Inilah 10 Film yang Bagus untuk Belajar Bahasa Inggris

Ditulis oleh Syuri

Mempelajari suatu bahasa, jika dipaksakan, tentu akan sulit. Tapi, jika kamu menikmatinya, pasti akan jauh lebih mudah. Menonton film adalah kegiatan yang dilakukan banyak orang untuk menghabiskan waktu luang. Bagaimana jika kamu mengubah kebiasaan yang tadinya hanya untuk kesenangan semata jadi sekaligus sebagai media untuk belajar juga?

Menonton film adalah cara yang bagus untuk meningkatkan bahasa Inggrismu atau adikmu. Terutama dalam keterampilan listening (mendengarkan) dan speaking (berbicara). Film pada dasarnya tidak dibuat untuk para pelajar bahasa Inggris, tapi untuk penutur asli bahasa Inggris.

Oleh karenanya, bahasanya persis seperti yang akan kamu dengar dalam kehidupan nyata. Mulai dari pengucapannya yang cepat, ada aksen asli orang yang mengatakannya, pelafalan khas orang sana bagaimana, dan ada selipan idiom juga ungkapan sehari-harinya juga.

Memang, belajar bahasa Inggris dari film tidak akan seefektif jika kamu sekolah atau kursus, tapi bahkan guru-guru bahasa Inggris pun akan menyarankan muridnya sesekali menonton film berbahasa Inggris sebagai latihan tambahan.

Sebenarnya semua film yang berbasis bahasa Inggris bisa menjadi acuan kamu. Tetapi, bisa saja sebuah film blockbuster menggunakan bahasa Inggris yang 'buruk', film jadul memiliki kosa kata aneh yang asing di telinga, atau suatu film indie menggunakan bahasa Inggris yang terlalu rumit untuk dimengerti orang awam.

Jadi, Bacaterus telah membuat daftar film yang menurut kami paling efektif (dan menghibur) untuk membantu kamu belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan.

1. Toy Story (1995)

  • Tahun Rilis: 1995
  • Genre: Animation, Adventure, Comedy
  • Sutradara: John Lasseter
  • Pemeran: Tom Hanks, Tim Allen, Don Rickles
  • Perusahaan Produksi: Pixar Animation Studios, Walt Disney Pictures, Walt Disney Animation Studios

Rekomendasi film yang bagus untuk belajar bahasa Inggris yang pertama adalah "Toy Story". Ngeh, tidak, kalau film ini sudah lama sekali? Karena, film pertama dari franchise Toy Story dirilis pada tahun 1995! Tidak terasa, ya? Seperti terpampang nyata pada judulnya, film animasi keluarga ini menceritakan kisah para mainan.

Film ini menceritakan tentang mainan, tentu saja. Tokohnya ada banyak sekali, tapi bisa dibilang yang punya lakon utamanya adalah Woody. Ia adalah sebuah mainan koboi yang bisa dibilang mainan favorit Andy, sang pemilik mainan.

Woody juga berlaku sebagai pemimpin para mainan karena ia sejatinya adalah seorang sheriff. Suatu hari, Woody dan kawan-kawan lainnya dilanda kecemasan karena ada mainan robot baru yang kekinian, Buzz Lightyear.

Film ini abadi sepanjang masa, mau kamu sudah dewasa pun ceritanya tetap seru, bukan? Tapi, bukan itu saja. Kamu bisa juga belajar bahasa Inggris dari film ini. Banyak slang (bahasa gaul) Amerika yang digunakan dalam film "Toy Story".

Misalnya saat Woody mengatakan 'How ya doin?' yang berarti 'Bagaimana kabarmu?'. Di sini, karena ia adalah seorang koboi, maka ia menggunakan bahasa gaya koboi Amerika. Ini bisa menambah pengetahuanmu tentang berbagai macam logat dan pelafalan bahasa Inggris.

2. The Wizard of Oz (1939)

*
  • Tahun Rilis: 1939
  • Genre: Adventure, Family, Fantasy
  • Sutradara: Victor Fleming, George Cukor
  • Pemeran: Judy Garland, Frank Morgan, Ray Bolger
  • Perusahaan Produksi: Metro-Goldwyn-Mayer (MGM)

Kita mundur lebih jauh lagi ke tahun 1939, ada film musikal-fantasi berjudul "The Wizard of Oz". Film yang bertemakan petualangan ini didasarkan dari novel "The Wonderful Wizard of Oz" karya L. Frank Baum yang diterbitkan pada tahun 1900. Karya klasik adalah salah satu materi yang wajib dipelajari para peminat bahasa Inggris yang lebih luas.

Di sini, Judy Garland berperan sebagai Dorothy Gale, seorang gadis petani asal Kansas yang memimpikan sebuah negeri 'somewhere over the rainbow'. Mimpi Dorothy menjadi kenyataan ketika ia, anjingnya yang bernama Toto, dan keseluruhan rumah keluarganya diangkut oleh angin topan ke dunia yang cerah dan ajaib.

Sayangnya, ia tidak sengaja membuat seseorang marah, yaitu penyihir jahat. Karena, rumahnya jatuh tepat di atas rumah sang penyihir.

Lalu, ditemani oleh orang-orangan sawah tanpa otak, lelaki timah tanpa hati, singa yang pengecut, serta dilindungi oleh sepasang sandal ruby yang menawan, Dorothy berangkat menyusuri jalan batu bata kuning menuju Kota Emerald untuk memohon kepada Wizard of Oz yang sangat kuat untuk bisa kembali ke rumahnya semula.

3. The Pursuit of Happiness (2006)

  • Tahun Rilis: 2006
  • Genre: Biography, Drama
  • Sutradara: Gabriele Muccino
  • Pemeran: Will Smith, Thandie Newton, Jaden Smith
  • Perusahaan Produksi: Columbia Pictures, Relativity Media, Overbrook Entertainment

"The Pursuit of Happiness", film yang berarti mengejar kebahagiaan ini merupakan sebuah film biografi Chris Gardner. Ia adalah seorang wirausahawan, investor, broker saham, pembicara motivasional, pengarang dan filantropis Amerika yang terkenal dan kaya raya.

Tapi, pada awal 1980-an, ia berjuang susah payah dengan keadaan ketunawismaan sambil membesarkan putranya yang masih balita, karena sang istri memutuskan untuk meninggalkannya. Film ini diperankan secara apik oleh Will Smith dan anak kandungnya, Jaden Smith.

4. The Theory of Everything (2014)

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Biography, Drama, Romance
  • Sutradara: James Marsh
  • Pemeran: Eddie Redmayne, Felicity Jones, Tom Prior
  • Perusahaan Produksi: Working Title Films, Dentsu Motion Pictures, Fuji Television Network

Masih dari genre film biopic (biografi), Bacaterus merekomendasikan "The Theory of Everything". Film ini didasarkan pada memoar Jane Wilde Hawking (istri pertama Stephen Hawking) yang berjudul "Traveling to Infinity: My Life With Stephen" yang merupakan versi revisi dari buku pertamanya, "Music to Move the Stars" yang menceritakan tentang pernikahan mereka.

Film berbahasa Inggris ini mengisahkan jalan hidup Stephen Hawking, salah satu ilmuwan paling terkenal di dunia. Tapi, film ini berfokus pada hubungannya dengan Jane Wilde dan penyakitnya, yang melumpuhkannya. Salah satu alasan mengapa "The Theory of Everything" jadi film yang bagus untuk membantu kamu belajar bahasa Inggris adalah karena karakternya memiliki aksen Inggris yang sangat jelas.

1 234»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram