Bacaterus / Film Disney / 10 Film Live Action Terbaik yang Dibuat oleh Disney

10 Film Live Action Terbaik yang Dibuat oleh Disney

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Oktober 2019

Walt Disney Pictures memang lebih dikenal sebagai perusahaan film yang memproduksi film-film animasi berkualitas. Tetapi selain itu, mereka pun memproduksi film-film live-action dengan deretan aktor-aktor cilik sebagai pemeran utamanya. Mayoritas cerita yang disuguhkan, tentu saja, seputar dunia anak-anak yang cocok untuk ditonton oleh seluruh anggota keluarga.

Dari sekian banyak film live-action yang dirilis oleh Disney, sebagian besarnya memang benar-benar diperuntukkan bagi anak-anak dibawah umur 10 tahun yang tidak memperdulikan jalan cerita yang baik selama yang ditampilkan di layar cukup menghibur. Maka tidak heran jika film-film live-action dari Disney tidak pernah diperhitungkan sebagai saingan dalam perilisan film di Hollywood.

Meski tidak banyak, Disney memiliki beberapa film live-action klasik di era 1950an hingga 1960an, setelahnya mereka mengalami penurunan, hingga di awal 2010an ini mereka kembali menghasilkan film-film live-action yang lebih berkualitas. Untuk itu kami pilihkan 10 film live action terbaik yang pernah diproduksi oleh Walt Disney Pictures.

1. Mary Poppins [1964]

film live action Mary Poppins

Bisa dibilang, inilah film live-action terbaik yang pernah diproduksi oleh Disney yang raihan prestasinya sulit ditandingi oleh film-film setelahnya. Kisah wanita yang memiliki sihir yang datang membantu seorang ayah tunggal yang kebingungan mengasuh anak-anaknya.

Diadaptasi dari buku karya P.L. Travers dan dibintangi oleh Julie Andrews ini, keseluruhan syutingnya berlokasi di Walt Disney Studios di Burbank California.

Di ajang Academy Award, Mary Poppins mendulang banyak Oscar, antara lain di kategori Best Picture, Best Actress, Best Film Editing, Best Original Music Score, Best Visual Effects dan Best Original Song. Kisah dibalik pembuatan film ini kemudian dijadikan film pada tahun 2013 dengan judul Saving Mr. Banks.

2. Never Cry Wolf [1983]

Never Cry Wolf

Mungkin tema film ini terlalu serius untuk ditonton oleh keluarga, meski masih tetap memberikan pesan moral positif yang cukup baik. Never Cry Wolf adalah produksi perdana Touchstone Pictures yang merupakan anak perusahaan Disney yang nantinya akan memproduksi film-film drama serius seperti film ini.

Bercerita tentang petualangan seorang ahli biologi yang diutus oleh pemerintah untuk mencari sebab kepunahan kijang berjenis caribou yang konon katanya dimangsa oleh sekelompok serigala. Ternyata yang dia temukan di alam, bukanlah seperti dugaan semula.

Film ini disutradarai oleh Carroll Ballard dan dibintangi oleh Charles Martin Smith yang sumber ceritanya diambil dari autobiography Farley Mowat, sang ahli biologi.

3. The Muppet Christmas Carol [1992]

The Muppet Christmas Carol

The Muppet adalah salah satu serial populer di Amerika yang sangat dekat dengan anak-anak. Salah satu film layar lebarnya ini merupakan adaptasi bebas dari novel A Christmas Carol karya Charles Dickens. Alur ceritanya sendiri masih setia dengan isi novelnya meski lagu-lagu yang ditampilkan merupakan gubahan baru yang dibuat untuk film ini.

Michael Caine berperan sebagai Ebenezer Scrooge dan Bryan Henson bertindak selaku sutradara, melanjutkan peran ayahnya, Jim Henson, sebagai kreator The Muppet yang sudah wafat 2 tahun sebelum film ini dirilis. Oleh karena itu, film ini didedikasikan untuknya.

4. The Straight Story [1999]

The Straight Story

The Straight Story adalah kisah biografi Alvin Straight yang melakukan perjalanan jarak jauh dari Iowa ke Wisconsin dengan menggunakan traktor pemotong rumput di tahun 1994. Kecepatan traktor itu hanya 5 mil per jam dan jarak yang ditempuh adalah 240 mil. Bisa kebayang kan berapa lama dia dijalanan?

Hal ini dia lakukan untuk bertemu saudaranya yang sedang menderita sakit parah dan dia ingin meminta maaf sebelum semuanya terlambat. Sutradara spesialis film thriller, David Lynch, membesut film ini dimana setiap adegan dan dialognya dibuat sama persis dengan kenyataan dan hal ini dipuji setinggi langit oleh kritikus film ternama Roger Ebert. Walhasil, film ini berhasil membawa pulang Palme d’Or di Cannes Film Festival.

5. Pirates of the Caribbean Series [2003, 2006, 2007, 2011]

Pirates of the Caribbean Series

Secara komersil, inilah film live action tersukses produksi Disney yang merupakan adaptasi dari salah satu wahana di Disneyland. Keempat filmnya menuai hasil box-office yang memuaskan berbanding lurus dengan bujet maksimal yang dikeluarkan.

Johnny Depp berperan sebagai Captain Jack Sparrow yang unik, hoki dan (mungkin) ahli berkelahi. Karena karakter ini, nama Johnny Depp kembali terangkat di Hollywood, tetapi sayangnya, film-filmnya setelah ini memiliki karakter yang nyaris sama dengan Jack Sparrow yang membuat dirinya dicibir sebagai aktor stereotype.

Tidak perlu mempermasalahkan itu, yang penting semua unsur hiburan terdapat di serial ini, mulai dari kejar-kejaran yang seru, perkelahian yang menegangkan dan petualangan di atas dan bawah laut, yang semuanya dikemas dengan nuansa komedi.

6. Enchanted [2007]

Enchanted

Sosok putri khas Disney yang selalu riang ceria dikutuk oleh penyihir sehingga dia terlempar ke kota New York modern yang hiruk pikuk. Kisah cintanya kepada seorang pengacara dan tingkahnya yang sangat jauh berbeda dengan tipikal wanita kota menambah menarik cerita yang merupakan tribute sekaligus parody dari kisah-kisah dongeng khas Disney.

Amy Adams yang dipercaya sebagai pemeran utama, mampu mengemban tugas sebagai seorang putri dongeng yang harus bertualang di dunia nyata. Dan setelah film ini, karirnya pun semakin menanjak dan sukses. Sama seperti film Mary Poppins, Enchanted menambahkan sedikit tampilan animasi klasik ke dalam beberapa adegan live-action yang kali ini dibuat seolah terlihat nyata.

7. Bridge to Terabithia [2007]

Bridge to Terabithia

Seperti kebanyakan anak kecil di dunia ini, mereka pasti memiliki dunia fantasi tersendiri. Hal inilah yang diceritakan di film yang diangkat dari novel karya Katherine Paterson. Josh Hutcherson dan Annasophia Robb memiliki chemistry yang baik sepanjang film dimana AnnaSophia Robb mampu mencuri perhatian penonton karena aktingnya yang natural.

Film yang memaparkan arti persahabatan ini berakhir tragis tetapi dikemas dalam nuansa keindahan, sehingga rasa kehilangan bisa berubah menjadi rasa optimis untuk menghadapi hidup di hari-hari berikutnya. Terabithia sendiri adalah dunia fantasi yang mereka ciptakan berdasarkan imajinasi mereka sendiri dimana mereka menghabiskan waktu bersama setelah pulang sekolah.

8. Saving Mr. Banks [2013]

Saving Mr. Banks

Bagaimana proses Walt Disney untuk meyakinkan penulis P.L. Travers sehingga dirinya diizinkan membuat film Mary Poppins yang legendaris itu? Sepertinya sebuah kewajiban bagi kita untuk menyimak film ini, karena di sinilah kisah perjuangan seorang Disney ditunjukkan dalam mewujudkan cita-citanya membahagiakan anak-anak diseluruh dunia lewat film.

Meskipun berdasarkan kisah nyata, tetapi alur cerita dibuat menarik dan menyenangkan bagi yang menontonnya, apalagi sosok Disney diperankan oleh Tom Hanks yang kualitas aktingnya tidak perlu diragukan lagi. Film ini banyak mendulang penghargaan di beberapa festival film dan disambut hangat oleh para kritikus film.

9. Maleficent [2014]

Maleficent

Bagaimana jika dongeng yang kita kenal sebelumnya kembali diceritakan lewat sudut pandang sang tokoh antagonis? Maleficent adalah jawabannya, dimana karakter penyihir ini adalah yang bertanggung jawab menjadikan Aurora sebagai putri tidur dalam Sleeping Beauty. Dengan begitu kita akan tahu motivasi Maleficent menjatuhkan kutukan itu, apakah memang dia kejam atau ada maksud baik di baliknya?

Semua itu akan terjawab di akhir film yang memiliki special effects yang indah dan menakjubkan ini. Angelina Jolie sangat tepat memerankan sosok antagonis dengan memakai baju latex berwarna hitam yang menambah kesan keangkeran karakternya.

10. Cinderella [2015]

Cinderella

Film ini adalah penerjemahan visual dari animasi dongeng terkenal Cinderella. Meskipun kita semua sudah tahu pasti alur ceritanya dari awal hingga akhir film, tetapi berkat gaya penceritaan yang baik dengan para aktor-aktris yang menampilkan akting yang baik pula, membuat kita sangat betah dan terkesan dengan keseluruhan elemen di film ini.

Visualisasi kereta labu yang unik dan menakjubkan, pengkarakteran yang kuat dan mengikat, adalah beberapa nilai lebih yang terdapat di film ini. Dan tidak lupa, pesan moral untuk tetap menjadi orang baik dan selalu berbuat baik sangat tertanam di film ini yang mengalami beberapa pengulangan di awal, pertengahan dan akhir film.

Itulah 10 film live action terbaik produksi Walt Disney Pictures yang terentang selama lebih dari 6 dekade. Dan kita harapkan semoga Disney juga bisa lebih serius memproduksi film-film seperti ini yang lebih berkualitas, tidak hanya mengandalkan film-film animasinya saja.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar