Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Kekayaan fauna di Indonesia memang sangat beragam. Namun, beberapa di antaranya merupakan satwa langka atau yang populasinya terancam punah. Sejumlah satwa langka atau terancam punah ini sangat dilindungi di Indonesia. Bahkan, ada sanksi yang serius bagi masyarakat yang tetap nekat untuk memburu satwa yang dilindungi tersebut.

Sebagai warga negara Indonesia, Anda perlu mengetahui sejumlah hewan yang paling dilindungi di Indonesia. Bacaterus sudah mengumpulkan 10 satwa yang sangat dilindungi. Beberapa di antaranya berada di tempat penangkaran khusus, namun sebagian masih di alam bebas tetapi tidak boleh diburu.

10 Hewan yang Paling Dilindungi di Indonesia

1. Orang Utan

Orang Utan Hewan yang Paling Dilindungi di Indonesia

Hewan endemik dari Indonesia ini termasuk primata dengan ukuran tubuh yang sedang. Orang utan memiliki lengan yang panjang dan bulu cokelat kemerahan. Hewan yang paling dilindungi di Indonesia ini hanya bisa ditemukan di hutan tropis Kalimantan dan Sumatera.

Satwa yang satu ini sangat dilindungi karena kondisi populasinya amat memprihatinkan. Hewan ini sering menjadi sasaran perburuan liar untuk dijual menjadi hewan peliharaan, diambil dagingnya, atau hanya karena memasuki perkebunan warga. Meskipun belum termasuk hewan yang nyaris punah, orang utan wajib dilindungi karena hewan ini hanya bisa ditemukan di Indonesia dan Malaysia.

2. Komodo

Pulau Komodo

Indonesia patut berbangga karena selain orang utan ada juga hewan endemik lain yang hanya ada di Indonesia, yaitu Komodo. Salah satu kadal terbesar di dunia ini dipercaya sudah hidup sejak zaman dinosaurus. Komodo memiliki panjang sekitar 2-3 meter dengan bobot 100 kg. Kaki hewan ini ada empat buah dan mulutnya terus menerus mengeluarkan lidah.

Mengingat komodo hanya bisa dijumpai di Indonesia, International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) menetapkan komodo sebagai hewan langka.

Pemerintah Indonesia pun menyatakan bahwa komodo adalah salah satu hewan paling dilindungi. Bahkan, pemerintah secara khusus membuat tempat penangkaran Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

3. Badak Bercula Satu

Badak Bercula Satu

Badak bercula satu juga dikenal sebagai Badak Jawa. Satwa ini tidak terbatas hidup di Indonesia saja, melainkan populasinya juga tersebar di Asia Tenggara, India, dan Tiongkok. Hanya saja badak bercula satu sangat dilindungi di Indonesia karena populasinya di tanah air sangat memprihatinkan.

Di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, jumlah badak bercula satu hanya tersisa beberapa ekor saja. Selain karena bencana alam dan penyakit, jumlah Badak Jawa yang semakin sedikit ini disebabkan karena perburuan. Pemburu hanya membunuh badak untuk mengambil culanya saja. Pasalnya, cula badak dapat dijual dengan harga yang sangat mahal.

4. Harimau Sumatera

Harimau Sumatera

Selanjutnya, ada hewan yang paling dilindungi di Indonesia karena jumlahnya di tanah air hanya tersisa 400-500 ekor saja. Adalah Harimau Sumatera yang sudah masuk dalam daftar merah IUCN sebagai hewan yang jumlah populasinya sangat kritis.

Cara membedakan Harimau Sumatera dengan jenis harimau lainnya adalah bulunya cenderung berwarna lebih gelap. Pola hitam di kulitnya berukuran lebar dan jaraknya sangat rapat satu sama lain.

Mirisnya, Harimau Sumatera sering menjadi target perburuan untuk diambil kulitnya. Kulit harimau bisa dijadikan pakaian, karpet, tas, atau sekedar pajangan. Bahkan, taring harimau pun bisa dijual dengan harga mulai 400 ribu – 1,5 juta rupiah.

5. Anoa

Anoa

Hewan endemik Sulawesi ini sudah masuk dalam daftar hewan yang paling dilindungi di Indonesia sejak tahun 2000-an. Anoa yang sekilas nampak seperti kerbau kerdil ini jumlahnya hanya kurang dari 5.000 ekor saja di Indonesia.

Sebagai hewan yang langka, satwa ini memang sangat menarik bagi para pemburu. Mereka memanfaatkan daging, tanduk, dan kulit anoa untuk dijual kembali. Hewan yang juga menjadi maskot Sulawesi Tenggara ini juga dilindungi dalam penangkaran Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi.

6. Elang Jawa

Elang Jawa

* sumber: satujam.com

Predator udara yang satu ini dianggap sebagai maskot hewan langka di Indonesia. Jika diperhatikan, penampilan Elang Jawa ini memang mirip dengan burung yang menjadi lambang negara kita, yaitu Garuda. Sesuai dengan namanya, habitat asli hewan ini memang tersebar di Pulau Jawa.

Dahulu, hewan endemik ini bisa ditemukan dengan mudah di hutan pegunungan yang berada di Jawa. Akan tetapi, perburuan liar dan perusakan habitat asli membuat burung ini terancam punah. Saat ini, Elang Jawa hanya bisa ditemukan di Gunung Slamet, Gunung Kawi, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Gunung Gede, dan Taman Nasional Muara Betiri.

7. Tarsius

Tarsius

Selanjutnya, ada hewan yang paling dilindungi di Indonesia yang juga merupakan primata dengan ukuran yang paling kecil dibanding spesies primata lainnya, yaitu Tarsius atau Singapuar. Tarsius hanya bisa ditemukan di Sulawesi Utara. Hewan ini biasa mengkonsumsi serangga, tetapi mereka juga bisa memangsa burung, ular, kadal, dan kelelawar.

Makhluk mungil ini sangat dilindungi karena jumlah populasinya terus merosot dari tahun ke tahun. IUCN menetapkan bahwa Tarsius adalah hewan yang populasinya terancam punah dan harus dilindungi. Akan tetapi, belum ada upaya serius dari pemerintah Indonesia untuk membuat penangkaran khusus hewan ini.

8. Jalak Bali

Jalak Bali

Burung pengicau dengan penampilan yang sangat cantik ini memang membuat banyak pemburu tertarik untuk menangkapnya. Hal tersebut menjadi alasan Jalak Bali menjadi hewan yang paling dilindungi di Indonesia. Perburuan tersebut juga membuat angka populasi burung ini kian merosot.

Menurut data terakhir yang dikumpulkan oleh PEH Bali Barat di tahun 2006, jumlah Jalak Bali yang tersebar di bagian barat Pulau Dewata ini hanya tinggal 6 ekor saja. Oleh karena itu, kebun binatang dan Taman Nasional Bali Barat berusaha menangkarkan satwa ini agar tidak mengalami kepunahan.

9. Trenggiling

Trenggiling

Sekilas tampilan trenggiling ini memang mirip dengan musang. Hanya saja hewan ini memiliki kulit yang keras dan bersisik. Habitat asli trenggiling adalah Jawa dan Sumatera. Dulu, hewan ini sering berkeliaran dan bisa ditemukan dengan sangat mudah.

Akan tetapi, akhir-akhir ini Trenggiling sangat sulit ditemukan bahkan ketika dicari ke sarangnya. Hal tersebut dikarenakan perburuan liar yang mengurangi populasi hewan ini di Indonesia. Konon, daging Trenggiling sangat laku di pasar impor, terutama di Cina. 1 kg daging Trenggiling bisa dibandrol dengan harga 600 ribu sampai 1 juta rupiah.

10. Babirusa

Babirusa

Berbeda dengan babi hutan atau babi ternak, Babirusa ini memiliki tampilan yang lebih “sangar” dibanding jenis babi lainnya. Hewan yang dilindungi ini memiliki ciri khas dari taring yang mencuat ke atas.

Sayangnya, hewan ini banyak diburu oleh manusia karena dianggap sebagai hewan pengganggu. Selain itu, Babirusa juga sering diburu untuk dimangsa dagingnya oleh manusia. Jumlah populasi Babirusa di Indonesia tercatat hanya tinggal 4.000 ekor saja.

Inilah 10 hewan yang paling dilindungi di Indonesia. Sebagian besar adalah hewan yang populasinya tidak banyak dan terancam kepunahan. Jadi, alangkah baiknya jika kita turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian fauna-fauna tersebut agar generasi penerus kita tetap dapat melihat wujud nyatanya.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .