bacaterus web banner retina

20 Film Indonesia Paling Sedih dan Menguras Air Mata

Sebuah film bisa memainkan perasaan seseorang, bahkan menyentuh bagian hatinya yang terdalam. Tidak jarang kalau sebuah film bisa mengubah sudut pandang seseorang akan sesuatu. Karena memang sebuah film bisa dirasakan sedalam itu.

Ada film yang dapat membuat kamu tertawa terbahak-bahak, tetapi ada juga film yang dapat membuat kamu menangis tersedu-sedu. Kamu suka yang mana? Kalau kamu suka film-film sedih, di bawah ini ada beberapa rekomendasi dari Bacaterus.

1. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
  • Tahun Rilis: 2020
  • Genre: Family, Drama
  • Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
  • Pemeran: Rachel Amanda, Rio Dewanto, Sheila Dara, Donny Damara, Susan Bachtiar
  • Produksi: Visinema Pictures, IDN Media, Blibli.com, XRM Media

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) adalah sebuah film yang akan membawa kamu pada peliknya kehidupan sebuah keluarga. Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Marchella FP ini berhasil sukses di box office, Arya Dwimas Sasongko berhasil menggarapnya dengan baik. Ketika sebuah keluarga yang terlihat begitu bahagia, ternyata saling menutupi luka yang mereka rasakan.

Masalah tidak hanya datang dari anak-anaknya saja, orang tua mereka juga memiliki trauma yang tersimpan selama puluhan tahun. Drama keluarga ini mungkin terasa sangat dekat dengan para penonton, karena memang sangat relate dengan kehidupan sehari-hari. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) menyuguhkan suasana yang sangat emosional dan bikin kamu menangis.

2. Twivortiare

Twivortiare
  • Tahun Rilis: 2019
  • Genre: Romance, Drama
  • Sutradara: Benni Setiawan
  • Pemeran: Reza Rahadian, Raihaanun, Arifin Putra, Denny Sumargo, Citra Kirana, Anggika Bolsterli, Dimas Aditya, Boris Bokir
  • Produksi: MD Pictures

Jika kamu ingin mencari tahu, apakah menikah itu mudah? Sepertinya Twivortiare (2020) akan menjawabnya. Film yang memasangkan Reza Rahadian dan Raihanun sebagai pasangang muda ini pasti bikin banyak orang memahami arti menikah yang sesungguhnya. Sama-sama memiliki karir yang sukses, nyatanya hal ini tidak membuat pernikahan mereka bahagia tapi menyedihkan.

Keduanya terpaksa berpisah dan saling menekan perasaan cinta masing-masing, yang bikin hidup mereka makin tersiksa. Menyadari bahwa ego masing-masing terlalu besar, makanya kali ini keduanya berusaha untuk saling memahami dan mengalah. Tapi jika hanya berpegang pada cinta, apakah pernikahan kedua kalinya bagi mereka bisa mempertahankan rumah tangga ini?

3. Keluarga Cemara

Keluarga Cemara

“Keluarga Cemara” adalah serial televisi yang booming pada tahun 90-an. Setelah puluhan tahun berlalu, pada tahun 2019 lalu kisah keluarga kecil sederhana tersebut diangkat ke layar lebar dengan pemain-pemain fresh.

Dikisahkan bahwa Abah mengajak keluarganya pindah ke desa terpencil di Jawa Barat lantaran rumah dan hartanya di kota disita oleh debt collector karena ulah kakak iparnya sendiri. Ketiga putri Abah harus beradaptasi di rumah kecil peninggalan orang tua Abah.

Kehidupan semakin sulit ketika kasus Abah terancam kalah di pengadilan. Jika Abah tak berhasil memenangkan kasus tersebut, ia dan keluarga harus hidup miskin selamanya.

4. Habibie & Ainun

Habibie & Ainun

Film yang mengangkat kisah perjalanan cinta Presiden Indonesia ke-3, B. J. Habibie, dan sang istri, Ainun memang sukses mencuri perhatian sebagian besar masyarakat di Indonesia. Untuk beberapa wilayah, tiket bioskop yang menayangkan film ini selalu habis terjual. Tak sedikit penonton yang juga berlinang air mata saat menonton film ini.

Habibie dan Ainun sendiri dipertemukan sejak bangku sekolah. Keduanya merupakan teman sekolah biasa yang tidak saling bergur sapa. Akan tetapi, jodoh memang tak bisa diprediksi, baik Habibie dan Ainun berjodoh. Ainun dengan setia mendampingi Habibie meniti kariernya dari bawah. Mereka berdua saling bersama dan menjaga sampai pada akhirnya maut lah yang memisahkan keduanya.

5. Radit dan Jani

20 Film Indonesia Paling Sedih dan Menguras Air Mata 5
  • Tahun Rilis: 2008
  • Genre: Romance, Drama
  • Sutradara: Upi Avianto
  • Pemeran: Vino G. Bastian, Fahrani, Nungki Kusumastuti, Joshua Pandelaki, Marrio Merdhitia, Henky Solaiman
  • Produksi: IFI Sinema

Film satu ini sempat menjadi film paling hits di kalangan anak muda tahun 2008, Radit dan Jani (2008) menggambarkan romansa anak muda saat itu. Ceritanya Radit dan Jani nekat menikah meski tidak mendapatkan restu dari kedua orang tua Jani. Nyatanya kehidupan memang menyedihkan, pasangan muda ini tidak memiliki uang, pekerjaan dan lingkungan keras di sekitarnya.

Tamparan datang ketika Jani mengetahui bahwa dirinya tengah hamil, Radit saat itu masih jadi pecandu obat-obatan. Kehidupan pahit dan sulit yang mereka jalani tidak boleh dirasakan oleh anaknya, sejak saat itu Radit berusaha keras untuk mengubah dirinya. Pria ini mencari pekerjaan, berhenti mengkonsumsi narkoba demi membahagiakan istri dan anaknya di masa depan.

6. Sabtu Bersama Bapak

Sabtu Bersama Bapak

Film ini diadaptasi dari sebuah novel karya Adhitya Mulya dengan judul sama. Sabtu Bersama Bapak menceritakan tentang seorang Bapak yang tetap hadir di hari Sabtu meskipun sebenarnya beliau telah tiada. Bukan, ini bukan film horor. Ini tentang kasih sayang seorang Bapak yang ingin selalu hadir untuk anak-anaknya.

Sang Bapak diperankan oleh Abimana Aryasatya mengidap penyakit yang parah dikala anak-anaknya masih sangat kecil. Diperkirakan dia cuma akan bertahan satu tahun lagi. Supaya dia bisa tetap hadir untuk anak-anaknya setelah berpulang, dia membuat rekaman video yang akan ditonton anak-anaknya Satya dan Cakra setiap hari Sabtu.

Menonton film ini seperti menyimak nasihat-nasihat Bapak dalam bentuk yang lebih menarik dan menghangatkan. Menyaksikan bagaimana Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahenra) tumbuh setelah Bapak berpulang mengingatkan kita akan betapa dalamnya kasih sayang seorang Bapak. Sedia tisu sebelum menonton film ini, ya!

Tak hanya "Sabtu Bersama Bapak" saja, kamu pun bisa menyaksikan film-film Abimana lainnya dengan mencari judul-judulnya di artikel film yang dibintangi Abimana Aryasatya.

7. Surat Kecil untuk Tuhan

Surat Kecil untuk Tuhan

Waktu tayang di bioskop film ini berhasil menarik ratusan ribu penonton yang sebagian besar keluar bioskop dengan mata sembab. Angka yang sangat besar pada waktu itu. Film ini diangkat dari kisah nyata, dari novel yang berjudul sama.

Menceritakan gadis 13 tahun bernama Keke yang diperankan oleh Dinda Hauw yang lahir dari keluarga sangat berada. Dia punya dua kakak laki-laki yang sangat menyayanginya, orang tua yang juga sangat menyayanginya meskipun sudah bercerai, juga enam orang sahabat karib yang setia menemaninya.

Semuanya tampak sempurna sampai kemudian kanker jaringan lunak menghampirinya. Penyakit langka dan dia adalah yang pertama di Indonesia. Melihat bagaimana Keke berjuang untuk sembuh dan ketulusan orang-orang di sekitarnya cukup meremas-remas hati para penonton sampai tidak kuasa membendung air mata.

8. Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
  • Tahun Rilis: 2008
  • Genre: Romance, Drama
  • Sutradara: Hanung Bramantyo
  • Pemeran: Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, Melanie Putria, Surya Saputra, Oka Antara, Dennis Adhiswara
  • Produksi: MD Pictures

Ayat Ayat Cinta (2008) tidak diragukan lagi sebagai salah satu film sedih wang wajib masuk dalam list ini. Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo menaikkan nama Fedi Nuril, Rianti Cartwright dan Carissa Putri di Indonesia. Film yang diangkat dari novel best seller karya Habiburrahman El Shirazy ini memang sukses besar, sampai dibuat sekuelnya.

Film ini berlatarkan kehidupan pasangan muda Indonesia yaitu Fahri dan Aisha yang dinikahkan di Kairo, Mesir. Tengah menikmati indahnya kehidupan berumah tangga, Fahri malah dituduh melakukan pemerkosaan dan dipenjara. Aisha mencari cara untuk menyelamatkan suaminya, hingga ia rela berbagi suami dengan Maria yang bisa menyelamatkan Fahri.

9. My Idiot Brother

My Idiot Brother
  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Family, Melodrama
  • Sutradara: Alyandra
  • Pemeran: Adila Fitri, Ali Mensan, Kimberly Ryder, Aaron Ashab, Cindy Fatikasari, Donny Kesuma, Merry, Riana, Samuel Rizal, Fenita Arie, Lula Kamal, Hengky Soelaeman
  • Produksi: Film One Productions

Penyesalan memang selalu datang diakhir, inilah yang dirasakan oleh Angel ketika sudah kehilangan sang kakak karena kecelakaan. Hendra memang tidak sama dengan kakak lainnya, karena pria ini mengidap keterbelakangan mental. Angel yang merasa malu selalu membencinya, tapi Hendra sangat mencintai dan menyayangi adiknya apapun yang terjadi.

Hingga suatu hari ketika Hendra dengan penuh perjuangan berusaha mengantarkan kado milik Angel ke pesta ulang tahun temannya. Gadis itu hampir celaka, untungnya Hendra sigap menyelamatkannya meski nyawanya jadi bayarannya. My Idiot Brother (2014) adalah film yang mau tidak mau akan membuat kamu meneteskan air mata, karena ceritanya memang sangat menyedihkan.

10. Heart

Heart

Film ini menceritakan perjalanan perasaan sepasang manusia dari kecil sampai dewasa. Rachel diperankan oleh Nirina Zubir dan Farel diperankan oleh Irwansyah. Pada waktu rilis, film ini diminati banyak orang. Terlebih bukan cuma filmnya, soundtrack film ini juga disukai banyak orang.

Rachel dan Farel punya kisah masa kecil yang bahagia. Kebersamaan itu yang membuat perasaan mereka tumbuh perlahan, jauh hari sebelum keduanya mengenal apa itu cinta. Sampai satu hari Farel bertemu dengan Luna yang diperankan oleh Acha Septriasa.

Kehadiran Luna yang kemudian diketahui sedang sakit, ketulusan Farel, dan pengorbanan Rachel mampu mengoyak hati penonton. Kisah cinta Farel dan Luna, juga perasaan Rachel yang tidak pernah diketahui Farel sangat menyentuh hati penonton sampai-sampai sebagian besar yang menonton di bioskop keluar dengan mata sembab.

11. Critical Eleven

Critical Eleven

Diadaptasi dari sebuah novel laris karya Ika Natassa yang berjudul sama. Critical Eleven adalah tentang kehidupan sepasang suami istri yang saling mencintai. Kemudian masalah hidup membuat mereka tanpa sengaja saling melukai.

Ale diperankan oleh Reza Rahadian dan Anya diperankan oleh Adinia Wirasti. Mereka sepasang suami istri yang sangat romantis lagi harmonis. Namun, pernikahan tidak selalu tentang keindahan seperti itu. Terutama ketika mereka akhirnya merasakan kehilangan terbesar dan saling tenggelam dalam kesakitan.

12. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Sebuah film bertema roman yang satu ini memang membuat hati terenyuh ketika menontonnya. Apalagi film ini didukung dengan aktor dan aktris berparas rupawan, seperti Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan Reza Rahadian. Wajah rupawan pemeran di film ini membuat kita semakin terhanyut saat menontonnya.

Zainuddin adalah pemuda sederhana yang pergi ke tanah kelahiran ayahnya di Padang Panjang. Hatinya terpikat dengan kecantikan seorang gadis bangsawan bernama Hayati. Sayangnya, cinta mereka tidak bisa bersatu karena adat istiadat.

Hayati dijodohkan dengan pemuda kaya bernama Aziz. Zainuddin yang patah hati merantau ke tanah Jawa dan menjadi penulis yang sukses. Suatu hari, Zainuddin kembali dipertemukan dengan Hayati dan Aziz. Aziz yang terbelit masalah ekonomi menitipkan Hayati ke Zainuddin. Di satu sisi Zainuddin memang masih mencintai Hayati, tapi ia tak bisa menghilangkan rasa sakitnya yang dahulu.

Tiba suatu waktu Hayati harus pulang ke Minang dengan naik Kapal Van Der Wijck. Di tengah perjalanan, kapal tersebut tenggelam. Yang menyakitkan bagi Zainuddin adalah ia akhirnya mengetahui bahwa Hayati pun masih mencintainya.

13. Posesif

20 Film Indonesia Paling Sedih dan Menguras Air Mata 14
  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Youth, Romance
  • Sutradara: Edwin
  • Pemeran: Putri Marino, Adipati Dolken, Yayu Unru, Cut Mini
  • Produksi: Palari Films

Film yang mendapatkan 10 nominasi di Festival Film Indonesia tahun 2017, menjadi salah satu film sedih Indonesia yang wajib ditonton. Posesif (2017) akan lekat sekali hubungannya dengan anak muda, pasalnya film ini mengisahkan hubungan toxic antara Adipati Dolken dan Putri Marino. Gadis ini tidak pernah menyangka bahwa ia akan merasakan kisah cinta yang menyakitkan selama bersama Yudhis.

Lala adalah murid siswi dan atlet loncat indah dan gadis ini hanya hidup berdua dengan ayahnya. Tapi karena Yudhis hidupnya mulai didatangi banyak masalah, karena pria itu sangat posesif dan nekat. Yudhis sampai menyabotase lawan Lala di perlombaan dan menabrak temannya yang bernama Rino. Lala minta putus namun pria itu berusaha menyakiti dirinya sendiri, apakah mereka akan kembali bersama?

14. Cinta Laki-Laki Biasa

20 Film Indonesia Paling Sedih dan Menguras Air Mata 16
  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Romance, Family
  • Sutradara: Guntur Soeharjanto
  • Pemeran: Velove Vexia, Deva Mahenra, Nino Fernandez, Muhadkly Acho, Ira Wibowo, Dhini Aminarti
  • Produksi: Starvision Plus

Cinta Laki-Laki Biasa (2016) akan membuat para penonton baper dan ikut sedih dengan apa yang dirasakan oleh Deva Mahenra. Jatuh cinta pada wanita yang status sosialnya berada di atasnya, ternyata membuat rumah tangganya diterpa banyak badai. Ketika sang istri Velove Vexia kehilangan ingatan, Deva Mahenra harus berjuang membuktikan cinta dan martabatnya sebagai seorang suami.

Ketika mertuanya tidak pernah merestui dirinya karena hanya laki-laki biasa dan bukan dari kalangan terpandang. Tapi pria ini percaya bahwa cintanya dan sang istri tidak akan pernah berakhir, mereka akan tetap bersama apapun yang terjadi. Kisah ini berhasil membuat banyak orang tersentuh, karena ketulusan dan kepolosan cinta yang ditampilkan.

15. Mika

Mika

Indi adalah seorang gadis remaja yang periang. Akan tetapi, keceriaannya sirna ketika ia didiagnosa mengalami scoliosis pada saat SMP. Indi harus menggunakan besi penyangga tubuh yang membuatnya tidak nyaman dan membatasi geraknya.

Sebelum masuk SMA, Indi berlibur ke Jakarta dan bertemu dengan Mika, cowok yang cuek, seru, berani, dan selalu berpikiran positif. Secara tak terduga, Mika kembali membawa keceriaan untuk Indi. Tanpa segan Mika memberi dukungan untuk Indi agar berani melawan penyakitnya.

Kedekatannya dengan Mika terpaksa harus Indi rahasiakan dengan orang tuanya. Pasalnya, ia tahu bahwa orang tuanya tidak akan menyukai Mika karena cowok tersebut bertato dan jauh lebih tua. Saat hubungan Indi dan Mika semakin dekat, Mika memberi tahu Indi bahwa dirinya pengidap AIDS.

Kondisi tubuh Mika semakin lemah dari ke hari. Ketika salah satu sahabat Mika yang juga pengidap AIDS meninggal dunia, Mika menjauhi Indi karena tidak ingin gadis itu merasakan sakit yang terlalu dalam jika ia harus menghadap Yang Maha Kuasa.

16. Ayah Menyayangi Tanpa Akhir

Ayah Menyayangi Tanpa Akhir

Ini tentang Ayah yang harus kehilangan istrinya ketika kelahiran anaknya. Sang Ayah merawat buah hatinya sendirian dengan penuh kasih sayang. Namun kemudian, dia dihadapkan pada cobaan berat sekali lagi ketika sang anak dinyatakan mengidap penyakit yang mematikan.

Melihat seorang Ayah melewati cobaan seberat itu sendirian pastilah menyentuh semua hati yang menontonnya. Setelah kehilangan istri tercinta, dia juga terancam kehilangan buah hatinya. Siapa yang tidak akan luruh menyaksikan kisah sekelabu itu. Oh ya, Fedy Nuril memerankan sosok Ayah dengan sangat baik di film ini.

17. Surga yang Tak Dirindukan

film sedih Indonesia_Surga yang Tak Dirindukan

Film Surga yang Tak Dirindukan menjadi salah satu film paling sukses di Indonesia pada tahun 2015. Mengangkat tema cinta dan poligami, film bergenre drama yang diadaptasi dari novel berjulud sama karya Asma Nadia ini nyatanya bisa memikat hati lebih dari 2 juta penonton pada saat itu.

Bukan hanya karena kemampuan Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Raline Shah dan aktor serta akrtis lainnya yang sangat baik, film ini juga memiliki jalan cerita yang sangat menarik.

Berkisah tentang pernikahan dua sejoli bernama Pras dan Arini yang penuh degan godaan dengan guncangan. Berbagai kabar perselingkuhan Pras tidak malah membuat kepercayaan Arini luntur pada sang Suami.

Hingga pada suatu hari, Pras mengalami kecelakaan setelah menabrak Mei Rose yang ternyata sedang melakukan percobaan bunuh diri karena mengalami depresi akibat ditinggalkan oleh laki-laki yang berjanji untuk menikahinya. Mei Rose juga ada dalam keadaan mengandung dan mengalami koma berkepanjagan setelah itu, hingga akhirnya anak Mei Rose lahir.

Melihat keadaan Mei Rose, membuat Pras iba padanya. Dan ketika Mei Rose sadar, ia malah mencoba untuk bunuh diri kembali meski berhasil dihentikan oleh Pras. Tapi, kali ini Mei Rose malah meminta Pras untuk menikahinya.

18. Badai Pasti Berlalu

Badai Pasti Berlalu

Film rilisan tahun 2007 ini merupakan film daur ulang dari film tahun 1977 yang diangkat dari novel berjudul sama karangan Marga T. Ada Vino Bastian dan Raihaanun di film ini yang menjadi Leo dan Siska.

Siska berkenalan dengan Leo yang merupakan teman kuliah kakaknya. Namun ternyata Leo memanfaatkan Siska sebagai bahan taruhan saja. Disela kehancuran itu, Siska jatuh ke pelukan Helmi, seorang manajer cafe yang berkarakter licik. Kisah ini tidak cuma melukai Siska, tetapi juga para penontonnya.

19. Rumah Tanpa Jendela

Rumah Tanpa Jendela

Mau lihat Raffi Ahmad jadi orang susah? Ada di film ini. Dia berperan sebagai Raga yang berprofesi sebagai penjual ikan hias dan tukang sol sepatu. Dia punya anak perempuan berusia 8 tahun bernama Rara yang sangat ingin rumahnya punya jendela. Mereka tinggal di kampung kumuh tempat para pemulung yang rumahnya terbuat dari tripleks bekas.

Film ini menceritakan tentang mimpi yang lugu dari seorang anak keluarga miskin yang ingin punya jendela di rumahnya. Keluguan dan kepolosannya itulah yang menggetarkan hati banyak orang, ditambah suka duka kehidupan yang mereka lewati setiap hari. Film yang sangat sayang kalau dilewatkan.

20. Malaikat Tanpa Sayap

Malaikat Tanpa Sayap

Maudy Ayunda dan Adipati Dolken berpasangan sebagai Vino dan Mura di dalam film ini dan mereka menghayati peran masing-masing dengan sangat baik. Vino tidak terlalu dekat dengan papanya apalagi setelah bangkrut dan harus pindah dari rumah mewah ke gang kecil. Mamanya malah tega kabur meninggalkan keluarga.

Suatu hari adiknya Vino yang masih kecil kecelakaan dan butuh transfusi darah. Golongan darahnya langka; A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah sama mengajukan diri. Saat itulah dia bertemu dengan Calo yang mencari pendonor jantung dengan golongan darah yang dimiliki Vino.

Peristiwa itu menghubungkan Vino dengan Mura. Seorang gadis yang mewarnai hidup Vino padahal dia sendiri sedang berusaha sembuh dari penyakitnya. Kisah Vino dan Mura digambarkan dengan sangat baik sehingga berhasil menyentuh hati para penonton.

Dari beberapa film yang sudah disebutkan, ada yang sudah pernah kamu tonton? Apa kamu menyukainya? Silakan bagikan kesanmu di kolom komentar ya. Kamu juga boleh menambahkan kalau ada film lain yang belum tertulis.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram