Bacaterus / Film Olahraga / 10 Film Keren Ini Menggambarkan Fanatisme Suporter

10 Film Keren Ini Menggambarkan Fanatisme Suporter

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Suporter merupakan bagian terpenting dalam semua cabang olahraga, tanpa mereka pertandingan akan terasa hambar. Dalam sebuah pertandingan sepakbola, suporter ibaratkan pemain ke-12 yang mampu memberikan tenaga baru untuk klub favoritnya masing-masing.

Berbagai cara dilakukan para suporter untuk mendukung tim kesayangannya. Membeli jersey dan menonton di stadion adalah hal yang paling sering dilakukan oleh suporter setia. Kegilaan para suporter dalam membela klub idolanya, menginspirasi banyak orang untuk membuat sebuah karya. Salah satu karya tersebut adalah dengan membuat sebuah film.

Film memang cara efektif untuk menggambarkan sepakbola dengan cara yang estetik. Bacaterus sudah mempersiapkan film pilihan yang bisa membuat kamu berasa jadi suporter fanatik beneran. Selamat membaca!

1. Away Days (2009)

Awaydays

Sebagai seorang remaja yang hidup di Inggris pada tahun 70an, Carty yang merupakan mahasiswa seni, ingin mengekspresikan dirinya lebih jauh lagi. Ia berkeinginan bergabung menjadi bagian dari The Pack, kelompok suporter klub sepakbola Tranmere Rovers. Melalui Elvis, yang merupakan salah satu anggota The Pack, Carty perlahan-lahan diterima menjadi kelompok hooligan tersebut.

Seperti hooligan pada umumnya, The Pack selalu menantang berkelahi dengan kelompok suporter bola lainnya. Kekacauan tersebut selalu dilakukan ketika klub Tranmere Rovers bertanding tandang di stadion lawan.

Selain menyajikan perkelahian antara sesama suporter bola. Film ini juga menghadirkan drama khas anak remaja, tentang pencarian jati diri, cinta dan kehidupan

2. Green Street Hooligans (2005)

Green Street Hooligans

Setelah hidup damai sentosa di The Shire, kini Frodo Baggins harus kembali berpetualang di Inggris menjadi seorang hooligan. Hobbit yang bernama asli Elijah Wood ini harus berganti peran menjadi seorang warga Amerika bernama Matt Buckner. Ia pergi ke Inggris untuk bertemu kakak perempuannya yang bersuamikan seorang hooligan bernama Steve.

Di negara monarki tersebut, Matt berkenalan dengan Pete, adik dari suami kakaknya. Pete adalah seorang pimpinan kelompok suporter Westham United, Green Street Elite (GSE). Dalam waktu yang singkat, Matt pun bisa membaur dengan kelompok hooligan tersebut. Ia pun mulai merubah penampilannya, berpakaian ala hooligan, berkelahi dan pergi ke stadion layaknya suporter sejati.

3. Purely Belter (2000)

Purely Belter

Seorang suporter fanatik pasti rela melakukan apa saja hanya untuk bisa menonton tim kesayangannya bertanding. Hal itu pula yang dirasakan oleh Gerry dan Sewell, di usianya yang masih muda, mereka membanting tulang hanya untuk bisa mendapatkan uang 500 poundsterling. Bagi mereka, uang tersebut setimpal dengan harga tiket menonton pertandingan Newcastle United.

Menonton pertandingan Newcastle United selama satu musim penuh di stadion Saint James Park adalah mimpi mereka. Maka dari itu, Gerry dan Sewell rela bekerja apa saja agar keinginannya dapat tercapai. Film ini diadaptasi dari sebuah novel yang berjudul The Season Ticket, ditulis oleh Jonathan Tulloch.

4. Will (2011)

Will

Will adalah seorang anak berusia 11 tahun dan pendukung fanatik Liverpool. Bersama ayahnya ia akan berangkat menuju Turki, menyaksikan pertandingan Final Liga Champion tahun 2005 antara Liverpool VS AC Milan. Sebuah tragedi membuat ayah Will meninggal, dan harapan untuk menyaksikan laga final tersebut sedikit pupus.

Will pun tak gentar dan ia memutuskan pergi sendiri ke Turki. Ia melintasi daratan Eropa hingga akhirnya bertemu dengan mantan pemain sepakbola, Alex Zukic. Perjalanan menuju Turki tak semudah yang dikira, Will dan Alex harus menghadapi berbagai kendala. Mampukah Will datang tepat waktu menonton Final Liga Champion? Jangan lupa untuk ditonton filmnya ya.

Film ini juga menghadirkan Steven Gerrard, Jammie Carragher dan legenda Liverpool Kenny Dalglish. Mereka berakting cukup baik dan pastinya akan menjadi salah satu scene yang paling ditunggu saat menonton film ini.

5. Cass (2008)

Cass

Hampir semua klub di Liga Inggris memiliki basis suporter fanatiknya masing-masing. Diantara semua hooligan yang masih eksis, kelompok suporter dari klub Westham United yang paling ditakuti seantero Britania Raya. Mereka menamakan dirinya sebagai Inter City Firm (ICF). Dalam perjalanan kelompok suporter tersebut, ada sebuah kisah menarik yang diangkat ke dalam sebuah film.

Film yang berjudul CASS ini merupakan kisah yang diadaptasi dari kejadian nyata.  Ada sisi rasisme yang ditonjolkan dalam film ini, sebab karakter utamanya yaitu Cass Pennant merupakan seorang kulit hitam. Dia adalah seorang anak keturunan Jamaika yang diadopsi oleh sebuah keluarga di Inggris. Dari situlah, Cass sering mendapat hinaan karena perbedaan warna kulit tersebut.

Dengan kehidupan yang keras dan rasis, Cass mulai masuk dalam dunia holiganisme. Namanya mulai terkenal, sebab ia membantu ICF berkelahi dengan kelompok suporter Wolverhampton. Berawal dari situ, Cass mulai diterima dalam kelompok ICF. Seiring bertambahnya waktu, Cass menjadi pemimpin kelompok Inter City Firm dan menjadi orang yang paling disegani.

6. Fever Pitch (1997)

Fever Pitch

Siapa bilang film tentang suporter hanya berisi dengan adegan yang anarkis saja. Ketika hooliganisme mulai terlihat sangar, film Fever Pitch mampu memberikan kesan yang manis dan romantis terhadap sepakbola. Paul adalah seorang guru dan pendukung militan Arsenal. Pada musim 1989/88, tim kesayangannya tersebut hampir diambang juara, setelah 18 tahun puasa gelar.

Drama pun mulai terjadi, Paul yang sedang menjalin hubungan asmara dengan Sarah, tidak bisa memikirkan hal selain melihat Arsenal juara. Sarah begitu kesal karena dia mulai tidak memperhatikannya. Hubungan mereka pun merenggang, Paul harus memilih cinta kepada Sarah atau Arsenal, klub yang dipujanya sedari kecil.

Film ini tidak menyajikan adegan-adegan berkelahi yang sadis. Menonton film ini, kamu bakal dibuat senyum-senyum sendiri dengan tingkah laku antara Paul dan Sarah. Film ini sendiri diangkat dari sebuah novel karya Nick Hornby, berjudul Fever Pitch: A Fans Life.

7. The Football Factory (2004)

The Football Factory

Film ini akan terasa dekat untuk para suporter klub sepakbola Chelsea. Salah satu klub elit di Liga Inggris tersebut memiliki basis suporter yang dinamakan Chelsea Headhunters. Film ini menceritakan perjalanan suporter tersebut dalam mendukung timnya. Banyak adegan perkelahian yang cukup brutal, layaknya sekelompok hooligan mereka berkelahi dengan suporter lainnya.

Cerita geng suporter yang berbasis di Kota London Barat ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama. Novel The Football Factory sendiri ditulis oleh John King.

8. Looking For Eric (2009)

Looking For Eric

Kecintaan suporter bukan hanya terhadap klub kesayangannya saja, beberapa pemain bola pun tak luput dari aksi gila para fans. Berbeda dengan film- film yang telah diulas sebelumnya, Film Looking For Eric adalah sebuah kisah jujur dari seorang pria tua bernama Eric Bishop. Eric bekerja menjadi seorang pengantar surat, ia mengalami kesulitan hidup dalam berumah tangga.

Sebagai seorang suporter Manchester United, Ia sangat mengidolakan Eric Cantona. Disaat hidupnya semakin runyam, ia bertemu dengan Cantona. Pada pertemuan tersebut, legenda MU itu memberikan saran kepada Eric agar bisa keluar dari masa hidupnya yang kritis.

Dengan saling berbagi cerita, perlahan-lahan Eric Bishop dapat keluar dari masa sedihnya. Lalu ia mulai membangun kembali hubungan dengan keluarganya yang retak. Film ini cukup sederhana dengan menampilkan konflik hidup pada umumnya. Sebagai seorang idola, Cantona berperan menjadi seorang motivator ulung untuk membuat fansnya tersebut kembali semangat dalam hidup.

9. I.D (1995)

ID

Inggris memang pernah mengalami masa-masa kelam dalam sepakbola, khususnya dalam hooliganisme. Tahun 80-an hingga 90-an merupakan salah satu era yang menegangkan di daratan Britania Raya. Banyak kasus anarkis dari suporter bola yang menyebabkan kerusuhan. Ulah suporter tersebut sangat membuat kepolisian setempat kewalahan.

Berakar dari fenomena itu, sebuah film yang berjudul I.D mencoba untuk menggambarkan realitas tersebut. Film ini sejatinya menceritakan tentang empat anggota kepolisian, mereka menyelidiki kasus kerusuhan akibat ulah hooliganisme. Untuk mengungkap kasus itu, mereka menyamar menjadi salah satu anggota kelompok suporter klub bola Shadwell Town.

Merasa terlalu menghayati menjadi seorang hooligan, salah satu polisi yang menyamar tersebut lupa akan misi yang ditugaskannya. Lalu apakah misi keempat polisi tersebut berhasil dilaksanakan? Atau mereka malah terjerumus ke dalam aksi hooliganisme. Jangan lupa menonton film ini untuk mengetahui kelanjutan ceritanya.

10. Ultra (1991)

Ultra

Berada jauh di wilayah Eropa Selatan, aksi anarkis suporter sepakbola muncul di sebuah negara bernama Italia. Film ini menggambarkan suatu keadaan yang hampir sama dengan film-film hooligan ala Inggris. Ultra menceritakan sekelompok suporter fanatik klub AS Roma bernama Brigata Veleno. Mereka akan berangkat ke Turin untuk menyaksikan pertandingan Juventus melawan AS Roma.

Saat berada di kota Turin, sekelompok suporter dari Juventus melempari mereka dengan batu. Kerusuhannya pun tidak bisa dihindarkan. Principe yang merupakan mantan ketua Brigata Veleno, menyuruh salah satu anggotanya untuk menusuk suporter Juventus. Kerusuhan pun semakin liar hingga masuk ke dalam stadion.

Jika Inggris memiliki hooligan, sebenarnya Italia pun memiliki kelompok suporter fanatik juga. Mereka disebut dengan Ultras, dan film ini secara tidak langsung menggambarkan kehidupan para ultras di Kota Roma. Jika tertarik akan perkembangan kelompok suporter di Italia, film ini bisa menjadi rekomendasi yang tepat untuk ditonton.

Itulah 10 film pilihan tentang suporter yang bisa kamu saksikan. Dari list film yang sudah dibahas, kira-kira film mana yang mau ditonton dulu? Walaupun di beberapa scene film ada adegan kekerasannya, jangan ditiru ya. Jadilah suporter yang bijak, jangan sampai merugikan klub favorit kamu apalagi jika berdampak buruk sama diri kamu sendiri. Selamat menonton!

Baca juga artikel mengenai film tentang sepak bola ini jika kamu juga menyukai film-film sejenis ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar