7 Rekomendasi Film yang Mirip Miracle in Cell No. 7 (2022)

Ditulis oleh Suci Maharani R

Miracle in Cell No. 7 (2022) Indonesia memang berhasil membuat sutradara Lee Hwan Kyung terpesona. Bahkan sutradara asal Korea Selatan ini mengatakan, bahwa remake buatan Hanung Bramantyo ini adalah yang paling sukses dan paling disukainya.

Kesuksesan ini juga ikut disetujui oleh para penonton Indonesia, pasalnya semua orang memuji film ini berhasil menyentuh mereka.

Selain versi Indonesia, sebenarnya Miracle in Cell No. 7 (2013) sudah di remake oleh beberapa negara. Salah satunya adalah 7 Kogustaki Mucize (2019), yaitu remake asal Turki yang juga berhasil bikin para penonton menangis.

Tak hanya hanya remake, sebenarnya Indonesia juga memiliki beberapa film yang menyinggung soal penyandang disabilitas yang mengiris hati.

Bagi kamu yang ingin tahu film-film yang serupa dengan Miracle in Cell No. 7 (2022). Kamu bisa mencari tahu informasi lebih lengkapnya hanya di bawah ini.

Baca juga: 6 Perbedaan Miracle in Cell No. 7 Indonesia dan Korea Selatan

1. Miracle in Cell No. 7

Miracle in Cell No. 7

Tentu saja, Miracle in Cell No. 7 (2013) karya Lee Hwan Kyung harus berada di posisi paling atas. Film yang berhasil mendapatkan kesuksesan hingga mancanegara ini, memang memiliki kisah yang mengharukan.

Tak heran kalau Falcon Pictures dan Hanung Bramantyo sangat tertarik untuk mengadaptasi film ini. Apalagi film asal Korea Selatan ini ternyata mengadaptasi ceritanya dari kisah nyata lho.

Adapun Miracle in Cell No. 7 (2013) mengisahkan mengenai seorang ayah dengan keterbatasan inteligen bernama Lee Young Go.

Ia divonis hukuman mati karena dituduh sebagai pemerkosa dan penculik anak seorang Kepala Polisi di Korea Selatan. Di hari-hari terakhirnya, Kepala Sipir dan kawan-kawannya di sel nomor tujuh, memberikan kesempatan agar Young Go bisa bertemu lagi dengan putrinya.

2. 7 Kogustaki Mucize

7 Kogustaki Mucize

7 Kogustaki Mucize (2019) adalah remake dari Miracle in Cell No. 7 (2013) versi Turki yang mungkin wajib untuk kamu tonton. Film garapan sutradara Mehmet Ada Öztekin ini merupakan adaptasi resmi dari film originalnya yang disutradarai oleh Lee Hwan Kyung.

Tapi, mereka juga telah memberikan beberapa perubahan untuk latar, alur cerita hingga karakternya agar sesuai dengan realita di Turki.

Hebatnya, 7 Kogustaki Mucize (2019) berhasil jadi perwakilan Turki dalam ajang Academy Awards ke-93 meski tidak berhasil masuk nominasi.

Film ini akan dibintangi oleh jajaran selebriti populer, seperti Aras Bulut ynemli, Nisa Aksongur, Deniz Baysal hingga lker Aksum. Sementara ceritanya mengambil set di tahun 1983, ketika seorang ayah autis bernama Memo harus berpisah dari putrinya dan ibunya.

Memo dituduh sebagai pembunuh seorang gadis kecil yang sebenarnya tewas karena kecelakaan. Memo disiksa dan dipaksa untuk mengakui kejahatan yang tidak pernah dilakukannya.

Hingga pengadilan memutuskan Memo akan dieksekusi mati. Melihat hubungan Memo dan Putrinya, Kepala Sipir hingga para napi di sel nomor tujuh merasa tidak rela. Kira-kira apa yang akan mereka lakukan untuk Memo?  

3. Pushpaka Vimana

Pushpaka Vimana

Pushpaka Vimana (2017) adalah remake dari Miracle in Cell No. 7 (2013) versi India. Film ini menjadi proyek debut bagi S. Ravindranath sebagai seorang sutradara.

Sementara untuk jajaran pemeran utamanya, film ini dibintangi oleh Ramesh Aravindm, Rachita Ram dan Yuvina Parthavi. Sama seperti remake versi Turki, film India ini juga ikut bersaing untuk bisa masuk nominasi Oscar.

Sayangnya, film India ini terkena kontroversi soal hak cipta dengan Kross Picture. Karena, Pushpaka Vimana (2017) tidak memiliki izin remake resmi dari film originalnya.

Bahkan, pengadilan Tinggi Bombay menyatakan kalau film ini memang salinan dari film populer asal Korea Selatan. Untungnya masalah ini berhasil diselesaikan dengan baik dan pihak produksi film menerima kesalahan mereka.

Adapun film ini mengisahkan Puttalakshmi, seorang pengacara muda yang sedang membela terdakwa kasus pemerkosaan dan pembunuhan.

Anantaramaiah seorang pria cacat intelektual harus mendekam di penjara dan berpisah dari putri semata wayangnya. Ia tidak berdaya saat harus melawan kepala polisi yang ternyata ayah dari gadis yang tewas dalam kecelakaan.  

4. Miracle in Cell No. 7 Filipina

Miracle in Cell No. 7 Filipina

Masih di tahun yang sama dengan perilisan versi Turki, Filipina juga ikut merilis film Miracle in Cell No. 7 (2019). Film garapan sutradara Nuel Crisostomo Naval ini adalah adaptasi resmi dari Miracle in Cell No. 7 (2013) karya Lee Hwan Kyung.

Sementara untuk pemerannya, film ini akan dibintangi oleh Aga Muhlach, Xia Vigor dan aktris cantik Bela Padilla. Lito adalah seorang pria dengan cacat intelektual yang memiliki putri berusia enam tahun. Namun ia harus terpisah dari sang putri, pasca dirinya dituduh sebagai pembunuh putri dari Menteri Pertahanan.

Ia mendekam di sel penjana nomor 7 bersama dengan napi lainnya. Tapi berkat perbuatan baiknya, napi dan kepala sipir membantu pria ini berkumpul dengan putrinya beberapa hari sebelum ia dieksekusi.

5. Dancing in The Rain

Dancing in The Rain

Dancing in The Rain (2018) memang bukan adaptasi dari Miracle in Cell No. 7 (2013). Tapi film ini membicarakan soal seorang pria penyandang disabilitas.

Adapun film produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures ini akan disutradarai oleh Rudi Aryanto. Sementara Dimas Anggara, Bunga Zainal, Deva Mahenra dan Christine Hakim didapuk sebagai pemeran utamanya.

Eyang Uti hanya hidup bersama dengan cucu kesayangannya yang bernama Banyu. Tapi Banyu memang berbeda dari anak lainnya, karena ia mengidap gangguan serangan spektrum autis parah.

Banyu yang kerap di bully oleh teman-temannya, selalu ditolong oleh Radin dan Kinara. Namun ibu Radin yang tidak suka melihat putranya bergaul dengan Banyu, malah memfitnahnya dengan kejam.

6. My Idiot Brother

My Idiot Brother

Tentu saja, My Idiot Brother (2014) juga tidak boleh dilewatkan dalam film yang membicarakan seorang penyandang disabilitas. Film garapan Alyandra ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Agnes Davonar.

Sementara itu, Adila Fitri dan Ali Mensana didapuk sebagai pemeran utamanya. Adapun filmnya mengisahkan Angel yang merasa tertekan ketika teman-temannya tahu soal kondisi sang kakak.

Hendra yang lahir dengan keterbelakangan mental, membuat Angel kerap dihina oleh teman-temannya. Puncaknya ketika Henra nekat menyusul Angel ke tempat ulang tahun cowok yang disukainya.

Angel sangat marah dan malu memilih untuk meninggalkan pesta. Saat itulah, Hendra melihat adiknya dalam bahaya karena ada kendaraan yang melaju kencang di hadapan Angel.

Tanpa berpikir panjang, Hendra dengan segala keterbatasannya berusaha keras untuk menyelamatkan adik kesayangannya. Hendra dan Angel mengalami kecelakaan bersama.

Sayangnya, hanya Angel yang berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan. Sementara Hendra, kondisi kakaknya ini lebih parah dari dugaannya hingga Hendra meninggal dunia.

7. Rectoverso: Malaikat Juga Tahu

Rectoverso: Malaikat Juga Tahu

Film terakhir yang mirip dengan Miracle in Cell No. 7 (2022) adalah Rectoverso: Cinta yang Tak Terucap (2008). Seperti film lainnya, film yang diadaptasi dari lagu Dewi “Dee” Lestari ini terdiri dari lima cerita yang berbeda.

Dalam kisah berjudul Malaikat Juga Tahu karya Marcella Zalianty, kisah yang diangkat mengenai seorang pria penderita autism.

Abang dan ibunya tinggal di rumah kos-kosan. Disanalah ia bertemu dengan Leia, salah satu orang yang bisa mengerti dan berkomunikasi dengan Abang.

Hal ini membuat Abang jatuh cinta pada Leia, tapi hal ini malah menimbulkan kecemasan bagi Bunda. Pasalnya, ia takut jika putranya akan patah hati karena Leia memiliki hubungan dengan Han atau adiknya Abang.

Inilah beberapa film yang memiliki kisah yang mirip dengan Miracle in Cell No. 7 (2022). Dari beberapa film di atas, ada remake dan film-film lain yang membahas mengenai kehidupan para disabilitas.

Dari jajaran film di atas, kira-kira film mana nih yang bikin kamu penasaran banget? jangan lupa untuk membagikan jawabannya di kolom komentar di bawah ini.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram