bacaterus web banner retina
Bacaterus / Serba Serbi / Binatang / 10 Hewan dalam Mitologi Persia Kuno yang Jarang diketahui

10 Hewan dalam Mitologi Persia Kuno yang Jarang diketahui

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 23 April 2021

Mitologi yang terdapat di peradaban manusia merupakan cerminan dari nilai-nilai yang dianut oleh sebuah bangsa pada masanya. Mitologi terkadang menggambarkan harapan dan ketakukan dari manusia. Ada kisah-kisah pahlawan dan juga-hewan-hewan buas  atau bahkan suci di dalam kisahnya.

Begitu pula dalam Mitologi Persia, mereka memiliki  hewan-hewan mitos yang menjadi bagian dari kisah mitologi  yang mereka miliki. Hewan-hewan itu menggambarkan kekuatan kebaikan dan juga kejahatan yang tidak patut ditiru. Berikut ini adalah ualsan tentang hewan dalam mitologi Persia yang mungkin belum kamu tahu.

1. Simurgh

Simurgh

Simurgh merupakan mahluk mitos dalam mitologi Persia yang dianggap memiliki karakter penuh dengan kebajikan. Simurgh sendiri hewan sejenis burung yang memiliki bentuk yang unik. Badannya merupakan tubuh seekor burung merak dengan kepala dari seekor anjing, dan cakar seekor singa.

Simugrh sendiri sering disamakan dengan burung phoenix yang ada banyak dalam mitologi dunia. Burungnya digambarkan sangat besar sehingga mampu mengangkat seekor gajah.  Terkadang burung ini juga digambarkan dengan kepala manusia atau juga sekor anjing, dengan sayap berwarna tembaga.

Dalam legenda dikatakan Simurgh memiliki usia hingga 1.700 tahun sebelum berubah menjadi api. Simurgh yang hidup sangat lama membuatnya memiliki  pengetahuan dari berbagai usia. Keberadaannya merupakan penghubung dan juga mediator bagi bumi dan langit.

2. Burung Huma

Burung Huma

Burung huma merupakan burung mitos yang terdapat dalam legenda Iran. Burung ini dikatakan merupakan versi terakhir dari burung Simurgh. Burung Huma dikatakan burung yang terus terbang selamanya dan tidak pernah mendarat. Saat orang tertimpa bayangannya maka ia akan diberkati.

Bayangan dari burung Huma menjadi bagian penting dalam legendanya. Keberuntungan yang akan datang saat tertimpa bayangannya, sehingga jika bayangannya jatuh diatas seorang raja maka itu akan memberikannya kekuatan surgawi. Sehingga pemerintahan para raja itu akan bertahan selamanya.

Burung Huma memiliki citra yang menonjol pada Kota Persepolis, dan dianggap sebagai binatang suci. Siapa saja yang melukai burung ini maka  dia akan tertimpa oleh kemalangan. Legenda tentang memberikan kekuatan pada seorang raja  diadopsi oleh Kekaisaran Mughal di India dalam bentuk seni.

3. Karkadann

Karkadann

Karkadann atau kargadan  dalam bahasa Persia yang memiliki arti tuan dari padang pasir. Sebuah padang di Iran dan India dipercaya merupakan tempat binatang ini tinggal. Karkadann digambarkan sebagai hewan yang memiliki tanduk pada mocongnya, diperkirakan merupakan binatang badak.

Penggambarannya terkadag membuat orang salah menyangka kalau binatang itu adalah unicorn. Seorang sejarawah dan ahli geografi pada sekitar abad ke-11 yaitu Al-Biruni menggambarkan karkadann sebagai binatang yang menyerupai kerbau dengan kulitnya yang gelap.

4. Manticore

Manticore

Manticore berasal dari bahasa Persia  Mardykhor, yang berasal dari dua kata mardya yang berarti manusia dan khor yang  berarti makan. Sehingga bisa dikatakan Manticore merupakan binatang buas yang melahap manusia. Ia digambarkan sebagai binatang berkepala manusia bertubuh singa.

Binatang ini digambarkan lebih detail oleh Ctesias seorang dokter berkebangsaan Yunani yang melayani Raja Atraxerxes II. Manticore memiliki wajah manusia dengan tiga susun gigi yang tajam. Tubuhnya yang seperti singa dan pada ujung ekornya terdapat duri dari landak.

Dikatakan bahwa manticore melahap mangsanya secara utuh, sehingga tidak meninggalkan jejak dari korbannya. Manticore merupakan legenda yang asli dari Persia yang lantas berkembang di menjadi cerita rakyat di Eropa melalui Ctesias. Ceritanya tersebar di kalangan para penulis Yunani.

5. Azhi Dahaka

Azhi Dahaka

Azhi Dahaka dianggap sebagai mahluk jahat dalam mitologi Persia. Azhi Dahaka digambarkan sebagai monster naga berkepala tiga, yang diciptakan karena kebohongan dari Angra Mainyu. Dia diciptakan untuk membuat kekacauan sehingga energi positif apapun yang ada di dunia tidak akan muncul.

Azhi Dahaka dianggap sebagai perwujudan dari kekacauan dan kejahatan yang paling menakutkan. Hal itu dikarenakan Azhi Dahaka memiliki seribu indra yang mampu mengetahui setiap ancaman dan dimana letak dari mangsanya. Dikatakan Azhi Dahaka adalah mahluk yang tidak terkalahkan.

Hanya ada satu orang yang dapat mengalahkan Azhi Dahaka , dia adalah Thraetaona. Dia  juga dikenal dengan nama Fereydun, seorang raja dalam mitologi Iran dari Dinasti Pishdadian. Ia akan menangkap dan memenjarakan dengan merantainya sampai akhir dunia yang akan dibunuh oleh Karsap.

Baca juga: Binatang Unik dan Misterius dalam Mitologi Mesir Kuno

6. Chamrosh dan Kamak

Chamrosh dan Kamak

Kedua mahluk mitologi ini juga memiliki rupa seekor burung besar. Chamrosh  dan Kamak memiliki bentuk badan seekor anjing  dengan kepala dan sayap sekor elang.  Chamrosh  memiliki kekuatan untuk kebaikan. Sedangkan Kamak memiliki kekuatan yang digunakan untuk kejahatan.

Keduanya tinggal di bawah Pohon Segala Benih. Cahmrosh akan mengumpulan benih yang jatuh dari pohon itu dan menyebarkannya keseluruh bumi. Cahmrosh juga merupakan karakter yang akan membela Persia dari segala serangan yang berasal dari luar.

Sedangkan untuk Kamak, dia melakukan hal yang sebaliknya, dia akan membawa kehancuran dengan memakan ternak juga orang Persia. Kamak memiliki sayap yang sangat besar sehingga bentangan sayapnya mampu menghalangi hujan, sehingga akhirnya mendatangkan kekeringan di bumi.

7. Gavaevodata

Gavaevodata

Gavaevodata merupakan hewan pertama yang diciptakan oleh Ahura Mazda, yaitu dewa tertinggi pada agama Zoroaster. Setelah menciptakan menciptakan bumi dengan semua tanamannya, sang dewa lalu menciptakan Gavaeodata. Gavaeodata merupakan hewan sejenis sapi atau banteng.

Gavaevodata memiliki warna yang sangat putih dan bersinar seperti rembulan. Namun keindahannya membuat sapi ini dibunuh oleh Angra Mainyu sebuah ruh jahat.  Saat sapi itu akan mati ia dibawa ke bulan dan dimurnikan. setelahnya datanglah sepasang binatang jantan dan betina dari semua jenis.

Setelah sapi itu mati, datanglah beragam tanamaman. Setalah Ahura Mazda menciptakan binatang dan tumbuhan barulah ia menciptakan manusia dan sesudahnya terciptalah api. Gavaedota merupakan sebuah entitas istimewa yang memiliki peran penting dalam terciptanya  dunia ini.

8. Ikan Kar atau Kara

Ikan Kar atau Kara

Ikan Kar atau Kara merupaka jenis ikan yang besar yang digambarkan dalam Bundahishn. Bundahishn sendiri merupakan sebuah karya layaknya ensiklopedi dalam teks Zoroastrian. Ikan kar merupakan kepala dari  semua jenis ikan yang diciptakan oleh Ahura Mazda dan ia tinggal di lautan mitos Fraxkard.

Ikan ini bertugas menjaga Pohon Haoma Putih atau Pohon Segala Biji yang disucikan dalam mitologi Zoroaster. Pohon ini diancam oleh seekor monster yang mirip dengan seekor katak.  Ikan itu terus menjaga sang pohon dengan terus mengitarinya. Ikan ini dikatakan merupakan ikan yang paling indah.

Indera dari ikan ini sangat tajam sehingga dapat merasakan naik turunnya permukaan air. Tidak ada pejelasan tentang bagaimana bentuk ikan ini  oleh orang Persia kuno. Tetapi para ahli cenderung berpikir bahwa ikan tersebut tampak seperti ikan hiu prasejarah, jika  berdasarkan teks.

9. Shāhmārān

Shāhmārān

Shāhmārān merupakan mahluk mitos yang ditemukan di daerah Anatolia dengan asal namanya yang berasala dari Shāh yang berarti raja dan mārān yang berarti ular. Binatang mitos ini digambarkan sebagai  mahluk yang memiliki tubuh separuh ular dan separuh tubuh wanita.

Pertemuan pertama Shāhmārān dengan seorang pemuda bernama Camasb, saat ia ditinggal temannya didalam gua. Saat ia menjelajah gua ia menemukan kebun yang indah dan menemukan Shāhmārān disana. Ia jatuh cinta dan tinggal didalam gua dan diajarkan tentang ilmu pengobatan.

Saat Camasb keluar dari gua ia berjanji tidak akan  menceritakan kisahnya. Hingga pada  suatu saat raja sakit dan harus memakan daging Shāhmārān.Pada akhirnya dagingnya dimakan raja dan Camasb meminum air dari pencucian Shāhmārān dan memperoleh kebajikan dan menjadi seorang dokter.

10. Karshiftar

Karshiftar

Karshiftar  merupakan hewan mitos dalam bentuk burung yang terdapat dalam teks Bundahishn. Tugas dari burung karshiftar ini adalah membawa wahyu dari kepercayaan Zoroastrian ke sebuah benteng gunung yang dibangun oleh seorang raja dalam mitos yang bernama Raja Yima.

Raja Yima sendiri merupakan orang pertama yang mengetahui tentang ajaran  Zoroantrianisme. Burung Karshiftar menyampaikan seluruh wahyu dalam bahasa burung dan juga dalam bahasa manusia. Burung karshiftar sendiri diperkiran adalah burung gagak jika dilihat dari  asal kata namanya.

Pada mitologi Persia memiliki kesamaan dengan mitologi dari Asia lainnya yang menjadikan  hewan sejenis sapi atau banteng yang berperan penting dalam keyakinan mereka pada saat itu. Selain itu satu jeis hewan juga memiliki peran penting dalam mitologi Persia yaitu  burung.

Ada beberapa jenis burung yang menjadi bagian dari mitologi Persia ini. Selain itu hewan perpaduan yang ada pada mitologi Persia juga yang tersebar dan menjadi bagian dari mitologi dari beragam budaya zaman kuno. Binatang sejenis dengan spinx atau pun naga dapat kamu temukan pada mitologi Persia juga, dan hewan-hewan yang lainnya.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram