Bacaterus / Misteri Dunia / 10 Game Horror yang Lebih Seram dari Nonton Film

10 Game Horror yang Lebih Seram dari Nonton Film

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 Desember 2018

Punya waktu kosong yang benar-benar membuat kamu bosan? Biasanya apa sih yang akan kalian lakukan buat ngisi waktu itu? Main handphone saja? Nonton film? Atau jalan-jalan? Banyak kok yang bisa kalian lakukan buat bikin waktu kamu jadi tidak membosankan. Tapi tetap saja ada beberapa orang yang sudah merasa terlalu bosan hingga akhirnya berujung males gerak karena sudah tidak tahu lagi mau berbuat apa.

Nah, kalau sudah seperti ini, kalian bisa menghabiskan waktu dengan melakukan hal lain; salah satunya bermain game. Tak perlu banyak gerak, hanya dengan konsentrasi saja kalian tidak akan merasa bosan lagi. Ngomong-ngomong soal game, Bacaterus jadi kepingin bahas beberapa game seru nih.

Game yang bikin kalian mau-gak-mau jadi gerak sama melatih konsentrasi kalian. Game yang bikin –mungkin- kalian capek kaya habis triathlon 5 lap. Pasti kalian akan menebak kalau game yang ingin kita review bertema dance atau perang. No-No. Kita akan bahas game paling serem yang pernah ada. Udah siap? Yuk simak..

Game horror memang bukan lagi suatu hal yang baru. Setelah sukses dengan game Resident Evil yang bikin males buka pintu. Game-game serupa juga mulai bermunculan. Tapi karena settingnya itu-itu saja, dan jalan ceritanya bisa ditebak, game horror seperti ini akhirnya hilang ditelan game aracade atau game lainnya yang memang lebih seru. Tapi sudah beberapa tahun ini, game horror kembali booming.

Untuk para gamers, kayaknya game-game yang akan dibahas oleh Bacaterus sudah pasti pernah dijajal, but for you guys yang masih pemula; ini dia game horornya.

10 Game Horror Paling Menyeramkan

1. Outlast

Outlast

Setelah kalian main game Outlast, saya yakin sih pasti adrenalin kalian langsung nyampe puncak even itu masih intro saja. Gimana enggak? Game produksi Red Barrles ini tidak tanggung-tanggung dalam meracik keseluruhan isi game; mulai dari tata musik, plot, hingga misi yang harus diselesaikan.

Dalam game point-of-view Outlast, kalian akan menjadi seorang wartawan lepas bernama Miles Upshur yang melakukan investigasi atas sebuah rumah sakit jiwa bernama Mount Massive yang terletak jauh di pegunungan Colorado.

Miles ingin menyelidiki kenapa rumah sakit yang sudah lama tidak beroperasi, difungsikan kembali oleh pihak Murkoff Coorperation, sebuah perusahaan multinasional. Dari sini deh, mimpi buruknya Miles a.k.a. kalian dimulai.

Berbeda dengan kebanyakan game survival-horror lainnya; dimana sang bogalakon dibekali senjata untuk melawan mahluk-mahluk beringas itu. Dalam game ini kalian hanya dibekali sebuah camcorder saja!

Kalian harus pintar-pintar bersembunyi di beberapa tempat supaya tidak ketahuan oleh si mahluk aneh yang ada di rumah sakit jiwa tersebut; karena kalian tidak bisa melawan. Kalian hanya bisa berlari dan bersembunyi saja.

Belum lagi kalian harus mencari stok battere untuk menjaga night-vision yang ada di kamera tetap berfungsi. Maklum saja, kalian akan banyak masuk kedalam ruangan super gelap yang membutuhkan night-vision. Jadi selain harus pintar cari jalan, kalian juga harus bisa bijak dalam pemakaian night-vision agar batere tidak cepat habis. Kalau habis, kalian tidak akan bisa melanjutkan game mengingat keadaan disana sangat gelap.

Apabila kalian tertangkap dan harus pasrah dikoyak-koyak badannya seperti mayat-mayat lain yang ada di rumah sakit jiwa itu, kalian akan kembali di check-point terbaru. Pokoknya game ini super keren.

2. Until Dawn

Until Dawn

Ketika kalian melihat trailer dari game interactive horror ini kalian pasti udah males duluan untuk memakinkannya; karena game ini sudah seperti film-film horror lainnya yang sangat mainstream dan mudah sekali ditebak endingnya akan seperti apa.

Jalan cerita dimulai ketika 8 muda-mudi sedang menikmati liburan di sebuah villa yang terletak jauh di dalam pegunungan untuk mengenang kembali teman-teman mereka yang hilang secara misterius pada liburan sebelumnya di tempat yang sama.

Namun, alih-alih menikmati liburan yang menyenangkan, waktu santai mereka di villa itu berubah menjadi perjuangan hidup dan mati setelah seorang maniak muncul dan mencoba untuk membunuh muda-mudi tersebut.

Kelewat mainstream kan? Eits, tapi tunggu dulu… Dalam game ini, kalian akan memainkan 8 karakter muda-mudi tersebut. Kalian harus bertahan hingga subuh (That’s why this game called as Until Dawn) dari serangan brutal sang maniak.

Supermassive Games selaku pengembang game ini sukses membuat emosi kita jadi naik turun; soalnya kita akan diuji habis-habisan dalam memainkannya dengan adanya puluhan bahkan ratusan opsi yang harus kita pilih. Just for your information, opsi tersebut sangat penting dalam memainkan game ini; opsi itu yang nantinya menentukan akhir hidup kalian bagaimana; terbunuh atau selamat.

Opsi paling kecil pun, seperti menolong teman kalian sendiri, bisa menyelamatkan kalian dari sang maniak. Setelah memainkan game ini, kita dapat kesimpulan kalau Until Dawn memiliki ending yang ternyata tidak bisa ditebak. Seriously, you will be surprised! So, yang suka game bertema gore, wajib deh hukumnya buat main game ini.

3. Araya

Araya

Udah gak usah dikasih tau lagi kan gimana seremnya film-film horror Thailand? Nah, mencoba untuk spreading its theme, Steam Greenlight, selaku pengembang game mencoba untuk membuat permainan bertema sama. Araya. Judulnya memang simple. Tapi kenyataannya, unsur permainan yang ada di dalam Araya tidak se-simple­ kedengarannya.

Dalam game ini, kalian akan memainkan 3 karakter berbeda bernama Marisa, Rama dan Boon. Mereka sama-sama memiliki tujuan masing-masing sehingga alasan mereka untuk masuk kedalam Rumah Sakit angker ini diketahui oleh para kalian sendiri sebagai pemainnya. Intinya sih sebenarnya mencari informasi tentang hilangnya Araya, gadis kecil, di rumah sakit tersebut.

Memilih setting di sebuah rumah sakit tua memang menjadi opsi yang sangat bagus; suasana mencekam karena sudah ditinggalkan lama dan keadaan rumah sakit yang porak poranda sukses membuat para gamers jadi panas-dingin saat menjadi tiga karkater tadi.

Game ini tersedia dalam versi PC dan VR, tapi kalau kalian bermain via VR; membuat semuanya menjadi semakin nyata, apalagi ketika kamu harus lari terbirit-birit dari mahluk halus yang mengejar kalian. YOU CAN’T HIDE GUYS! Kalian tidak bisa sembunyi; kalian harus bisa lari dari kejaran si mahluk cantik tersebut supaya bisa keluar dari Rumah Sakit tersebut hidup-hidup.

Sungguh, semua elemen jump scare di Araya bisa bikin jantungan. So, buat kalian yang gak tahan serem mending main Dinner Dash aja yuk?

4. Visage

Visage

Hampir sama dengan game-game sebelumnya, Visage juga merupakan salah satu game horror paling ajib di tahun 2017. Setting game berada di sebuah rumah tua di salah satu kota terpencil era 1980-an. Begitu mulai bermain; kalian akan diajak untuk mengelilingi rumah tersebut untuk menemukan apa yang sebenarnya terjadi pada seluruh keluarga yang mati mengenaskan setiap mereka tinggal di rumah itu.

Suasana yang dibuat oleh pengembang game ini, SadSquare Studio, sungguhlah apik. Semua yang ada di dalam rumah tersebut dibuat SANGAT mencekam, gelap dan membuat jantung kita rasanya berhenti berdegup hanya dengan melihatnya saja. Entah kenapa, kami tidak terlalu senang melihat setting-nya karena dianggap terlalu seram.

Foto-foto keluarga yang masih tersusun rapih, beberapa carik kertas dan barang-barang lainnya menjadi clue untuk kalian menemukan inti dari masalahnya. Tapi, semakin kalian menyelidiki, semakin kalian tidak mau untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Pasalnya, di setiap jump scare yang ada, kalian akan disuguhkan dengan proses bagaimana seluruh keluarga yang tinggal di rumah itu mati mengenaskan. Bikin mules! Belum lagi rumah yang menyerupai labirin itu memiliki hantu di setiap sudutnya yang selalu mengikuti kemana pun kalian bergerak! AAAAKKK!

5. Kholat

Kholat

Game ini dibuat berdasarkan kisah nyata Dyatlov Pass; dimana 9 orang asal Russia mendaki gunung untuk bermain ski, namun semuanya hilang tak berjejak di bagian utara pegunungan Ural. Just for your information, pegunungan ini disebut Kholat Syakhl yang berarti ‘Dead Mountain’ jika ditranslate dalam bahasa Mansai.

Pengembang game ini IMGN.PRO sengaja menarik kisah nyata ke dalam game karena cerita dibalik pegunungan tersebut masih sangat misteri hingga sekarang, karena polisi maupun peneliti kondang sekalipun tidak bisa memecahkan kasus ini.

Game yang bersifat first-person ini akan ‘memaksa’ kalian untuk mencari juga memecahkan kasus lewat catatan kecil yang ditulis oleh ke-9 pendaki tersebut (ending dari game ini hanya khayalan semata yah! Bukan yang sebenarnya).

Tak sampai disitu saja; selama kalian mencari petunjuk dalam memecahkan kasus ini, jangan harap kalian berada di situasi yang nyaman, karena di setiap langkah yang kalian ambil; disana pasti ada kegiatan supranatural yang terjadi.

6. Resident Evil 7: Biohazard

RE7

Capcom udah paling jago-nya deh kalo bikin game sekelas Resident Evil. Game Resident Evil jaman jabot aja masih suka bikin ngeri sendiri mainnya. Nah? Apalagi sekarang yang sudah visualnya sudah semakin canggih dan adanya fitur VR dalam permainannya. Apa gak jantungan tuh?

Dalam game Resident Evil 7 ini kita masih menggunakan first-person perspective; menjelma menjadi serangkaian karakter utama dalam game, kita harus bisa keluar dari rumah keluarga Baker yang sumpah serem abis.

Dalam rumah itu, keluarga Baker; yang terdiri dari Jack Baker, Margueritte Baker, Lucas Baker dan seorang wanita tua menjadi zombie setelah terjangkit t-virus yang mematikan. Mereka menjadi sangat brutal dan kanibal; seakan-akan dirasuki oleh sesuatu.

Banyak jump scare yang akan kalian temui di sepanjang perjalan yang kalian tempuh untuk keluar dari rumah gila itu. Ini jujur aja sih, seluruh jump scare yang bener-bener bikin sakit kepala saking kagetnya. Belum lagi dengan adanya ‘puzzle’ yang mengharuskan kita mencari dimana si ‘puzzle’ itu berada.

Harap dicatat, game ini memiliki banyak ending tergantung karakter siapa yang kalian mainkan. So, yang  sudah siap adrenalinnya dipacu; yuk main ini. Saya sih kapok..

7. Fatal Frame

Fatal Frame

Apa jadinya kalau kalian tersesat di sebuah desa tua tak berpenghuni lantas terjebak disana bersama puluhan hantu yang mengintai nyawa kalian? Mending tidur cantik aja sepertinya nunggu sampai bantuan datang yang-entah-kapan-tibanya. Itu semua terjadi dalam game berjudul Fatal Frame besutan perusahaan Koei Tecmo.

Dalam game ini, kalian akan memerankan Miku Hinasaki; seorang gadis yang ingin menyelamatkan saudaranya yang hilang di sebuah desa terpencil di pegunungan Jepang. Awalnya perjalanan Miku baik-baik saja hingga akhirnya dia tersesat di sebuah desa tua tak berpenghuni yang menyimpan sejuta misteri.

Ingin segera keluar dari desa tersebut dan menyelamatkan saudaranya, Miku harus melawan seluruh hantu yang ada dan menangkapnya dengan sebuah kamera Obscura; kamera tua yang berguna untuk menangkap hantu yang berkeliaran di desa tersebut. Dikejar waktu, Miku harus sesegera mungkin keluar dan menyelamatkan saudaranya sebelum terlambat.

Kalau kalian berani, coba main sendirian di kamar tak berlampu. Yakin hanya kuat berapa menit saja mengingat hantu-hantu yang harus dipotret selalu muncul tiba-tiba di depan mata.

8. Alan Wake

Alan Wake

Game keluaran Remedy Entertainment ini bekerjasama dengan Microsoft Studio dalam peluncurannya. Berjudul Alan Wake; kalian akan memainkan karakter Alan Wake sendiri, seorang penulis novel horror terkenal yang berusaha bertahan hidup di sebuah kota kecil bernama Bright Falls, guna mencari istrinya yang hilang saat mereka menikmati liburan di kota kecil tersebut.

Plot Alan Wake sendiri sangat mirip dengan jalan cerita di drama series dengan judul yang sama; memiliki akhir cerita yang menggantung dan membuat banyak orang menjadi geregetan untuk menebak kenapa istri Alan bisa hilang.

Dalam game ini; misi kalian adalah mencari dan mengungkap kebenaran atas hilangnya istri Alan yang bernama Alice. Dipenuhi dengan efek-efek menyeramkan juga sounding yang pas, kalian akan dibuat merinding sendiri ketika memainkan game ini.

Game ini memiliki dua episode; The Signal dan The Writer, namun sayangnya tidak bisa didapatkan secara mudah, kalian harus mengunduh game extension tersebut karena game ini merupakan DLC (Downloadable Content). Selamat berjuang mencari Alice dengan berbekal senjata ‘ringan’ kalian yaa!

9. Silent Hills

Silent Hill

Kalau kalian berani menonton filmnya; kalian ‘pun harus berani memainkan game ini. Dengan konsep yang sama dengan filmnya, game yang disuguhkan sang pengembang, Konami, menyediakan kengerian yang berlipat ganda. Kalian akan memainkan peran Harry Mason; seorang ayah yang berusaha untuk mencari anak gadisnya yang bernama Cheryl di kota Silent Hill.

Kota ini memang menyimpan misteri yang tidak bisa diterima akal sehat; membuat Harry kebingungan mencari Cheryl. Kalian harus berusaha mati-matian untuk menyelamatkan anak gadis tersebut, karena ancaman yang mengintai kalian akan banyak sekali.

Kalau saja ancamannya hanya orang jahat bukan jadi masalah karena bisa meminta bantuan polisi. Namun, ancaman di Silent Hill ini bukan orang jahat, melainkan…. Ah, kalian harus mencobanya sendiri.

Pokoknya dalam game ini, kalian harus pintar-pintar mencari petunjuk di setiap sudut kota, bahkan di rumah atau gedung-gedung yang ada disana supaya tidak tersesat dan akhirnya mati karena diserang oleh mahluk-mahluk aneh yang ada disana.

Saran saya sih, jangan memainkan game ini selagi kalian makan popcorn atau semacamnya. Bisa keselek bo’ ketika itu mahluk-mahluk aneh tiba-tiba muncul di depan kalian! Hiiiii!

10. Layers of Fear

Layers Of Fears

Game psikologis ini dikembangkan oleh Bloober Team; sebuah game horror yang sepertinya disajikan untuk para gamers pecinta seni. Dalam game ini kalian akan menjadi seorang pelukis yang tidak disebutkan namanya; kalian akan masuk ke dalam sebuah rumah mewah era Victoria.

Disini yang namanya hantu tidak ada wujudnya, namun beberapa jump scare bisa membuat kalian lelah menahan rasa takut. Bloober Team membuat game ini menjadi semacam puzzle untuk kita pecahkan. Kalian akan dipaksa untuk mencoba mencari tahu kenapa kalian mau melukis lukisan-lukisan seram yang dibuat dari….. bagian-bagian istri kalian sendiri yang meninggal akibat stress berkepanjangan.

Kuas yang terbuat dari rambut dan jari, kanvas yang terbuat dari kulit dan darah sebagai tintanya. Gore mungkin konsep yang disuguhkan oleh Bloober Team. Berani untuk memainkannya?

Nah, itu tadi game-game horror yang sukses kami rangkum dalam Bacaterus; masih banyak sih game-game seram lainnya, tapi game-game yang dirangkum ini yang paling stress untuk dimainkan. Mulai dari emosi yang naik turun, melawan rasa ngeri juga kesiapan mental karena menyaksikan adegan-adegan sadis dalam game akan kalian rasakan.

Yakin banget, rasa cape kalian akan hilang diganti rasa was-was kalau sudah memainkan game diatas. So, tertarik untuk mencobanya?? Selamat bermain guys!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar