Bacaterus / Film Edukasi / Inilah 10 Film yang Bagus untuk Belajar Bahasa Inggris

Inilah 10 Film yang Bagus untuk Belajar Bahasa Inggris

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mempelajari suatu bahasa, jika dipaksakan, tentu akan sulit. Tapi, jika kamu menikmatinya, pasti akan jauh lebih mudah. Menonton film adalah kegiatan yang dilakukan banyak orang untuk menghabiskan waktu luang. Bagaimana jika kamu mengubah kebiasaan yang tadinya hanya untuk kesenangan semata jadi sekaligus sebagai media untuk belajar juga?

Menonton film adalah cara yang bagus untuk meningkatkan bahasa Inggrismu atau adikmu. Terutama dalam keterampilan listening (mendengarkan) dan speaking (berbicara). Film pada dasarnya tidak dibuat untuk para pelajar bahasa Inggris, tapi untuk penutur asli bahasa Inggris.

Oleh karenanya, bahasanya persis seperti yang akan kamu dengar dalam kehidupan nyata. Mulai dari pengucapannya yang cepat, ada aksen asli orang yang mengatakannya, pelafalan khas orang sana bagaimana, dan ada selipan idiom juga ungkapan sehari-harinya juga.

Memang, belajar bahasa Inggris dari film tidak akan seefektif jika kamu sekolah atau kursus, tapi bahkan guru-guru bahasa Inggris pun akan menyarankan muridnya sesekali menonton film berbahasa Inggris sebagai latihan tambahan.

Sebenarnya semua film yang berbasis bahasa Inggris bisa menjadi acuan kamu. Tetapi, bisa saja sebuah film blockbuster menggunakan bahasa Inggris yang ‘buruk’, film jadul memiliki kosa kata aneh yang asing di telinga, atau suatu film indie menggunakan bahasa Inggris yang terlalu rumit untuk dimengerti orang awam.

Jadi, Bacaterus telah membuat daftar film yang menurut kami paling efektif (dan menghibur) untuk membantu kamu belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan.

1. Toy Story (1995)

  • Tahun Rilis: 1995
  • Genre: Animation, Adventure, Comedy
  • Sutradara: John Lasseter
  • Pemeran: Tom Hanks, Tim Allen, Don Rickles
  • Perusahaan Produksi: Pixar Animation Studios, Walt Disney Pictures, Walt Disney Animation Studios

Rekomendasi film yang bagus untuk belajar bahasa Inggris yang pertama adalah “Toy Story”. Ngeh, tidak, kalau film ini sudah lama sekali? Karena, film pertama dari franchise Toy Story dirilis pada tahun 1995! Tidak terasa, ya? Seperti terpampang nyata pada judulnya, film animasi keluarga ini menceritakan kisah para mainan.

Film ini menceritakan tentang mainan, tentu saja. Tokohnya ada banyak sekali, tapi bisa dibilang yang punya lakon utamanya adalah Woody. Ia adalah sebuah mainan koboi yang bisa dibilang mainan favorit Andy, sang pemilik mainan.

Woody juga berlaku sebagai pemimpin para mainan karena ia sejatinya adalah seorang sheriff. Suatu hari, Woody dan kawan-kawan lainnya dilanda kecemasan karena ada mainan robot baru yang kekinian, Buzz Lightyear.

Film ini abadi sepanjang masa, mau kamu sudah dewasa pun ceritanya tetap seru, bukan? Tapi, bukan itu saja. Kamu bisa juga belajar bahasa Inggris dari film ini. Banyak slang (bahasa gaul) Amerika yang digunakan dalam film “Toy Story”.

Misalnya saat Woody mengatakan ‘How ya doin?’ yang berarti ‘Bagaimana kabarmu?’. Di sini, karena ia adalah seorang koboi, maka ia menggunakan bahasa gaya koboi Amerika. Ini bisa menambah pengetahuanmu tentang berbagai macam logat dan pelafalan bahasa Inggris.

2. The Wizard of Oz (1939)

* sumber: www.britannica.com

  • Tahun Rilis: 1939
  • Genre: Adventure, Family, Fantasy
  • Sutradara: Victor Fleming, George Cukor
  • Pemeran: Judy Garland, Frank Morgan, Ray Bolger
  • Perusahaan Produksi: Metro-Goldwyn-Mayer (MGM)

Kita mundur lebih jauh lagi ke tahun 1939, ada film musikal-fantasi berjudul “The Wizard of Oz”. Film yang bertemakan petualangan ini didasarkan dari novel “The Wonderful Wizard of Oz” karya L. Frank Baum yang diterbitkan pada tahun 1900. Karya klasik adalah salah satu materi yang wajib dipelajari para peminat bahasa Inggris yang lebih luas.

Di sini, Judy Garland berperan sebagai Dorothy Gale, seorang gadis petani asal Kansas yang memimpikan sebuah negeri ‘somewhere over the rainbow’. Mimpi Dorothy menjadi kenyataan ketika ia, anjingnya yang bernama Toto, dan keseluruhan rumah keluarganya diangkut oleh angin topan ke dunia yang cerah dan ajaib.

Sayangnya, ia tidak sengaja membuat seseorang marah, yaitu penyihir jahat. Karena, rumahnya jatuh tepat di atas rumah sang penyihir.

Lalu, ditemani oleh orang-orangan sawah tanpa otak, lelaki timah tanpa hati, singa yang pengecut, serta dilindungi oleh sepasang sandal ruby yang menawan, Dorothy berangkat menyusuri jalan batu bata kuning menuju Kota Emerald untuk memohon kepada Wizard of Oz yang sangat kuat untuk bisa kembali ke rumahnya semula.

3. The Pursuit of Happiness (2006)

  • Tahun Rilis: 2006
  • Genre: Biography, Drama
  • Sutradara: Gabriele Muccino
  • Pemeran: Will Smith, Thandie Newton, Jaden Smith
  • Perusahaan Produksi: Columbia Pictures, Relativity Media, Overbrook Entertainment

“The Pursuit of Happiness”, film yang berarti mengejar kebahagiaan ini merupakan sebuah film biografi Chris Gardner. Ia adalah seorang wirausahawan, investor, broker saham, pembicara motivasional, pengarang dan filantropis Amerika yang terkenal dan kaya raya.

Tapi, pada awal 1980-an, ia berjuang susah payah dengan keadaan ketunawismaan sambil membesarkan putranya yang masih balita, karena sang istri memutuskan untuk meninggalkannya. Film ini diperankan secara apik oleh Will Smith dan anak kandungnya, Jaden Smith.

4. The Theory of Everything (2014)

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Biography, Drama, Romance
  • Sutradara: James Marsh
  • Pemeran: Eddie Redmayne, Felicity Jones, Tom Prior
  • Perusahaan Produksi: Working Title Films, Dentsu Motion Pictures, Fuji Television Network

Masih dari genre film biopic (biografi), Bacaterus merekomendasikan “The Theory of Everything”. Film ini didasarkan pada memoar Jane Wilde Hawking (istri pertama Stephen Hawking) yang berjudul “Traveling to Infinity: My Life With Stephen” yang merupakan versi revisi dari buku pertamanya, “Music to Move the Stars” yang menceritakan tentang pernikahan mereka.

Film berbahasa Inggris ini mengisahkan jalan hidup Stephen Hawking, salah satu ilmuwan paling terkenal di dunia. Tapi, film ini berfokus pada hubungannya dengan Jane Wilde dan penyakitnya, yang melumpuhkannya. Salah satu alasan mengapa “The Theory of Everything” jadi film yang bagus untuk membantu kamu belajar bahasa Inggris adalah karena karakternya memiliki aksen Inggris yang sangat jelas.

Beberapa bagian dari film ini bertempat di Cambridge University, salah satu institusi akademik paling terkenal di Inggris. Jadi, banyak karakter berbicara gaya the Queen’s, yang berarti bahasa Inggris kelas atas atau mewah, jelas, dan benar.

Akting Eddie Redmayne juga dalam “Theory of Everything” sangatlah bagus, bahkan Stephen Hawking pun mengatakan kadang-kadang terasa seperti menonton dirinya sendiri di layar lebar.

Ketika Stephen Hawking menjadi lumpuh total, ia menggunakan mesin untuk membantunya berbicara, yang berarti ia berbicara lebih lambat dari orang pada umumnya. Inilah salah satu alasan film tersebut jadi bisa mudah dipahami oleh pelajar bahasa Inggris, karena Eddie Redmayne sebagai karakter utama tidak berbicara terlalu cepat.

5. The Hunger Games (2012-2015)

Beralih ke film-film yang masih tergolong baru, kini ada film fiksi ilmiah dan petualangan yang sangat populer, yaitu “The Hunger Games”. Ini adalah franchise raksasa yang disukai banyak kalangan, mulai dari muda hingga tua. Menceritakan tentang Katniss, gadis berusia 16 tahun yang hanya tinggal bersama adik perempuan dan ibunya karena ayahnya meninggal akibat kecelakaan kerja.

Katniss tinggal di Distrik 12 (distrik=area) yang termiskin di antara ke-11 Distrik lainnya di Panem, wilayah yang tersisa dari Amerika Serikat. Lebih dari 70 tahun lalu, masyarakat Distrik pernah melancarkan pemberontakan pada Capitol (ibukota Panem), tapi kalah, yang membawa mereka pada peraturan pemerintah yang bernama ‘The Hunger Games’.

Walaupun berupa ‘permainan’, ini lebih kepada reality show televisi (anggaplah seperti Indonesian Idol) tapi kontestannya saling membunuh satu sama lain. Satu kontestan yang tersisa otomatis menjadi pemenangnya.

Tujuan ‘The Hunger Games’ sendiri adalah untuk membuat warga Distrik takut akan pemerintah, sekaligus memberi mereka harapan yang fana. Selama ini, ‘The Hunger Games’ tidak pernah ada masalah, hingga Katniss menjadi orang pertama dari Distrik 12 yang volunteer (menggantikan posisi) adiknya yang terpilih.

Katniss memiliki pola pikir dan gaya hidup yang cukup berbeda dibandingkan tribute (kontestan) lainnya, yang memicu perdebatan di kalangan masyarakat Capitol dan Distrik apakah yang dilakukan Katniss selama games merupakan pemberontakan atau tidak.

Karena berlatar Amerika, seluruh cast-nya menggunakan American-English yang notabene lebih mudah dimengerti dan lebih sering didengar oleh kita. Ini akan memudahkan kamu belajar bahasa Inggris.

Mereka juga sering menggunakan beberapa istilah lain yang mungkin jarang didengar seperti ‘district’ alih-alih menggunakan ‘region’, sehingga bisa menambah kosa katamu. Film yang dibintangi oleh Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson dan Liam Hemsworth ini memiliki total empat film.

6. Harry Potter (2001-2011)

  • Tahun Rilis: 2001
  • Genre: Adventure, Family, Fantasy
  • Sutradara: Chris Columbus
  • Pemeran: Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Richard Harris
  • Perusahaan Produksi:Warner Bros., Heyday Films, 1492 Pictures

Jika kamu ingin melatih bahasa Inggris British, semua series Harry Potter (2001-2011) wajib kamu tonton. Harry Potter juga merupakan salah satu harta nasional terbesar Inggris, loh. Terlepas dari kontroversi pengarangnya, semua orang menyukai Harry Potter, tak hanya orang Inggris tapi di seluruh dunia.

Centric keseluruhan film ini adalah Harry Potter, seorang penyihir cilik pada awal film hingga menjadi remaja pada akhir film. Bisa dibilang, Harry memiliki takdir yang tidak beruntung, ia diramalkan menjadi penyihir yang akan mengalahkan penyihir hitam terkuat pada masa itu, Lord Voldemort.

Voldemort, yang sering disebut You-Know-Who, pun berniat membunuh Harry Potter saat ia masih bayi. Tapi, sihirnya terpental akibat Harry dilindungi oleh sihir kuno, ‘cinta’, dari ibunya. Ini membuat Voldemort kehilangan wujud tubuhnya, sedangkan Harry tetap hidup walaupun ia memiliki bekas luka di dahi yang berbentuk seperti petir.

Bayi Harry yang malang kehilangan kedua orang tuanya dalam satu malam, lalu Professor Dumbledore selaku kepala sekolah sihir Hogwarts dan penyihir putih terkuat pada masa itu, memutuskan untuk membawa Harry ke dunia manusia untuk tinggal bersama bibi kandungnya (adik ibu Harry).

Selama tinggal bersama bibinya, Harry mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dan bahkan ia tidak diberi tahu kalau ia adalah penyihir hingga Hagrid, seorang penjaga Hogwarts, menjemputnya.

Karena berbahasa Inggris British, tak hanya logatnya saja yang berbeda, tapi kata-kata dan grammar-nya pun memiliki perbedaan dari American-English.

Misalnya, posisi Hagrid di Hogwarts adalah sebagai ‘keeper of keys and grounds at Hogwarts’ yang jika di dalam bahasa Amerika-nya menjadi ‘groundskeeper’ saja, tapi artinya sama jika dibahasa Indonesiakan, yaitu seseorang yang mengurus tanah, tempat, dan daerah sekitar.

Lalu, dalam scene yang iconic pada film pertama ketika Hagrid mengatakan kalau Harry adalah seorang penyihir, Hagrid bilang, “Blimey, Harry. Didn’t you ever wonder where your mum and dad learned it all?”. Lalu, Harry membalas “Learnt what?”, dan dibalas lagi oleh Hagrid, “You’re a wizard, Harry!”.

‘Blimey’ adalah yang merupakan kata slang Inggris yang digunakan untuk mengungkapkan kejutan. Dalam adegan ini, dia terkejut bahwa Harry belum pernah mendengar tentang Hogwarts. Lalu, Hagrid menggunakan ‘learned it all’ sedangkan Harry menggunakan ‘learnt’.

Baik ‘learned’ dan ‘learnt’ memiliki arti yang sama di sini, yaitu mempelajari. Keduanya merupakan bentuk lampau dari kata ‘learn’ yang berarti belajar, dan tidak masalah untuk menggunakan keduanya. Tapi, ‘learnt’ adalah bentuk bahasa Inggris British asli, sedangkan ‘learned’ lebih disukai dalam bahasa Inggris Amerika.

7. The Queen (2006)

  • Tahun Rilis: 2006
  • Genre: Biography, Drama, History
  • Sutradara: Stephen Frears
  • Pemeran: Helen Mirren, Michael Sheen, James Cromwell
  • Perusahaan Produksi: Pathé Pictures International, Pathé, Granada Film Productions

“The Queen” adalah film biografi drama yang menceritakan tentang Ratu Inggris, Ratu Elizabeth. Latar waktunya adalah setelah kematian Putri Diana. Ratu Elizabeth berselisih paham dengan Perdana Menteri Tony Blair tentang sentimen publik yang menentang bangsawan. Kenapa film ini direkomendasikan?

Karena, cara paling efektif untuk belajar bahasa Inggris dengan pengucapan yang benar adalah melalui menonton film yang secara harfiah menggunakan ‘Queen’s English’. Itu adalah sebuah istilah! Queen’s English sering disebut juga sebagai BBC Inggris.

Ini adalah bahasa Inggris standar yang diasosiasikan oleh sebagian besar penutur bahasa Inggris non-asli dengan orang-orang yang berasal dari Inggris. Ini termasuk Received Pronunciation (aksen ‘mewah’ yang digunakan oleh Ratu), serta ucapan yang secara tata bahasa benar (bebas dari bahasa slang/gaul).

Selain itu, film ini juga akan menambah wawasan kamu. Film ini menunjukkan cara kerja keluarga Kerajaan, wajib banget ditonton bagi kamu yang benar-benar ingin belajar tentang budaya Inggris atau jika kamu berkuliah di jurusan Sastra Inggris!

8. Charlie and the Chocolate Factory (2005)

  • Tahun Rilis: 2005
  • Genre: Adventure, Comedy, Family
  • Sutradara: Tim Burton
  • Pemeran: Johnny Depp, Freddie Highmore, David Kelly
  • Perusahaan Produksi: Warner Bros., Village Roadshow Pictures, The Zanuck Company

“Charlie and the Chocolate Factory” adalah film yang menghibur secara universal, baik untuk yang muda maupun yang tua. Film dengan tema yang asyik, kostum yang aneh, dan desain set-nya yang menarik ini dapat menyedot semua atensimu sampai akhir film.

Karena, kamu pasti tak ingin terlewat sedikit pun scene yang ada. Film ini juga cocok buat kamu yang baru mulai belajar bahasa Inggris karena dialog-nya tidak ribet dan menggunakan bahasa Inggris yang mudah dimengerti.

9. 500 Days of Summer (2009)

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Comedy, Drama, Romance
  • Sutradara: Marc Webb
  • Pemeran: Zooey Deschanel, Joseph Gordon-Levitt, Geoffrey Arend
  • Perusahaan Produksi: Fox Searchlight Pictures, Watermark, Dune Entertainment III

Film ini akan mengejutkanmu! Karena, “500 Days of Summer” bukanlah tipikal roman picisan yang sering kamu tonton di televisi. Ini adalah kisah seorang arsitek muda bernama Tom Hansen (dimainkan oleh Joseph Gordon-Levitt).

Ia bertemu dengan Summer Finn (diperankan oleh Zooey Deschanel). Tom hampir jatuh cinta pada pandangan pertama. Selama beberapa bulan berikutnya, mereka menghabiskan banyak waktu bersama. Tapi, kemudian Summer memberitahunya bahwa ia tidak percaya pada cinta.

Terlepas dari berapa banyaknya waktu yang mereka habiskan bersama, Summer tidak merasakan hal yang sama tentang Tom. Beberapa tahun kemudian, mereka bertemu lagi dan Summer menjelaskan bahwa Tom benar tentang gagasan cinta. Namun, sayangnya, alur cerita ini tidak sesuai ekspektasi Tom dan mungkin juga sebagian besar penonton.

Selain ceritanya yang mungkin akan membuka matamu tentang definisi cinta yang baru, ini adalah film yang bagus untuk belajar bahasa Inggris. Kenapa? Karena filmnya menggunakan bahasa Inggris yang sangat sederhana. Narasinya yang diambil dari perspektif satu orang, lalu dialognya yang menggunakan bahasa sehari-hari membuat siapa saja mudah mengikuti dan memahaminya.

10. Beauty and the Beast (1991)

  • Tahun Rilis: 1991
  • Genre: Animation, Family, Fantasy
  • Sutradara: Gary Trousdale, Kirk Wise
  • Pengisi Suara: Paige O’Hara, Robby Benson, Jesse Corti
  • Perusahaan Produksi: Walt Disney Pictures, Silver Screen Partners IV, Walt Disney Animation

Film klasik Disney ini selalu menjadi favorit banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pun menyukainya. “Beauty and the Beast” disukai karena mencerminkan princess yang sangat cerdas dan tidak lemah (seperti kebanyakan princess Disney lainnya).

Kisah ini juga menggambarkan bahwa jatuh cinta itu tidak harus melulu melalui fisik yang sempurna, karena Belle saja bisa mencintai si monster apa adanya.

Terlepas dari ceritanya yang menarik, “Beauty and the Beast” adalah salah satu film yang paling tepat untuk belajar pelafalan bahasa Inggris. Film ini juga, seperti film-film Disney lainnya, dipenuhi oleh lagu. Selain dari film, belajar bahasa Inggris dari lagu juga merupakan hal yang bisa memudahkan kamu memahami kosa kata baru.

Misalnya soundtrack yang memiliki judul sama dengan filmnya, yaitu “Beauty and the Beast” yang dinyanyikan oleh Celine Dion. Lagu ini akan melekat di kepala kamu yang membuat kamu lebih mudah belajar bahasanya.

Jadi, film mana yang harus ditonton? Memilih film untuk belajar bahasanya mungkin agak sulit. Karena, kamu harus memilih yang sesuai dengan tingkat bahasa Inggris-mu. Jika tingkat bahasa Inggris kamu masih terbilang rendah, pilih film yang sudah kamu tonton sebelumnya, atau film yang dibuat untuk anak-anak yang menggunakan bahasa yang lebih sederhana seperti film-film Pixar, Disney, DreamWorks dll.

Namun, jika kamu memiliki tingkat bahasa Inggris yang lebih tinggi, kamu dapat mencoba menantang diri sendiri dan menonton film dengan bahasa yang lebih sulit. Yang jelas, apapun tingkat kemampuan bahasa Inggris-mu, mungkin kamu tergoda untuk mengaktifkan subtitle pada mulanya. Itu tidak apa.

Seperti tips belajar bahasa Inggris dari RM BTS, sebagai permulaan, tontonlah film dengan subtitle Indonesia supaya kamu paham artinya. Lalu, tonton lagi film yang sama dengan sub bahasa Inggris, agar kamu dapat membaca bersamaan saat kamu mendengarkan. Terakhir, tonton filmnya tanpa sub sama sekali! Ini sangat menantang bahkan untuk orang yang bahasa Inggrisnya sudah jago.

Jangan merasa malu untuk memutar ulang bagian-bagian yang tidak kamu mengerti, atau mengaktifkan subtitle hanya untuk satu adegan penting. Langkah-langkah ini akan sangat membantu kamu melatih keterampilan mendengarkan bahasa Inggris. Selamat belajar!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *