Bacaterus / Binatang Langka / Yuk, Kenali 8 Hewan Langka yang Ada di Pulau Sumatera

Yuk, Kenali 8 Hewan Langka yang Ada di Pulau Sumatera

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 November 2019

Indonesia dengan kekayaan alam dan baharinya, memiliki beraneka ragam jenis hewan langka yang tidak ditemukan di negara lain. Setiap daerah di Indonesia menjadi habitat hewan langka tersebut. Namun sayangnya, sebagian dari mereka statusnya kini hampir punah karena populasinya yang semakin sedikit.

Selain Komodo dari Flores, dan Burung Cenderawasih dari Papua, di Sumatera juga akan kamu temukan hewan langka. Kali ini, Bacaterus akan menginformasikan 8 hewan langka asal Sumatera yang perlu kamu ketahui dan lestarikan agar populasinya tidak terus berkurang dan berakhir dengan kepunahan. Yuk, kenali hewan-hewan langka ini!

1. Gajah Sumatera

Gajah Sumatera (Copy)

Siapa yang tidak tahu hewan mamalia satu ini? Gajah merupakan hewan bertubuh besar yang dikenal dengan sifatnya yang baik dan memiliki ukuran otak lebih besar dibanding dengan hewan mamalia lainnya. Sumatera merupakan habitat mamalia cerdas ini. Gajah Sumatera kini menjadi hewan paling besar yang hidup di alam.

Gajah Sumatera merupakan hewan dengan mobilitas yang cukup tinggi, mereka bisa hidup di hutan rawa, hutan dataran rendah, hutan rawa gambut, hingga hutan hujan pegunungan rendah. Selain itu, mereka dapat berkelana sejauh 20 km untuk memenuhi kebutuhan makanannya.

Dalam satu hari, Gajah Sumatera membutuhkan asupan makanan sebanyak 150 kg dedaunan dan 180 liter air. Bobot tubuh Gajah Sumatera berkisar antara 4 sampai 6 ton dengan tinggi 1,7 sampai 2,6 meter. Usia paling lama bagi Gajah Sumatera adalah 70 tahun, usia yang pendek jika dibandingkan dengan hewan liar lainnya.

2. Badak Sumatera

Badak Sumatera (Copy)

Badak merupakan hewan langka yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya dari Sumatera. Berbeda dengan Badak Jawa, Badak Sumatera memiliki ciri fisik bercula dua, kulitnya tipis, halus, dan licin, serta warna kulit coklat kemerahan yang tertutup oleh rambut yang pendek dan kaku.

Sebelumnya, Badak Sumatera tersebar di beberapa daerah, seperti Kalimantan, dan Semenanjung Malaya, bahkan di negara lain seperti Vietnam, Laos, dan Kamboja. Namun, kini populasinya hanya tersisa sedikit yang diakibatkan oleh pemburuan liar. Pada tahun 1974 terdapat sekitar 400 – 700 individu. Kini, hanya tersisa kurang lebih 90 individu.

Badak Sumatera hidup di perbukitan yang dekat dengan air, hutan hujan tropis, serta hutan lumut pegunungan. Badak Sumatera memiliki sifat penjelajah dan soliter, jadi mereka akan hidup bersama hanya saat musim kawin atau antara induk betina dengan anaknya. Sangat disayangkan, Badak Sumatera terancam punah.

3. Harimau Sumatera

Harimau Sumatera (Copy)

Kucing merupakan hewan liar yang lucu dan menggemaskan. Meski begitu, ia memiliki kolega hingga kucing yang terbesar. Salah satunya adalah Harimau Sumatera yang merupakan spesies Harimau dengan ukuran paling kecil dibandingkan dengan spesies Harimau lain yang masih hidup. Selain itu juga Harimau Sumatera memiliki warna paling gelap dibandingkan yang lain.

Sama seperti Badak Sumatera, Harimau Sumatera pun terancam punah. Karena saat ini jumlahnya hanya sekitar 400 individu yang tersisa. Populasi Harimau Sumatera yang tersisa kini hidup di lahan gambut, blok hutan dataran rendah, dan hutan hujan pegunungan. Namun, kawasan ini pun terancam dilakukan pembukaan hutan untuk keperluan komersial.

4. Surili Sumatera

Surili Sumatera (Copy)

Surili, atau disebut juga Simpai, merupakan monyet endemik dari Pulau Sumatera dan termasuk ke dalam golongan primata langka, bahkan terancam punah. Surili merupakan primata dari famili Cercopithecidae dan memiliki ciri khas pada fisiknya, yaitu jambul pada kepala yang mnyerupai mahkota, serta ukuran ekor yang lebih panjang dibanding tubuhnya.

Surili Sumatera dikelompokkan ke dalam 4 jenis; Presbytis Melalophos Mitrata, Prsbytis Melalophos Sumatrana, Presbytis Melalophos Melalophos, dan Presbytis Melalophos Bicolor. Surili Sumatera lebih aktif pada siang hari dan aktivitasnya lebih banyak dilakukan di atas pohon. Mereka tinggal di hutan hujan tropis hingga pegunungan dengan ketinggian 2.500 mdpl

5. Orangutan Sumatera

Orangutan Sumatera (Copy)

Hewan lucu satu ini semakin langka dan terancam punah akibat pembukaan untuk perkebunan dan pemukiman. Orangutan, bisa kamu temukan di Kalimantan dan Sumatera. Meski sama-sama spesies Orangutan, ada perbedaan antara Orangutan Borneo (Kalimantan), dan Orangutan Sumatera. Perbedaannya bisa kita lihat dari fisik serta perilaku.

Orangutan Sumatera memiliki panjang sekitar 1,25 meter hingga 1,5 meter, dengan kantung pipi yang panjang pada Orangutan jantan. Bobot tubuh Orangutan jantan dan betina pun berbeda. Pada Orangutan jantan dewasa berat tubuhnya 50 – 90 kg, dan pada Orangutan betina berat tubuhnya 30 – 50 kg.

Orangutan Sumatera bisa saat ini hanya bisa kamu temukan di provinsi bagian utara dan tengah Sumatera. Jenis pakan Orangutan adalah buah-buahan seperti leci, nangka, durian, mangga, serta buah ara. Makanan lainnya adalah serangga, daun muda, tanah, kulit pohon, telur, serta vertebrata kecil.

6. Burung Kuau Raja

Burung Kuau Raja (Copy)

Burung Kuau Raja memiliki bulu ekor yang panjang dan jika dimekarkan, terlihat besar dan cantik. Biasanya, mereka menggunakan memekarkan ekornya untuk menari dengan tujuan memikat atau menggoda betina di hadapannya. Ketika ekornya dimekarkan, Burung Kuau Raja sangat mirip dengan Burung Merak. Unik, ya!

Memiliki nama latin Arguasianus Argus, Burung Kuau Raja disebut juga sebagai burung mata seratus. Karena, pada tubuhnya terdapat bulat-bulat dan terlihat seperti mata. Burung cantik ini berasal dari Sumatera Barat dan habitat lainnya di Kalimantan. Sayangnya, burung ini terbilang langka.

Diberi nama Kuau Raja, karena kicauan burung ini berbunyi “ku-wau”. Kicauannya, cukup keras, bisa terdengar hingga jarak lebih dari 1 mil. Habitat Kuau Raja adalah hutan primer dengan ketinggian 1.500 mdpl. Sebenarnya, Burung Kuau Raja bisa ditemukan di Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Namun, di Indonesia hanya ada di Kalimantan dan Sumatera.

7. Berang-Berang Sumatera

Berang-Berang Sumatera (Copy)

Berang-Berang asli Sumatera ini disebut juga sebagai Berang-Berang Cakar Kecil. Berang-berang jenis ini hidup pula di Kalimantan, Jawa, hingga luar negeri seprti Filipina, Malaysia, India, dan China. Memiliki nama latin Aonyx Cinereus, Berang-Berang asli Sumatera ini hidup secara berkelompok dengan anggota 5 – 12 individu.

Berang-Berang ini memiliki ciri fisik kepala yang kecil, kaki yang pendek, kuku yang pendek, serta ekor yang pipih. Jenis pakan dia adalah ular, katak, ikan, dan udang. Mereka senang bermain namun sangat sensitif jika didekati oleh manusia. Maka, akan sulit bagi kita menemukan Berang-Berang Cakar Kecil ini.

8. Kelinci Belang Sumatera

Kelinci Belang Sumatera (Copy)

Siapa yang tidak tahu kelinci? Meski sering dijumpai, hewan imut yang banyak disukai orang ini juga memiliki jenis yang sangat langka. Kelinci Belang Sumatera atau dikenal dengan Kelinci Sumatera merupakan kelinci ras asli Indonesia yang hanya bisa ditemukan di beberapa daerah di Pulau Sumatera.

Sesuai dengan namanya, Kelinci Belang Sumatera ini memiliki ciri fisik bulu yang bercorak belang, berwarna hitam-coklat. Panjang tubuhnya sekitar 40 cm dengan berat 1,5 kg. Ukuran telinga dan ekornya lebih pendek jika dibandingkan dengan kelinci jenis lain.

Kelinci Belang Sumatera hidup di hutan tropis seperti beberapa gunung di Sumatera, yaitu Gunung Leuser dan Gunung Kerinci. Namun karena sangat langka, kita akan sangat sulit menemukan kelinci ini. Terlebih, populasinya yang terancam akibat rusaknya hutan sebagai habitat alami mereka.

Demikian informasi tentang 8 hewan langka yang berasal dari Sumatera. Yuk, kita sama-sama melestarikan dan mulai peka terhadap keberadaan hewan langka, agar populasinya tetap ada. Sehingga kita bisa memperkenalkan hewan-hewan tersebut ke anak dan cucu kita.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar