Bacaterus / Film Komedi Indonesia / 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Ernest Prakasa

10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Ernest Prakasa

Ditulis oleh - Diperbaharui 21 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ernest Prakasa yang kini dikenal sebagai aktor sekaligus sutradara berbakat, mengawali karirnya di industri musik. Pria berdarah Tionghoa-Indonesia ini sempat bekerja di Universal Music dan Sony Music.

Setelah hampir 6 tahun bekerja di industri musik, Ernest mengikuti salah satu kompetisi stand-up comedy dan meraih peringkat ketiga dalam kompetisi tersebut. Nama Ernest prakasa dikenal sebagai komika alias pelawak tunggal di Indonesia.

Setelah sukses menjadi komika, Ernest melebarkan sayapnya ke dunia seni peran. Ia sempat membintangi film layar lebar Comic 8 bersama sejumlah komika lainnya. Dari film itulah nama Ernest mulai dikenal lebih luas. Dari 10 film yang dibintangi Ernest Prakasa ini, beberapa di antaranya disutradarai oleh dirinya sendiri dan terbilang sukses di industri perfilman.

10 Film Terbaik Ernest Prakasa

1. Comic 8

Comic 8 Film yang Dibintangi Ernest Prakasa

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Action, Comedy
  • Produksi: Falcon Pictures
  • Sutradara: Anggy Umbara
  • Pemeran: Mongol Stres, Mudy Taylor, Ernest Prakasa, Kemal Palevi

Comic 8 bukan film yang dibintangi Ernest Prakasa pertama kali karena sebelumnya ia sempat menjadi cameo di film Make Money. Hanya saja, film inilah yang melambungkan namanya dalam dunia seni peran.

Film ini menceritakan tentang delapan pemuda yang memiliki motif berbeda-beda dalam merampok bank. Delapan pemuda ini terbagi dalam tiga tim yang kemampuan dan jam terbangnya pun berbeda.

Aksi perampokan ini nampak seperti kebetulan yang aneh sehingga membuat polisi dan AKP yang mengepungnya jadi sedikit bingung. Mereka harus bekerja sama untuk menemukan jawaban dari teka-teki perampokan aneh tersebut. Kesuksesan Comic 8 melahirkan dua film lanjutan, yakni Comic 8: Casino Kings Part 1 dan Part 2.

2. Kukejar Cinta Ke Negeri Cina

Kukejar Cinta Ke Negeri Cina

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Drama, Romance, Comedy, Religion
  • Produksi: Starvision
  • Sutradara: Fajar Bustomi
  • Pemeran: Adipati Dolken, Nina Zatulini, Ernest Prakasa, Eriska Rein

Dalam film “Kukejar Cinta Ke Negeri Cina” Ernest Prakasa mendapat peran aktor pendukung. Meskipun demikian, film ini menjadi film yang patut untuk ditonton, terutama bagi para lajang yang masih bingung mencari cinta sejati.

Film ini mengisahkan tentang Imam (Adipati Dolken) pemuda muslim yang tidak tekun beribadah dan tidak kunjung lulus kuliah. Sementara Widya (Nina Zatulini), pacar Imam, sudah lulus dan mendapat kerja. Suatu hari, Imam menemani Billy (Ernest Prakasa), sahabatnya ke sebuah kelenteng. Di sana ia bertemu Chen Jia Li (Eriska Rein), gadis muslim dari Tiongkok yang sedang berlibur ke Indonesia.

Imam terpikat dengan kecantikan dan kebaikan hati Chen Jia Li. Bahkan, Imam rela memutuskan Widya dan mengejar Chen Jia Li ke negeri tirai bambu. Berhasilkah Imam menaklukkan hati Chen Jia Li?

3. Ngenest

Ngenest

  • Tahun Rilis: 2015
  • Genre: Komedi
  • Produksi: Starvision Plus
  • Sutradara: Ernest Prakasa
  • Pemeran: Ernest Prakasa, Kevin Anggara, Lala Karmela, Morgan Oey

Ernest (Kevin Anggara/Ernest Prakasa) terlahir di keluarga keturunan Tionghoa. Ia tumbuh besar dalam zaman orde baru di mana diskriminasi terhadap etnis Tionghoa terasa sangat kuat. Tak ayal Ernest menjadi korban bully di sekolahnya sampai SMP.

Ernest merasa bahwa keturunannya tidak boleh merasakan bully seperti yang ia rasakan. Oleh karena itu, ia harus memutus mata rantai dengan menikahi wanita pribumi. Ketika kuliah Ernest bertemu Meira (Lala Karmela), wanita Jawa/Sunda yang seiman dengannya.

Setelah berpacaran dengan Meira ia harus menghadapi Ayah Meira yang tidak suka anaknya menjalin hubungan dengan pria keturunan Tionghoa. Nasib berpihak pada Ernest, lambat tapi pasti ia mendapat restu dari Ayah Meira. Akan tetapi, kekhawatiran Ernest masih berlanjut lantaran ia takut anaknya nanti memiliki wajah yang sama dengan dirinya sehingga kembali menjadi korban bully seperti yang ia rasakan.

4. Sabtu Bersama Bapak

Sabtu Bersama Bapak

* sumber: ulasanfilm21.wordpress.com

  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Drama, Family
  • Produksi: Maxima Pictures
  • Sutradara: Monty Tiwa
  • Pemeran: Abimana Aryasatya, Ira Wibowo, Deva Mahenra, Arifin Putra, Acha Septriasa

Film yang dibintangi Ernest Prakasa ini bukan film yang menjadikan Ernest sebagai peran utamanya. Ernest menjadi peran pendukung dalam film ini. Ia memerankan Firman yang merupakan anak buah Cakra (Deva Mahenra) dalam film ini.

Sabtu Bersama Bapak adalah film tentang Gunawan (Abimana Aryasatya) yang menyadari bahwa umurnya sudah tak lama lagi. Ia meninggalkan kenangan yang membuat anak-anaknya tidak kehilangan sosok bapak.

Setelah dewasa, anak-anak Gunawan, yaitu Satya (Arifin Putra) dan Cakra memiliki masalah sendiri-sendiri. Satya memiliki masalah dalam membina rumah tangga bersama istrinya, sedangkan Cakra kesulitan mendapatkan jodoh. Mampukah Gunawan membantu anak-anaknya meskipun ia telah lama berpulang?

5. Koala Kumal

Koala Kumal

  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Romantic Comedy
  • Produksi: Starvision Plus
  • Sutradara: Raditya Dika
  • Pemeran: Raditya Dika, Acha Septriasa, Sheryl Sheinafia

Sebagai sesama komika, Raditya Dika melibatkan Ernest dalam salah satu film masterpiece-nya, Koala Kumal. Dalam film ini Ernest hanya muncul sebentar sebagai salah satu tim wedding organizer yang akan meng-handle acara pernikahan Dika (Raditya Dika) dan Andrea (Acha Septriasa).

Sinopsis Koala Kumal berfokus pada tokoh Dika yang gagal nikah karena ditinggal Andrea selingkuh dengan pria lain. Patah hati yang dialami Dika membuat ia tidak kunjung mampu menyelesaikan bab terakhir bukunya. Suatu hari, Dika bertemu Trisna (Sheryl Sheinafia), gadis periang yang berusaha membantu Dika memulihkan rasa sakit hatinya dengan membalas dendam pada Andrea.

6. Rudy Habibie

Rudy Habibie

  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Drama Biopic,
  • Produksi: MD Entertainment
  • Sutradara: Hanung Bramantyo
  • Pemeran: Reza Rahadian, Chelsea Islan

Beradu peran dengan Reza Rahadian adalah tantangan tersendiri bagi Ernest Prakasa. Pasalnya, ia menganggap Reza sebagai aktor nomor satu di Indonesia pada saat itu. Apalagi di dalam film Rudy Habibie, Ernest harus menahan keinginannya untuk melucu karena ini bukan film bergenre komedi.

Dalam film ini, Ernest memerankan tokoh Lim Keng Kie, salah satu sahabat BJ Habibie ketika menempuh studi di Jerman. Menurut Ernest, sosok Keng Kie ini adalah sahabat BJ Habibie yang kerap kali memberi nasihat. Selain itu, hanya dengan Keng Kie saja BJ Habibie bisa lebih terbuka menjadi dirinya sendiri.

7. Cek Toko Sebelah

Cek Toko Sebelah

  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Drama, Comedy
  • Produksi: Starvision Plus
  • Sutradara: Ernest Prakasa
  • Pemeran: Ernest Prakasa, Dion Wiyoko, Chew Kinwah, Gisella Anastasia

Cek Toko Sebelah merupakan film yang dibintangi Ernest Prakasa yang terbilang paling sukses hingga saat ini. Film yang disutradarai oleh dirinya sendiri ini memperoleh jumlah penonton lebih dari 2,6 juta.

Banyak pesan moral di dalam film yang menceritakan kebiasaan keluarga dari etnis Tionghoa yang menyekolahkan anaknya hingga tinggi, tetapi ujung-ujung si anak diminta meneruskan usaha keluarga.

Ernest memerankan tokoh sentral dalam film ini, yakni Erwin yang merupakan pemuda sukses dengan karir cemerlang. Namun, Erwin dihadapkan pada pilihan yang sulit ketika ayahnya yang mulai sakit-sakitan meminta dirinya berhenti kerja untuk melanjutkan usaha tokonya.

8. Stip & Pensil

Stip & Pensil

* sumber: kinerasya.com

  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Comedy
  • Produksi: MD Pictures
  • Sutradara: Ardy Octaviand
  • Pemeran: Ernest Prakasa, Tatjana Saphira, Indah Permatasari

Dalam Stip & Pensil, Ernest Prakasa harus berperan menjadi siswa SMA bernama Toni. Toni berteman dengan Aghi (Ardit Erwandha), Bubu (Tatjana Saphira), dan Saras (Indah Permatasari). Namun, hampir seluruh siswa sekolahnya membenci mereka karena menganggap mereka sombong dan sok jago.

Suatu hari, gurunya meminta mereka menulis essay mengenai masalah sosial. Akan tetapi, mereka justru ingin memberi tindakan yang lebih konkrit dengan membangun sekolah untuk anak-anak miskin di kolong jembatan. Ide mereka ternyata tidak berjalan dengan mulus karena mendapat halangan dari penghuni kolong jembatan yang menentang keras adanya sekolah gratis.

9. The Underdogs

The Underdogs

  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Drama, Comedy, Sosial Media
  • Produksi: Starvision Plus
  • Sutradara: Alwin Adink Liwutang
  • Pemeran: Sheryl Sheinafia, Jeff Smith, Brandon Salim, Babe Cabiita

Fenomena Youtube memang sedang booming mulai tahun 2015. Banyak anak-anak muda ingin menjadi Youtubers terkenal. Hal tersebut juga dirasakan oleh empat sekawan, Bobi (Jeff Smith), Dio (Brandon Salim), Nanoy (Babe Cabita), dan Ellie (Sheryl Sheinafia).

Empat sekawan ini dianggap aneh di lingkungannya yang dianggap sebagai “The Underdogs” alias orang-orang yang tersisihkan. Kemudian, mereka melihat kesuksesan salah satu trio Youtubers, SOL, yang terdiri dari Sandro (Ernest Prakasa), Oscar (Young Lex), dan Lola (Han Yoo-ra).

Mereka berempat bertekad untuk bisa terkenal menjadi Youtubers. Namun, perjuangan mereka tidak mudah, bahkan persahabatan menjadi taruhannya. Akankah empat sekawan ini mampu mewujudkan keinginannya menjadi Youtubers?

10. Susah Sinyal

Susah Sinyal

* sumber: niwayanprima.blogspot.co.id

  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Drama, Comedy
  • Produksi: Starvision Plus
  • Sutradara: Ernest Prakasa
  • PemeranAdinia Wirasti, Ernest Prakasa, Aurora Ribero

Di akhir tahun 2017 ada sebuah film yang dibintangi Ernest Prakasa yang juga ia sutradarai sendiri, yaitu Susah Sinyal. Film ini membahas tentang fenomena orang tua yang sibuk bekerja sehingga kurang mencurahkan perhatian kepada anaknya.

Ellen (Adinia Wirasti) adalah pengacara sukses yang juga single-mom. Ia memiliki seorang anak bernama Kiara (Aurora Ribero) yang memiliki sifat pemberontak. Kiara sangat dekat dengan neneknya, Agatha (Niniek L. Karim). Ketika Agatha meninggal, Kiara jadi sangat terguncang.

Untuk menghibur Kiara sekaligus memperbaiki hubungan mereka, Ellen mengajak Kiara berlibur ke Sumba. Sepulangnya dari Sumba, Kiara menjadi sangat bahagia, apalagi sang ibu berjanji melihatnya tampil di sebuah ajang pencarian bakat.

Akan tetapi, Ellen mendapat masalah ketika proyek yang ia tangani bersama rekannya, Iwan (Ernest Prakasa), terancam berantakan. Ellen tidak datang menonton audisi Kiara sehingga gadis itu kecewa. Akhirnya, Kiara pergi ke Sumba sendiri, tempat di mana ia merasa memperoleh kebahagiaan. Sanggupkah Ellen memperbaiki kembali hubungannya dengan Kiara?

Dari 10 film yang dibintangi Ernest Prakasa yang direkomendasikan Bacaterus ini kita jadi mengetahui bahwa ia bukan hanya seorang komika berbakat, tapi ia juga bisa menjadi aktor dan sutradara yang hebat. Kiprah Ernest dalam dunia perfilman juga turut meramaikan kebangkitan film nasional.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *