Bacaterus / Film Barat / 10 Rekomendasi Film Terbaik untuk Penggemar Traveling

10 Rekomendasi Film Terbaik untuk Penggemar Traveling

Ditulis oleh - Diperbaharui 1 Agustus 2019

Industri film di dunia selalu berhasil menarik perhatian banyak masyarakat. Mulai dari film drama, action, komedi, hingga film horor. Tak hanya itu, salah satu genre film yang juga banyak diminati adalah film dengan tema traveling.

Akhir-akhir ini, traveling seperti menjadi salah satu gaya hidup. Bagaimana tidak. Banyak traveller yang mulanya hanya menjadikan traveling sebagai hobi kini bisa dijadikan sumber pendapatan. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui mungkin adalah salah satu peribahasa yang cocok untuk para traveller ini. Jadi mereka bisa bekerja dan memperoleh pendapatan tanpa harus meninggalkan hobi mereka.

Bagi kalian yang suka atau tertarik untuk traveling, tidak ada salahnya untuk memulai dengan menonton film dengan tema traveling berikut ini. Selain hanya menyuguhkan tentang keindahan alam atau serunya kisah selama perjalanan, namun film dengan tema traveling biasanya juga sarat akan nilai hidup dan pesan moral.

Lalu, apa sajakah film yang patut ditonton untuk referensi perjalanan kalian, berikut 10 daftar film rekomendasi dengan tema traveling yang sudah Bacaterus rangkum.

1. As Above So Below (2014)

As Above So Below

Film yang dirilis pada tahun 2014 ini termasuk ke dalam film yang menggunakan teknik dokumenter. As Above So Below bukan hanya film yang menceritakan perjalanan dalam mencari batu bertuah, namun juga termasuk film yang mengandung unsur horor, misteri bahkan thriller.

Jika kebanyakan film dengan tema traveling mengambil latar belakang alam terbuka atau lautan, maka film ini mengambil latar belakang yang berbeda. Film ini mengambil latar belakang kota bawah tanah di kota Paris. Tepatnya dibawah makam Flamel sedalam 370.5 kaki melalui Katakombe. Katakombe adalah sebuah kuburan massal di bawah tanah Paris yang terdapat 6 juta mayat.

Di dalam kota bawah tanah ini, Scarlett Marlowe, seorang profesor arkeolog yang bertujuan mencari batu bertuah, dengan temannya George, Benji dan dibantu oleh Zed, Souxie, dan Papillon memulai perjalanan.

Sejak awal perjalanan mereka, sudah banyak hal-hal diluar logika yang menimpa mereka. Beberapa orang sudah meminta untuk menghentikan perjalanan karena merasa hal yang buruk akan terjadi. Namun, Scarlett bersikeras untuk tetap melanjutkan perjalanan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sejak awal.

Setelah menempuh perjalanan yang panjang dan membingungkan karena penuh dengan misteri dan teka-teki, akhirnya mereka berhasil menemukan batu bertuah tersebut. Namun Papillon, Souxie dan Zed lebih tertarik dengan harta karun yang ada di dalam ruang bawah tanah tersebut.

Karena keserakahan mereka, maka mereka tertimpa musibah. Bahkan hingga meninggal dunia satu per satu. Akhirnya, hanya 3 orang yang tersisa dan berhasil menemukan jalan keluar. Anehnya, mereka keluar melalui lubang penutup got di tengah jalan, padahal selama ini mereka selalu berjalan kebawah tanah.

2. Wild (2014)

Wild

Film biografi yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan tentang perjalanan seorang Cheryl Strayed dalam menyusuri PCT atau Pacific Crest Trail. Pada dasarnya Cheryl bukanlah seorang yang memiliki pengalaman dalam mendaki gunung atau melakukan perjalanan yang panjang. Ia melakukan perjalanan ini untuk kembali menemukan jati dirinya.

Selain itu dia juga berusaha untuk memulihkan rasa kehilangan yang teramat sangat setelah kematian ibunya dan perceraiannya dengan suaminya,Paul. Selama perjalanan, Cheryl seringkali mengingat kejadian di masa lalunya. Masa kecilnya saat bersama ibunya, hingga masa dimana dia mulai menghancurkan hidupnya karena tidak sanggup menahan sedih setelah ibunya meninggal karena kanker.

Suatu hari dalam perjalanannya, ia sempat terpikir untuk menyerah dan menghentikan perjalanan tersebut. Namun, ia kembali teringat dengan segala kejadian buruk di masa lalu. Dengan begitu, ia kembali bertekad untuk menyelesaikan perjalanannya. Ia ingin perjalanannya kali ini bisa menebus segala kesalahannya di masa lalu.

Setelah melakukan perjalanan yang panjang selama 94 hari, Cheryl berhasil sampai di Bridge of the Gods, yang menjadi akhir dari perjalanannya. Disana ia mulai merasa kembali menemukan semangat hidupnya. Cheryl mulai menata rencana untuk hidupnya kedepan.

3. Into The Wild (2007)

Into The Wild

Film yang diangkat dari buku karya Jon Krakauer ini tayang pada tahun 2007 silam. Film ini juga diangkat dari kisah nyata seorang mahasiswa yang baru saja lulus. Bukannya melanjutkan studinya atau bekerja, pria ini malah memutuskan untuk menjauh dari kehidupan yang selama ini dijalaninya.

Christopher McCandless memutuskan untuk pergi ke alam bebas dan melepas semua tentang dunia. Ia membuang semua uang yang dia punya dan membuang semua kartu identitas miliknya. Bahkan ia mengganti namanya menjadi Alexander Supertramp. Tentunya tidak ada seorangpun yang tau rencananya untuk tinggal di alam bebas ini.

Perjalanannya yang panjang membuatnya bertemu dengan banyak orang dan mendapatkan kisah baru. Beberapa diantara memintanya untuk tetap tinggal. Namun Christ tidak ingin tetap diam dan tetap ingin hidup di alam liar. Sesuai dengan apa yang ada di hatinya.

Dalam perjalanannya, ia menemukan sebuah mobil yang sudah tua. Ada sebuah kasur dan beberapa barang yang sudah tampak lama ditinggalkan. ia kemudian menjadikan mobil ini menjadi rumahnya. Bahkan memberinya nama magic bus.

Christ bertahan hidup bergantung pada alam. Ia memburu binatang untuk makan dan memakan tanaman yang ada di sekitarnya. Namun tidak berselang lama, hal yang buruk menimpa Christ. Musim mulai berganti. Beberapa binatang mulai pergi dan tanaman juga sudah tidak tumbuh lagi. Ia kelaparan dan kesulitan bertahan hidup.

Akhirnya ia jatuh sakit. Ia membasuh dirinya sendiri. Berbaring di atas kasur dan menatap ke langit. Ia menyadari bahwa ia akan mati. Semua kenangan indah selama hidupnya mulai terbayang seperti sebuah film yang sedang ia tonton. Akhirnya, ia menghembuskan napas terakhirnya. Mayatnya ditemukan dua minggu kemudian oleh pemburu yang melihat magic bus.

4. Tracks (2014)

Tracks

Film Tracks diangkat berdasarkan kisah nyata. Film ini bercerita tentang perjalanan seorang perempuan muda bernama Robyn Davidson dalam melintasi gurun Australia yang tandus dan kering bersama dengan 4 ekor unta dan anjing peliharaannya yang diberi nama Diggity.

Unta-unta ini ia peroleh dari seorang peternak unta. Sebelumnya, peternak unta tersebut juga mengajari Robyn bagaimana caranya menangkap unta liar. Robyn juga diajarkan bagaimana caranya menjinakkan unta liar. Dengan begitu, ia bisa melatih unta untuk membawakan barang-barang miliknya selama perjalanan.

Di tengah perjalanannya, beberapa orang teman Robyn datang dan menemuinya. Bahkan salah seorang diantaranya menawarkan diri untuk meliput kehidupannya di alam liar bersama para unta. Awalnya Robyn keberatan jika perjalanannya diliput. Namun kemudian Robyn menerima tawaran tersebut setelah tau bahwa ia akan mendapat sponsor dan uang.

Dalam perjalanannya, Robyn harus kehilangan Diggity karena anjing kesayangannya tersebut tidak sengaja memakan makanan yang beracun. Ia kemudian merasa putus asa dan berat sekali untuk melanjutkan perjalanannya.

Dengan berat hati, Robyn kembali melanjutkan perjalanannya dan sampai di ujung pantai Samudra Hindia. Ia berhasil membuktikan bahwa ia adalah perempuan tangguh yang mampu melintasi gurun Australia.

5. Meru (2015)

Meru

Meru merupakan salah satu film dokumenter yang mengangkat cerita tentang pendakian 3 orang pendaki gunung profesional. Mereka adalah Conrad Anker, Jimmy Chin, dan Renan Oztruk. Mereka bertiga berencana untuk mencapai puncak Meru yang berada di barisan pegunungan Himalaya.

Pendakian yang mereka rencanakan akan memakan waktu 7 hari, ternyata berubah saat tiba-tiba badai yang sangat besar terjadi. Mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan karena tidak mungkin melalui badai yang besar tersebut. Cadangan makanan semakin menipis dan tidak akan cukup jika pendakian tetap dilanjutkan. Akhirnya pendakian dihentikan. Namun Conrad tetap bersikukuh untuk mencapai puncak Meru.

Meru merupakan salah satu gunung yang sangat sulit untuk di daki karena jalurnya curam, licin dan berbahaya. Terutama pada bagian punggung hiu. Yaitu jalur curam dengan ketinggian 4.000 kaki. Berbeda dengan Himalaya, pendakian menuju puncak Meru tidak bisa dibantu oleh porter yang bertugas membawa barang bawaan pendaki. Jadi, semua barang bawaan harus dibawa masing-masing.

Setelah pendakian pertama yang gagal, mereka kembali memutuskan untuk kembali mendaki Meru. Tentunya dengan persiapan yang lebih matang lagi. Dengan segala rintangan yang hampir membuat mereka kembali menyerah, mereka berhasil menjadi orang pertama yang mencapai puncak Meru.

Selain mengajarkan untuk tidak mudah menyerah, film ini juga menggambarkan persahabatan yang kuat, tidak egois dan saling percaya. Dengan kerjasama tim yang baik mereka berhasil mencapai puncak Meru yang terkenal sulit di daki.

6. 127 Hours (2010)

127 hours

Kisah nyata lain yang juga menjadi inspirasi film adalah dari Aron Ralston. Sebelum menjadi film, kisah Aron yang menghadapi situasi antara hidup dan mati ini juga ditulis menjadi novel.

Film ini bercerita tentang seorang pemuda yang memutuskan untuk keluar dari tempatnya bekerja dan bertekad untuk mendaki semua gunung di Colorado yang memiliki ketinggian lebih dari 14.000 kaki.

Dengan peralatan sederhana dan perbekelan secukupnya, Aron mulai mendaki di Taman Nasional Canyonlands. Yaitu sebuah bebatuan merah berpasir bagian tenggara Utah. Ia mulai berjalan di sepanjang Taman Nasional Canyonlands.

Namun sial, saat ia sedang berjalan diantara tebing bebatuan, alam berpihak lain padanya. Ia terjatuh dan terperosok kedalam sebuah jurang yang dalam. Sebuah batu yang besar dan berat mendarat tepat di pergelangan tangan kanannya dan membuatnya terjepit.

Sejenak Aron terdiam merasakan sakit yang teramat sangat di pergelangan tangannya. Tidak ada yang bisa ia lakukan saat itu. Ia mencoba untuk menggeser batu besar tersebut. Namun batu besar yang masih menindih pergelangan tangannya itu tetap tidak bergerak. Semakin ia berusaha untuk menggeser batu tersebut, pergelangan tangannya semakin sakit.

Selama 127 jam Aron terjebak dalam situasi tersebut. Seorang diri. Ia berkali-kali berteriak meminta tolong. Namun tidak ada seorangpun disana.  Air minum dan makanannya sudah habis. Ia bahkan harus meminum air kencingnya sendiri untuk bertahan hidup. Hampir putus asa, ia menemukan ide yang mungkin bisa menyelamatkan dirinya.

Dengan sebuah pisau tumpul kecil, Aron memotong pergelangan tangannya sendiri. Ia merasakan sakit yang teramat sangat saat memotong lengannya sendiri. Setelah tangannya berhasil terlepas dari batu besar yang menghimpitnya, ia kemudian membungkus tangannya agar tidak terus mengeluarkan darah.

Dengan sisa tenaganya, Aron berusaha memanjat keluar dan berlari untuk meminta pertolongan. Setelah ia berlari cukup jauh, ia melihat 3 orang yang sedang berjalan. Melihat keadaan Aron yang mengenaskan, mereka kemudian menghubungi helicopter untuk menjemput Aron dan membawanya ke Rumah Sakit.

7. Before Sunrise (1995)

Before Sunrise

Film Before Sunrise menceritakan tentang pertemuan dua orang asing di dalam sebuah kereta. Mereka adalah Celine dan Jesse. Mereka berada dalam satu kereta namun memiliki tujuan yang berbeda.

Celine sedang dalam perjalanan untuk kembali ke Paris setelah mengunjungi neneknya di Budapest. Sedangkan Jesse dalam perjalanan menuju ke Vienna untuk berwisata disana sebelum pulang ke Amerika.

Awalnya, mereka bertemu di dalam kereta setelah ada sepasang suami istri yang bertengkar dan berbicara dengan nada yang tinggi. Karena tidak mengerti dengan apa yang pasangan itu bicarakan, akhirnya Jesse mendekati Celine dan mengajaknya berbincang.

Semakin lama mereka semakin merasa nyambung satu sama lain. banyak hal yang mereka ceritakan. Hingga akhirnya Jesse memutuskan untuk mengajak Celine berhenti di Vienna untuk jalan-jalan bersama disana. Awalnya Celine menolak karena ragu jika harus menghabiskan waktu semalam bersama dengan orang yang baru di kenalnya. tapi kemudian ia menerima tawaran Jesse karena terus dibujuk.

Benar saja. Saat tiba di Vienna, mereka turun dari kereta dan memulai perjalanan mereka di Vienna. Banyak tempat wisata di Vienna yang mereka kunjungi. Saat malam tiba, mereka mengunjungi taman kota dan menghabiskan waktu disana hingga matahari terbit.

Jesse mengantarkan Celine ke stasiun sebelum ia sendiri harus ke bandara untuk pulang ke Amerika. Sebelum benar-benar berpisah, mereka berjanji untuk bertemu lagi di stasiun tepat jam 18.00 setelah 6 bulan dari hari itu.

8. Everest (2015)

Everest

Salah satu film yang juga diangkat dari kisah nyata tentang perjalanan mendaki gunung adalah Everest. Film yang terinspirasi dari kejadian di tahun 1996 dimana terjadi pendakian yang paling berbahaya di gunung Everest.

Film ini menceritakan tentang pendakian ke puncak Everest yang dipandu oleh Rob Hall dari sebuah adventure consultant. Rob menjadi pemandu sekaligus penanggung jawab dari sekelompok orang untuk mendaki Everest. Apapun yang akan terjadi selama pendakian adalah tanggung jawab Rob beserta timnya.

Pendakian berjalan dengan lancar. Hanya hambatan kecil yang terjadi sehingga masih bisa dilalui dengan saling membantu. Singkat cerita, mereka berhasil mencapai puncak Everest. Walaupun tidak semua anggota tim berhasil mencapai puncak karena kelelahan. Sesuai dengan perintah Rob, mereka yang tidak mampu melanjutkan pendakian diminta untuk menunggu hingga yang dari puncak kembali turun.

Perjalanan menuruni Everest mulai menegangkan. Badai yang tiba-tiba saja datang membuat perjalanan terhambat sehingga perjalanan harus dihentikan. Semakin lama tabung oksigen mereka semakin menipis. Sehingga mereka terpaksa menembus badai dan berjalan perlahan-lahan. Namun, beberapa orang tidak mampu bertahan.

Salah seorang pendaki terkena hipotermia dan mulai kehilangan kesadaran diri. Ia kemudian menggulingkan dirinya sendiri ke dalam jurang. Nyawa mulai melayang satu per satu. Bahkan hingga akhir perjalanan menuju ke basecamp, Rob harus kehilangan nyawanya karena tidak sanggup melanjutkan perjalanan.

9. Life of Pi (2012)

Life of Pi

Sebuah film dari India yang terinspirasi dari novel karya Yann Martel. Film yang tayang pada tahun 2012 ini menceritakan tentang perjuangan seorang laki-laki remaja untuk bertahan hidup di atas sebuah sekoci dengan seekor harimau.

Sebelumnya, ia dan keluarganya tinggal di Pondicherry India. Orangtuanya mengelola sebuah kebun binatang. Namun, karena adanya krisis ekonomi dan pengunjung kebun binatang semakin berkurang, akhirnya orangtua Pi memutuskan untuk pindah ke Kanada dan memulai hidup baru disana. Dengan sebuah kapal, mereka berangkat meuju Kanada.

Ketika tengah malam, kapal yang mereka tumpangi terkena badai di tengah samudera pasifik. Dari semua penumpang, hanya Pi seorang diri yang bisa menyelamatkan diri. Ia menaiki sebuah sekoci seorang diri. Ia melihat dengan jelas kapal tenggelam secara perlahan. Tidak ada yang bisa ia lakukan selain menangis dan mencoba untuk tetap berada diatas sekoci.

Tak berselang lama, ia melihat sesuatu berenang menuju kea rah sekoci miliknya. Ternyata itu adalah Richard Parker. Salah satu harimau yang berasal dari kebun binatang milik orantuanya. Di sekoci itu ada orang utan, zebra, dan hyena. Namun Richard Parker memakan semua binatang tersebut.

Pi berusaha untuk tetap bertahan hidup hingga ada yang menolongnya. Singkat cerita setelah bertahan selama beberapa bulan, akhirnya ia sampai pada sebuah pantai. Dengan kondisi yang begitu kurus dan lemah, Pi menarik sekoci menuju ke pantai. Ia membiarkan dirinya tergeletak karena kelelahan.

Ia melihat Richard Parker turun dari sekoci, merentangkan tubuhnya dan berjalan menuju hutan yang ada di hadapannya. Tak berselang lama, beberapa warga datang untuk menyelamatkan Pi.

10. 5 Cm (2012)

5 Cm

Indonesia juga memiliki film yang mengangkat tema traveling. Salah satunya yaitu film 5cm. film yang diangkat berdasarkan novel karya Donny Dhirgantoro. 5cm mengambil latar belakang puncak gunung tertinggi di pulau Jawa, yaitu Mahameru di puncak Gunung Semeru.

5 orang yang menjadi tokoh utama dalam film 5cm adalah Genta, Arial, Zafran, Riani dan Ian. Mereka berlima sudah berteman dan bersahabat untuk waktu yang lama. Merasa jenuh dengan persahabatan mereka, akhirnya mereka memutuskan untuk masing-masing dahulu dan melanjutkan kehidupan mereka.

Setelah berpisah untuk sekian waktu, mereka berencana untuk bertemu sekaligus membahas rencana besar untuk merayakan pertemuan mereka. Mereka memutuskan untuk mendaki Gunung Semeru dan mengibarkan Bendera Merah Putih di puncaknya.

Tidak semua dari mereka mengerti tentang pendakian gunung. Sehingga banyak hal dan rintangan dalam mendaki gunung tersebut. Namun dengan tekad yang kuat dan kerjasama yang solid, mereka berhasil mencapai puncak Mahameru dan mengibarkan bendera Merah Putih di puncaknya.

Setelah berhasil sampai puncak, mereka terharu dan menangis. Usaha yang mereka lakukan tidaklah sia-sia. Kini mereka berhasil menaklukkan puncak Mahameru.

Nah, itu tadi adalah 10 rekomendasi film yang Bacaterus sarankan untuk kalian para pecinta traveling. Dari 10 film diatas, mana yang menjadi favorit kalian? Atau adakah referensi film dengan tema traveling yang juga harus ditonton? Jika ada, share judul filmnya di kolom komentar ya. Dan share juga bagaimana tanggapan kalian setelah nonton film-film di atas.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar