Bacaterus / Film Jepang / 10 Film Jepang Paling Sedih yang Bakal Menguras Air Mata

10 Film Jepang Paling Sedih yang Bakal Menguras Air Mata

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Mei 2019

Menonton film merupakan sebuah kegiatan yang menyenangkan karena bisa membangkitkan mood kita agar mood menjadi lebih baik lagi. Karena menonton film ini membawa dampak positif pada seseorang, sehingga tak heran jika menonton film dijadikan hobi oleh beberapa orang di berbagai belahan dunia.

Semakin hari semakin banyak pula negara-negara yang memproduksi film dengan ciri khasnya tersendiri dengan berbagai genre diantaranya aksi, thriller, romantis, dan sedih. Salah satu negara yang maju akan produksi filmya adalah Jepang. Tak hanya animenya saja, Jepang juga memiliki film-film yang wajib kamu tonton terutama film bergenre sedih.

Penasaran kan apa saja, sih film paling sedih asal negeri matahari terbit ini? Yuk, simak ulasan Bacaterus di bawah ini.

1. Aishiteru Kaiyo

Aishiteru Kaiyo

* sumber: www.happyon.jp

Aishiteru Kaiyo adalah rekomendasi film Jepang paling sedih yang pertama. Film ini bercerita tentang seorang anak kelas 5 SD bernama Tomoya  yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan sehingga harus mendekap di dalam jeruji besi di usianya yang masih sangat dini itu.

Di dalam film akan diceritakan kisah haru Tomoya menjalani kehidupannya di dalam penjara dan akhirnya memberikan kebenaran yang terjadi pada kasus tersebut.

Tak hanya Tomoya, bahkan beberapa adegan mengharukan juga terjadi pada orang tua Tomoya yang selalu mendapat cemoohan dari masyarakat.

Film ini akan mengajarkan siapa saja yang menonton untuk tidak menelan informasi mentah-mentah akan tetapi harus penuh pertimbangan dari berbagai sudut pandang.

2. 1 Litre of Tears

1 Litre of Tears

Dari judulnya saja kita bisa tahu bahwa film ini merupakan film yang dapat menguras banyak air mata. 1 Litre of tears atau yang artinya 1 liter air mata merupakan film yang diadaptasi dari sebuah kisah nyata seorang gadis yang menderita penyakit yang tak dapat diobati. Gadis ini bernama Aya Kito.

Ia menderita penyakit yang menyerang syaraf sehingga lambat laun tak dapat melakukan  berbagai aktivitas sebagaimana biasanya. Naskah cerita film ini bersumber dari sebuah buku harian yang ditulis langsung oleh Aya Kito sampai ia tak mampu memegang pena untuk menulis lagi.

Hampir semua kisah di film ini mampu menguras air mata dan mengajarkan kepada kita semua arti sebuah perjuangan dalam keterbatasan tanpa patah semangat.

3. Taiyou na Uta

Taiyou no Uta

* sumber: chokoreeto-man.blogspot.com

Next, film yang satu ini tak kalah menyedihkannya. Bercerita tentang seorang gadis yang mengidap sebuah penyakit XP atau Xeroderma pigmentosum yaitu penyakit yang menyerang area kulit sehingga tak boleh terpapar sinar matahari.

Gadis ini bernama Kaoru Amane yaitu seorang musisi jalanan yang biasa bernyanyi pada malam hari di sebuah stasiun kereta. Kesedihan dimulai ketika Kaoru menjalani sebuah kisah asmara dengan pria bernama Fujishirou Kouji yang memiliki hobi surfing yang mana surfing merupakan kegiatan di bawah matahari secara langsung dan merupakan pantangan bagi Kaoru.

Meskipun demikian, perjalanan cinta mereka tetap baik-baik saja dengan dukungan yang selalu diberikan satu sama lain. Kouji selalu memberikan dukungan yang maksimal kepada Kaoru untuk bisa masuk dapur rekaman. Begitupun sebaliknya, Kaoru selalu memberikan dukungan terhadap hobi surfing yang dimiliki Kouji meski harus mengenakan pakaian khusus sambil duduk di atas kursi roda.

Beberapa adegan dramatis akan perjuangan, cinta, dan pengorbanan berpadu dalam kisah mereka sehingga akan membuatmu galau dan dibanjiri air mata.

4. Koizora

Koizora

“Koizora” atau yang memiliki nama internasional “Sky of Love” adalah film Jepang yang sangat populer dan dikenal sebagai serial drama yang sangat menyedihkan. Koizora bercerita tentang sepasang remaja sekolah menengah yang saling jatuh cinta bernama Mika dan Hiro. Kisah cinta mereka termasuk pada kisah cinta yang penuh lika-liku dan tantangan.

Film yang diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama ini bercerita tentang awal mula Mika mengenal Hiro melalui tragedi hilangnya handphone milik Mika dan kemudian selalu mendapati telepon misterius. Penelpon misterius tersebut ternyata adalah Hiro.

Lambat laun kisah cinta tumbuh diantara keduanya hingga pada suatu hari Hiro tiba-tiba menjauh dan memilih untuk pergi dari Mika. Perasaan Mika hancur berkeping-keping hingga akhirnya ia menemukan sosok pengganti Hiro.

Tak lama setelah itu mulailah muncul fakta-fakta yang membuat Hiro pergi meninggalkan Mika. Alasan Hiro meninggalkan Mika itulah yang akan membuatmu menangis dan terbawa perasaan. Sudah siap untuk menonton

5. Hotaru na Haka

Hotaru na Haka

Ada yang unik dari film ini yaitu mengangkat sebuah tema tentang perang dunia II yang sangat merugikan banyak orang. Pasalnya, di film ini bercerita tentang kakak beradik bernama Seita dan Setsuko yang harus menanggung semua kerugian itu tanpa orang tua atau keluarga.

Mereka melakukan survive untuk dapat bertahan hidup hari demi hari dan menanggung semua beban tanpa ada sosok orang tua disampingnya. Perjuangan kakak beradik ini adalah sebuah perjuangan yang dapat menampar kita untuk terus bersyukur dan selalu menjaga perdamaian sesama manusia.

Siapapun yang menonton kisah perjuangan kaka beradik ini pasti akan dibuat haru dan terbawa suasana sehingga tak heran film ini menjadi film yang sangat populer dan banyak dikenal sebagai film paling menyedihkan asal Jepang.

6. Tenkousei: Sayonara Anata

Tenkousei Sayonara Anata

Film Jepang paling sedih selanjutnya adalah Sayonara Anata atau Goodbye Me. Film ini merupakan remake dari film sebelumnya yang berjudul “I Are You, You Am Me” yang rilis pada tahun 1982.

Film ini bercerita tentang perceraian orang tua Kazuo Saito sehingga dengan terpaksa ia harus pindah dari Onimichi. Tak disangka, Kazuo bertemu teman lamanya di sekolah baru yang ia tempati dan kemudian bernostalgia bersama.

Suatu ketika mereka bercerita tentang masa kecilnya sambil berjalan-jalan ke sebuah tempat yang sering ia kunjungi di masa kecil.

Saat Kazuo mencoba mengambil air dari tempat tersebut, tanpa sengaja ia terjatuh bersama sehingga mereka saling bergerak menuju daratan. Setelah berhasil naik ke daratan, mereka baru sadar bahwa tubuhnya telah tertukar. Bukan hanya sedih, tetapi film ini juga penuh akan teka-teki yang sulit dipecahkan. Tertarik untuk menontonnya?

7. Sekai no Chuushin de, Ai o Sakebu

Sekai no Chuushin de, Ai o Sakebu

* sumber: ba.titlovi.com

“Sekai no Chuushin de, Ai o Sakebu” atau yang memiliki nama internasional “Crying of love, in the center of the world” ini merupakan sebuah film sedih yang rilis pada tahun 2004.

Film ini bercerita tentang sebuah penemuan kaset lama yang di dalamnya berisi rekaman mantan kekasih Matsumoto Sakutaro berupa rekaman terakhirnya sebelum ia meninggal karena mengidap penyakit mematikan.

8. Bokura ga ita: Zenpen

Bokura ga ita Zenpen

Bokura ga ita Zenpen atau yang memiliki judul internasional “We were here” merupakan film Jepang yang sangat menyedihkan. Film yang diadopsi dari Manga berjudul sama ini rilis pada tahun 2012 dan sukses menyita perhatian masyarakat Jepang.

Film ini bercerita tentang sepasang kekasih, Motoharu Yanu dan Nanami Takahashi yang memiliki kehidupan cinta harmonis serta romantis. Namun sayang, keharmonisan kisah cinta mereka berujung sebuah kesedihan yang mendalam karena sebuah kecelakaan berupa tabrakan mobil.

9. Anata wo Wasurenai

Anata wo Wasurenai

* sumber: news.bbmessaging.com

Film “Anata wo Wasurenai” atau “Buku harian 26 tahun” juga wajib kamu tonton karena film ini akan membawamu pada suasana sedih sehingga dapat membuatmu menangis.

Film ini bercerita tentang seorang pria asal Korea Selatan bernama Lee Su Yeon yang tengah berkuliah di Jepang. Di sana, ia bertemu wanita berbakat yang berprofesi sebagai pengamen dengan suara yang merdu.

Dari situlah mereka saling tahu menahu dan mengenal satu sama lain. Namun sangat disayangkan semua itu tak berakhir indah karena salah satu dari mereka harus meninggal karena sebuah insiden kereta.

10. Hachiko

Hachiko

* sumber: seekersarefinders.com

Seperti yang telah kita ketahui bahwa salah satu binatang paling setia adalah anjing. Kesetiaan hewan ini telah dibuktikan oleh seekor anjing bernama Hachiko yang menanti majikannya pulang di stasiun Shibuya, Jepang hingga akhir hayatnya.

Kesetiaan anjing ini menarik banyak perhatian publik hingga pada tahun 1987, kisah kesetiaan anjing ini difilmkan di Jepang dan dibuat ulang versi Hollywood-nya pada tahun 2009.

Itu dia beberapa film Jepang paling sedih yang dapat menguras air mata bagi siapa saja yang menontonnya. Jadi, bagi kamu yang hendak menonton film-film tersebut, siapkanlah tisu terlebih dahulu sebelum film dimulai, ya.

Semoga informasi mengenai film Jepang paling sedih sebagaimana yang telah kami paparkan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua terutama bagi kamu para pecinta film untuk dijadikan rekomendasi film tontonan selanjutnya. Ingin rekomendasi film Jepang lainnya? Baca artikel film Jepang terbaik ini, yuk!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar