Bacaterus / Film Korea / 8 Rekomendasi Film Jo In-sung yang Wajib Masuk Watchlist

8 Rekomendasi Film Jo In-sung yang Wajib Masuk Watchlist

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kamu penggemar drama Korea? Kamu pernah menonton drama What Happened in Bali atau That Winter, The Wind Blows atau It’s Love, That’s Love? Kalo sudah pernah pasti sudah tidak asing lagi dengan aktor ganteng Jo In-Sung.

Selain pernah membintangi berbagai drama yang hits di pasaran, aktor kelahiran 1981 ini juga pernah membintangi sejumlah film yang tidak kalah epik sama dramanya loh!

Karirnya sebagai bintang film dimulai tahun 2002. Karirnya sebagai aktor layar lebar awalnya memang tidak terlalu mulus, namun Jo In-Sung berhasil menarik perhatian publik melalui kepiawaian aktingnya terutama di film A Dirty Carnival.

Hingga tulisan ini dibuat sekarang Jo In-Sung tercatat sudah membintangi delapan judul film. Penasaran apa saja? Yuk, langsung simak saja ulasannya di bawah ini.

1. Public Toilet (2002)

Public Toilet

* sumber: koreanfilm.or.kr

Public Toilet atau Hwangjangshil Eodieyo? yang rilis pada tahun 2002 ini merupakan film debut Jo In-Sung. Ia memulai karirnya di film ini sebagai pemeran pendukung dengan memerankan karakter Cho.

Film yang disutradarai oleh sutradara asal Hongkong bernama Fruit Chan ini mengisahkan Dong Dong yang diperankan oleh Tsuyoshi Abe. Ia lahir dan ditelantarkan oleh ibunya di sebuah toilet umum di Beijing.

Ia kemudian ditemukan dan diadopsi oleh seorang wanita tua. 18 tahun kemudian nenek yang membesarkannya dari kecil sakit parah.

Karenanya Dong Dong memulai perjalanan hingga ke beberapa bagian dunia untuk mencari obat untuk sang nenek. Melalui perjalanannya tersebut, ia memahami budaya negara yang ia kunjungi dari toilet umumnya.

2. Madeleine (2003)

Madeleine

* sumber: koreanfilm.or.kr

Film bergenre romantis ini merupakan film pertama Jo In-Sung sebagai pemeran utama. Di sini ia berperan sebagai Ji-Suk dengan lawan mainnya aktris cantik Shin Min Ah yang berperan sebagai Hee-Jin. Film yang disutradarai oleh Park Kwang-Chun ini berhasil menjadi nominasi di salah satu ajang film bergengsi di Korea, yaitu Grand Bell Award 2003.

Madeleine ini mengisahkan Hee-Jin, seorang hair stylist yang bekerja di sebuah salon. Suatu hari ia bertemu Ji-Suk, mahasiswa Sastra Korea di salon tempat ia bekerja. Ternyata Ji-Suk adalah teman SMP-nya Hee-Jin. Pertemuan itu disusul dengan pertemuan-pertemuan lainnya yang tidak mereka sengaja.

Suatu hari Hee-Jin mengusulkan sebuah ide agar mereka mencoba berpacaran selama satu bulan. Semuanya berjalan dengan lancar dan keduanya pun mulai saling jatuh cinta, sampai akhirnya cinta pertama Ji-Suk hadir ditengah-tengah hubungan mereka.

3. The Classic (2003)

The Classic

* sumber: asianwiki.com

The Classic merupakan film yang dibesut oleh Kwak Jae Young yang juga sutradara dari mega hits My Sassy Girl. Film melodrama ini berhasil meraup keuntungan hingga 6,9 juta dollar. Selain itu, film ini dan beberapa aktor dalam film ini berhasil menyabet piala dari beberapa ajang perfilman bergengsi di Korea Selatan.

Dalam film ini Jo In-Sung berperan sebagai Sang Min, seorang pemuda yang disukai oleh sepasang sahabat, yaitu Ji-Hae dan Soo-Kyung. Suatu hari Soo-Kyung meminta tolong Ji-Hae untuk menuliskan surat cinta untuk Sang-Min.

Ji-Hae menyampaikan seluruh perasaannya pada Sang-Min dalam surat itu, namun atas nama sahabatnya. Karena surat itu, akhirnya Sang-Min dan Soo-Kyung menjadi dekat.

Menariknya ketika Ji-Hae sedang merapikan rumah, ia menemukan kotak yang ternyata berisi sebuah surat dengan nama yang tidak asing. Karena surat itu ia menemukan fakta yang menarik mengenai kisah cinta ibunya dulu.

4. Love Impossible (2003)

Love Impossible

* sumber: koreanfilm.or.kr

Masih di tahun yang sama, film keempat Jo In-Sung yang berjudul Love Impossible dirilis di pasaran. Di film bergenre komedi romantis ini Jo In-Sung beradu akting dengan Kim Sa-Rang. Ia memainkan peran sebagai Casanova bernama Chul-Soo.

Love Impossible bercerita tentang seorang anak dari ketua Badan Intelijen Negara sekaligus mahasiswa arkeologi bernama Chul-Soo. Ia tidak peduli dengan akademiknya, namun ia jago dalam urusan menggoda wanita.

Suatu saat dosennya memberi ultimatum bahwa ia tidak akan meluluskan Chul-Soo kecuali dirinya bergabung dengan tim ekskavasi Korea Utara dan Selatan di China.

Di sana ia bertemu dengan wanita cantik bernama Young-Hee yang merupakan anak diplomat di Korea Utara. Ia mencoba mendekati Young-Hee, namun usahanya tidak mudah.

5. A Dirty Carnival (2006)

A Dirty Carnival

* sumber: asianwiki.com

Berbeda dari film-film sebelumnya, kali ini Jo In-Sung bermain di film bertema gangster. Di sini ia berperan sebagai Byeong-Doo, seorang kaki tangan boss gangster yang diam-diam peduli dengan masalah finansial keluarganya.

Ibunya diancam oleh sekumpulan gangster untuk segera menjual rumahnya. Lalu, ia meminta bantuan pada bosnya namun permintaannya tidak digubris.

Singkat cerita, ia mengkhianati bos lamanya dengan menjalankan sebuah misi rahasia bos mafia lain. Meskipun berbahaya, ia berhasil menyelesaikan misi tersebut dan membuat derajatnya naik.

Lalu ia bertemu dengan teman lamanya Min Ho, sutradara yang ingin membuat film tentang kehidupan gangster. Namun sayangnya pertemuannya dengan Min Ho justru membawa tragedi lain di kehidupannya.

Selama masa penayangannya, A Dirty Carnival telah ditonton oleh hampir dua juta orang dengan total keuntungan 10 juta dollar. Berkat aktingnya yang keren, Jo In-Sung berhasil meraih piala Aktor Pria Terbaik di ajang Korean Film Award pada tahun 2006.

6. A Frozen Flower (2008)

A Frozen Flower

* sumber: asianwiki.com

Dua tahun berselang setelah kesuksesan film A Dirty Carnival, Jo In-Sung kembali membintangi film kolosal bersama sutradara yang sama, yaitu Yoo Ha. Kali ini ia beradu peran dengan aktor Joo Jin Moo dan aktris Song Ji Hyo. Film ini menjadi film terakhirnya sebelum ia menjalani wajib militer.

Dalam film ini ia berperan sebagai panglima bernama Hong Lim. Film yang berlatarkan Dinasti Goryeo ini berfokus pada kisah cinta segitiga antara Raja Goeyeo, Ratu serta panglima Hong Lim.

Meskipun cukup kontroversial, film ini berhasil menyedot lebih dari tiga juta penonton dengan total keuntungan lebih dari 20 juta dollar. Selain itu, mereka juga berhasil memenangkan empat penghargaan dari beberapa ajang film di Korea Selatan.

7. The King (2017)

The King

* sumber: koreanfilm.or.kr

Film layar lebar bertajuk The King ini adalah film perdana Jo In-Sung setelah ia menyelesaikan wajib militer. Kali ini dirinya memerankan karakter Park Tae Soo.

The King mengisahkan Tae-Soo yang lahir di keluarga miskin dan bermimpi menjadi seorang jaksa. Ia berjuang keras untuk masuk dan lulus di universitas prestisius hingga akhirnya ia mewujudkan mimpinya untuk menjadi jaksa.

Namun mimpinya tidak semanis kenyataan. Baginya kehidupan sebagai jaksa tidak ada bedanya dengan karyawan. Karenanya ia mencoba untuk masuk ke lingkaran jaksa-jaksa yang mempunyai kekuasaan tinggi.

Akhirnya ia berhasil merasakan bagaimana hidup di atas puncak hirarki. Namun dibalik itu semua ia juga melihat sisi lain dari dunia orang-orang berkuasa.

Melihat aktor-aktor kelas atas yang membintangi film ini seperti Jo In-Sung dan Jung Woo Sung, orang-orang sudah bisa memprediksi kesuksesan film ini.

Dan benar saja, The King mampu menarik perhatian publik dengan total penonton hingga mencapai lebih dari lima juta serta berhasil membawa pulang 13 penghargaan.

8. The Great Battle 2018 Yang Mang-chun

The Great Battle 2018

* sumber: www.soompi.com

Di tahun 2018 Jo In-Sung kembali bermain peran di film kolosal yang disutradarai oleh Kim Kwang Sik dengan judul The Great Battle. Dalam film yang berlatar belakang sejarah ini ia memerankan seorang jenderal perang bernama Yang Man-chun.

Film ini menggambarkan perang yang terjadi pada tahun 645 ketika kaisar Dinasti Tang, Taizong mencoba menaklukkan Goguryeo yang merupakan kerajaan kuno di Semenanjung Korea.

Perang dimulai ketika kubu Taizong mengerahkan ratusan ribu pasukannya ke Benteng Ansi. Demi mempertahankan wilayahnya, Jendral Yang Man-chun dengan pasukannya yang hanya berjumlah ribuan orang berdiri di barisan depan pertahanan.

Film yang juga dibintangi oleh Park Sung Woo, Nam Joo Hyuk, dan AOA Seolhyun ini mendapat perhatian besar dari publik, hingga lebih dari lima juta orang telah menonton film ini. Menurut artikel di Soompi, film ini merupakan film Korea kedua yang paling banyak ditonton pada tahun 2018.

Nah, itu dia ulasan dari delapan judul film Jo In-Sung yang wajib masuk watchlist kamu. Yang mana yang paling bikin kamu penasaran? Bagikan jawaban kamu di kolom komentar ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *