Cari Film

The Man Who Knew Infinity

2015 • 1 jam 48 menit • Rating Bacaterus:
4
Pada tahun 1910-an ada Srinivasa Ramanujan, pria asal India dengan kecerdasan tak terbatas. Kepintarannya dalam matematika mendapat perhatian G.H. Hardy, profesor matematika Inggris. Diundang ke Inggris untuk membuat penemuan, masih banyak orang yang menyepelekan Srinivasa.
Tahun Rilis 2015
Genre , , , , ,
Sutradara
Produksi , ,
Negara , , , , ,
Durasi 1 jam 48 menit
Judul Lain Cheksizlikni anglagan inson
Tagline Great knowledge comes from the humblest of origins
Soundtrack -

TRAILER

YouTube video

PEMAIN

Dev Patel
Srinivasa Ramanujan
Jeremy Irons
G. H. Hardy
Devika Bhise
Janaki
Toby Jones
John Edensor Littlewood
Stephen Fry
Sir Francis Spring
Jeremy Northam
Bertrand Russell
Kevin McNally
Major MacMahon
Enzo Cilenti
Doctor
Arundhati Nag
Ibu Ramanujan
Dhritiman Chatterjee
Narayana Iyer

SINOPSIS

Pada tahun 1914, Inggris sedang menjajah India. Srinivasa Ramanujan berjuang keras untuk bertahan hidup menafkahi dirinya dan keluarganya. Dia begitu mencintai matematika. Minimnya pendidikan membuat harapannya terganjal. Ramanujan mendapat kabar bahwa dia diterima di sebuah kantor untuk mengurusi akuntansi. Sir Francis, petinggi di kantor merasa kagum pada kemampuan Ramanujan dalam menghitung.

Rekan-rekan di tempat kerjanya pun mengakui hal tersebut. Mereka merasa dia memiliki kemampuan yang setara walau nggak menempuh pendidikan formal. Dia kemudian diberi kesempatan untuk menulis penemuannya supaya bakatnya nggak sia-sia dan bisa mendapat perhatian orang-orang yang ahli di bidangnya. Penemuan Ramanujan dibuat ke dalam bentuk surat. Surat-surat itu dikirim kepada profesor-profesor di berbagai universitas. Salah satu yang menerima suratnya adalah G.H. Hardy, seorang ahli matematika di Cambridge University. Merasa tertarik, dia pun mengundang Ramanujan untuk datang ke Inggris dan menemuinya untuk diuji hasil temuannya.

Sesampainya di Cambridge, Ramanujan berhadapan dengan banyak hal yang nggak terduga. Dari mulai tindakan rasis sampai komentar yang meremehkan. Hardy yang kagum pada karya Ramanujan masih menyimpan keraguan. Ramanujan menyadari bahwa dia menderita tuberculosis. Hal itu diperparah dengan sang istri yang nggak kunjung membalas surat-suratnya. Tapi itu nggak menghentikan perjuangannya di Cambridge. Hardy terus membimbingnya supaya bisa menciptakan karya yang benar-benar layak untuk dipublikasikan.

ARTIKEL TERKAIT

FILM SERUPA

FILM TERBARU
Film Lainnya →

ULASAN PEMBACA

Sudah menonton film ini? Yuk bagikan ulasanmu di sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram