Bacaterus / Film Romantis / 10 Film Terbaik Tentang Pernikahan yang Sangat Romantis

10 Film Terbaik Tentang Pernikahan yang Sangat Romantis

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pernikahan adalah hari bersatunya dua cinta yang pastinya membuat kedua pasangannya sangat bahagia, dan hari itu pun sudah pasti dipenuhi dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Meski begitu, persiapan untuk menuju pernikahan tersebut, ada beberapa pasangan yang harus melalui rintangan yang berat bahkan terjal. Tetapi, itu semua bisa dilewati dengan kekuatan cinta.

Maka dari itulah, beragam cerita asmara mengenai pernikahan juga selalu dilirik untuk kemudian dibuatkan sebuah film. Kisahnya yang romantis, dramatis, dan mungkin saja menegangkan, menjadi salah satu faktor serunya menonton film berkisah pernikahan.

Tak heran juga, jika dunia perfilman selalu mengangkat tema pernikahan secara reguler, minimal ada dua film dalam setahunnya yang mengusung tema ini, dan kebanyakan bergenre romantic comedy. Berikut ini Bacaterus pilihkan 10 film terbaik yang bertemakan pernikahan, yang memang mayoritas berada di genre romantic comedy.

10 Film Terbaik Tentang Pernikahan

1. Four Weddings and a Funeral [1994]

Four Weddings and a Funeral [1994]

* sumber: www.allmovie.com

Film ini termasuk salah satu favorit moviegoers. Aktor utamanya diperankan oleh Hugh Grant, di mana pada film ini, dia mampu menebar pesona kepada semua penonton bahkan kritikus film dan berhasil meraih Best Actor di Golden Globe atas performanya.

Film ini menceritakan persahabatan yang dilihat dari perspektif Charles yang rupanya diam-diam menyukai Carrie, yang pernah beberapa kali bertemu dengannya, yaitu di empat pernikahan dan satu pemakaman. Anehnya, dua pernikahan terakhir adalah pernikahan mereka masing-masing.

Cinta Charles dan Carrie memang mengalami pasang surut. Mereka saling mencintai, tetapi malah memilih menikah dengan orang lain yang pada akhirnya mereka lepaskan demi menyatukan kembali cinta mereka. Itulah cinta, tidak bisa diprediksi. Pada akhirnya, semua teman mereka menikah dengan pasangan masing-masing.

2. My Best Friend’s Wedding [1997]

My Best Friend’s Wedding [1997]

* sumber: www.allmovie.com

Film ini dibintangi oleh Julia Roberts dan Dermot Mulroney serta Cameron Diaz, di awal karirnya, ini termasuk salah satu film yang banyak dipuji kritikus dan menjadi hits di mana-mana, bahkan filmnya pun di remake oleh sineas China dan dirilis di tahun 2016.

Julianne Potter dan Michael O’Neal pernah berjanji, jika mereka masih single di usia 28 tahun, mereka akan menikahi satu sama lain. Ternyata, Julianne mendapat undangan pernikahan Michael tiga minggu sebelum dia berulang tahun ke 28.

Dilema yang dihadapinya harus mampu dia lalui dan dia pun masih menyimpan harapan agar Michael membatalkan pernikahannya dan memilih untuk bersama dia. Dengan berbagai cara, Julianne mencoba untuk menghalangi terjadinya pernikahan ini, meski akhirnya dia gagal dan harus mengalah.

3. The Wedding Singer [1998]

* sumber: www.allmovie.com

Film ini adalah pertemuan pertama Adam Sandler dan Drew Barrymore yang menjadikan film comedy ini sukses secara komersil dan menuai pujian, terutama karena chemistry yang terjalin di antara mereka. Awalnya, mereka bertemu di sebuah acara pernikahan dan mereka menyadari jika mereka masing-masing telah memiliki tunangan.

Meski mengingkarinya, Robbie ternyata telah jatuh cinta kepada Julia. Untuk menghindari perasaannya yang semakin besar, dia pun memutuskan untuk bernyanyi di acara-acara lain selain acara pernikahan, bahkan pada akhirnya, dia pun berhenti menyanyi. Pada titik inilah, Robbie harus meyakinkan Julia agar tidak menikah dengan tunangannya.

Film ini sudah pasti dipenuhi oleh lagu-lagu dari era 1980an dan satu lagu hits karya Sandler sendiri yang dinyanyikannya, “Grow Old with You”. Meski pendek, tetapi lagu ini sangat memorable dan lucu, sekaligus memiliki lirik yang romantis.

4. My Big Fat Greek Wedding [2002]

* sumber: www.allmovie.com

Siapa sangka, cerita yang berawal dari sebuah pentas kecil bisa menjadi film romantic comedy terlaris sepanjang masa? Peristiwa seperti ini sudah pasti sangat jarang terjadi, dan Nia Vardalos adalah bintangnya untuk film yang mengangkat budaya bangsa Yunani ini.

Berasal dari keluarga Yunani yang masih kuat memegang tradisi adalah suatu hal yang baik. Tetapi, ketika Toula memilih untuk menikah dengan pria Amerika yang sangat jauh berbeda dengan tradisi keluarga Yunaninya, tentu saja hal ini pasti akan mendatangkan problematika di dalam keluarga Toula.

Dengan semua rintangan, halangan, dan kendala, baik dari keluarga ataupun hal-hal lainnya, pada akhirnya pernikahan antara dua tradisi berbeda ini pun berlangsung dalam kondisi yang kondusif serta penuh cinta. Bukan hanya tradisi saja yang berbeda, tetapi juga masalah perbedaan gereja pun turut diungkit.

Naskah film yang ditulis oleh Nia Vardalos sendiri ini berhasil masuk nominasi Best Original Screenplay di ajang Oscar dan turut mengangkat perusahaan film milik produsernya, Playtone milik Tom Hanks dan istrinya. Sequel-nya dirilis di tahun 2016 yang menuai respon negatif.

5. Wedding Crashers [2005]

Wedding Crashers [2005]

* sumber: www.allmovie.com

Pesta pernikahan menghadirkan keceriaan dan kebahagiaan bagi pasangan mempelai, keluarga, serta rekan-rekan mereka yang hadir. Tetapi, bagaimana jika ada tamu yang tidak diundang dan menyusup ke dalam pesta pernikahan? Inilah kisah yang diangkat di film dengan rating R ini.

Diperankan dengan penuh sinergi antara Owen Wilson dan Vince Vaughn, mereka berdua turut meramaikan pesta pernikahan dalam perspektif mereka. Terkadang, mereka ketahuan oleh panitia acara pernikahan dan ditendang keluar, tetapi terkadang mereka juga sukses membuat pesta semakin meriah.

Tidak lupa juga, konflik harus tercipta antara kedua sahabat ini. Motif mereka melakukan aksi dan intrik percintaan menjadi pembeda antara mereka yang semakin terkuak di menit demi menit durasi film berjalan. Tentunya, ending film ini sudah bisa dipastikan berakhir bahagia.

6. Rachel Getting Married [2008]

Rachel Getting Married [2008]

* sumber: www.allmovie.com

Di pesta pernikahan, semua anggota keluarga harus hadir, tidak terkecuali yang tinggalnya jauh sekalipun. Kym adalah adik dari mempelai wanita yang sedang berbahagia. Tetapi Kym, yang datang dari jauh dan sudah lama tidak berkumpul bersama keluarga, memasang raut wajah penuh kemurungan.

Hal ini terjadi karena dia selalu dianggap kambing hitam dalam keluarga, karena catatan rehabilitasinya dari kecanduan narkoba teramat panjang. Yang dilakukannya, dia anggap sebagai pemberontakan atas perlakuan orang tuanya yang tidak adil, menurutnya.

Tetapi, pernikahan harus tetap berjalan di atas kekisruhan keluarga. Hingga akhir film, konflik antara Kym dan ibunya memang tidak terselesaikan, tetapi Kym berhasil mendapatkan perasaan baru dari cinta sang kakak yang sedang berbahagia.

7. I Love You, Man [2009]

I Love You, Man [2009]

* sumber: www.allmovie.com

Ketika mendekati hari pernikahan, mempelai pria tidak bisa mengharapkan teman-temannya untuk menjadi best man. Dia pun menghubungi semua teman jauhnya, bahkan hingga teman masa kecilnya, tetap tidak ada yang bisa mendampinginya dalam pernikahan nanti.

Hingga suatu hari, dia bertemu dengan seseorang yang belum dikenalnya di sebuah open house. Mereka pun berhasil menjalin tali pertemanan, tetapi lambat laun mengundang ketegangan dengan calon istrinya, karena sang mempelai pria lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman barunya ini.

Cerita ini memang langka dan sedikit unik, faktor inilah yang membuat film ini mendapat banyak respon positif. Untuk ending-nya, memang sudah terbaca, jika teman barunya ini bisa merekatkan kembali kedua pasangan yang berbahagia ini.

8. The Hangover Part II [2011]

* sumber: www.allmovie.com

Film comedy dengan metode baru ini cukup nikmat untuk disimak, terutama film pertamanya yang sukses secara komersil dan kualitas. Meski film sequel-nya ini tidak sebagus film pertamanya, tetapi film ini lebih menampilkan sisi pernikahan dan petualangan secara seimbang.

Stu melangsungkan pernikahan di Thailand dan semalam sebelumnya mereka mabuk hingga tidak ingat lagi apa yang mereka lakukan selama mereka mabuk. Keseruan demi keseruan terjadi sampai mereka bisa memecahkan masalah yang mereka hadapi.

Di akhir film, di pesta penikahan, Mike Tyson yang kembali hadir sebagai cameo, tampil menyanyikan lagu rap di atas panggung. Sebuah adegan penutup yang cukup berkesan, terutama bagi para fans “si leher beton” ini.

9. Bridesmaids [2011]

* sumber: www.allmovie.com

Menjadi seseorang yang menyandang status single di usia akhir 30an bukanlah hal yang diinginkan oleh setiap orang, terutama wanita. Di saat temannya menikah dan memintanya untuk menjadi pendamping, Annie harus menerimanya meski dengan berat hati.

Hidupnya saat itu tengah terpuruk, di mana usahanya bangkrut dan dia juga dihempaskan oleh kekasihnya. Dia harus tetap hidup meski mengambil pekerjaan yang jauh dari keinginannya. Ditambah, dia harus berusaha adaptasi dengan para pendamping wanita lainnya yang memiliki karakter yang berbeda-beda.

Film yang disutradarai oleh Paul Feig ini masuk di berbagai nominasi Golden Globe dan Academy Awards, terutama di kategori Best Original Screenplay yang ditulis oleh Kristen Wiig dan Annie Mumolo. Dan film ini juga yang membuka jalan bagi para comedian wanita untuk lebih mendapatkan tempat di dunia film.

10. The Wedding Ringer [2015]

The Wedding Ringer [2015]

* sumber: www.allmovie.com

Di film romantis ini, Kevin Hart berperan sebagai pemilik perusahaan jasa penyedia best man bagi para mempelai pria yang tidak memiliki pendamping untuk pernikahannya nanti. Sudah banyak client yang terbantu, tetapi akan menjadi kasus yang rumit bagi Doug, sang calon mempelai pria.

Terpilihlah tujuh orang best man yang awalnya tidak saling mengenal, memiliki karakter yang berbeda, memiliki niat masing-masing sebagai best man, dan banyak hal lainnya yang malah memperumit jalannya persiapan pesta pernikahan.

Meski film ini sering dianggap sebagai jawaban atas film Bridesmaids [2011], tetapi film yang disutradarai oleh Jeremy Garelick ini tidak berdiri di asas cerita yang sama. Meski begitu, tetap saja film ini selalu dibanding-bandingkan, terutama dari kualitasnya yang tidak mampu bersaing. Walaupun begitu, film ini tetap mendulang angka pendapatan yang cukup luar biasa. Tertarik menontonnya?

Dengan segala rintangan, hambatan dan kendala yang terjadi, mulai dari keluarga, teman, panitia, cuaca, dan masih banyak lagi faktor lainnya, pesta pernikahan tetap akan berlangsung dengan penuh kebahagiaan bagi siapapun yang menghadirinya, terutama bagi kedua mempelai.

Apapun yang terjadi, cinta memang harus bersatu dalam ikatan pernikahan. Dengan itu, pasangan pengantin sudah siap berkomitmen untuk mengarungi hidup bersama hingga akhir usia. Menjalani hidup sebagai suami dan istri beserta hak dan kewajiban masing-masing, menjadi pengalaman terbaik dalam kehidupan manusia. Anda setuju?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *