinus adalah sejenis ikan gobi laut kecil yang dapat ditemukan di perairan Samudera Atlantik barat yang hangat, termasuk Karibia dan Teluk Meksiko hingga pesisir Amerika Tengah dan Amerika Latin utara.

Ikan ini umumnya berukuran 2,5 cm dan termasuk salah satu jenis ikan terkecil di dunia. Ikan neon goby memiliki warna tubuh bergaris-garis dan bisa bervariasi untuk setiap spesies.

6. Royal Gramma

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/smithsonian/

Ikan Royal Gramma yang juga dikenal dengan sebutan ikan basslet peri atau gramma loreto, adalah ikan kecil berwarna cerah yang berasal dari perairan Karibia. Karena tampilannya yang sangat cantik, ikan ini juga sering dijadikan koleksi akuarium air asin banyak orang.

Ikan yang umumnya berwarna ungu dan kuning ini merupakan salah satu ikan terkecil dengan panjang hingga 7,6 cm. Mereka juga terkenal kuat sehingga cocok dijadikan hewan peliharaan bagi para pemula. Akuarium dengan terumbu, batu-batuan, atau tetumbuhan adalah tempat yang bagus untuk memelihara ikan cantik ini.

7. Firefish Goby

* sumber: commons.wikimedia.org

Sama seperti dartfish, firefish goby juga adalah jenis ikan air asin yang sering dijadikan ikan hias di akuarium-akuarium karena memiliki warna tubuh yang indah. Ikan firefish goby dewasa dapat tumbuh hingga panjang 7,6 cm, menjadikannya sebagai salah satu ikan kecil di daftar ini.

Firefish goby merupakan ikan yang suka bersembunyi setiap kali merasa terancam dan ketakutan. Oleh karena itu, jika ingin memelihara mereka di dalam akuarium, sebaiknya sediakan terumbu-terumbu kecil sebagai tempat persembunyian ikan ini. Di samudera juga mereka adalah penghuni terumbu di kedalaman 6 hingga 70 meter.

Samudera Hindia dan Samudera Pasifik merupakan lautan asal dari ikan ini. Di alam liar ikan ini dapat ditemukan berkelompok berenang-renang di atas karang yang dekat dengan banyak tempat persembunyiannya Mereka memakan makanan planktonik yang hanyut dalam arus.

8. Jawfish

* sumber: commons.wikimedia.org

Opistognathidae atau jawfish adalah jenis ikan lainnya yang bertubuh mungil. Hanya saja ukuran ikan ini beberapa kali lebih besar dibanding keempat jenis ikan di atas. Mayoritas ikan jawfish dapat tumbuh panjang hingga 10 cm. Namun, beberapa spesies lainnya yang lebih besar dapat tumbuh panjang hingga 50 cm (disebut dengan jawfish raksasa).

Ikan jawfish umumnya ditemukan di Samudra Pasifik, tetapi dapat juga ditemukan di perairan Samudera Atlantik dan Samudera Hindia yang hangat. Ikan ini biasanya tinggal di liang-liang yang mereka buat di substrat yang berpasir. Makanan utamanya adalah organisme yang lebih kecil dan plankton.

9. Dartfish

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/krokodiver/

Dartfish adalah sejenis ikan bertubuh kecil lainnya yang biasa dijadikan binatang peliharaan. Sebagian besar varietas akuarium ikan ini hanya mencapai panjang sekitar 10 cm. Ikan dartfish sangat menyukai akuarium yang cukup besar dengan banyak tempat persembunyian dan substrat lunak di mana mereka dapat menggali-gali.

Ikan yang berasal di kawasan perairan Indo-Pasifik ini adalah jenis ikan air asin dengan tubuh berwarna-warni, seperti merah, kuning, oranye, biru, ungu, hijau, dan hitam. Dartfish adalah spesies ikan yang cukup kuat dan mudah beradaptasi dengan kehidupan di akuarium.

10. Ocellaris Clownfish

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/edanley/

Ocellaris clownfish (bahasa Indonesia: ikan badut ocellaris) merupakan ikan laut bertubuh kecil lainnya dengan popularitas yang sangat tinggi. Ikan ini adalah karakter utama di sebuah film animasi anak-anak yang berjudul Finding Nemo. Karena bentuk dan warnanya yang indah, ikan badut ini adalah salah satu ikan hias paling populer.

Ikan badut ocellaris umumnya dapat tumbuh hingga panjang 11 cm, membuatnya sebagai salah ikan terkecil di dunia. Mereka biasanya hidup dalam kelompok kecil di lereng terumbu bagian luar atau di laguna tersembunyi pada kedalaman maksimal 15 meter.

Spesies ikan ini dapat ditemukan di Samudera Hindia timur dan Samudra Pasifik barat. Mereka juga bisa ditemukan di perairan Australia Utara, Asia Tenggara, dan Jepang.

Itulah beberapa jenis ikan terkecil di dunia yang telah ditemukan. Kemungkinan masih ada jenis ikan terkecil lainnya yang belum disebutkan di sini sehingga daftar ini belum bisa dipastikan keakuratannya. Jika Anda tahu informasi lainnya, silakan tuliskan di kolom komentar, ya.

Oh iya, kalau Anda ingin tahu informasi tentang ikan paus, kami pernah membahasnya dalam artikel 10 Spesies Ikan Paus Terbesar di Dunia ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar