Bacaterus / Ikan / Yummy, 10 Jenis Ikan Air Tawar yang Paling Banyak Dikonsumsi

Yummy, 10 Jenis Ikan Air Tawar yang Paling Banyak Dikonsumsi

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tentu saja Anda telah mengetahui bahwa ikan merupakan hidangan yang sehat lagi bergizi. Salah satu kelebihan dari ikan adalah kandungan asam lemak omega-3-nya dan rendah akan kandungan lemak jenuh. Kandungan-kandungan inilah yang membuat ikan air tawar dapat mengurangi risiko serangan jantung maupun penyakit stroke.

Mengonsumsi ikan air tawar juga berguna untuk kesehatan otak, terutama penurunan fungsi otak, juga mengurangi stres dan depresi karena kandungan omega-3 yang ada didalamnya bermanfaat sebagai anti depresan. Ikan air tawar juga mudah ditemukan dan dapat disajikan dengan berbagai macam resep, seperti digoreng, pepesan atau juga dibakar. Dan ini dia, 10 jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi dan tentu saja memiliki rasa yang nikmat.

1. Mujair

Mujair

* sumber: hewany.com

Ada kisah yang lucu dan unik dibalik ikan mujair. Konon, ikan ini pertama kali ditemukan oleh seorang pria yang juga bernama Mujair hingga akhirnya dikenal dengan nama tersebut. Jangan langsung percaya, karena kebenaran dari kisah ini belum dapat dipastikan. Ikan mujair merupakan jenis ikan yang dapat ditemukan di perairan tawar wilayah Indonesia, juga di Afrika.

Kelebihan dari ikan mujair adalah dagingnya yang gurih, juga durinya yang tidak terlalu banyak, sehingga cenderung mudah dikonsumsi. Karena, ada sebagian orang yang memang kurang menyukai ikan karena merasa repot dengan durinya. Mujair biasanya memiliki warna hitam, kelabu, atau kuning. Jenis ikan ini kaya akan fosfor, dan cara memasaknya pun mudah. Salah satu menu favorit dari ikan mujair adalah pesmol atau bumbu kuning.

2. Gurame

Gurame

* sumber: www.ikan.info

Siapa yang bisa menolak suguhan menu ikan gurame asam manis? Jangankan dengan saus asam manis. Digoreng tanpa menambahkan bumbu lain atau cukup dinikmati dengan sambal atau kecap, jenis ikan yang satu ini sudah bisa dinikmati dan sangat menggugah selera. Ikan gurame juga memiliki ukuran yang besar sehingga satu ekornya dapat dinikmati oleh 5 hingga 7 orang sekaligus.

Memang, jika dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya, ikan gurame memiliki harga yang lebih mahal karena sesuai dengan ukurannya tersebut. Harganya bisa mencapai sekira 60 ribu rupiah perkilogramnya. Ikan gurame memiliki daging tebal yang padat. Sementara durinya hanya terdapat pada bagian tengah tubuh, sehingga mudah dikonsumsi.

3. Bawal

Bawal

* sumber: www.rezekifishery.com

Satu lagi jenis ikan tawar yang memiliki rasa yang nikmat, gampang dijumpai sekaligus memiliki harga yang yang terjangkau. Ikan bawal adalah salah satu ikan yang memiliki banyak penggemar. Karena, ikan ini memiliki daging yang tebal, juga gurih. Meski begitu, ikan bawal memang memiliki duri halus yang terdapat pada dagingnya sehingga perlu agak berhati-hati saat menyantapnya.

Tapi jangan salah, ikan dengan nama ilmiah bramidae ini juga ada yang hidup di air asin atau berasal dari laut. Ikan bawal air tawar biasa dikenal dengan sebutan bawal merah atau bawal hitam, sementara ikan bawal yang hidup di laut biasa disebut dengan bawal putih. Dan memang, peminat bawal putih lebih banyak daripada bawal hitam.  Datang dari Family Perciformes, ikan bawal hidup dengan membentuk kelompok kecil, dan berenang di dasar air.

4. Lele

Lele

* sumber: www.pktkpkpjaktim.com

Pecel lele merupakan hidangan ikan yang bisa kita temukan dengan mudah di berbagai tempat di Indonesia. Biasa disuguhkan dengan digoreng dan disajikan dengan sambal, ikan lele merupakan salah satu ikan yang populer karena dagingnya yang lembut dan enak.

Sangat mudah mengenali ikan lele karena bentuk tubuhnya yang memanjang, licin tidak bersisik, dan memiliki kumis panjang. Tidak mengherankan apabila dalam Bahasa Inggris, ikan ini disebut dengan catfish karena kumisnya mengingatkan pada kucing.

Memiliki harga yang murah, ikan lele juga merupakan jenis ikan yang mengandung banyak nutrisi. Kandungan yang dapat ditemukan dalam ikan ini di antaranya protein, lemak juga kalsium. Ikan lele juga diperkaya dengan berbagai vitamin terutama vitamin C dan vitamin A, juga mengandung natrium dan zat besi. Jadi jika Anda ingin menikmati sajian murah bergizi lagi lezat? Silahkan langsung mendatangi pedagang pecel lele terdekat.

5. Patin

Patin

* sumber: www.lalaukan.com

Salah satu jenis ikan tawar yang juga populer karena biasa dikonsumsi adalah ikan patin. Salah satu suguhan populer nan lezat adalah gulai ikan patin atau sup ikan patin. Ikan yang memiliki bentuk mirip dengan ikan lele ini juga disebut-sebut sebagai ikan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil, balita hingga anak-anak, bahkan orang tua. Salah satu alasannya adalah, kandungan yang terdapat di dalamnya.

Salah satu kelebihan dari ikan patin adalah, kandungan lemak tak jenuhnya yang mencapai 50% dari total keseluruhan nilai gizi ikan ini. Selain lemak tak jenuh, ikan patin juga memiliki kandungan omega-3 dan DHA yang tinggi. Kandungan yang terdapat didalamnya membuat popularitas ikan patin melejit, hingga orang-orang pun ramai-ramai membudidayakannya.

Baca juga: Jenis Ikan Air Tawar Paling Populer, Mana Favoritmu?

6. Nila

Nila

* sumber: www.ikannila.com

Sepintas, sulit memang membedakan ikan nila dan ikan mujair. Kadang juga ada yang bercelutuk sama saja. Tapi pada kenyataannya, dua ikan ini merupakan jenis ikan yang berbeda. Untuk membedakannya, Anda dapat membandingkan sirip yang terdapat di bagian samping. Nila memiliki sirip samping yang lebih memanjang daripada mujair. Perbedaan ekornya juga tampak jelas. Nila memiliki ekor yang melebar, sementara mujair lebih kecil dan berkesan rapat.

Memiliki rasa yang sama dengan mujair, ikan nila juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu nila merah dan nila hitam. Perbedaannya, tentu saja pada warna tubuhnya. Namun, ikan nila hitam adalah jenis ikan nila yang mudah ditemukan di pasaran.

Ikan ini juga memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat ikan nila diantaranya adalah mempercepat perbaikan dan pertumbuhan tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, hingga mencegah ebrbagai jenis kanker, juga penyakit gangguan darah seperti talasemia dan anemia.

7. Sepat

Sepat

* sumber: www.pertanianku.com

Kebanyakan orang mengenal ikan sepat yang telah diolah menjadi ikan asin. Namun sebenarnya, ikan ini juga dapat dikonsumsi dengan digoreng, kemudian ditambahkan bumbu balado sesuai selera. Selain diolah menjadi makanan, ikan sepat juga bisa dijadikan sebagai ikan hias. Ikan sepat mudah ditemukan di Indonesia dan memiliki dua jenis, yaitu sepat rawa dan sepat siam.

Ikan sepat sendiri juga merupakan jensi ikan yang kaya akan kandungan gizi. Beberapa kandungan vitamin yang terdapat dalam ikan sepat adalah vitamin D dan B2. Seperti yang kita tahu, dua jenis vitamin ini bermanfaat untuk kesehatan tulang dan kulit.

Mengonsumsi ikan sepat juga dapat mengurangi risiko penyakit stroke. Karena, ikan sepat dapat menstabilkan tekanan darah. Tidak ketinggalan, tentu saja kandungan omega-3 yang dapat mencegah penuaan dini.

8. Mas

Mas

* sumber: www.tukarcerita.com

Jenis ikan air tawar yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi karena sangat mudah ditemukan di pasaran. Bukan apa-apa, karena ikan mas sepertinya digemari oleh semua orang sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain bisa diolah menjadi berbagai hidangan, sama seperti ikan air tawar yang biasa dikonsumsi lainnya, ikan ini juga memiliki banyak manfaat.

Ikan mas memang terkenal akan kandungan omega-3-nya. Tidak mengherankan jika ikan ini menjadi favorit banyak orang. Ingin menurunkan berat badan? Cobalah untuk lebih banyak mengonsumsi jenis ikan yang satu ini. Ikan mas juga terhitung mudah untuk dibudidayakan. Karena, untuk mengembangkannya hanya diperlukan manipulasi lingkungan dan kawin suntik.

9. Belut

Belut

* sumber: www.sipendik.com

Mungkin ada di antara Anda yang langsung geli jika mendengar apalagi melihat hewan yang satu ini. Apakah belut adalah ikan? Jawabannya adalah, ya. Belut memang termasuk dalam kelompok ikan. Jika Anda merasa geli atau jijik untuk menyantap belut, mungkin Anda akan berubah pikiran karena belut kaya akan gizi dan tentu saja memiliki daging dengan rasa yang enak.

Belut kaya akan berbagai vitamin, diantaranya adalah beberapa jenis vitamin B, lantas, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Bukan hanya vitamin, belut juga memiliki kandungan zat besi, fosfor, magnesium dan berbagai kandungan lain yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Meski begitu, jangan sampai Anda mengonsumsi belut berlebihan karena kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi.

10. Nilem

Nilem

* sumber: id.wikipedia.org

Meski memiliki ukuran yang kecil ikan nilem merupakan salah satu ikan populer yang terkenal akan cita rasanya yang gurih, bahkan melebihi jenis ikan air tawar lainnya. Hal ini disebabkan oleh kandungan sodium glutamat dalam ikan nilem.

Ikan nilem adalah jenis ikan yang mengonsumsi pakan berupa phytoplankton dari ganggang air. Sayangnya, belum banyak yang membudidayakan ikan yang satu ini di Indonesia jika dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya.

Ada beberapa alasan memang yang membuat sebagian orang kurang suka makan ikan. Namun jika Anda suka dengan makanan sehat lagi memiliki rasa yang nikmat, Anda bisa mulai untuk rajin menyantap ikan. Dan ada baiknya, Anda mulai membiasakan si kecil untuk sering menyantap ikan.

Selain Omega-3 dan berbagai vitamin, ada beberapa khasiat lain dari ikan adalah menurunkan risiko penyakit autoimun baik pada anak dan orang dewasa, mencegah asma pada anak, juga meningkatkan kualitas tidur. Mari kita mulai untuk lebih banyak mengonsumsi ikan untuk gaya hidup yang lebih sehat.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *