Bacaterus / Film Tokoh / 10 Judul Film Terbaik yang Dibintangi oleh Liam Neeson

10 Judul Film Terbaik yang Dibintangi oleh Liam Neeson

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Januari 2019

Liam Neeson adalah seorang aktor asal Irlandia Utara yang ditempa secara baik lewat berbagai pentas teater sebelum dia terjun ke industri perfilman. Dengan modal tersebut, Neeson mampu membawakan peran dengan sangat baik, terutama dalam karakterisasi dan penjiwaannya. Maka tidaklah heran jika banyak filmnya bergenre biography.

Dengan suaranya yang berat dan berkarakter, Neeson juga seringkali menyumbangkan suaranya di film-film animasi dan juga live-action dengan balutan CGI, seperti trilogi The Chronicles of Narnia, dimana karakter Aslan, sang singa yang bijak dan berkharisma, memang harus diisi suaranya oleh aktor sekaliber Neeson.

Meski dirinya belum pernah mendapat penghargaan di Academy Awards, tercatat hanya satu nominasi Best Actor yang pernah dia capai, tetapi itu tidak mengurangi kualitas aktingnya yang memang sudah di atas rata-rata dan termasuk jajaran aktor top papan atas di Hollywood. Berikut ini Bacaterus pilihkan 10 film terbaiknya.

10 Film Terbaik yang Dibintangi Liam Neeson

1. Schindler’s List [1993]

* sumber: www.allmovie.com

Tentu saja, film inilah yang membuka karir cemerlangnya di industri perfilman. Aktingnya yang terasah di pentas teater dan telah bermain di beberapa film, mengantarkannya pada proyek besar arahan Steven Spielberg yang terkesan dengannya.

Dalam film hitam-putih ini, Neeson berperan sebagai seorang tokoh di saat peristiwa Holocaust terjadi dan dia berperan dalam menyelamatkan lebih dari seribu orang Yahudi dari tragedi berdarah tersebut. Posisinya sebagai pengusaha membuatnya mampu untuk mengerahkan dananya untuk penyelamatan itu.

Atas aktingnya yang memukau itu, Neeson kemudian masuk sebagai nominator di ajang Oscar untuk kategori Best Actor. Meski gagal memenanginya, itulah raihan terbaik dirinya sejauh ini.

2. Rob Roy [1995]

* sumber: www.allmovie.com

Di film drama berlatar belakang sejarah ini, Neeson memerankan tokoh bersejarah Irlandia, seorang pemimpin rakyatnya dan pemilik peternakan dari abad 18. Ketika uang yang dipinjamnya dari seorang bangsawan dicuri, dia kemudian berubah menjadi sosok seperti Robin Hood.

Untuk melindungi keluarga dan rakyatnya, dia berubah dari seorang yang cinta damai menjadi sosok yang dikenal keras terhadap lawannya. “Jadilah orang yang memiliki harga diri seperti raja, tapi tidak semua raja memiliki harga diri,” ujarnya kepada putranya.

3. Michael Collins [1996]

Michael Collins [1996]

Neeson yang saat itu adalah aktor terkenal di Irlandia, dipercaya untuk memerankan tokoh revolusi terkenal di negara tersebut. Sungguh perpaduan yang sangat pas. Performa yang ditampilkan sangat baik sebagai seorang pemimpin pemberontakan atas ketidakadilan di negaranya.

Pujian langsung meluncur kepadanya dari masyarakat Irlandia yang sangat menghormati tokoh revolusi ini dan semakin mengangkat nama Neeson di kancah perfilman. Karenanya, Neeson kemudian masuk nominasi di Golden Globe Awards.

4. Kinsey [2004]

* sumber: www.allmovie.com

Di film biografi ini, Neeson berperan sebagai seorang profesor ahli psikologi yang terkenal sebagai salah satu pionir di bidang sexology. Penampilannya mampu memukau penonton dengan segala keambiguan rasa percaya dirinya dalam menemukan teori dan mempublikasikannya kepada publik.

Oleh sutradara Bill Condon, Neeson dipasangkan dengan Laura Linney yang aktingnya juga memukau, bahkan hingga masuk nominasi Oscar di kategori Best Supporting Actress. Hampir serupa dengan A Beautiful Mind (2001), peran seorang istri sangat penting bagi karir seorang profesor seperti mereka.

5. Batman Begins [2005]

* sumber: www.allmovie.com

Kali ini, Neeson berperan sebagai tokoh antagonis dalam film superhero di mana dia adalah mentor bagi sang Batman di kala Bruce Wayne mencari jawaban atas kegalauannya. Ra’s al Ghul memang diangkat dari komik dan Neeson menyuntikkan kehidupan pada karakter ini dengan predikat nyaris sempurna.

Karakternya yang tegas dan misterius, ternyata memiliki niat untuk melakukan tindakan keadilan menurut versinya yang dianggap terlalu jauh bagi sang anak didik dan juga bagi warga Gotham lainnya. Penampilan dan kehandalannya berkelahi, merupakan lawan yang sepadan bagi Batman.

6. Taken [2008]

Taken [2008]

* sumber: www.allmovie.com

Film ini mengubah image Neeson yang sering berperan dalam film drama menjadi aktor action lengkap dengan keahlian berkelahi dan banyak adegan aksi beroktan tinggi yang memukau. Kesuksesan film pertama ini kemudian dilanjutkan dengan dua sequel, Taken 2 (2012) dan Taken 3 (2014).

Kisah yang sebenarnya bisa dibilang sederhana sekali di mana putri seorang mantan agen CIA diculik oleh komplotan trafficking di Eropa. Dengan segala keahlian dan koneksinya, Bryan Mills, sang ayah, mencari keberadaan putrinya dengan segala cara hingga banyak melumpuhkan dan membunuh para anggota komplotan.

Meski belum pernah secara spesifik berperan dalam film action, buktinya Neeson mampu menampilkan performa ciamik, seolah-olah dia memang sudah terlatih dan lama berakting dalam film bergenre aksi seperti ini. Sayangnya, dua film lanjutannya tidak mampu menyaingi kualitas film pertamanya.

7. Five Minutes of Heaven [2009]

* sumber: www.allmovie.com

Di film ini, Neeson berperan sebagai Alistair Little, seorang mantan anggota Ulster Volunteer Force yang pernah membunuh di masa remajanya. Karenanya, dia dijatuhi hukuman selama 12 tahun. Kemudian, 33 tahun setelah pembunuhan itu, Little dipertemukan dengan adik korban pembunuhan.

Pertemuan itu diselenggarakan oleh stasiun televisi untuk sebuah program acaranya. Sayangnya, Griffin tidak siap bertemu dengan Little karena masih memendam dendam dan amarah. Akhirnya, Little berusaha untuk bertemu dengan Griffin dan menuntaskan segalanya.

Akting Neeson di film ini dipuji banyak kalangan. Emosi, perasaan bersalah yang dipendam selama puluhan tahun, dan niat untuk menyelesaikan masalah hatinya, mampu ditampilkan dengan baik. Ditambah dengan akting James Nesbitt yang bersinergi dengannya.

8. Non-Stop [2014]

Non-Stop [2014]

* sumber: www.allmovie.com

Setelah sukses dengan Taken (2008), tentu saja banyak film bergenre action datang kepadanya. Hampir setiap tahunnya, Neeson berperan minimal dalam satu film action. Salah satunya adalah film karya Jaume Collet-Serra ini yang memiliki premise yang sangat menegangkan dipenuhi dengan misteri.

Neeson berperan sebagai seorang agen Federal Air Marshall yang malam itu bertugas di atas pesawat terbang. Tidak disangka, ternyata dia mendapat ancaman teror dari salah satu penumpang yang mengancam nyawa seisi pesawat. Dalam waktu terbatas, dia pun harus mencari siapa orang tersebut.

Meski para kritikus mengecam plot cerita yang cenderung absurd, tetapi mereka tetap memuji akting Neeson yang selalu “over the top”, menurut mereka. Secara box-office, film ini pun cukup meraih keuntungan, terutama dari peredarannya di luar Amerika Utara.

9. Run All Night [2015]

Run All Night [2015]

* sumber: www.allmovie.com

Setelah kolaborasi mereka di Non-Stop (2014) dirasa cukup sukses, Jaume Collet-Serra dan Liam Neeson kembali reuni dalam film action bertensi sama. Film ini menyuguhkan aksi yang mampu memicu adrenalin cukup tinggi yang bernafaskan aroma balas dendam.

Sayangnya, para kritikus tidak menyukai apa yang disuguhkan film ini, kecuali performa akting Neeson saja. Semua aspeknya, mulai dari cerita, deretan pemerannya, ending-nya, dan beberapa aspek lainnya, dinilai tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan Neeson dalam film ini.

10. Silence [2016]

Silence [2016]

Dalam film yang dilabeli “long awaited project” dari Martin Scorsese ini, Neeson bukanlah pemeran utamanya. Bahkan dia hanya muncul di awal dan akhir film saja, dengan durasi yang sangat minim. Tetapi penampilannya, sebagai misionaris yang murtad, sangat mengena di hati dan terasa di jiwa penonton.

Keyakinannya yang goyah demi keselamatan diri dan keluarganya, membuatnya memilih keluar dari agamanya. Kemudian dia pun berusaha mengubah keimanan para muridnya untuk mengikuti keyakinan sang penguasa. Kegundahan dan ketegaran itu terlihat jelas dalam guratan wajahnya.

Pria kelahiran 7 Juni 1952 di Irlandia Utara ini tetaplah komoditi panas Hollywood meski sudah memasuki usia senja. Dia pun bisa menginspirasi para aktor tua lainnya untuk menjelma menjadi bintang action, seperti Kevin Costner dalam 3 Days to Kill (2014) dan Sean Penn dalam The Gunman (2015).

Para moviegoers pasti akan selalu menunggu proyek film apa lagi yang akan diperaninya. Dalam daftar next project-nya, Neeson masih akan terlibat dalam beberapa film besar dan drama berkelas. Sebaiknya kita tunggu saja gebrakan dia berikutnya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *