bacaterus web banner retina

Daftar Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 28 September 2021

2010 – 2019

Selama tahun 2010 – 2019, ada sejumlah film yang mencetak rekor jumlah penonton fantastis. Tak tanggung-tanggung, jumlah penonton untuk satu film bisa mencapai 6 juta orang! Penasaran film Indonesia apa saja yang masuk dalam kategori ‘terbaik’ sepanjang tahun 2010 – 2019? Simak daftarnya berikut ini!

1. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1

Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part 1
*

Siapa di sini yang tidak mengenal legendarisnya serial Warkop DKI di televisi? Generasi tahun 80 dan 90-an pasti mengenal baik kocaknya Dono (alm), Kasino (alm), dan Indro dalam setiap laga mereka di layar kaca tanah air. Mereka adalah grup lawak legendaris Indonesia yang telah membuat banyak orang tertawa karena aksi komedi mereka.

Kisah sukses Warkop DKI sebagai serial komedi telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2016 dengan judul  Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Kemudian, bagian duanya diputar di bioskop-bioskop tanah air satu tahun kemudian.

Pemeran utama film ini adalah Abimana Aryasatya sebagai Dono, Vino Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Indro. Sedangkan legenda yang masih hidup, Pak Indro, berperan sebagai dirinya sendiri yang diceritakan datang dari masa depan. Untuk sinopsis lainnya tidak perlu diceritakan di sini karena pasti di sini banyak yang sudah menontonnya.

Yang menjadikan film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 sebagai salah satu film Indonesia terbaik sepanjang masa adalah antusias penonton yang membludak di banyak bioskop di Indonesia. Selain itu, kualitas akting dari setiap pemerannya membuat film ini begitu diminati. Menurut data Film Indonesia, jumlah penonton film ini adalah 6.858.616 orang dan membuatnya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

2. Dilan 1990

Dilan 1990
*

Pasti para generasi milenial di sini sudah pada menonton film Dilan 1990 yang diputar di layar lebar pada awal tahun 2018. Film drama ini sukses menarik minat banyak masyarakat terutama dari kalangan muda-mudinya. Dilan 1990 merupakan film terlaris Indonesia di tahun 2018 dan terlaris kedua sepanjang masa setelah film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 dengan jumlah penonton 6.315.664 orang.

Film Dilan 1990 diangkat dari sebuah novel karya seorang seniman asal Bandung yang bernama Pidi Baiq. Novel tersebut berjudul Dia adalah Dilanku Tahun 1990. Pemeran utama dari film romantis ini adalah Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla. Sedangkan lokasi pengambilan gambarnya dilakukan di dua kota, yakni Bandung dan Jakarta. Dilan 1990 memenangkan penghargaan Indonesian Choice Awards 2018 untuk kategori Movie of the Year.

3. Dilan 1991

Dilan 1991
*

Jika di “Dilan 1990” penonton diajak menyaksikan manisnya masa-masa PDKT Dilan dan Milea, di “Dilan 1991” ini konflik di antara hubungan mereka mulai terjadi. Milea (Vanesha Precilla) khawatir terhadap keselamatan Dilan (Iqbaal Ramadhan) yang terlibat dalam geng motor. Apalagi Dilan juga berkelahi dengan Anhar (Giulio Parengkuan) yang berbuntut pada dikeluarkannya Dilan dari sekolah.

Masalah semakin runyam ketika kakak Anhar hendak membalas dendam kepada geng motor Dilan. Milea berusaha mencegah Dilan meladeni kakak Anhar, tapi ia tak berhasil.

Hubungan antara Dilan dan Milea semakin diuji tatkala Akew (Gusti Reyhan), sahabat Dilan, tewas dikeroyok sekelompok orang. Dilan juga ditahan di kantor polisi akibat kejadian tersebut.

Apa yang akan dipilih Dilan? Mempertahankan persahabatannya dengan geng motornya atau memilih bersama Milea?

4. Habibie & Ainun

Habibie & Ainun
*

Presiden Habibie terkenal akan kecerdasannya yang mendunia. Beliau sangat dihormati karena kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan (khususnya dalam bidang penerbangan) sangat tinggi. Jalan kehidupan sukses Pak Habibie sebagai orang yang pernah memimpin Indonesia ini sangat menarik untuk diketahui sebagai bahan pembelajaran bagi siapa saja.

Pada tahun 2012, sebuah film layar lebar yang berjudul Habibie & Ainun sukses dibuat dan menarik perhatian masyarakat banyak. Film ini diangkat dari memori yang ditulis Pak Habibie mengenai mendiang istrinya, Hasri Ainun Habibie, dalam buku yang berjudul Habibie dan Ainun.

Dengan menonton film ini, masyarakat jadi tahu kalau kesuksesan yang diraih Pak Habibie ini diiringi oleh dukungan yang sangat kuat dari orang yang sangat dicintainya. Selain itu, film ini juga mengajarkan bahwa untuk meraih mimpi-mimpi, kita harus bekerja keras dan penuh keyakinan kepada Sang Pencipta dengan berdoa tanpa lelah kepada-Nya. Film ini berhasil menarik perhatian 4.583.641 penonton di seluruh Indonesia.

5. Pengabdi Setan

Pengabdi Setan

Selanjutnya ada film bergenre horor yang berjudul Pengabdi Setan. Ini merupakan sebuah film remake dari film yang berjudul sama pada tahun 1980. Pembaca wanita di Bacaterus mungkin banyak yang sudah menonton film yang juga diputar di beberapa negara ini.

Pada Festival Film Indonesia tahun 2017, film ini berhasil menyabet beberapa penghargaan seperti Film Bioskop Terbaik (Nominasi), Tata Sinematografi Terbaik (Menang), Penyuntingan Terbaik (Nominasi), Tata Musik Terbaik (Menang), dan masih banyak lagi. Jumlah penonton yang datang ke bioskop untuk menyaksikan film ini adalah 4.206.103 orang.

6. Ada Apa dengan Cinta? 2

Ada Apa dengan Cinta 2
Tahun Rilis 2016
Genre ,
Produksi ,
Sutradara
Pemeran Dian Sastro Nicholas Saputra

Ini adalah sekuel dari film “Ada Apa dengan Cinta?” yang dirilis belasan tahun sebelumnya. Sutradara film ini masih sama dengan orang yang menyutradarai film Laskar Pelangi, yaitu Riri Riza. Pemeran-pemeran film ini masih sama dengan pemeran di film sebelumnya. Cinta dan Rangga pada film ini sudah tumbuh dewasa dan mereka tetap dinanti-nantikan oleh para penggemarnya seperti pada film yang pertama.

Ada peningkatan jumlah penonton film “Ada Apa dengan Cinta? 2” dibanding yang pertama, sekitar 35%. Film ini merupakan film terlaris kedua di tahun 2016 setelah film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 dengan raihan penonton sebanyak 3.665.509 orang.

7. Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

Suzzanna Bernapas dalam Kubur
Tahun Rilis 2018
Genre
Produksi
Sutradara
Pemeran Luna Maya Herjunot Ali Asri Welas Opie Kumis

Film horor lain yang masuk daftar ini adalah Suzzanna: Bernapas dalam Kubur yang dirilis pada 15 November 2018. Data situs Film Indonesia menunjukan bahwa film ini sudah ditonton oleh sekitar 3,2 juta orang dan menjadikannya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa urutan kesembilan.

Mendiang Suzzana dikenal sebagai ratu film horor nasional. Film-filmnya sudah banyak beredar dan ditonton oleh banyak orang. Dan untuk membangkitkan kembali sosok tersebut ke ranah film layar lebar, maka dibuatlah film yang berjudul seperti di atas.

8. My Stupid Boss

My Stupid Boss
Tahun Rilis 2016
Genre
Produksi
Sutradara
Pemeran Reza Rahadian Bunga Citra Lestari Alex Abbad

Daftar selanjutnya film Indonesia terbaik sepanjang masa diisi dengan “My Stupid Boss” yang mengusung pemeran utama Bunga Citra Lestari (BCL) dan Reza Rahadian. My Stupid Boss merupakan film yang bergenre komedi dan dirilis pada tanggal 19 Mei 2016. Pengambilan gambar film ini dilakukan di dua negara, yaitu Indonesia dan Malaysia.

Didukung oleh aktris dan aktor ternama Indonesia, film My Stupid Boss sukses menarik banyak penonton hingga 3.052.657 orang dan merupakan film Indonesia terlaris sepanjang masa urutan kesepuluh.

9. 5cm

5 CM
*

Lima orang sahabat yaitu Genta, Arial, Zafran, Riani dan Ian merasa berada di titik jenuh dan memutuskan untuk nggak saling menghubungi selama tiga bulan. Genta yang dianggap sebagai pemimpin, memberi kejutan dengan rencana liburan yang nggak diketahui sahabatnya yang lain. Perjalanan itu adalah mendaki Mahameru untuk mengibarkan bendera pada tanggal 17 Agustus.

Perjalanan menuju puncak Mahameru nggak dilalui dengan mudah. Mereka harus berhadapan dengan berbagai rintangan, dari mulai cuaca sampai faktor-faktor yang ada di dalam diri mereka sendiri. Perjalanan itu adalah sebuah pertaruhan yang akan mengubah hidup mereka setelahnya, mampukah mereka mencapai puncak?

10. The Raid

The Raid
*

Suatu hari, tim polisi senjata dan taktik khusus (SWAT) berencana menggerebek apartemen tersebut. Rama (Iko Uwais) yang merupakan tim SWAT di bawah kepemimpinan Sersan Jaka (Joe Taslim) ikut berada dalam operasi penggerebekan.

Namun, di setiap lantai terdapat anak-anak buah Tama yang siap menghadang. Bahkan, anak buah Tama juga sangat menguasai teknik bela diri. Mampukah tim kepolisian menangkap Tama dan anak-anak buahnya? Berhasilkan mereka keluar dari markas Tama?

1 2 34

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram