Bacaterus / Binatang Langka / Yuk, Kenalan dengan 10 Hewan Langka Asli Kalimantan Ini

Yuk, Kenalan dengan 10 Hewan Langka Asli Kalimantan Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Mei 2019

Seperti yang telah kita ketahui bahwasannya Indonesia merupakan negara kepulauan tropis yang memiliki kekayaan flora dan fauna melimpah di berbagai pulaunya. Salah satu pulau yang dipenuhi kekayaan flora dan faunanya adalah “Kalimantan” yaitu sebuah pulau besar di Indonesia yang memiliki luas wilayah 743.330 km2.

Pulau Kalimantan terkenal dengan hutannya yang masih sangat lebat dan banyak ditinggali oleh beberapa spesies binatang jinak hingga buas. Namun sangat disayangkan, seiring majunya zaman, binatang-binatang tersebut mengalami penurunan populasi atau bahkan bisa dikatakan langka.

Karena keberadaannya yang semakin tak terlihat, maka dari itu kita sebagai manusia harus sadar dan peduli terhadap kelestariannya dengan cara tidak melakukan perburuan liar atau tindakan lain semacamnya. Penasaran kan apa saja sih hewan-hewan langka tersebut? Yuk, baca informasi lengkap dari Bacaterus.

1. Kucing Merah

Kucing Merah

* sumber: observationdeck.kinja.com

Hewan langka di Kalimantan yang pertama adalah “Kucing merah” atau yang memiliki nama lain Pardofelis Badia. Kucing ini merupakan kucing hutan yang sesuai dengan namanya yaitu memiliki bulu berwarna merah.

Tergolong pada hewan karnivora, kucing hutan ini sudah jarang ditemukan, lho. Bahkan beberapa badan terkait menggolongkan kucing ini sebagai hewan yang akan punah karena populasinya diperkirakan akan menurun lebih dari 20% pada tahun 2020 mendatang.

Kucing merah hidup dan menyebar di sekitar Pulau Kalimantan terutama pada daerah rawa di sekitar sungai Kapuas. Memiliki bobot antara 3-4 kg, kucing merah ini berbeda dari kucing pada umumnya karena mempunyai ekor yang lebih panjang.

2. Hewan Hantu

Hewan Hantu

* sumber: travel-misteri.blogspot.com

Memiliki nama yang unik dan menyeramkan, hewan ini memiliki bola mata yang cukup besar sehingga jika dilihat secara teliti akan memberikan kesan seram. Meskipun demikian, hewan yang memiliki nama lain Tarsius Bancanus ini memiliki tubuh mungil dan menggemaskan.

Hewan ini hidup dan menyebar di Pulau Kalimantan dan beberapa diantaranya menyebar hingga ke Pulau Sumatra. Meskipun memiliki postur tubuh yang kecil dan menggemaskan, akan tetapi hewan ini merupakan hewan karnivora yang biasa memakan beberapa hewan kecil lainnya seperti serangga dan kepiting.

Namun sangat disayangkan, lembaga konservasi internasional UICN menyebutkan hewan unik ini terancam punah karena populasinya yang semakin menurun.

3. Katak Kepala Pipih

Katak Kepala Pipih

* sumber: alamendah.org

Kalimantan juga memiliki spesies katak yang cukup unik. Sering kali disebut Katak kepala pipih, hewan ini bernama asli Barbourula Kalimantanensis. Ada yang unik dari katak ini karena katak kepala pipih khas Kalimantan merupakan satu-satunya jenis katak di dunia yang tidak memiliki paru-paru, lho.

Katak yang sering hidup bersembunyi di daerah batuan ini diperkirakan hampir punah mengingat populasinya saja sudah terbatas yaitu hanya di daerah Nanga Pinoh, Kalimantan Barat.

4. Gajah Pygmy

Gajah Pygmy

* sumber: www.wwf.or.id

Tak hanya hewan berukuran kecil saja, Kalimantan juga memiliki spesies hewan raksasa yaitu Gajah. Bernama Gajah Pygmy, gajah ini merupakan subspesies dari Gajah Asia dan memiliki gen yang sama dengan Gajah Sumatra.

Gajah ini dapat kamu temukan di daerah Kalimantan Utara hingga sabah. Namun sayang, pada tahun 2007, Gajah ini diperkirakan hanya hidup 1.000 ekor saja dan akan mengalami kepunahan yang diakibatkan oleh hilangnya sumber makanan dan rusaknya habitat Gajah Pygmy.

5. Orangutan Kalimantan

Orangutan Kalimantan

* sumber: www.inibalikpapan.com

Orangutan Kalimantan atau Pongo Pygmaeus adalah hewan yang termasuk pada kategori kera yang memiliki habitat asli di Pulau Kalimantan. Orangutan Kalimantan memiliki perawakan yang besar dengan bulunya yang panjang dan kusut berwarna merah gelap. Orangutan ini diperkirakan memiliki bobot antara 50-90 kg, lho. Satwa ini juga termasuk pada hewan yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah.

Kepunahannya ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah hilangnya habitat asli Orangutan, hilangnya sumber makanan, kebakaran hutan, penebangan pohon, dan yang lebih menyedihkan adalah perburuan dan perdagangan Orangutan secara liar dan ilegal.

6. Bekantan

Bekantan

* sumber: mayaanurhan.blogspot.com

Masih sejenis kera, Bekantan atau Nasalis Larvatus merupakan hewan yang memiliki keunikan tersendiri yaitu memiliki hidung yang panjang dan besar. Tak hanya itu, Bekantan memiliki rambut cokelat kemerahan juga perutnya yang buncit karena faktor makanan yang dikonsumsinya.

Bekantan juga menjadi salah satu hewan yang banyak diburu dan diperdagangkan secara ilegal sehingga keberadaan Bekantan semakin hari semakin minim dan terancam punah dalam jangka waktu yang dekat. Sangat disayangkan, ya.

7. Lutung Merah

Lutung Merah

* sumber: www.kabaralam.com

Tak hanya Kucing Merah, Lutung Merah juga menjadi spesies asli Kalimantan yang hidup menyebar di sekitar Pulau Kalimantan hingga Karimata. Sesuai dengan namanya, Lutung merah memiliki bulu lebat berwarna merah yang pekat dengan ekornya yang panjang. Sementara wajahnya berwarna hitam kebiruan. Hewan ini termasuk pada Primata yang memakan biji-bijian dan dedaunan muda.

Lagi-lagi hewan ini juga terancam punah karena beberapa faktor yang sama seperti sebelumnya yaitu rusaknya habitat asli akibat kebakaran hutan atau penebangan pohon dalam skala yang cukup besar juga perburuan liar yang sulit dihentikan.

8. Tupai Peminum Darah

Tupai Peminum Darah

* sumber: www.iucnredlist.org

Rheithrosciurus Macrotis atau yang biasa disebut tupai peminum darah merupakan salah satu hewan yang dikategorikan langka yang hidup di Pulau Kalimantan. Hewan ini memiliki ciri fisik berekor panjang dengan bulunya yang sangat lebat sehingga biasanya ekor dari Tupai ini lebih besar dibandingkan dengan tubuhnya yang berukuran mungil dan menggemaskan.

Namun jangan salah, meskipun memiliki bentuk yang mungil dan menggemaskan, Tupai ini merupakan hewan yang bertahan hidup dengan cara meminum darah, lho. Bahkan, darah yang dikonsumsinya dihasilkan dari hewan yang lebih besar darinya seperti misalnya rusa dan kijang.

9. Owa Kalimantan

Owa Kalimantan

* sumber: www.mongabay.co.id

Masih dalam rumpun kera, Owa Kalimantan juga menjadi salah satu hewan yang diprediksi akan mengalami kepunahan dalam waktu yang dekat karena hilangnya habitat Owa Kalimantan yang disebabkan oleh penebangan pohon dalam skala besar.

Owa Kalimantan atau Owa Kalawet merupakan jenis Owa yang memiliki ukuran sedang dengan ekornya yang cukup panjang. Hampir sekujur tubuhnya  dipenuhi bulu hitam kecokelatan. Sementara di bagian wajahnya dihiasi bulu-bulu putih menyerupai janggut.

10. Pesut Mahakam

Pesut Mahakam

* sumber: cahayakaltim.com

Yang terakhir adalah hewan air bernama “Pesut Mahakam” atau yang memiliki nama asli Orcaella Brevirostis yaitu jenis ikan serupa dengan lumba-lumba namun hidup di air tawar.

Pesut Mahakam ini hanya hidup di perairan air tawar di daerah tropis termasuk Sungai Mahakam. Ikan pesut tergolong pada hewan langka. Bahkan, IUCN, lembaga konservasi internasional mencatat bahwa pada tahun 2007, ikan ini diperkirakan tinggal 50 ekor saja di dunia.

Kelangkaan hewan ini disebabkan oleh rusaknya habitat asli karena sibuknya transportasi air di Sungai Mahakan yang dilakukan manusia sehingga mengganggu habitat ikan pesut ini. Selain itu, pencemaran air juga mempengaruhi kelangsungan hidup dari Pesut Mahakam ini.

Itulah dia beberapa hewan langka di Kalimantan yang sudah jarang terlihat keberadaannya. Karena hewan tersebut dapat dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah, maka dari itu kita harus menjaga kelestariannya dengan berbagai cara supaya hewan-hewan tersebut dapat berkembang pesat kembali.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kita semua dan menyadarkan kita akan kepedulian terhadap lingkungan terutama pada flora dan fauna yang hampir punah. Dengan ini, marilah kita jaga dan lestarikan segala yang ada di lingkungan kita sendiri agar tidak mengalami kepunahan.

Hewan langka tidak hanya berada di Kalimantan saja, ada juga yang berasal dari Papua. Baca artikel hewan langka di Papua ini, yuk, untuk tahu lebih dalam mengenai informasinya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar