Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Februari 2019

Ikan cupang (bahasa Inggris: betta fish) merupakan sejenis ikan air tawar dari daerah tropis yang populer karena memiliki bentuk serta warna yang indah. Ikan cupang biasanya sering dijadikan peliharaan oleh anak-anak maupun orang dewasa di akuarium di rumah mereka. Ikan cupang cukup mudah dan murah untuk didapatkan oleh siapa saja.

Menurut beberapa literatur, ikan cupang ini berasal dari wilayah-wilayah di Semenanjung Indochina, seperti Thailand dan Kamboja. Di alam liar, ikan cupang biasa mendiami sawah-sawah atau parit-parit yang teraliri air. Umumnya, ikan cupang yang kita lihat di toko-toko hewan peliharaan memiliki bentuk dan warna yang berbeda dengan ikan cupang liar.

Ikan cupang juga biasa dijual di pinggir-pinggir jalan dan bahkan ada yang menjualnya di area sekolahan untuk menarik minat para pelajar. Karena harganya yang terjangkau, anak-anak SD pun mampu membeli ikan cupang dengan uang jajan mereka. Selain dipelihara, ikan-ikan yang suka berkelahi ini juga sering dijadikan permainan adu ikan cupang.

Ikan cupang jantan dan betina memiliki perbedaan satu sama lain. Ikan cupang jantan umumnya memiliki sirip yang lebih panjang dan indah. Sedangkan ukuran dan panjang sirip ikan cupang betina lebih kecil dan pendek. Ikan cupang dapat bertahan hidup 2 hingga 4 tahun (atau bisa lebih lama) di mana saja jika dirawat dengan tepat. Baca tips merawat ikan cupang dengan baik dan benar di sini.

Sedikit Cerita Tentang Ikan Cupang

* sumber: www.youtube.com

Ikan cupang ini terkenal karena mereka suka berkelahi dengan sesama mereka dan memiliki bentuk yang indah tentu saja. Pada akhir tahun 1800-an, Raja Thailand menaruh minat pada ikan cupang karena ikan ini bersifat teritorial bagi spesies-spesiesnya dan memiliki naluri untuk bertarung.

Para penduduk di sana akan mengumpulkan dan mengembangbiakkan ikan cupang secara khusus agar mereka bisa dipertandingkan dalam sebuah kompetisi. Hal itu tentu saja sangat menarik perhatian sang raja hingga kemudian dia mengukuhkan kompetisi-kompetisi reguler, pajak, dan bahkan ada taruhan di setiap pertandingan ikan cupang.

Karena lingkungan hidup ikan cupang di alam liar sering berubah, mereka mengembangkan kemampuannya untuk menghirup oksigen dari air dan udara. Oleh karena itu, mereka mampu hidup di air dengan kandungan oksigen yang rendah. Penulis bahkan pernah membuktikan bahwa ikan cupang ini memiliki daya tahan yang kuat loh.

Dikatakan juga bahwa ikan cupang mampu bertahan hidup tanpa air untuk jangka waktu tertentu selama mereka tetap basah. Tidak sedikit pula yang menceritakan bahwa ikan cupang peliharaannya melompat keluar dari wadah atau akuarium dan mampu bertahan hidup lebih dari seharian di luar tempat mereka yang seharusnya.

Karakteristik Ikan Cupang

Ikan Cupang Kumpul2

* sumber: www.flickr.com

Ikan cupang biasanya lebih suka hidup menyendiri saat di penangkaran atau di alam liar. Apabila mereka ditempatkan di tangki yang sama saat di penangkaran, para ikan cupang jantan akan bertarung satu sama lain. Walaupun demikian, ada juga ikan cupang yang tidak beradu satu sama lain.

Lain lagi cerita ikan cupang di alam liar. Karena memiliki ruang dan tempat yang lebih luas, mereka lebih memilih untuk sendiri dan mundur dari perkelahian. Karena ukuran tangki di penangkaran tidak seluas tempat tinggal mereka di alam liar, perkelahian biasa terjadi akibat masalah teritorial.

Selain berkelahi jantan dengan jantan, perkelahian antara jantan dan betina juga dapat terjadi terutama setelah masa pengembangbiakkan. Oleh karena itu, mereka harus segera dipisahkan setelah berhubungan satu sama lain.

Jika ikan cupang jantan berasa bosan, mereka bisa menggigit siripnya sendiri. Hal itu pastinya dapat menyebabkan luka dan adanya infeksi. Oleh karena itu, sebaiknya tambahkan sejenis tanam-tanaman dalam tangki atau akuarium dan tempat bersembunyi ikan cupang agar hal ini dapat terhindarkan.

Ikan cupang juga dapat disandingkan dengan ikan lainnya dalam akuarium. Selama ikan lain tersebut memiliki sirip yang lebih kecil, mereka bisa tinggal dengan akur. Namun, jika ada ikan yang memiliki ukuran sirip lebih besar dan warna yang cerah, biasanya hal itu akan memancing ikan cupang untuk menyerang ikan tersebut (maksudnya mungkin pada ikan yang berukuran hampir mirip dengan ikan cupang).

Para cupang betina biasa dapat hidup berdampingan dengan kelompoknya di tangki yang sama (setidaknya tangki tersebut berukuran kira-kira 10 galon air). Namun, mereka harus tetap diawasi satu sama lain. Jika ada betina yang mulai agresif, sebaiknya segera pisahkan dia dari kelompoknya itu dan tempatkan di tangki baru untuk dirinya sendiri.

Ikan cupang jantan dan betina juga suka melakukan pertunjukan dengan mengembangkan insang mereka. Hal itu dilakukan dalam upaya menarik lawan jenis atau sebagai tindakan intimidasi. Saat berada dalam tangki, mereka akan mengembangkan insangnya jika merasa terancam atau ketakutan.

Ikan Cupang Termahal yang Pernah Terjual

Ikan Cupang Termahal

* sumber: petsoverload.com

Mungkin para pecinta ikan cupang di sini sudah tahu harga-harga ikan cupang yang beredar di pasaran. Atau mungkin ada yang pernah mengembangbiakkan ikan ini dan menghasilkan jenis yang sangat bagus dan memiliki harga tinggi. Lalu, semahal apa ikan cupang yang pernah terjual di dunia ini?

Beberapa tahun ke belakang, seekor ikan cupang yang memiliki warna mirip dengan bendera negara Thailand telah terjual di sebuah lelang online di Facebook. Ikan cupang yang dimiliki oleh Kachen Worachai itu dilepaskan dengan harga sekitar US$ 1500 atau kira-kira Rp 20 juta.

Dilansir dari CBS News, ikan cupang tersebut berwarna biru, merah, dan putih dengan garis-garis horizontal yang terlihat sama dengan bendera Thailand. Setelah pemiliknya memposting gambar ikan cupang tersebut, tak lama kemudian hal itu menjadi viral.

Thailand Flag

* sumber: pixabay.com

Kachen Worachai tidak menyangka bahwa akan ada orang yang membeli ikan cupang miliknya dengan harga puluhan ribu baht (mata uang Thailand). Sebelumnya, dia hanya mengharapkan beberapa ribu baht dari ikan cupang cantik miliknya. Kachen memposting gambar ikan itu pada tanggal 6 November 2016 dengan tawaran awal 99 baht (sekitar Rp 40rb-an) dan lelang itu berakhir pada 8 November 2016 dengan harga akhir 53,500 baht.

Kachen lebih lanjut menuturkan bahwa ikan cupang termahal sebelumnya yang pernah terjual adalah ikan cupang berjenis half-moon. Ikan itu laku dengan harga 23.500 baht atau sekitar Rp 10 jutaan.

Itulah bahasan mengenai ikan cupang termahal di dunia yang pernah terjual. Berita ini diliput secara luas oleh banyak media di luar negeri termasuk dari Indonesia. Walaupun itu terjadi pada tahun 2016, hingga saat ini belum muncul berita paling baru mengenai ikan cupang dengan harga yang lebih tinggi.

Sampai di sini dulu bahasan mengenai ikan yang cantik ini. Jika kamu berniat memelihara ikan cupang, maka rawatlah baik-baik agar mereka mampu bertahan hidup lebih lama. Artikel ini dihimpun dari berbagai sumber yang terpercaya terutama dari situs Betta Fish. Untuk mendapat informasi lengkap mengenai ikan cupang, kamu bisa mendapatkannya di situs tersebut.