Bacaterus / Film Jepang / 10 Film Jepang Tentang Samurai Terpopuler dan Penuh Aksi

10 Film Jepang Tentang Samurai Terpopuler dan Penuh Aksi

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 Desember 2018

Samurai merupakan sebutan bangsawan militer Jepang pada zaman Edo (1603-1867) walau bukti sejarah mengungkapkan samurai telah ada sejak zaman Heian (794-1185). Samurai yang sangat berpengaruh dalam sejarah terbentuknya Jepang memiliki kisah-kisah yang telah banyak diangkat dalam manga, anime, maupun film layar lebar.

Khusus di film layar lebar, banyak film yang mengangkat mengenai kisah para ksatria berkatana ini. Bahkan tak sedikit film Jepang bertema samurai yang mendapat pengakuan internasional. Berikut 10 film Jepang tentang samurai terpopuler yang direkomendasikan oleh Bacaterus.

10 Film Jepang Tentang Samurai Terpopuler

1. Seven Samurai

* sumber: www.moviehousememories.com

Dirilis pada tahun 1954, film Seven Samurai ini dianggap sebagai film samurai terbaik bahkan menjadi salah satu film Jepang terbaik sepanjang masa. Seven Samurai diakui oleh para kritikus film ternama di dunia, mereka menganggap film ini memiliki inovasi yang berdampak pada film-film laga setelahnya.

Film ini menceritakan tentang enam orang ronin (samurai tak bertuan) ditambah seorang pria muda kikuk namun cerdas yang bahu membahu menyelamatkan sebuah desa dari para bandit yang selalu mencuri hasil panen penduduk desa. Disutradarai oleh Akira Kurosawa, film ini pernah dinominasikan di Academy Award tahun 1957.

2. Throne of Blood

Throne of Blood

* sumber: psychodrivein.com

Akira Kurosawa memang ahlinya dalam membuat film bertema samurai, terbukti dengan suksesnya film Seven Samurai. Namun, apa jadinya jika beliau harus mengadaptasi drama Macbeth karya William Shakespeare yang kental dengan budaya barat ke dalam filmnya yang kental dengan budaya Jepang?

Tentu menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Akira Kurosawa untuk mengubah drama berlatar abad pertengahan Skotlandia menjadi sebuah film berlatar masa feodal Jepang, ditambah dengan peralatan dan biaya produksi yang terbatas. Namun, semua tantangan itu dijawab dengan sebuah film apik yang berjudul Throne of Blood ini.

Film ini berkisah tentang seorang komandan samurai, Jenderal Washizu Taketoki (diperankan oleh Toshiro Mifune) bertemu sosok yang meramalkan bahwa kelak ia akan menjadi seorang raja. Setelah ia memberitahukan hal itu kepada istrinya, Washizu Asaji (diperankan oleh Isuzu Yamada), Washizu Taketoki semakin didesak untuk mengkudeta raja mereka, bahkan sampai harus membunuh sang raja.

3. The Twilight Samurai

* sumber: filmblerg.com

Apa jadinya bila film samurai yang seharusnya banyak menampilkan unsur laga ternyata lebih banyak menampilkan unsur drama yang menggetarkan hati? The Twilight Samurai adalah contoh film samurai yang dikemas secara apik. Menampilkan kisah drama penuh kesedihan namun tidak memperlihatkan kelemahan seorang samurai. Film ini dirilis tahun 2002 dan disutradarai oleh Yoji Yamada.

Film ini menceritakan tentang seorang samurai berpangkat rendah bernama Seibei Iguchi (diperankan oleh Hiroyuki Sanada) yang harus hidup sangat sederhana sepeninggal istrinya yang wafat karena suatu penyakit. Dengan banyaknya kesusahan yang menimpanya, ia masih harus mengorbankan dirinya untuk melunasi hutang-hutangnya walau satu-satunya cara adalah petarungan.

Film ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari media internasional, hingga pada tahun 2004 The Twilight Samurai masuk dalam nominasi Academy Awards sebagai film berbahasa asing terbaik.

4. When the Last Sword is Drawn

* sumber: northamptongent.com

Di tahun 2003, sutradara Yojiro Takita membuat sebuah film bertema samurai yang menggabungkan tokoh utama yang fiktif Yoshimura Kanichiro (diperankan oleh Kiichi Nakai) dan tokoh yang diambil dari kisah nyata yaitu Hajime Saito (diperankan oleh Koichi Sato).

When the Last Sword is Drawn menyuguhkan cerita di mana Yoshimura Kanichiro yang awalnya adalah klan Nanbu mengkhianati klannya itu untuk bekerja pada klan Shinsengumi untuk menghidupi keluarganya. Hal tersebut menjadi awal pertemanan antara Yoshimura dan Hajime Saito dari klan Shinsengumi. Hingga pertemanan membawa mereka ke garis depan medan perang Shinsengumi.

Film ini meraih dua penghargaan di The Japanese Academy Awards 2004 yaitu kemenangan yang diraih oleh aktor terbaik (Kiichi Nakai) dan aktor pendukung terbaik (Koichi Sato).

5. Azumi

* sumber: www.fandango.com

Film yang bertema tentang samurai biasanya selalu menampilkan tokoh lelaki sebagai pemeran utama, namun apa jadinya bila pemeran utamanya diganti oleh seorang wanita? Hal itu terjadi dalam film besutan Ryuhei Kitamura, Azumi. Film ini diperankan oleh Aya Ueto sebagai Azumi. Live action Azumi sendiri diangkat dari manga karya Yu Koyama.

Azumi memiliki latar saat Jepang masih dalam masa feodal. Diceritakan seorang gadis muda bernama Azumi yang dibesarkan untuk menjadi pembunuh oleh pria bernama bernama Gessai. Bersama dengan murid lain yang diajari oleh Gessai, Azumi yang sudah beranjak dewasa diberikan misi-misi untuk membunuh atas perintah tuannya.

Film tahun 2003 ini mendapatkan sambutan baik dari pecinta film Jepang. Film blockbuster Jepang ini bahkan mendapatkan pemasukkan hingga 6 juta dollar AS, dan mengangkat popularitas Aya Ueto hingga menjadikannya sebagai salah satu aktris besar di Jepang. Berkat kepopuleran film ini, dibuatlah sekuel di tahun 2006 yang diberi judul Azumi 2: Death or Love.

6. The Hidden Blade

The Hidden Blade

* sumber: opuszine.us

Pada tahun 2004 sutradara senior Jepang, Yoji Yamada menggarap sebuah film yang menceritakan kehidupan para samurai di akhir kejayaannya di masa restorasi Meiji. Film The Hidden Blade ini dibintangi oleh Masatoshi Nagase sebagai protagonis utama.

Film ini mengisahkan bahwa pada masa restorasi Meiji para samurai sudah tidak diizinkan lagi untuk memakai pedang sebagai senjata militernya. Para samurai pun dilatih untuk melakukan perang dengan senjata yang lebih modern. Hingga dilatih cara perang yang lebih mengarah ke cara berperang barat dan harus meninggalkan unsur budaya samurai yang sudah tertanam semenjak dahulu.

Film yang diangkat dari cerita pendek Shuhei Fujisawa ini mendapatkan respon yang baik hingga mendapatkan 16 nominasi dalam The Japanese Academy Award di tahun 2005.

7. 13 Assasins

* sumber: ajaylee.wordpress.com

13 Assasins dirilis tahun 2010 dan disutradarai oleh Takashi Miike. Film ini merupakan remake dari film 13 Assasins buatan tahun 1963 karya Eiichi Kudo. Film ini dibintangi oleh Koji Yakusho, Takayuki Yamada dan Goro Inagaki.

Diceritakan adik tiri Shogun Tokugawa, Matsudaira Naritsugu (diperankan oleh Goro Inagaki) menyalahgunakan kedudukannya dan membuat keresahan terhadap penduduk, atas situasi itu penasihat Shogun meminta kepada seorang samurai bernama Shimada Shinzaemon (diperankan oleh Koji Yakusho) bersama 12 samurai rekrutannya untuk membunuh Matsudaira.

13 Assasins dianggap sebagai remake yang sukses, dengan banyaknya penghargaan yang diraih baik dari dalam negeri maupun di tingkat internasional bahkan The British Film Institute memasukkan film ini kedalam 10 film samurai terbaik sepanjang masa.

8. Hara-Kiri: Death of a Samurai

* sumber: filmforum.org

Satu lagi film bertema samurai lain yang di-remake oleh sutradara Takashi Miike. Setelah sukses mendaur ulang film 13 Assasins, di tahun 2011 beliau menggarap ulang film buatan Masaki Kobayashi berjudul Harakiri. Harakiri versi Takashi Miike ini diberi judul Hara-Kiri: Death of a Samurai dan dibuat menjadi film 3D.

Diceritakan seorang ronin bernama Hanshiro Tsugumo (diperankan oleh Ebizo Ichikawa XI) yang akan melakukan hara-kiri (membunuh diri sendiri atas kesalahan yang diperbuat biasa juga disebut seppuku) di rumah mewah kediaman klan Li.

Film ini dibumbui banyak drama hingga alasan mengapa Hanshiro harus melakukan hara-kiri. Film ini mendapatkan sambutan yang cukup baik. Pemutaran perdananya pun dilakukan di Festival Film Cannes tahun 2011.

9. Rurouni Kenshin

* sumber: www.artforia.com

Rurouni Kenshin adalah manga dan anime Jepang buah karya Nobuhiro Watsuki. Setelah manganya terbit di tahun 1994 dan animenya tayang di tahun 1998, lebih dari satu dekade kemudian tepatnya di tahun 2012 diproduksilah film live action-nya dengan mengangkat seorang aktor muda bernama Takeru Satoh sebagai protagonis utama, Himura Kenshin.

Kenshin, seorang samurai yang terkenal sebagai pembunuh bayaran yang paling ditakuti di penjuru Jepang yang dikenal sebagai Hitokiri Battosai. Setelah mengayunkan pedangnya di pertempuran Toba-Fushimi, dia berhenti menjadi pembunuh bayaran dan memutuskan menjadi seorang pengembara. Namun dalam pengembaraannya, dia menemukan banyak permasalahan dan balas dendam.

Film yang disutradarai oleh Keishi Otomo ini menjadi film yang sangat sukses, bahkan kesuksesannya hingga ke luar Jepang. Maka dari itu di tahun 2014, Keishi Otomi langsung membuat dua sekuel sekaligus yaitu, Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno dan Rurouni Kenshin: The Legend Ends.

10. Gintama

Gintama

* sumber: joypixel.id

Setelah menonton film-film samurai yang serius, saatnya mengocok perut dengan aksi para samurai konyol dalam film Gintama. Film yang diangkat dari manga ciptaan Hideaki Sorachi ini menyuguhkan aksi-aksi lucu dari seorang samurai nyentrik berambut silver bernama Sakata Gintoki yang diperankan oleh aktor Shun Oguri, yang sebelumnya terkenal sebagai Takiya Genji dalam film Crows Zero.

Film ini mengambil kisah ketika para alien menginvasi bumi di zaman Edo dan menyebabkan perubahan tatanan kehidupan menjadi ke masa yang lebih modern. Sakata Gintoki seorang samurai, yang sudah tidak lagi mengayunkan pedangnya, bersama kedua asisten mudanya dengan peliharaannya anjing dari planet lain mengisi kehidupan sehari-harinya dengan tingkah konyol.

Film ini disutradarai oleh Yuichi Fukuda dan menjadi film live action terlaris Jepang tahun 2017 dengan meraup keuntungan lebih dari 33 juta dollar AS. Sekuel film yang kedua berjudul Gintama 2: Okite wa Yaburu Tame ni Koso Aru sudah ditayangkan di Jepang sejak 17 Agustus 2018 dan ditayangkan di Indonesia tanggal 31 Oktober 2018.

Itulah ulasan mengenai 10 Film Jepang terpopuler yang mengangkat kisah para samurai yang menyuguhkan kisah yang seru yang sayang untuk dilewatkan. Sebelum menonton aksi-aksi para samurai, kamu juga bisa cek rekomendasi 10 Film Jepang Terbaik yang wajib kamu tonton ini. Selamat menonton!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar