Bacaterus / Sungai Amazon / Inilah 10 Hewan yang Ada di Sungai Amazon, Pernah Lihat?

Inilah 10 Hewan yang Ada di Sungai Amazon, Pernah Lihat?

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Amazon terkenal dengan berbagai ceritanya yang cukup menyeramkan. Wilayah hutan yang juga dikenal dengan sungai terpanjang kedua di dunia ini ditinggali oleh berbagai jenis hewan yang dapat membuat bulu kuduk Anda merinding. Berikut adalah beberapa jenis hewan yang bisa Anda temukan di sungai Amazon.

10 Hewan yang Bisa Ditemukan di Sungai Amazon

1. Black Caiman

* sumber: www.wanderingpenguins.com

Black caiman pada dasarnya mirip dengan aligator, namun dengan ukuran yang lebih besar. Hewan ini dapat tumbuh hingga 6 meter, dengan tengkorak yang lebih besar daripada buaya sungai Nil. Caiman adalah salah satu predator utama di sungai Amazon.

Caiman memakan hampir segala jenis dari mulai piranha, monyet, kijang, dan anakonda. Caiman juga sering menyerang manusia. Pada tahun 2010, seorang ahli biologi bernama Deise Nishimura diserang caiman saat sedang membersihkan ikan di rumah perahunya. Walaupun dia berhasil selamat, namun dia harus kehilangan salah satu kakinya.

2. Anakonda Hijau

* sumber: www.nationalgeographic.com

Anakonda adalah ular terbesar di dunia yang memiliki habitat asli di Amazon. Dibandingkan dengan ular piton, Anakonda memiliki bobot yang lebih berat. Anakonda betina memiliki ukuran lebih besar dari jantannya, yang mencapai bobot hingga 250 kilogram, dengan panjang hingga 9 meter dan diameter 30 sentimeter.

Ular anakonda tidak memiliki racun. Tetapi, ular ini menggunakan kekuatan ototnya yang luar biasa untuk melilit dan membuat mangsanya tercekik.  Mangsa yang sering diburunya antara lain kapibara, kijang, caiman, dan bahkan macan tutul.

Anakonda seringkali menunggu mangsanya di perairan dangkal yang memungkinkannya menyelinap serta mendekati mangsanya. Anakonda sering kali bersarang di bagian hutan Amazon daripada di area sungai.

3. Arapaima

* sumber: bali.tribunnews.com

Ikan yang dikenal dengan nama arwana ini memiliki nama lainnya, yaitu pirarucu atau paiche. Ikan ini termasuk ke dalam jenis karnivora yang dapat ditemukan di Amazon dan danau-danau sekitarnya.

Dengan sisiknya yang keras, arapaima dapat tinggal di dalam habitat piranha tanpa merasa terancam. Mangsa yang paling disukainya adalah ikan dan terkadang juga burung. Arapaima hidup dekat permukaan air karena ikan ini membutuhkan oksigen dari atas permukaan air, walaupun ikan ini juga bernapas melalui insang juga.

Saat muncul ke permukaan air untuk bernapas, arapaima akan mengeluarkan suara seperti batuk. Arapaima dapat tumbuh hingga sepanjang 2.7 meter dengan berat hingga 90 kilogram. Ikan ini sangat kejam hingga lidahnya pun memiliki gigi gigi kecil.

4. Otter Raksasa

* sumber: www.sciencenews.org

Hewan ini adalah kerabat jauh dari keluarga musang. Otter jantan dapat tumbuh hingga berukuran 2 meter dari kepala hingga ekor. Makanannya berupa ikan dan kepiting yang diburu dalam kelompok berjumlah 3 hingga 8 ekor. Kelompok ini dapat menghabiskan hingga 4 kilogram makanan per-hari.

Walaupun makhluk yang satu ini terlihat lucu, otter dapat membunuh seekor anakonda. Bahkan, sekelompok otter pernah ditemukan sedang memakan caiman berukuran 1.5 meter.  Karena itu, tidak salah jika hewan ini mendapat julukan “serigala sungai”.

5. Candiru

* sumber: mancingmania.com

Anda mungkin pernah mendengar nama ikan ini dari film yang Anda tonton. Walau tidak berukuran besar, ikan candiru cukup berbahaya untuk makhluk hidup lainnya, terutama manusia.

Ikan parasit ini dapat berenang memasuki saluran ureter bagi siapa saja yang berani kencing di sungai. Setelah masuk ke dalam tubuh, candiru akan akan berdiam di kantung kemih. Jika hal ini terjadi, satu satunya cara untuk mengeluarkannya adalah dengan operasi.

Walaupun kasus penyerangan manusia ini hanya satu yang terdokumentasikan, candiru memang memiliki kebiasaan menempel pada insang ikan yang lebih besar dan menghisap darah inangnya.

6. Bull Shark

* sumber: mentalfloss.com

Walaupun termasuk ke dalam jenis hewan air asin, bull shark juga ditemukan di wilayah Peru, 4,000 kilometer dari laut. Bull shark memiliki ginjal khusus yang dapat merasakan perubahan kadar garam di air sekitarnya dan beradaptasi terhadap perubahan tersebut.

Ikan ini dapat tumbuh hingga 3.3 meter dengan bobot hingga 312 kilogram. Seperti jenis hiu lainnya, bull shark memiliki deretan gigi tajam berbentuk segitiga dan rahang yang sangat kuat. Kekuatan gigitannya dapat mencapai 589 kilogram.

Hiu ini juga dikenal suka menyerang manusia, seperti kerabatnya, hiu macan dan hiu putih. Ditambah dengan kebiasaannya hidup di daerah padat penduduk, para ahli menyatakan bull shark sebagai hiu paling mematikan di dunia.

7. Belut Listrik

* sumber: kids.nationalgeographic.com

Sebenarnya hewan ini lebih menyerupai ikan lele daripada belut. Belut listrik dapat tumbuh hingga sepanjang 2.5 meter. Tubuhnya mampu memproduksi listrik yang tegangannya dapat mencapai 600 volt, 5 kali lebih besar dari tegangan rata-rata soket listrik di Amerika. Tegangan sebesar ini mampu menumbangkan seekor kuda.

Sebenarnya, sengatan listriknya tidak cukup untuk membunuh manusia. Namun, orang yang tersengat beberapa kali dapat menyebabkan kegagalan jantung dan sistem pernapasan. Karenanya, orang yang tersengat belut listrik akan tenggelam dalam sungai.

Untungnya belut listrik lebih suka memangsa ikan, hewan amfibi, burung, dan mamalia kecil. Hewan ini menemukan mangsanya dengan mengirimkan gelombang listrik tegangan rendah. Setelah itu, dia akan membunuhnya dengan tegangan yang lebih tinggi.

8. Piranha Perut Merah

piranha perut merah

* sumber: kids.nationalgeographic.com

Sebagai salah satu ikan berbahaya di sungai Amazon, piranha perut merah ini sangat ditakuti hingga banyak film-film yang menggunakan hewan ini sebagai karakter utamanya. Jenis piranha ini dapat tumbuh hingga seukuran 30 sentimeter.

Dengan gigi tajamnya yang kuat, sekumpulan piranha perut merah dapat merobek dan memakan mangsanya hanya dalam hitungan menit. Seekor domba utuh pun dapat habis dimakannya dalam waktu 20 menit saja. Tapi, serangan seperti ini biasanya terjadi karena ikan tersebut kelaparan atau sebagai bagian dari mekanisme pertahanan.

9. Payara (Ikan vampir)

* sumber: www.pinterest.es

Payara adalah ikan predator yang ganas, dapat melahap ikan sebesar setengah kali tubuhnya. Ikan ini dapat tumbuh sepanjang 1.2 meter dan makanan kesukaannya adalah piranha.

Nama payara diambil dari 2 taring panjang yang mencuat dari rahang bawahnya, yang dapat tumbuh hingga sepanjang 15 sentimeter. Taring ini digunakan untuk menusuk mangsanya. Karena panjang taring yang dimilikinya, payara memiliki lubang khusus di bagian rahang atasnya untuk menghindari dari tertusuk taringnya sendiri.

10. Pacu

* sumber: news.nationalgeographic.com

Ikan ini terkenal karena deretan giginya yang mirip dengan gigi manusia. Ukurannya sendiri sedikit lebih besar dari piranha. Tidak seperti hewan yang telah disebutkan di atas, pacu adalah hewan omnivora.

Walaupun tergolong hewan omnivora, ikan ini juga terkadang menyerang manusia. Bagian tubuh manusia yang sering diserang adalah bagian (maaf) selangkangan. Kasus ini pernah menimpa seorang pria di Papua Nugini yang terbunuh setelah bagian genitalnya diserang oleh hewan ini.

Itulah beberapa hewan yang hidup di Amazon. Walaupun banyak hewan endemik Amazon yang memberi kesan menyeramkan, Anda tidak perlu khawatir jika berencana untuk berjalan jalan ke sana. Yang terpenting adalah menjaga diri dengan baik dan tidak melanggar larangan yang telah ditetapkan. Ini untuk keselamatan Anda juga.

Apakah ada hewan lain yang belum masuk ke dalam daftar di atas? Tambahkan pengetahuan Anda mengenai hewan-hewan lainnya dari sungai Amazon di kolom komentar. Tapi, kalau kamu lebih tertarik dengan sisi misterius sungai Amazon, bisa baca artikel Misteri Sungai Amazon ini, ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *