Bacaterus / Tempat Unik / 10 Gereja Terbesar di Dunia dengan Arsitektur yang Indah

10 Gereja Terbesar di Dunia dengan Arsitektur yang Indah

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Gereja dengan arsitektur yang indah dan dibangun dengan skala yang sangat besar, merupakan bukti atas keimanan dan kepercayaan seseorang pada Tuhan. Gereja-gereja yang dibuat dalam skala besar ini merupakan sebuah hasil karya arsitektur dan seni yang indah. Berikut ini adalah beberapa gereja yang dibuat dengan skala yang besar yang memiliki aristektur dan seni yang indah.

1. St. Peter’s Basilica (Vatican City)

St. Peter’s Basilica (Vatican City)

Pada urutan pertama adalah gereja yang paling terkenal di dunia yaitu Basilika Santo Petrus. Sebuah Basilika yang berada tepat di jantung kota Vatikan, memiliki panjang lebih dari 186 meter dengan area interior 15.160 meter persegi dan daerah  eksteriornya 21.095 meter persegi.

Kubah pusatnya menjulang setinggi 136 meter. Basilika Santo Petrus ini dapat menampung sekitar 20.000 jemaat. Awal gereja ini dibangun pada abad ke 4 oleh  Kaisar Constantine. Lalu pada sekitar abad ke-15, Paus Nicolas mendesain kembali dan memperbesar bangunan gereja.

Basilika santo Petrus terkenal karena aristektur gaya Renaissance dan tidak hanya satu orang saja yang menjadi arsitek dari gereja ini, yang lainnya adalah Donato Bramante, Michelangelo, Carlo Maderno, dan Gian Lorenzo Bernini.

Pada bagian puncaknya terdapat barisan tiang-tiang dengan patung para Santo sebanyak 140 buah. Pahatan patung tersebut dimulai pada tahun 1662 dan memakan waktu selama 41 tahun. Dalam Basilika Santo Petrus terdapat 100 makan dari para Paus, Kaisar Romawi Otto II dan Ratu Swedia Christina.  Selain itu ada juga pintu suci di dalam gereja yang terbuka hanya saat tahun-tahun suci.

2. Basilica of The National Shrine of Our Lady of Aparecida (Aparecida, Brasil)

Basilica of The National Shrine of Our Lady of Aparecida

Basilika ini memiliki lantai yang luasnya 12.000 meter persegi dan bangunan ini menjadi tempat ziarah yang paling besar di Brasil yang terletak di kota Aparecida. Gereja ini dikatakan dapat menampung 45.000 jemaat.

Gereja ini merupakan tempat suci yang didedikasikan kepada Perawan Maria, yang telah menjadi Santo Pelindung dari negara Brasil sejak tahun 1930. Gereja ini berdiri berawal dari sebuah cerita di tahun 1717 tentang para nelayan yang mendapatkan patung Bunda Maria tanpa kepala di sungai Paraiba saat sedang memancing.

Setelah itu mereka juga menemukan kepala dari patung Bunda Maria yang tersangkut di jaring. Lalu mereka membawa patung itu ke rumah mereka, dan pada tahun 1945 patung itu ditempatkan di sebuah tempat suci.

3. Milan Cathedral (Milan, Italia)

Milan Cathedral

Katredal Milan adalah sebuah bangunan yang telah bertahan selama 600 tahun, pembangunannya dimulai pada tahun 1368 dan selesai pada tahun 1965. Katredal milan dikenal dengan nama Duomo Milano, sebuah katedral yang memiliki luas sekitar 11.700 meter persegi.Katedral Milan ini didedikasikan kepada Saint Mary of the Nativity.

Katedral ini adalah satu contoh sangat baik dari bangunan dengan arsitektur gotik. Katedral Milan memiliki 135 menara yang setiap menara itu dihiasi dengan patung patung yang mewakili orang penting dalam sejarah Italia. Menara yang paling tinggi di Katedral Milan memiliki panjang sekitar 108.8 meter dan pada puncak menara dihiasi dengan patung emas dari Perawan Maria.

4. Seville Cathedral (Seville, Spanyol)

Seville Cathedral

Katedral di Seville merupakan katedral yang tercatat sebagai situs warisan budaya UNESCO. Nama lengkap dari katedral Seville adalah Cathedral of Saint Mary of the Sea. Ukurannya diperkirakan sekitar 11.520 meter persegi, dan katedral ini terkenal sebagai tempat peristirahatan terakhir  dari Christoper Colombus.

Bagian tengah pada katedral Seville memiliki tinggi sekitar 42 meter, dengan interior yang luas dan terdapat dekorasi besar dengan menggunakan emas. Satu yang menjadi daya tarik utama dari katedral ini adalah adanya 45 ukiran kayu yang memperlihatkan kehidupan dari Yesus Kristus, dan itu adalah sebuah hiasan altar terbesar di dunia. 

5. Cathedral of Saint John the Divine (New York, Amerika Serikat)

Cathedral of Saint John the Divine

Katedral Saint John the Divine adalah satu katedral Anglikan terbesar di dunia. Area internal dari katedral ini adalah sekitar 11.200 meter persegi. Tahun 1892 adalah awal dari pembangunan katedral ini, di desain oleh dua orang arsitek ternama yaitu George Heins dan Christopher Grant Lafarge.

Pembangunan tempat untuk paduan suara dan kubahnya memakan waktu selama lebih dari 20 tahun. Setelah George Heins meninggal dunia, desain katedral diubah oleh arsitek baru dengan gaya gotik. Pada saat perang Dunia II pecah pembangunan katedral ini dihentikan selama bertahun-tahun.

Katedral pun mengalami dampak peperangan dengan hancurnya beberapa bagian katedral oleh api. Ketinggian kubah dari Saint John Divine sekitar 162 kaki, pada jalan masuk terdapat ukiran batu yang menggambarkan Santo Yohanes menyaksikan perubahan dari Yesus Kristus, serta beberapa kisah dalam alkitab.

Pintu utama katedral terbuat dari perunggu dan dihiasi dengan 48 relief. Katedral ini juga memiliki jendela mawar besar yang dibuat dari 10.000 lembar kaca patri berwarna.

6. Basilica of Our Lady of Lichen (Konin, Polandia)

Basilica of Our Lady of Lichen

Basilika Our Lady of Lichen bukan hanya gereja terbesar tetapi satu gereja tertinggi di dunia, karena memiliki menara yang tingginya 141,5 meter. Pembangunan gereja ini memakan waktu sepuluh tahun hingga rampung pada tahun 2004. Gereja ini memiliki luas area sekitar 10.090 meter persegi.

Gereja ini memiliki 33 tangga menuju gereja yang mewakili awal kehidupan dari Yesus Kristus. Selain itu gereja ini memiliki 365 jendela, 52 pintu, dan 12 kolom yang menggambarkan jumlah hari dan minggu dalam satu tahun dan 12 pengikutnya. Gereja ini dianggap sebagai tempat ziarah yang penting di Polandia.

7. Liverpool Cathedral (Liverpoll, Inggris)

Liverpool Cathedral

Katedral Liverpool adalah satu katedral anglikan terbesar dengan area mencakup 9.687 meter persegi, ditengah katedral berdiri sebuah menara tunggal yang memiliki ketinggian sekitar 100.8 meter dan termasuk satu menara bel tertinggi, dengan ketingian yang mencapai ketinggian 67 meter dari atas tanah dan memiliki berat sekitar 31 ton.

Pembangunan katedral ini dimulai pada tahun 1904 sampai dengan 1978, dan desainnya dibuat oleh Giles Gilbert Scott. Altar utama terletak di dalam desain melingkar di dalam gereja. Interior gereja memiliki dekorasi dengan aneka ragam warna.

Selain itu terdapat 10.268 pipa organ besar di dalam katedral Liverpool yang dibangun oleh Henry Willis & Son, dengan waktu tiga tahun lamanya. 

8. Gereja dari Holy Trinity (Santarem, Portugal)

Gereja dari Holy Trinity

Gereja Holy Trinity  yang berada di Saratem Portugal, memiliki desain modern berbentuk oval dengan luas sekitar 8.700 meter persegi. Gereja ini dapat menampung sekitar 9.000 jemaat, dan di dalam komplek gereja ini juga terdapat kapel-kapel kecil. Pembangunan dari gereja dengan desain modern ini dimulai pada tahun 2004 dan selesai pada tahun 2007.

Desain arsitektur dari gereja ini memenangkan satu penghargaan, termasuk penghargaan yang diidamkan yaitu Penghargaan Outsanding Award dari Asosiasi Internasional untuk Teknik Jembatan dan struktural. Gereja ini merupakan hasil karya dari seorang arsitektur Yunani yang bernama Alexandros Tombazis, yang di dedikasikan kepada Perawan Maria.

9. Basilika Santo Petrus Outside the Walls (Roma, Italia)

Basilika Santo Petrus Outside the Walls

Basilika saint Paul Outside the Walls adalah basilika yang paling tua di kota Roma. Pada abad ke 4 Masehi adalah pertama kali dasar basilika di tahbiskan dan basilika pertama yang di bangun di tempat tersebut oleh Kaisar Constantine. Pada tahun 324 masehi, basilika pertama ini di tahbiskan oleh Paus Sylvester.

Basilika Saint Paul Outside the Walls memiliki luas sebesar 8.515 meter persegi yang di dalam kompleks itu juga terdapat sebuah biara Benediktin kuno, yang dibangun kembali pada tahun 936 masehi oleh Odon Cluny. Walaupun letak dari gereja ini berada di  dalam negara Italia tetapi gereja ini dikelola oleh Vatikan atas kesepakatan bersama antara dua negara.

10. Basilica Of Our Lady Of The Pillar (Zaragoza, Spanyol)

Basilica Of Our Lady Of The Pillar

Basilika ini memiliki luas sekitar 8.318 meter persegi yang lebih sering disebut  dengan nama El Pilar, merupakan daya tarik utama dari kota Zaragoza. Basilika ini adalah basilika yang pertama kali didedikasikan untuk Perawan Maria.

Nama dari basilika ini diberikan dikarenakan adanya sebuah patung kayu dari Perawan Maria yang berada dalam sebuah kolom jasper di dalam gereja. Model basilika El Pilar saat ini telah dibangun diabad ke 17, satu abad setelah seorang aristek Spanyol Ventura Rodriguez melakukan renovasi.

Ada empat menara yang mengagumkan dan sebelas kubah gereja, dan tempat yang paling sering dikunjungi adalah kapel suci disebelah timur yang dibangun oleh Ventura tempat gambaran-gambaran Perawan Maria yang dihormati.

Gereja-gereja dalam daftar ini merupakan satu contoh yang memperlihatkan keindahan dari gaya-gaya arsitektur dan seni yang merepresentasikan keyakinan manusia. Arsitektur dan seni yang diperlihatkan dalam desain gereja-gereja ini memperlihatkan kehebatan kita sebagai manusia. Pernahkah kamu mengunjungi salah satu gereja di atas?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *