10 Film Seru Bertemakan DJ yang Mesti Kalian Tonton

Ditulis oleh Yanyan Andryan

Film layar lebar yang mengangkat tema musik tentunya telah banyak diproduksi oleh para produser perfilman. Tidak hanya dibungkus dengan konsep dokumenter saja, beberapa diantaranya dibuat dengan cerita yang lebih menarik seperti mengusung cerita drama dan komedi.

Diantara semua film musik yang pernah ada, film-film bertemakan DJ (Disk Jockey) menjadi salah satu tayangan yang menghibur untuk ditonton. Bagi orang-orang yang menyukai electronic dance music (EDM), menonton film tentang DJ tentunya menjadi medium yang sangat inspiratif.

Dalam pembahasan kali ini Bacaterus akan memberikan 10 rekomendasi film-film bertemakan DJ yang mesti kalian tonton. Film-film yang disajikan nantinya menawarkan berbagai macam genre yang dibalut dengan tema DJ itu sendiri. Nah, kira-kira apa saja daftar pilihannya, langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

1. We Are Your Friends (2015)

We Are Your Friends

* sumber: www.rollingstone.com

We Are Your Friends adalah sebuah film drama dari seorang sutradara debutan bernama Max Joseph. Naskah filmnya ditulis oleh Joseph dan Meaghan Oppenheimer. Film ini dibintangi Zac Efron, Emily Ratajkowski dan Wes Bentley.

Film berdurasi 90 menit ini dirilis oleh Warnes Bros dan diproduksi oleh StudioCanal untuk di distribusikan ke Prancis, Jerman, Inggris, Australia, Selandia Baru dan Belanda. Setelah dirilis, film ini mendapat banyak ulasan yang beragam dan meraup pendapatan sebanyak 11 juta dollar.

Diceritakan bahwa Cole Carter adalah seorang DJ berusia 23 tahun yang tengah merintis karir di industri EDM dan bermimpi menjadi seorang produser rekaman. Saat tampil di sebuah klub malam, ia bertemu dengan seorang DJ kreatif bernama James Reed. Kagum akan potensi dari Cole, James kemudian mulai mendidiknya agar menjadi DJ Pro yang hebat.

2. Berlin Calling (2008)

Berlin Calling

* sumber: www.imdb.com

Tekno DJ dan produser musik bernama Ickarus sedang berkeliling di klub-klub malam di seluruh dunia sembari menyelesaikan album studio barunya yang akan segera rilis. Agar proses pembuatan albumnya berjalan dengan cepat, ia pun mulai mengonsumsi semua jenis narkoba.

Ia kemudian kehilangan kesadaran diri dan menemukan dirinya telanjang di sebuah hotel di Kota Berlin. Akibat kejadian tersebut, ia dibawa ke rumah sakit jiwa karena terlihat seperti orang gila. Ickarus mulai sadar dan mengkhawatirkan proses album barunya serta  pertunjukan konsernya terancam gagal.

Dokter Paul yang menangani Ickarus memberitahunya untuk beristirahat dari dunia musik dan berfokus agar kesehatannya kembali pulih. Meskipun Ickarus setuju dengan saran dokter tersebut, ia terus mengerjakan albumnya dengan membawa laptop dan peralatan rekamannya dibawa ke rumah sakit.

3. Its All Gone Pete Tong (2004)

Its All Gone Pete Tong

* sumber: www.imdb.com

Its All Gone Pete Tong adalah sebuah film bergenre mockumentary atau parodi dokumenter bergaya komedi. Film ini sendiri bercerita tentang seorang DJ dan produser musik asal Inggris bernama Frankie Wilde yang tinggal di Ibiza. Setelah bertahun-tahun bermain DJ di klub malam, ia mulai kehilangan pendengarannya.

Tak hanya itu saja, ia pun kehilangan semua yang penting di hidupnya mulai dari pekerjaan, ketenaran, istri dan reputasinya. Dokter yang merawatnya lalu mengatakan bahwa pendengaran Frankie yang tersisa hanya tinggal 20% lagi. Ia kemudian berusaha untuk berhenti menggunakan narkoba lalu menemukan organisasi tuli dan bertemu Penelope yang melatihnya dalam membaca bibir.

Film ini memenangkan dua penghargaan dalam di US Comedy Arts Festival  untuk kategori Best Feature dan Best Actor yang diperankan oleh Paul Kaye ( Frankie Wilde). Selain itu, Its All Gone Pete Tong menyapu penghargaan dalam Gen Art Film Festival awards dari  Grand Jury dan penonton.

4. Scratch (2001)

Scratch

* sumber: www.dvd-covers.org

Scratch adalah film dokumenter yang disutradarai dan diedit oleh Doug Pray. Film ini mengeksplorasi dunia DJ hip-hop dan menceritakan tentang penemuan teknik DJ yang dikenal dengan sebutan scratching dan beat juggling. Sepanjang film dokumenter ini, banyak seniman menjelaskan bagaimana mereka diperkenalkan ke hip-hop sambil memberikan cerita tentang pengalaman pribadi mereka

Dokumenter ini memiliki banyak konten yang inspiratif dan dapat menambah wawasan tentang dunia DJ. Salah satu konten diisi oleh Afrika Bambaataa, seorang rapper, DJ dan produser musik yang menjelaskan perbedaan antara rap dan hi-hop. Dia menjelaskan bahwa grafiti, breakdance, DJ, MC, dan cara berpakaian serta berbicara termasuk ke dalam elemen hip-hop.

Dalam film ini juga turut dihadiri artis-artis seperti DJ Jazzy Jay , Grand Mixer DXT , KG Mahakuasa , Kevie Kev, Dot A Rock, dan Steinski. Mereka semuanya menjelaskan awal sejarah hip-hop dan evolusinya sejak tahun 1970an menurut pandangannya masing-masing.

5. High Fidelity (2000)

High Fidelity

* sumber: www.hollywoodreporter.com

Rob Gordon merupakan pemain DJ yang sekarang mempunyai toko kaset bekas bernama Championship Vinyl. Ia mempekerjakan kedua sahabatnya, Barry dan Dick untuk membantu mengelola toko kaset tersebut. Di lain sisi, Rob adalah seorang pria berusia 30 tahun yang tidak beruntung dalam hubungan percintaan. Ia kemudian mencoba mendekati lagi mantan pacarnya bernama Laura dengan segala cara.

Film ini didasarkan pada novel Inggris terbitan tahun 1995 dengan judul yang sama karya Nick Hornby, namun latar tempatnya pindah dari London ke Chicago dan nama tokoh utamanya pun berubah. High Fidelity adalah film drama komedi romantis yang disutradarai oleh Stephen Frears dan dibintangi oleh John Cusack, Iben Hjejle, Jack Black, Todd Louiso, dan Lisa Bonet.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram