bacaterus web banner retina
Bacaterus / Serba Serbi / Binatang / 9 Binatang Unik dan Misterius dalam Mitologi Mesir Kuno

9 Binatang Unik dan Misterius dalam Mitologi Mesir Kuno

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 23 April 2021

Mesir kuno memiliki kisah yang menarik dengan mitologi seputar dewa dan dewinya tetapi tak hanya dewa dan dewinya saja yang menarik untuk kamu ketahui. Seperti halnya mitologi pada banyak budaya, Mesir juga memiliki mitos yang berhubungan dengan binatang-binatang yang biasa diangggap suci.

Binatang-binatang yang hadir dalam mitologi Mesir ini juga terkadang hadir dalam mitologi dunia. Pada mitologi Mesir binatang-binatang ini terkadang cukup sulit dibedakan dengan para dewa-dewi. Berikut ini ulasan beberapa binatang yang dianggap suci atau berbahaya dalam mitologi Mesir.

1. Ammit

Ammit

Ammit merupakan hewan mitologi Mesir yang memiliki bentuk kepala buaya dengan kaki depan singa dan kaki belakang kuda nil. Ammit merupakan penggambaran dari predator pemakan manusia. Ammit berdiam di aula Ma’at, yaitu Dewi Ke jujuran yang akan menimbang amal perbuatan manusia.

Pada Mitologi Mesir, manusia yang telah mati hatinya akan ditimbang oleh Anubis Dewa dari dunia bawah dengan menggunakan sehelai bulu dari Ma’at. Jika hati yang telah ditimbang itu tidak suci maka Ammit akan memakannya, dan jiwa manusia itu akan merasakan kegelisahan.

Ammit digambarkan sebagai pelayan setia dari Anubis, dengan badannya yang kecil kira-kira sebesar anjing. Kamu dapat melihat sosoknya dalam sebuah teks kuno dalam papirus Hunefer. Ammit merupakan mahluk yang tidak disembah tetapi menjelama menjadi sesuatu yang ditakuti.

2. Apep/Apophis

Apep Apophis

Apep merupakan satu hewan mitologi yang memiliki panjang badan 50 kaki dari bagian kepala hingga ekornya. Apep merupakan ular yang melambangkan kekacauan dan kehacuran, serta musuh dari Dewa utama Ra. Dikisahkan Apep akan menyerang Ra disaat ia  melintasi langit dengan kapalnya.

Kisah ini yang sering dianggap sebagai gerhana matahari di saat Apep menelan matahari. Dikatakan lagi bahwa Apep yang bergerak di bawah tanah menyebabkan terjadinya gempa bumi. Pertempuran Apep dengan Dewa Set dikatakan yang menyebabkan terjadinya badai petir.

Asal muasal Apep yang dideskripsikan dalam sebuah mitos adalah tali pusarnya dari Ra ketika dia dilahirkan. Apep di percaya merupakan makhluk dari dunia bawah, terkadang dia juga dianggap sebagai pemakan jiwa. Sehingga di percaya bahwa orang yang telah mati pun memerlukan perlindungan.

3. Bennu

Bennu

Bennu dikatakan  merupakan asal muasal dari legenda burung phoenix  pada mitologi Yunani. Tiga dewa Atum, Ra,dan Osiris memiliki hubungan yang penting dengan burung Bennu ini. Pada zaman kerajaan lama burung Bennu digambarkan seperti burung wagtail kuning.

Sedangkan pada masa kerajaan baru Bennu digambarkan sebagai bangau berwarna abu-abu. Bennu memiliki kaki dan paruh yang panjang dan dua jambul panjang tumbuh ke belakang. Burung Bennu juga terkadang digambarkan menggunakan mahkota Atef yang  melambangkan Osiris.

Menurut mitologi Mesir Burung Bennu merupakan burung yang jadi dengan sendirinya, dan juga dikatakan bahwa Bennu merupakan jiwa atau ruh dari dewa Ra. Simbol burung Bennu sering digunakan untuk melambangkan Dewa Ra pada hieroglif di Periode Mesir akhir.

4. Sphinx

Sphinx

Spinx Merupakan hewan mitos yang memiliki badan singa, dengan kepalanya bisa terdiri dari elang, domba, dan juga manusia. Hewan ini tak hanya ada pada mitologi Mesir, tetapi ada di Yunani dan juga Turki. Di Mesir sphinx memiliki kepala seorang pria yang biasa disebut juga androspinx.

Pada mitologi Mesir Sphinx dianggap sebagai hewan yang baik hati tetapi memiliki kekuatan yang ganas. Sphinx dari mitologi Mesir ataupun Yunani, keduanya biasa dianggap sebagai penjaga pintu masuk kuil. Sphinx sendiri biasa dikaitkan dengan bangunan seperti makam atau juga kuil keagamaan.

Sphinx  yang terkenal dan paling besar tentunya adalah Sphinx yang terletak di dekat Piramid Giza. Para ahli Mesir Kuno berpendapat  bahwa kepala dari Sphinx Giza memiliki kemiripan dengan Khafra, seorang raja dari dinasti ke-4 anak dari raja Kufu.

5. Serpopard

Serpopard

Sepopard merupakan hewan mitos  yang berasal dari Mesir Kuno. Serpopard merupakan hewan perpaduan antara ular dan leopard. Hewan ini memiliki tubuh berbentuk leopard dan lehernya yang panjang seperti ular. Hewan ini ditemukan pada  gambar dekorasi ornamen-ornamen Mesir

Makna dari gambar ini sendiri diperkirakan merupakan simbol dari kekacauan yang memerintah di luar perbatasan Mesir sebelum periode-periode dinasti. Serpopard tak hanya ada di Mesir tetapi juga hadir pada  seni Mesopotamia yang digambarkan berpasangan dengan leher saling bertaut.

Baca juga: 10 Makhluk dan Hewan Mitologi Yunani yang Paling Terkenal

6. Uraeus

Uraeus

Uraeus merupakan ular kobra yang menjadi simbol untuk dewa, Kekuasaan, bangsawan dan kekuasaan ilahi. Wadjet merupakan dewa yang disimbolkan oleh ular kobra. Uraeus dianggap sebagai pelindung dari sungai Nil dan juga pelindung dari mesir hilir.

Uraeus juga memberikan legitimasi kepada penguasa disaat para raja mengenakan simbol Uraeus dalam mahkotanya. Uraes biasa dijadikan sebuah hiasan diatas mahkota raja. Hal ini untuk menunjukan perlindungan Wadjet kepada raja yang berkuasa dengan tampil di atas kepala raja.

Pada saat penyatuan antara Mesir Hulu dan Mesir hilir, simbol Uraeus digambarkan bersanding bersama burung nasar yang merupakan simbol untuk Mesir hulu, dan juga simbol atau personifikasi dari dewi Nekhbet. Keduanya sering disebut sebagai ‘The Two Ladies’ pelindung kedua Mesir.

7. Hieracosphinx

Hieracosphinx

Hieracosphinx merupakan binatang mitos yang juga melambangkan dewa Horus dan dapat kamu temukan ukirannya pada sebuah kuil di Edfu. Binatang ini digambarkan sebagai hewan yang memiliki kepala elang, dan berbadan singa. Binatang ini biasa juga disebut dengan Grifiin tak bersayap Mesir.  

Selain dari Hieracosphinx, Mesir juga memiliki perpaduan spinx dengan mahluk lainnya. Perpaduan sphinx dengan kepala manusia disebut sebagai androsphinx dan sphinx dengan kepala domba disebut sebagai Criosphinx. Domba jantan tersebut merupakan simbol dari dewa Nef.

8. Ikan Medjed

Ikan Medjed

Ikan Medjed merupakan ikan yang di sembah di daerah Oxyrhynchus sebuah kota di zaman Mesir kuno. Medjed sendiri termasuk dalam jenis ikan  gajah, yang dalam mitologi diyakini telah memakan alat kelamin dari Dewa Osiris,  setelah Set saudaranya memotong tubuhnya dan menyebarkannya.

Ikan gajah merupakan jenis ikan air tawar yang banyak jumlahnya di Sungai Nil. Ikan gajah merupakan sub famili dari ikan Mormyrinae.  Ikan ini memiliki ciri  khasnya berupa moncongnya yang menunduk dan berukuran sedang. Begitu pula ikan mitos Medjed dari Oxyrhynchus ini memiliki ciri yang sama.

9. Banteng Apis (Hep)

Banteng Apis (Hep)

Banteng Apis atau biasa disebut juga Hapi atau Hep, Apis sendiri adalah namanya dalam bahasa Yunani. Walau bernama Hapi/Hep, banteng Hapi tidak memiliki hubungan dengan dewa Hapi/Hep yang merupakan dewa Sungai Nil. Apis merupakan hewan suci yang disembah di Kota Memphis.

Apis merupakan banteng yang disembah oleh masyarakat Mesir sebelum zaman para dinasti. Hapi dianggap sebagai dewa pertama dari masyarakat Mesir, atau juga hewan pertama yang dianggap sebagai dewa. Selain itu Apis dianggap sebagai anak dari Dewi Hathor pada beberapa era.

Apis sendiri sering digambarkan sebagai hewan  tunggangan yang dikepalanya terdapat cakram matahari dan juga ular Uraeus diantara kedua tanduknya. Apis juga biasa digambarkan sebagai seorang pria yang  memiliki kepala banteng pada sekitar akhir periode dari zaman Mesir kuno.

Pada mitologi Mesir kebanyakan dari binatangnya itu merupakan personifikaksi dari pada dewa-dewinya.  Kebanyakan dari binatangnya dianggap suci oleh masyarakat Mesir Kuno karena dianggap penjelmaan dari dewa-dewinya. Walaupun ada juga hewan yang dianggap buas atau jahat.

Sebagian besar dari binatangnya dianggap suci dan disembah di beberapa kota. Mereka memiliki peran penting dalam simbol kekuasaan seorang raja, atau juga sebagai seorang penjaga. Ada juga yang dianggap sebagai seorang dewa yang keberadaannya dianggap telah ada sebelum periode para dinasti.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram